8 research outputs found

    تعليم النحو على منهج كتاب 100 فائدة في النحو والإعراب

    Full text link
    ملخص البحث العلمي تحت الموضوع "تعليم النحو على منهج كتاب 100 فائدة في النحو والإعراب"، كتبته علما سلمة الرّحمة رقم القيد 12202183127، قسم تعليم اللغة العربية، الجامعة الإسلامية الحكومية سيّد علي رحمة الله تولونج أجونج، تحت إشراف د. أحمد نور خالص الماجستير. الكلمات الرئيسية : التحليل، الكتاب المدرسي، معايير ويليام ف. ماكي خلفية البحث: الكتاب المدرسي احد عوامل مهمة في تعليم اللغة العربية. استخدام الكتاب المدرسي المناسب يثير إلى نجاح التعليم. إن موقع الكتاب المدرسي كمصدر للمواد التعليمية لا يقل أهميته عن مكونات التعليم الأخرى. لذا، يهتم علينا أننقوم بتحليل الكتاب المدرسي. مسائل البحث: 1) كيف محتويات كتاب 100 فائدة في النحو والإعراب على معايير ويلييا فرانسيس ماكي؟2) كيف طريقة تعليم النحو على منهجكتاب 100 فائدة في النحو والإعراب؟ 3) ما مزاياكتاب 100 فائدة في النحو والإعراب؟ 4) ما نقائص كتاب 100 فائدة في النحو والإعراب؟ منهجية البحث:استخدم هذا البحث البحث المكتبي،وهي نوع من البحوث التي تجريها الباحثة من خلال جمع البيانات المستمدة من الكتب والمجلات والمقالات وبعض الكتابات. استخدمهذا البحث الطريقة الوثائقية كطريقة جمع البيانات. ولتحليل البيانات استخدمت الباحثة التحليل الوصفي بأن تصف تنظيم محتوى كتاب "100 فائدة في النحو والإعراب"على معايير ويليام فرانسيس ماكي. نتائج البحث: أما نتائج البحث وهي: 1) ناسب هذا الكتاب على معايير ويليام فرانسيس ماكي من ناحية اختيار المادة. استعمل هذا الكتاب التدرج المستقيمي. ومن ناحية عرض المادة استعمل هذا الكتاب الإجراء السياقي. ولكن، هذا الكتابغير مناسب بمعايير ويليام فرانسيس ماكي من ناحية الإعادة. 2) هذا الكتاب استعمل الطريقة القياسية، أي بدئ بالقواعد أولا ثم اتبعته الأمثلة التي تعلقت بالقواعد. 3) مزايا من هذا الكتاب هي عرض محتوى الكتاب بلإيجاز والبسيط حتى يمكن للطلاب أن يفهموا أبواب الكتاب بالكمال. 4) أما نقائصه انّ هذا الكتاب لايعد جيدا إذا يستخدمه الطلاب لغير الناطقين بللغة العربية الذين لا يملكون كثيرا من المفردات من قبل. وهذا الكتاب غير مناسب للمبتدئين لأنه يتطلب من القراء أن يكون لديهم المعرفة الأساسية بالنحو. ABSTRACT The thesis by the title “Learning Nahwu based on textbook 100 Faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi” was written by Ilma Salmatur Rohmah, NIM 1220183127, Arabic Education Departement, Faculty of Tarbiyah and Teaching Sciences, Sayyid Ali Rahmatullah State Islamic University, supervisor Dr.Ahmad Nurcholis, M.Pd. Keywords: Analysis, Textbook, William Francis Mackey's Criterias Research Background: Textbook is one of important factors in Arabic learning. The use of appropriate textbooks provides the success of learning. The position of textbook as learning material’s source is as important as other learning components. Therefore, the analysis of a textbook is important to do. Research Focus: 1) What the materials of Arabic textbook 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi beside William Francis Mackey criterias? 2) What is the method that relates to Arabic textbook 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi? 3) What are the advantages of Arabic textbook 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi? 4) What are the disadvantages of Arabic textbook 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi? ResearchMethod: This study uses library research, which is a type of research conducted by a researcher by collecting data sourced from certain books, journals, articles, and writings. The data collection method in this study uses documentation method. The researcher uses descriptive method to describe the composition of linguistic materials in Arabic textbook 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi in terms of its suitability with William Francis Mackey's criterias. ResearchResults: The results of this research are:1) This book is suitable with William Francis Mackey's criteria from selection side. This book uses a straight gradtion pattern. In presentation side, this book uses contextual procedure. However, this book is not suitable with William Francis Mackey's criteria in repetition side. 2) This book uses a deductive method, starting with the rules and then giving examples related to these rules. 