1,720,958 research outputs found
AKAD QARDH PADA PEMBAYARAN UTANG MENGGUNAKAN DUA JENIS BARANG DI DESA WEDORO KECAMATAN SUKORAME KABUPATEN LAMONGAN
Inayatul Maghfiroh, 12101193074, Akad Qardh Pada Pembayaran Utang
Menggunakan Dua Jenis Barang Di Desa Wedoro Kecamatan Sukorame
Kabupaten Lamongan, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah
dan Ilmu Hukum, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
Tulungagung, 2024, Pembimbing: Ibu Nurush Shobahah, M.H.I.
Kata Kunci : Akad Qardh, Pembayaran Utang, Dua Jenis Barang
Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya pembayaran utang
menggunakan gabah yang sudah menjadi hal biasa dalam masyarakat umum.
Terkhusus bagi warga Desa Wedoro Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan,
akan tetapi ada beberapa kesempatan pihak yang berutang tidak bisa membayar
utang dengan gabah. Pihak yang berutang kemudian membayar utang dengan
sebagian gabah dan sebagian dengan uang, dimana ini tidak sesuai dengan
perjanjian awal tentang pelunasan utang menggunakan gabah. Sehingga
menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian transaksi utang piutang ini dalam
akad qardh.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimana pembayaran
utang menggunakan dua jenis barang di Desa Wedoro, Kecamatan Sukorame,
Kabupate Lamongan?, 2) Bagaimana akad qardh pada pembayaran utang
menggunakan dua jenis barang di Desa Wedoro, Kecamatan Sekorame,
Kabupaten Lamongan?
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
field research. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara
dengan pihak yang biasa berutang dan pihak yang memberikan utang serta pejabat
desa bagian kasi kemasyarakatan, observasi pada para pihak yang bersangkutan
dengan melakukan pengamatan pada saat transaksi utang terjadi, dan
dokumentasi. Pada teknik analisis data penulis menggunakan analisis deskriptif
yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan
pengecekan keabsahan data menggunakan metode trianggulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pembayaran utang menggunakan
dua jenis barang di Desa Wedoro Kecamatan Sukorame ini awalnya hanya utang
biasa pada umumnya yang dilakukan oleh masyarakat petani yaitu utang uang
dibayar dengan gabah, namun terjadi perubahan akad karena pihak muqtaridh
tidak bisa membayar utang pada saat waktu yang telah ditentukan. Sehingga pihak
yang berutang melunasi utang dengan sebagian menggunakan gabah dan sebagian
lagi menggunakan uang. 2) Akad qardh pada pembayaran utang menggunakan
dua jenis barang di Desa Wedoro Kecamatan Sukorame sudah sesuai dengan
rukun dan syarat akad qardh. Jumhur ulama juga memperbolehkan akad qardh
pada setiap barang yang bisa ditakar dan bisa diperjual belikan, sehingga
pergantian barang dalam hal ini diperbolehkan karena barangnya sesuai dengan
rukun dan syarat dalam akad qardh. Dalam hal perbedaan barang pelunasan yang
tidak sesuai dengan perjanjian awal para ulama memperbolehkan karena hal
tersebut sudah menjadi ‘urf dalam masyarakat sekitar
ANALISIS DAN PERANCANGAN TATA KELOLA TI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 4.1 DOMAIN DELIVER AND SUPPORT (DS) DAN MONITOR AND EVALUATE (ME) : STUDI KASUS PT BIO FARMA (PERSERO)
Tata Kelola TI melengkapi keberadaan TI itu sendiri dengan tujuan agar implementasi TI dapat memberikan kontribusi nilai bagi bisnis dan mengurangi risiko TI. Tata Kelola TI merupakan sebuah landasan kerja yang dapat mengukur bagaimana penggunaan dan pemanfaatan TI dengan melihat bagaimana tujuan dan sasaran bisnis perusahaan. Penelitian ini menggunakan COBIT (Control Objective for Information and Related Technology) dalam melakukan analisis dan perancangannya. Tahap pertama pada penelitian ini yaitu dengan melakukan assessment maturity level untuk mengetahui tingkat kematangan TI PT Bio Farma (Persero) Domain Deliver and Support (DS) dan Monitor and Evaluate (ME). Kemudian dilakukan analisis prioritas dengan memetakan sasaran perusahaan dengan business goals, IT goals, dan IT Process pada COBIT 4.1. Proses yang dihasilkan dari analisis prioritas kemudian dilakukan analisis kondisi saat ini yang mencangkup analisis gap dan analisis risiko. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa proses kritikal yang harus dilakukan perancangan yaitu proses DS1, DS4, DS6, DS13 dan ME4. Perancangan yang dihasilkan berupa kebijakan dan prosedur atas proses-proses yang kritikal.
Kata Kunci: Tata Kelola TI, COBIT 4.1, Maturity Level, Deliver and Support, Monitor and Evaluat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
