408 research outputs found

    RANCANGAN APLIKASI E-CRM PADA PT. INTAN PERTIWI INDUSTRI

    Get PDF
    RANCANGAN APLIKASI E-CRM PADA PT. INTAN PERTIWI INDUSTR

    PELAKSANAAN KEGIATAN KOLASE DENGAN KULIT BAWANG DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK DI TK INTAN PERTIWI TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan kolase kulit bawang dalam mengembangkan motorik halus anak , kegiatan memanfaatkan bahan bekas atau limbah yang bisa dijadikan media pembelajaran disekolah dan dapat mengembang keterampilan motorik halus anak terutama perkembangan otot-otot kecil serta dapat melatih kordinasi antara mata dan tangan, dan penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif, yang melibatkan seorang guru kelas B2 dan 12 peserta didik. Penelitian ini betujuan untuk melihat hasil kegiatan kolase kulit bawang dalam mengembangkan motorik halus anak di tk intan pertiwi tanjung senang Bandar lampung. Adapun Rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana Pelaksanaan kegiatan kolase kulit bawang dalam mengembangkan motorik halus anak di Tk Intan Pertiwi Tanjung Senang Bandar Lampung. Data penelitian ini dikumpulkan melalui obsrvasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, display data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan kolase kulit bawang dalam mengembangkan motorik halus anak ditk intan pertiwi tanjung senang Bandar lampung ada 3 indikator, 1).Merencanakan gambar yang akan dibuat , 2).Menyediakan Alat dan bahan yang akan digunakan, 3).Membimbng anak menempelkan bahan kolase. 4).Guru membimbing dan memberikan contoh cara menempel bahan kolase Penelitian ini menunjukan bahwa keempat indikator tersebut dalam melakukan kegiatan kolase sudah terlaksana dengan baik seta dapat mengembangkan motorik halus anak Kata Kunci: Kolase Kulit Bawang ,Motorik Halu

    KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM PENGAJIAN REMAJA DI DUSUN SUKADAMAI, DESA BABATAN, KATIBUNG, LAMPUNG SELATAN

    Get PDF
    ABSTRAK KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM PENGAJIAN REMAJA DI DUSUN SUKADAMAI, DESA BABATAN, KATIBUNG, LAMPUNG SELATAN OLEH: AYU INTAN PERTIWI Komunikasi Kelompok merupakan komunikasi yang dijadikan untuk saling bertukar informasi. Komunikasi kelompok menjadikan sekumpulan individu yang mampu mempengaruhi satu sama lain melalui kegiatan yang melibatkan pengajar dan remaja. Pengajian remaja merupakan lembaga pendidikan nonformal yang bertujuan mendidik remaja agar dapat membaca Al-Qur’an dan betapa pentingnya akhlak atau tingkah laku dalam pembelajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan komunikasi kelompok dalam pengajian remaja di Dusun Sukadamai, Desa Babatan, Katibung, Lampung Selatan serta faktor pendukung dan penghambat. Untuk memperoleh jawaban penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian ini (Field Reseach) dengan metode pengumpulan data yakni metode observasi nonpartisipan, interview/wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode kualitatif secara deskriptif. Temuan hasil penelitian diketahui komunikasi kelompok telah menyampaikan pesan dengan baik sehingga mampu mengubah tingkah laku para remaja dari yang sifatnya imitasi berubah menjadi simpati. Dengan begitu, remaja telah menguasai dan memahami maksud pesan yang disampaikan melalui metode pembelajaran pendekatan individu, metode diskusi, metode khalaqah dan metode latihan. Dengan komunikasi kelompok yang digunakan oleh pengajar dilakukan dengan tatap muka secara langsung sehingga komunikasi dapat tersalurkan secara efektif. Adapun beberapa faktor pendukung dalam pembelajaran yakni dukungan masyarakat, remaja dan orang tua. Dan faktor penghambat yakni faktor internal individu ataupun pengajar, faktor eksternal dari luar dan hambatan status. Kata Kunci : Komunikasi Kelompok, Pengajian Remaja