3)The advantages of this book are this book presents the materials in simply rules, and to the point, so the students will understand every single chapter of this book completely. 4) The disadvantages of this bookare this book is not a good textbook if it used by non-native Arabic students if they did not have much Arabic vocabulary before. In addition, this book is also not suitable if for beginners because it requires readers to have the basic knowledge of nahwu before. ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pembelajaran Nahwu dalam Buku 100 Faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi” ditulis oleh Ilma Salmatur Rohmah, NIM 12202183127, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dengan pembimbing Dr. Ahmad Nurcholis, M.Pd. Kata Kunci : Analisis, Buku Teks, Kriteria William F Mackey. Latar Belakang: Buku teks merupakan salah satu faktor yang penting dalam pembelajaran bahasa Arab. Penggunaan buku teks yang tepat akan menunjang keberhasilan suatu pembelajaran. Kedudukan buku teks sebagai sumber materi pembelajaran sama pentingnya seperti komponen pembelajaran lain. Oleh karena itu, menganalisis sebuah buku teks pembelajaran sangat penting untuk dilakukan. Fokus Penelitian:1)Bagaimana isi buku 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi berdasarkan kriteria William Francis Mackey? 2) Bagaimana Metode Pembelajaran Nahwu berdasarkan buku 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi? 3) Apa saja kelebihan dari kitab 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi? 4) Apa saja kekurangan dari kitab 100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabi? Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, yakni jenis penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti dengan cara mengumpulkan data - data yang bersumber dari buku , jurnal , kitab , artikel dan tulisan - tulisan tertentu . Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi .Peneliti menggunakan metode deskriptif untuk mendeskriptifkan susunan materi kitab100 faidah fii an-Nahwi wa al-I’rabidari segi kesesuaiannya dengan kriteria William Francis Mackey. Hasil Penelitian:Hasil dari penelitian ini adalah1) Kitab ini sesuai dengan teori William Francis Mackey dari segi seleksi materi. Adapun gradasinya menggunakan jenis gradasi lurus. Presentasi dalam kitab ini memenuhi kriteria prosedur konstektual. Namun, buku ini tidak memenuhi kriteria William Francis Mackey dari segi repetisinya. 2)Kitab ini menggunakan metode deduktif yaitu diawali dengan kaidah lalu diberikan contoh-contoh yang berkaitan dengan kaidah-kaidah tersebut. 3) Kelebihan kitab ini diantaranya menyajikan materi dalam bentuk kaidah-kaidah sederhana, ringkas dan langsung pada intinya sehingga memudahkan pemelajar dalam memahami esensi setiap babnya. 4) Kekurangannya, kitab ini bukanlah buku teks yang baik apabila digunakan oleh siswa non native bahasa arab apabilatidak menguasai kosakata arab yang banyak sebelumnya. Buku ini juga tidak cocok untuk pemula karena mengharuskan pembacanya memiliki bekal dasar ilmu nahwu sebelum mempelajarinya

