1,721,042 research outputs found
Pengantar antropologi tahun 2012
Antropologi merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari manusia.v, 267 hlm, 20,5 x 14,6 c
Ringkasn hasil penelitian bidang sains teknologi dan kesehatan
Penelitianv., 187 hlm., 25 c
Pedoman penelitian program bantuan penelitian berbasis standar biaya Keluaran tahun anggaran 2021 sumber pembiayaan blu
ii, 45 hlm; 25 x 17,5 c
Pengantar antropologi tahun 2018
Buku ini mengupas secara lengkap materi-materi yang diperlukan dalam mata kuliah Pengantar Antropologi dimulai dengan ruang lingkup Antropologi, evolusi manusia, pengertian tentang masyarakat dan beberapa hal yang terkait.viii, 270 hlm, 23 x 14,9 c
Paham dan Praktik Keagamaan Masyarakat Keturunan Arab di Kota Gresik
Penelitian ini berusaha menjawab beberapa permasalahan penelitian. Pertama, berkaitan dengan paham dan praktik keagamaan masyarakat keturunan Arab Hadhrami di Kota Gresik yang di satu sisi mampu melestarikan atau mempertahankan paham dan praktik keagamaan, tetapi di sisi lain juga harus berhadapan dengan dinamika keberagamaan dan kebudayaan yang berkembang dari luar. Kedua, berkaitan dengan cara-cara pelestarian paham dan praktik keagamaan masyarakat keturunan Arab Hadhrami di Gresik yang tetap memelihara berbagai ritual keagamaan dari Hadhramaut hingga saat ini. Ketiga, berkaitan perubahan paham dan praktik keagamaan pada sebagian kecil masyarakat keturunan Arab Hadhrami di Gresik, karena adanya pengaruh paham keagamaan dari luar atau trans-nasional.
Ada dua pendekatan yang digunakan untuk meneliti beberapa permasalahan di atas: ?pendekatan antropologi agama? dan ?pendekatan sejarah?. Pendekatan pertama (antropologi agama) yang menjadi acuan utama dalam penelitian ini, digunakan untuk mengkaji aspek-aspek agama dan budaya yang dijalankan masyarakat Arab Hadhrami di Gresik, khususnya pada aspek paham dan Praktik keagamaan. Sedangkan yang kedua (pendekatan sejarah) digunakan untuk melacak sejarah kedatangan dan proses dinamika kehidupan keberagamaan masyarakat keturunan Arab dari waktu ke waktu. Kedua pendekatan ini dijalankan untuk mendeskripsikan dan menganalisis data terkait keberlanjutan (continuity) dan perubahan (change) yang ada di dalamnya.
Penelitian ini memanfaatkan data-data lapangan (field research) selama empat bulan Desember 2017 ? Maret 2018, dengan mengacu kepada beberapa sumber data: observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Observasi digunakan dengan menempatkan peneliti sebagai semi-partisipan (semi-participant observation). Sedangkan wawancara digunakan untuk menggali secara mendalam (depth interview) dari beberapa beberapa pihak sebagai pihak yang diwawancarai (interviewee) untuk memperoleh data langsung yang dinamis dengan menerapkan teknik purposive sampling. Sementara studi dokumentasi dijalankan untuk menemukan beberapa data penguat dari kedua instrumen sebelumnya, baik dalam bentuk dokumen tertulis (buku, majalah, naskah, dan arsip lembaga) maupun dokumen digital (foto, recording, dan video). Metode ini didukung oleh teori kebudayaan Clifford Geertz, melalui penafsiran sistem-sistem simbol makna kultural secara mendalam dan menyeluruh dari perspektif para pelaku kebudayaan itu sendiri (thick description).
Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan. Pertama, sebagian besar masyarakat keturunan Arab Hadhrami memelihara dan memupuk paham dan Praktik keagamaan dari leluhur mereka di Hadhramaut. Di antara upaya-upaya melestarikan dan mempertahankan adalah melalui ritual dan tradisi keagamaan, penyelenggaraan pendidikan formal dan non formal. Pendidikan formal yang dimaksud adalah Madrasah Ibtidaiyah Fatimiyah dan SD YIMI. Sedangkan pendidikan non formal diselenggarakan dalam bentuk Madrasah Diniyah Ihya
xii
Ulumudin. Kedua, sebagian kecil masyarakat keturunan Arab Hadhrami mengalami perubahan paham dan Praktik keagamaan akibat adanya interaksi dan kontak intelektual dengan dunia luar: baik dalam konteks trans-nasional (seperti Syi?ah akibat pengaruh Revolusi Islam Iran 1979) maupun konteks nasional (seperti FPI). Ketiga, perubahan pada sebagian kecil masyarakat keturunan Arab tersebut menimbulkan konflik di satu sisi, tetapi di sisi lain konflik tersebut bisa diredam karena peran para tokoh kharismatik di kalangan habaib itu sendiri. Keempat, masyarakat keturunan Arab cenderung memiliki kesamaan dalam pandangan dan sikap politik keagamaan karena faktor determinasi ketokohan yang ada di kalangan mereka. Kelima, penelitian ini memiliki kesamaan sekaligus perbedaan dengan temuan para peneliti sebelumnya (seperti Bisri Affandi, Mobini Kesheh, dan Abdul Rachman Patji). Para peneliti sebelumnya berpandangan bahwa paham dan Praktik keagamaan golongan Sayyid memiliki kesamaan dengan Nahdlatul Ulama (NU), dan golongan Non-Sayyid dengan Muhammadiyah. Sementara dalam penelitian ini, ditemukan data yang berbeda, di mana ritual dan praktik keagamaan di antara kedua golongan itu berjalan secara harmonis; tidak ada perbedaan yang tajam. Salah satu bukti adanya keharmonisan kedua golongan ini adalah tidak adanya organisasi sektarian-keagamaan seperti al-Khairiyah (mewakili golongan Sayyid) dan al-Irsyad (mewakili golongan Non Sayyid)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Pengantar antropologi
Buku ini berisi tentang antropologi yang merupakan suatu disiplin ilmu yang mempelajari manusia sebagai anggota masyarakat, yang mempelajari sisi fisik ataupun biologis, cara produksi, tradisi dan nilai-nilai yang membuat pergaulan hidupnya. Manusia dapat ditinjau dari dua segi, yaitu manusia sebagai makhluk biologis dan manusia sebagai makhluk sosial budaya
- …