    IMPLEMENTASI PRINSIP SHARIA CORPORATE GOVERNANCE PADA PEGADAIAN SYARIAH CABANG RADIN INTAN BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini menggambarkan mengenai implementasi Sharia Corporate Governance (SCG), studi kasus yang dilakukan pada lembaga Pegadaian Syariah Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung. SCG yang merupakan suatu tata kelola perusahaan syariah yang ditujukan pada lembaga bisnis syariah sebagai tata kelola organisasi secara baik dalam melakukan pengelolaan sumber daya organisasi secara efisien, efektif, ekonomis ataupun produktif dengan prinsip-prinsip umum terbuka, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independen, dan adil selain itu terdapat prinsip-prinsip islam didalamnya seperti shidiq, tabligh, amanah, fathanah dalam rangka mencapai tujuan organisasi serta mencapai maslahah. SCG tidak hanya sebatas tanggungjawab pada manusia melainkan juga tanggungjawab kepada Tuhan. Dengan pemenuhan terhadap prinsip kepatuhan syariah SCG berkaitan dengan pengambilan keputusan yang bersumber dari budaya perusahaan, etika, nilai sistem, proses bisnis, kebijakan, dan struktur organisasi yang bertujuan untuk mendorong dan mendukung pengembangan perusahaan serta pengelolaan sumber daya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi prinsip-prinsip Sharia Corporate Governance (SCG) pada Pegadaian Syariah Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) penelitian yang bersifat kualitatif, dengan mengambil latar belakang pada Pegadaian Syariah Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah data reductiaon (reduksi data), display data (penyajian data) dan verification (kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi prinsip-prinsip Sharia Corporate Governance (SCG) pada Pegadaian Syariah Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung sudah terlaksana, menerapkan transparansi, akuntabilitas, professional, pertanggungjawaban dan kewajaran. Namun belum secara maksimal melaksanakan indikator dari tiap-tiap prinsip SCG dalam operasional lembaga tersebut yaitu pada prinsip transparansi. Sedangkan pada kepatuhan prinsip syariah yang mendukung terciptanya maslahah Pegadaian Syariah Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung sudah terlaksana dengan baik. Dapat disimpulakn bahwa Implementasi prinsip-prinsip Sharia Corporate Governance (SCG) pada Pegadaian Syariah Cabang Pegadaian Syariah Radin Intan Bandar Lampung memerlukan sedikit perbaikan pada kepatuhan prinsip umum serta pengawasan guna tetap memaksimalkan terciptanya budaya organisasi yang baik dan patuh pada prinsip-prinsip syariah

    HUBUNGAN KEBUTUHAN AFILIASI DAN BYSTANDER EFFECT DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA MAHASISWA UKM KSR-PMI UIN RADEN INTAN LAMPUNG