    Hubungan Literasi Sosial dan Konsep Diri dengan Kesiapan secara Sosial Sebagai Guru pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika Angkatan 2015 Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang

    No full text
    Guru merupakan komponen utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru mempunyai tanggung jawab yang besar, karena langsung berinteraksi dengan peserta didik dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Guru tidak hanya dituntut untuk menguasai materi, namun juga diharuskan mampu menyampaikan materi dengan baik. Guru juga diharuskan mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan rekan kerja,staff sekolah,wali murid bahkan masyarakat sekitar. Kesiapan secara social sebagai guru perlu dimiliki mahasiswa calon guru agar mereka mempunyai bekal dan siap untuk terjun langsung di dunia pendidikan. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan secara social sebagai guru antara lain: (1) kondisi mental, (3) kondisi emosional dan (3) kondisi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi Literasi Sosial (X1), Konsep Diri (X2), dan Kesiapan secara Sosial sebagai Guru (Y). Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkap hubungan Literasi Sosial dan Konsep Diri dengan Kesiapan secara Sosial sebagai Guru baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan yaitu ex post facto dengan rancangan deskriptif korelasional dan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan yaitu 111 mahasiswa S1 PTI angkatan 2015 yang sudah memenuhi kriteria sampel. Intrumen penelitian untuk mengukur variabel X1, X2, dan Y menggunakan angket. Nilai reliabilitas instrumen pengukuran X1 sebesar 0,735, variabel X2 sebesar 0,721, dan variabel Y sebesar 0,749. Data yang diperoleh diuji dengan analisis deksriptif korelasional dan analisis regresi linear ganda. Hasil penelitian: (1) Y dikategorikan sangat tinggi sebesar 50,45%; (2) X1 dikategorikan tinggi sebesar 76,58%; (3) X2 dikategorikan tinggi sebesar 74,77%; (4) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan Y; (5) ada hubungan positif dan signifikan antara X2 dan Y; (6) ada hubungan positif dan signifikan antara X1 dan X2 secara simultan dengan Y. Kesimpulan penelitian ini yaitu: (1) ada hubungan positif dan signifikan antara Literasi Sosial dengan Kesiapan secara Sosial sebagai Guru; (2) ada hubungan positif dan signifikan antara Konsep Diri dengan Kesiapan secara Sosial sebagai Guru; (3) ada hubungan positif dan signifikan antara Literasi sosial dan Konsep Diri dengan Kesiapan secara Sosial sebagai Guru.

    UPAYA PELESTARIAN KESENIAN PENCAK SILAT OLEH PERGURUAN PENCAK SILAT GELANGGANG PUTRA SI MACAN TUTUL DI DESA MARGAASIH KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2016 – 2022

    Full text link
    Skripsi ini berjudul “Upaya Pelestarian Kesenian Pencak Silat Oleh Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul di Desa Margaasih Kabupaten Bandung Tahun 2016 - 2022”. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan eksistensi sebuah pencak silat Macan Tutul di Kabupaten Bandung sejak 2016 hingga 2022, yaitu dengan mendirikan suatu Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul. Masalah-masalah yang dikaji dalam penelitian ini, sebagai berikut: 1) Bagaimana awal mula munculnya Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra si Macan Tutul di Desa Margaasih Kabupaten Bandung pada tahun 2016? 2)Bagaimana Perkembangan Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra si Macan Tutul sebagai olahraga bela diri, Prestasi dan kesenian tradisional di Desa Margaasih sejak tahun 2016 hingga 2022? 3)Bagaimana kondisi hasil dari prestasi Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra si Macan Tutul sejak tahun 2016 hingga 2022? 4) Bagaimana Peran pemerintah dan masyarakat desa Margaasih dalam mengembangkan Pencak silat Gelanggang Putra si Macan Tutul di Desa Margaasih Kabupaten Bandung pada tahun 2016 hingga 2022? .Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode historis meliputi langkah-langkah sebagai berikut: 1) Heuristik; 2) Kritik Sumber; 3) Interpretasi; dan 4) Historiografi. Teknik yang dilakukan oleh penulis dalam penelitian ini adalah studi literatur dan wawancara. Teknik wawancara tersebut didapatkan melalui Sejarah lisan dan tradisi lisan kepada narasumber yang mengetahui peristiwa yang dikaji. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu: Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra si Macan Tutul hadir di Desa Margaasih merupakan warisan turun temurun yang mencoba untuk mengamalkan ilmu yang telah didapatkan, Peranan masyarakat dan Peran pemerintah dalam melestarikan kesenian Pencak Silat di Desa Margaasih dan Prestasi yang didapatkan Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul sejak tahun 2016 hingga 2022. Kata Kunci: Perguruan Pencak Silat Gelanggang Putra si Macan Tutul, Pencak Silat, Prestasi, Peran Masyarakat dan Pemerintah This thesis is entitled "Efforts to Preserve Pencak Silat Arts by the Gelanggang Putra Si Macan Tutul Pencak Silat College in Margaasih Village, Bandung Regency, 2016 - 2022". This research aims to explain the existence of the Macan Tutul pencak silat in Bandung Regency from 2016 to 2022, namely by establishing the Gelanggang Putra Si Macan Tutul Pencak Silat College. The problems studied in this research are as follows: 1) How did the Gelanggang Putra Si Macan Tutul Pencak Silat College begin in Margaasih Village, Bandung Regency in 2016? 2) How is the development of Gelanggang Putra Si Macan Tutul Pencak Silat College as a martial sport, achievement and traditional art in Margaasih Village from 2016 to 2022? 3) What is the condition of the results of the achievements of Gelanggang Putra Si Macan Tutul Pencak Silat College from 2016 to 2022? 4) What is the role of the government and the Margaasih village community in developing Gelanggang Putra the Leopard Pencak silat in Margaasih Village, Bandung Regency from 2016 to 2022? .The method used in this research is the historical method which includes the following steps: 1) Heuristics; 2) Source Criticism; 3) Interpretation; and 4) Historiography. The techniques used by the author in this research are literature study and interviews. The interview technique was obtained through oral history and oral traditions from sources who knew about the events being studied. The results of the research obtained are: Gelanggang Putra the Leopard Pencak Silat College is present in Margaasih Village, a legacy passed down from generation to generation which tries to put into practice the knowledge that has been obtained, the role of the community and the role of government in preserving the art of Pencak Silat in Margaasih Village and the achievements obtained by the College. Pencak Silat Gelanggang Putra Si Macantul from 2016 to 2022. Keywords: Gelanggang Putra Si Macan Tutul Pencak Silat College, Pencak Silat, Achievement, Role of Society and Governmen

    The Practice of Interpretation of As-Sa'di And Muhammad Ali Ash-Shabuni (A Comparative Study of Q.S. Al-Baqarah/2: 284-286): Praktik Penafsiran As-Sa'di Dan Muhammad Ali Ash-Shabuni (Studi Komparatif Terhadap Q.S. Al-Baqarah/2: 284-286)

    No full text
    This study contains the specialty of the closing of surah al-Baqarah verses 284-286. The last verse of the closing of al-Baqarah in addition to having a message in its content, it also has its own impression for Muslims. This verse is often read during zhikr, tahlil, and often also read when finished praying. This study uses two books of tafsir, namely tafsir as-Sa'di by as-Sa'di and tafsir Shafwatut Tafasir by Muhammad Ali Ash-Shabuni. Of these two books of interpretation, when viewed from the systematics of interpretation has a difference. As-Sa'di interprets the verses one by one. While ash-Shabuni interprets by grouping these three verses, but there is a cut in verse 285 with 286, but ash- Shabuni does not bring up the theme of the group of verses. In the interpretation of as -Sa'di he interpreted by bringing up the aspect ofbalaghahn only, while in the interpretation ofash-Shabuni, he brought up munasabah, lughah, asbabun nuzul, tafsir, balaghah and faidah in his interpretation. In this case, the author is interested in further discussing these two books of interpretation related to Q.S. Al-Baqarah: 284-286 by looking at the interpretation practices carried out by as-Sa'di and Ali-Ash-Shabuni with the title Interpretation of As-Sa'di and 'Ali Ash-Shabuni. This study uses literature research method on the book Tafsir al-Karim al-Rahman fi Tafsir Kalam al-Manan by as-Sa'di and tafsir Shafwatut Tafasir by Muhammad Ali Ash-Shabuni. As-Sa'di and Ali Ash-Shabuni both explain the aspect of balaghah in their tafsir. In addition, As-Sa'di and Ali Ash-Shabuni also both explain the aspect ofmunasabah verse. When viewed from the difference, tafsir Sa'adi interprets the verse very concisely and short. In contrast to Ali Ash- Shabuni in tafsir Shafwatut Tafasir, the explanation of the meaning is ijmali and tahlili at once. Ali Ash-Shabuni also explains the munasabah of the verse, lughah, asbabun nuzul, tafsir balaghah and its faidah