    No full text
    ABSTRAK Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari tolong-menolong. Setinggi apapun kemandirian seseorang, pada saat saat tertentu dia akan membutuhkan orang lain. Sebagai mahasiswa yang mengikuti UKM KSR-PMI tentu saja dapat menumbuhkan sikap saling tolong menolong yang tinggi terhadap lingkungan sekitar, tetapi hal tersebut dapat menjadi masalah apabila adanya bystander effect dalam diri yang membuat individu menjadi ragu untuk menolong dan individu memiliki kebutuhan afiliasi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan kebutuhan afiliasi dan bystander effect dengan perilaku prososial pada mahasiswa UKM KSR-PMI UIN Raden Intan Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa yang mengikuti UKM KSR PMI di UIN Raden Intan Lampung. Teknik sampling yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Dalam penelitian ini subjek yang terlibat berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tiga skala yaitu, Skala Perilaku Prososial (α=0,922), Skala Kebutuhan Afiliasi (α=0,854), Skala Bystander Effect (α=0,908). Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan bantuan software JASP versi 0.16.2.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan positif signifikan kebutuhan afiliasi dan bystander effect dengan perilaku prososial pada mahasiswa UKM KSR-PMI UIN Raden Intan Lampung dengan nilai koefisien korelasi R = 0.622 dan nilai F = 17.942 dengan tingkat signifikan p < 0.001. kedua variabel independen juga memberikan kontribusi efektif sebesar 38,6% terhadap perilaku prososial, sementara 61,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu, kebutuhan afiliasi memiliki hubungan positif dengan perilaku prososial dengan koefisien korelasi R = 0.539 dan sumbangan efektif 20.5%, dan bystander effect dengan koefisien korelasi R = 0.522 sumbangan efektif 18,1%. Kata Kunci: Kebutuhan Afiliasi, Bystander effect, Perilaku Prososial, UKM KRS-PMI. ABSTRACT In everyday life, humans cannot be separated from helping each other. No matter how high a person's independence is, at certain times he will need other people. As students who participate in UKM KSR-PMI, of course, they can foster a high attitude of helping each other towards the surrounding environment, but this can be a problem if there is a bystander effect within themselves that makes individuals hesitate to help and individuals have low affiliation needs. This study aims to determine whether there is a relationship between affiliation needs and perceptions of the bystander effect with prosocial behavior in KSR-PMI UKM students at UIN Raden Intan Lampung. This study uses quantitative methods with the population in this study, namely students who take part in the KSR PMI UKM at UIN Raden Intan Lampung. The sampling technique used in this study was the total sampling technique. In this study the subjects involved amounted to 60 people. The data collection technique in this study used three scales, namely, Prosocial Behavior Scale (α = 0.922), Affiliation Needs Scale (α = 0.854), Bystander Effect Scale (α = 0.908). The analysis technique in this study uses multiple regression analysis techniques with the help of JASP software version 0.16.2.0 for windows. The results showed that there is a significant positive relationship between the need for affiliation and bystander effect with prosocial behavior in students of UKM KSR-PMI UIN Raden Intan Lampung with a correlation coefficient value of R = 0.622 and a value of F = 17.942 with a significant level of p < 0.001. both independent variables also make an effective contribution of 38.6% to prosocial behavior, while the remaining 61.4% is influenced by other factors. In addition, affiliation needs have a positive relationship with prosocial behavior with a correlation coefficient of R = 0.539 and an effective contribution of 20.5%, and the bystander effect with a correlation coefficient of R = 0.522 effective contribution of 18.1%. Keywords: Affiliation Needs, Bystander effect, Prosocial Behavior, UKM KRS-PMI

    PENGARUH LITERASI KEUANGAN, LIFESTYLE HEDONIS DAN SIKAP KEUANGAN PRIBADI TERHADAP PERILAKU KEUANGAN KARYAWAN CV. INTAN PERTIWI BAHARI PALEMBANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Literasi Keuangan, Lifestyle Hedonis dan Sikap Keuangan Pribadi Terhadap Perilaku Keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan sampel responden sebanyak 80 serta menggunakan teknik sampling jenuh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan CV. Intan Pertiwi Bahari Palembang. Teknik analisis data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan analisis model pengukuran (outer model) dan structural model (inner model) yang terdiri dari Convergent Validit, Discriminant Validity, Composite Reliability, uji R2, uji Q-Square dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Literasi Keuangan, Sikap Keuangan Pribadi berpengaruh terhadap Perilaku Keuangan Karyawan dan Lifestyle Hedonis tidak berpengaruh terhadap Perilaku Keuangan Karyawan CV.Intan Pertiwi Bahari Palembang. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Lifestyle Hedonis dan Sikap Keuangan Pribadi, Perilaku Keuanga

    STRATEGI POSITIONING PERUMAHAN BERDASARKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI PT. BUMI LINGGA PERTIWI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis positioning PT. Bumi Lingga Pertiwi dengan pengembang perumahan lain berdasarkan keputusan pembelian konsumen di PT. Bumi Lingga Pertiwi terhadap kemiripan atribut yang terdiri dari kualitas produk, gaya dan desain produk, fasilitas, harga, dan merek masing-masing pengembang perumahan. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden diambil dengan metode accidental sampling. pengujian dilakukan dengan menggunakan analisis MDS (Multidimensional Scaling) dan CA (Cluster Analisis). Hasil analisis MDS (Multidimensional Scaling) menunjukkan pengembang perumahan PT. Bumi Lingga Pertiwi (BLP Properti) tidak memiliki kemiripan objek dan analisis CA (Cluster Analisis) menunjukkan atribut kualitas produk, fasilitas, harga, dan merek tidak memiliki kemiripan dengan pesaingnya dan memiliki persamaan pada gaya dan desain produk dengan 14 pesaingnya