    What Does Kautsar Look Like? Topical Interpretation Of Mustafa Muslim's Surah Al-Quran

    Full text link
    This study alludes to the lake of Kautsar as written in Surah al-Kausar verse 1. Because many Muslims read Surah Kautsar but do not know exactly about it. To explain this kautsar, the author will use the interpretation of a contemporary mufasir, Mustofa Muslim from Egypt, who explains that Muslims will meet the Prophet Muhammad SAW at the Kautsar lake. From here the question arises in the author's mind, how is Mustofa Muslim's interpretation of Surah Kautsar, what method does Mustofa use to interpret this letter, to answer these questions, researchers used Library Research. The purpose of this study is to highlight the opinion of Mustofa Muslim as a contemporary traveler who presents his interpretation in a different way. to complete this discussion the author uses the maudhui interpretation method used by the author Mustofa Muslim. The results obtained are a new way used by Mustofa Muslim to interpret this letter by prioritizing the history of tsiqoh companions such as Ibn Abbas RA over other companions, prioritizing Hadith narrated by Imam Bukhori and adding faidah lessons taken from the letter, and the method used to interpret this letter is with the interpretation method of maudhui method specifically for the letter.

    الكلام الخبري في كتاب "دقائق الأخبار في ذكر الجنة و النار" للإمام عبد الرّحيم بن أحمد القاضي: دراسة تحليليّة بلاغيّة