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI CRUMB RUBBER DI PT. TELUK LUAS PADANG TAHUN 2018

    Get PDF
    UNIVERSITAS ANDALAS Skripsi, April 2018 INTAN PERTIWI SAHARANI, No.BP. 1411211038 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI CRUMB RUBBER DI PT. TELUK LUAS PADANG TAHUN 2018 xiii + 77 halaman, 18 tabel, 2 gambar, 7 lampiran ABSTRAK Tujuan Kecelakaan kerja merupakan hal tidak diinginkan dan tidak dapat di ketahui kapan terjadinya. Terjadi 59 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2016-2017 di PT. Teluk luas Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi crumb rubber di PT. Teluk Luas Padang Tahun 2018. Metode Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Februari – April 2018 dengan jumlah populasi 129 orang dan jumlah sampel 61 orang di PT. Teluk Luas Padang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan CI 95% (α = 0,05). Hasil Hasil penelitian univariat menunjukkan 44,3% responden pernah mengalami kecelakaan kerja, 65,6 % berumur > 30 tahun, 42,6% berpengetahuan rendah, 49,2% berada pada kondisi tidak aman, 50,8% melakukan tindakan berisiko, dan 57,4% menyatakan pengawasan kurang baik. Analisis bivariat menunjukkan umur (p= 0,129), pengetahuan (p= 0,037), unsafe condition (p= 0,007), tindakan (p= 0,003), dan pengawasan (p= 0,037). Kesimpulan Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi crumb rubber di PT. Teluk Luas Padang tahun 2018 adalah pengetahuan, unsafe condition, tindakan dan pengawasan. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja diharapkan kepada PT. Teluk Luas untuk menerapkan SMK3 di perusahaan sehingga dapat menerapkan semua peraturan K3 di perusahaan. Daftar Pustaka : 55 (1970 – 2017) Kata Kunci : kecelakaan kerja, pekerja, crumb rubber FACULTY OF PUBLIC HEALTH ANDALAS UNIVERSITY Undergraduate Thesis, April 2018 INTAN PERTIWI SAHARANI NO. BP 1411211038 FACTORS RELATED WITH ACCIDENTS ON WORKERS OF CRUMB RUBBER PRODUCTION AT PT.TELUK LUAS PADANG IN 2018. xiii + 77 pages, 18 tables, 2 pictures, 7 appendices ABSTRACT Objective Work accidents are undesirable and unexpected things when it occured. There were 59 cases of work accidents in 2016-2017 at PT. Teluk Luas Padang. The purpose of study research is to know the factors that related with accidents on workers of crumb rubber production at PT.Teluk Luas Padang in 2018. Method The design of this study is quantitative by using cross sectional approach. This study was conducted in February- April 2018 with amount of population is 129 and samples around 61 at PT. Teluk Luas Padang. The primary data was collected by using quisionare with interview and observation. This data was analysed by univariat and bivariart analysis with CI 95% (α= 0,05) Result The result of univariate study showed that 44,3% of respondents had experienced accidents, 65,6% were aged > 30 tahun, 42,6% had lack of knowledge, 49,2% were in unsafe condition, 50,8% took risky action, and 57, 4% stated low of supervision. The result of bivariate study showed ages (p= 0,129), knowledge, (p= 0,037), unsafe condition (p=0,007), action (p= 0,003), and supervision (p= 0,037). Conclusion Factors related with accidents on workers of crumb rubber production at PT. Teluk Luas Padang in 2018 is knowledge, unsafe condition, action, and supervision. To prevent the accidents, its supposed to implement safety management system for the company so that the safety rules can be implementable as well. References : 55 (1970 – 2017) Keywords : work accident, workers, crumb rubbe

    PERAN KOMUNITAS TASAWUF UNDERGROUND DALAM MENGKONSTRUKSI IDENTITAS REMAJA PUNK

    Get PDF
    ABSTRAK Intan Fuzi Mega Pertiwi, Peran Komunitas Tasawuf Underground dalam Mengkonstruksi Identitas Remaja Punk. Skripsi. Jakarta: Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta. 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan deskripsi terhadap proses konstruksi pembentukan identitas remaja punk yang ada di dalam Komunitas Tasawuf Underground. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada Remaja Punk di Komunitas Tasawuf Underground. Berhubungan dengan pendekatan yang digunakan oleh peneliti, dasar penelitian ini didasari oleh data yang diambil dari tiga informan, tiga informan tambahan, satu informan kunci, dan lima informan ahli sebagai sumber data primer. Selain itu, peneliti juga menggunakan dokumentasi media dan pendalaman literature sebagai sumber data sekunder. Selain itu, peneliti juga menggunakan teknik wawancara dan observasi sebagai teknik dalam pengambilan data primer sebagai sumber penelitian. Peneliti juga melakukan konfirmasi atau validasi untuk menghubungkan realita dan teori serta konsep dalam menentukan kesimpulan penelitian. Penelitian ini dilakukan selama enam bulan dari bulan Mei hingga bulan November 2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam rangka untuk mengubah pandangan negatif yang beredar di masyarakat, Komunitas Tasawuf Underground hadir untuk menjadi komunitas keagamaan yang memiliki dasar pijakan pemikiran yang berbeda. Kehadiran Komunitas Tasawuf Underground bertujuan untuk membina, membimbing, memberdayakan, serta membangun kembali identitas positif dan melakukan berbagai macam upaya untuk mengikis bahkan menghilangkan pandangan negatif masyarakat. Kemudian dalam mengkonstruksi identitas remaja punk di Komunitas Tasawuf Underground memiliki beberapa tahapan prakondisi diantaranya terdapat tahap penyadaran remaja punk, tahap peningkatan spiritual, tahap transformasi yang dilalui oleh remaja punk, serta adanya tahap peningkatan intelektual yang memberikan kesempatan bagi pihak lembaga swasta maupun pemerintah untuk berkunjung dan sharing terkait pengalaman di bidang apapun. Kata Kunci: Konstruksi, Komunitas Tasawuf Underground, Remaja Punk ABSTRACT Intan Fuzi Mega Pertiwi, The Role of the Underground Sufism Community in Constructing Punk Youth Identity. Thesis. Jakarta: Sociology Major, Faculty of Social Sciences, Jakarta State University, 2023 This study aims to identify and provide a description of the process of construction of punk youth identity formation within the Underground Sufism Community. This study used a qualitative approach with a case study method on punk youths in the Underground Sufism Community. Regarding the approach used by the researcher, the basis of this research was based on data taken from three informants, three additional informants, one key informant, and five expert informants as primary data sources. In addition, researchers also use media documentation and literature as a source of secondary data. In addition, researchers also used interview and observation techniques as techniques in collecting primary data as a source of research. Researchers also confirm or validate to connect reality and theories and concepts in determining research conclusions. This research was conducted for six months from May to November 2022. The results of this study indicate that in order to change the negative views circulating in society, the Underground Sufism Community exists to become a religious community that has a different mindset. The presence of the Underground Sufism Community aims to foster, guide, empower, and rebuild a positive identity and make various efforts to erode and even eliminate the negative views of society. Then in constructing the identity of punk youth in the Underground Sufism Community, there are several precondition stages including the punk youth awareness stage, the spiritual improvement stage, the transformation stage that punk youth go through, as well as the intellectual development stage which provides opportunities for private and government institutions to visit and sharing related experiences in any field. Keywords: Construction, Underground Sufism Community, Punk Yout

    Optimalisasi Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber belajar Pada Siswa Kelas Atas Di PYP Al Firdaus WCIS surakarta

    Get PDF
    Ningrum Intan Pertiwi / A510150073.OPTIMIZATION OF SCHOOL LIBRARY AS A LEARNING SOURCE IN THE TOP CLASS STUDENTS IN PYP AL FIRDAUS WCIS SURAKARTA.Essay.Teacher Training and Education Faculty, Muhammadiyah University Surakarta. July, 2019. The research aims (1) to describe library optimizationas a source of learning for upper class students; (2 the use of the school library as a learning resource for upper class students; (3) the obstacle and solutions to the use of the library as a source of learning for upper class students at PYP AL-FIRDAUS WCIS Surakarta. The type of the research is qualitative research, with a single case study design. Data collection techniques using interview, observation, and documentation.Data analysis techniques ofthe research are interactive model.The validity of the data uses source triangulation and technical. The results of the reserach shows that; (1) the management of the school library has been running well, the library has an agenda such as a literacy competition; (2) the use of the library at least once a week during literacy hours, and the library is used as a place for discussion by students and teachers; (3) There are obstacles from the use of the school library as a learning resource such as library facilities that are not feasible, it’s not immediately separated and the literacy schedule is on the same with other class; (4) the solutions to minimize the obstacles in utilizing school library as a source of learning by separating facilities that are not feasible and updating literacy schedules
    corecore