    Full text link
    مستخلص البحث كتاب دقائق الأخبار للشيخ عبد الرحيم بن أحمد القاضي هو كتابة في علم الأمور الأخيرة في الإسلام. يبدأ المؤلف كتابته بوصف لوجود نور محمد، ثم يخلق الإنسان الأول وكل الأشياء المتعلقة بالملائكة والأرواح والشياطين. الموضوع التالي هو أنه بعد الموت تبدأ عملية البحث عن البرزخ الطبيعي لتفصيل أحوال اليوم وما يحدث في الآخرة. يصف المؤلف عدة مواضيع بتفصيل كبير. تم إدخال عدة آيات من القرآن لتعزيز الوصف الذي يقدمه. وينطبق الشيء نفسه على حديث النبي محمد صلى الله عليه وسلم. تستخدم طريقة البحث هذه طريقة نوعية لأن البيانات المقدمة هي في شكل شرح من كلمات مكتوبة أو من كلام شخص ما. أهداف هذه الدراسة هي: 1) التعرف على أنواع كلام الخبر الواردة في كتاب دقائق الأخبار أكبر في باب ذكر الجنة والنار، 2) معرفة الغرض من الجمل المحتوية على عدة معانٍ للخُبر في كتاب في باب ذكر الجنة والنار. وخلصت هذه الدراسة إلى وجود أنواع من كلام الخبر، وهي كلام خبر الابتدائي، وكلام خبر الطلبي، وكلام خبر الإنكاري. والغرض من كلام الخبر في الجملة هو الاسترحام، واظهار الضعف، واظهار التّحسّر، والفخر، والمناشدة المحالة والاجتهاد، وفائدة الخبر، ولازمة الفائدة، والمدح، والحثّ على الجدّ، والتدبير. ABSTRAK Kitab Daqoiqul Akhbar karangan Syekh Abdurrahim bin Ahmad Al-Qodhi adalah sebuah tulisan mengenai eskatologi dalam Islam. Pengarang memulai tulisannya dengan deskripsi preksistensi Nur Muhammad, selanjutnya menciptakan manusia pertama dan segala hal yang berkaitan dengan malaikat, ruh, dan setan. Tema selanjutnya adalah setelah kematian diawali dengan proses mencari, alam barzakh hingga merinci kondisi hari dan apa saja yang terjadi di akhirat. Pengarang mendeskripsikan beberapa tema dengan sangat rinci. Beberapa ayat Al-Quran disisipkan sebagai penguat dari deskripsi yang diberikannya. Begitu pula hadits Nabi Muhammad SAW. Metode penelitian ini menggunakan metode kulitatif karena data yang disajikan berupa penjelasan dari kata-kata tertulis atau dari tutur seseorang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui jenis-jenis kalam khobar yang terkandung didalam kitab Daqoiqul Akbar pada bab mengingat surga dan neraka, 2). Mengetahui tujuan kalimat yang mengandung beberapa makna khobar didalam kitab Daqoiqul Akbar pada bab mengingat surga dan neraka. Adapun hasil penelitian ini yaitu terdapat jenis- jenis kalam khobar yaitu kalam khobar Ibtida’i, kalam khobar Tholabi, dan kalam khobar Inkari. Dan Tujuan kalam khobar pada kalimat yaitu al-istirham, idharudh dha’fi, idharut tahassur, al-fakhr, munasyadatul muhawalah wal ijtihadi, faidah khobar, lazimah faidah, al-madhi, al-hatstsu alal jiddi, dan at-tadbir. ABSTRACT Daqoiqul Akhbar book by Syekh Abdurrahim bin Ahmad Al-Qodhi is a book that explained about eschatological in Islam. The writer started to write those book with the description of Nur Muhammad’s Preksistensi. Then, create the first human and everything that correlated to Angels, Soul, Deman’s. The next theme is the world after die that begins with searching process. The after life details the conditions of the day and everything that happens in the after life. The author described some of the themes in great detail. The subsections of holy Quran to inserted as strenghthener of the description that has been given, and so Hadist of prophet Muhammad SAW. This research method use qualitative method because the date presented is in the form of explaination of written word or from someone’s speech. The purpose of this study are: 1) knowing the types of kalam khobar in Daqoiqul Akhbar book. On the chapter about paradise and hell. 2) Knowing the purpose of sentence which containts the meanings of khobar in Daqoiqul Akhbar book. On the chapter about remember heaven and hell. The results of this study are that there are types of kalam khobar, namely kalam khobar Ibtida'i, kalam khobar Tholabi, and kalam khobar Inkari. And the purpose of kalam khobar in the sentence is al-istirham, idharudh dha'fi, idharut tahassur, al-fakhr, munasyadatul muhawalah wal ijtihadi, faidah khobar, lazimul faidah, al-madhi, al-hatstsu alal jiddi, and at-tadbir

    Implementasi Pembelajaran Core Ditinjau dari Kemampuan Memecahkan Masalah Matematika

    Full text link
    ABSTRACT This study aims to determine whether there is an increase in students' problem-solving abilities after applying CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) learning in mathematics learning and also whether the CORE model learning (connecting, organizing, reflecting, extending) is effective in terms of solving abilities. problems after the implementation of the CORE learning model. This research was conducted by the author on May 31, 2022 and June 8, 2022 at MTs bahrul 'UlumTambakberas Jombang. The research subjects were 25 students of class VII C on Statistics (Data Presentation). With the number of students 25 students. This research method uses a scoring system after the pretest and posttest. For data analysis, the author requires several stages of testing, namely validity test, reliability test, normality test, homogeneity test, and Paired Sample t Test. This study uses learning tools including Learning Implementation Plans (RPP) with the CORE learning model, Student Worksheets (LKPD), and Learning Outcomes Tests according to Students' Problem-Solving Ability which have been validated by two validators. The total average score of the two validators is 3.21 with a match percentage of 80.21%. This means that the test of learning outcomes according to students' ability to solve problems is very valid and feasible to use. KEYWORDS:CORE, Mathematics, problem_solving.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah bagi siswa setelah diterapkan pembelajaran CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) di dalam pembelajaran matematika dan juga apakah pembelajaran model CORE (connecting, organizing, reflecting, extending) efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah setelah diterapkannya model pembelajaran CORE tersebut. Subjek penelitian sebanyak 25 orang siswa kelas VII C pada materi Statistika (Penyajian Data). Dengan jumlah siswa 25 Siswa. Metode penelitian ini menggunakan system hasil penilaian setelah dilakukannya pretest dan posttest. Analisis data penulis memerlukan beberapa tahapan uji yaitu uji kevalidan, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, serta Uji t Dua Sampel Berpasangan (Paired Sample t Test). Penelitian ini menggunakan perangkat pembelajaran meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan model pembelajaran CORE, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta Tes Hasil Belajar menurut Kemampuan Siswa Memecahkan Masalah yang telah divalidasi oleh dua validator. Skor rata-rata total dari dua validator ialah 3,21 dengan presentase kecocokan 80,21%. Artinya tes hasil belajar menurut kemampuan siswa memecahkan masalah sangat valid dan layak untuk dipergunakan. KATA KUNCI: CORE, Matematika, Pemecahan_Masalah

    Tafsir Audiovisual: Studi penafsiran Abdullah Zaen tentang surah Al-Ikhlas perspektif komunikasi massa

    Full text link
    Abstrak Semakin berkembangnya zaman Tafsir Al-Qur’an sudah mengalami kemajuan. Pada masa modern ini Tafsir Al-Qur’an sudah memasuki era digital, dimana semua orang bisa mengakses dan mencari informasi baik berita maupun Tafsir Al-Qur’an di media sosial. Di media sosial sudah banyak yang membahas mengenai Tafsir Al-Qur’an salah satunya oleh Abdullah Zaen yang memabahas Surah Al-Ikhlas di kanal Yufid.TV. Abdullah Zaen sendiri merupakan cendekiawan muslim lulusan S-2 jurusan Aqidah Universitas Islam Madinah sekaligus pengajar di Pondok Pesantren Tunas Ilmu Purbalingga. Tulisan ini hadir untuk mengungkapkan secara signifikan Bagaimana sistematika penafsiran Abdullah Zaen terhadap Surah Al-Ikhlas di kanal Yufid.TV?, Bagaimana metode dan corak penafsiran Abdullah Zaen terhadap Surah Al-Ikhlas di kanal Yufid.TV?, Bagaimana penafsiran Abdullah Zaen terhadap Surah Al-Ikhlas di kanal Yufid.TV perspektif komunikasi massa? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitiaan kepustakaan (Library Research) dan menggunakan pendekatan etnografi yaitu dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai data dan informasi yang ada di lingkungan online terutama pada Kanal Youtube Yufid.TV mengenai penafsiran Abdullah Zaen Surah Al-Ikhlas. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif agar menghasilkan penjelasan yang detail, utuh dan sistematis. Penulis menggunakan dua teori untuk menganalisis penafsiran Abdullah Zaen yaitu menggunakan aspek penafsiran ijmali dan aspek komunikasi massa. Sebagai hasil dari kajian ini, ditemukan bahwa sistematika penafsiran Abdullah Zaen terhadap Surah Al-Ikhlas mengarah kepada tiga hal, yakni asbab al-nuzul, tafsir Surah Al-Ikhlas, dan faidah Surah Al-Ikhlas. Dalam penafsiran Abdullah Zaen terhadap Surah Al-Ikhlas di kanal Yufid.TV memuat dua hal. Pertama, metode yang digunakan berupa tafsir ijmali. Kedua, corak yang digunakan pada penafsiran Abdullah Zaen berupa tafsir teologi. Ditilik dari perspektif komunikasi massa untuk menyikapi penafsirsan Surah Al-Ikhlas yang dilakukan Abdullah Zaen di kanal Yufid.TV ditemukan lima karakteristik komunikasi massa yang mencakup komunikasi yang bersifat umum, komunikasi yang bersifat anonym dan heterogen, komunikasi keserempakan, komunikasi yang bersifat satu arah, dan komunikasi yang bersifat umpan balik tertunda dan tidak langsung. Abstrack Interpretation of the Qur'an continues to progress along with the times. In this modern era, Tafsir Al-Qur’an has entered the digital era, where everyone can easily access and search for Tafsir Al-Qur’an on social media. There has been much discussion about Tafsir Al-Qur’an, one of which is Abdullah Zaen, who discusses Surah Al-Ikhlas on the Yufid.TV channel. Abdullah Zaen is a Muslim scholar who graduated with a master's degree in Aqidah at the Islamic University of Medina and a teacher at the Tunas Ilmu Islamic Boarding School in Purbalingga. This article aims to reveal significantly how Abdullah Zaen interprets Surah Al-Ikhlas on the Yufid.TV channel ?, how method and the style used in Abdullah Zaen's interpretation of Surah Al-Ikhlas on the Yufid.TV channel ?, and how Abdullah Zaen interprets Surah Al-Ikhlas on the channel Yufid.TV from a mass communication perspective? The research method used is library research with an ethnographic approach which collected various data and information online, especially on the Yufid.TV Youtube Channel related to the interpretation of Abdullah Zaen Surah Al-Ikhlas. Furthermore, the data was analysed using a descriptive method to produce a detailed, complete, and systematic explanation. The author uses two theories to analyse Abdullah Zaen's interpretation, i.e., aspects of ijmali interpretation and aspects of mass communication. As a result of this study, the researhcer found that the systematics Abdullah Zaen's interpretation of Surah Al-Ikhlas leads to three things, i.e., the asbab al-nuzul, the interpretation of Surah Al-Ikhlas, and the meaning of Surah Al-Ikhlas. Abdullah Zaen's interpretation of Surah Al-Ikhlas on the Yufid.TV channel contains two things. First, the method used is in the form of ijmali interpretation. Second, the style used in Abdullah Zaen's interpretation is theological interpretation. Judging from the perspective of mass communication to address the interpretation of Surah Al-Ikhlas by Abdullah Zaen on the Yufid.TV channel, five characteristics of mass communication were found which include general communication, anonymous and heterogeneous communication, simultaneous communication, one-way communication, and communications that are delayed and indirect feedback. مستخلص البحث تقدم تطور عصر تفسير القرآن. في هذا العصر الحديث ، دخل تفسير القرآن إلى العصر الرقمي ، حيث يمكن للجميع الوصول إلى المعلومات والبحث عنها ، سواء الأخبار أو تفسير القرآن على وسائل التواصل الاجتماعي. دارت نقاشات كثيرة على مواقع وسائل التواصل الاجتماعي حول تفسير القرآن ، أحدها عبد الله زين الذي يناقش سورة الإخلاص على يوفد التلفازي. عبد الله زين نفسه عالم مسلم تخرج بدرجة الماجستير في العقيدة من الجامعة الإسلامية بالمدينة المنورة وهو أيضًا مدرس في مدرسة توناس إيلمو الإسلامية الداخلية في بوربالينغجا. هذا المقال هنا لكشف بشكل ملحوظ كيف يفسر عبد الله زين سورة الإخلاص على يوفد التلفازي. ، ما هي خصائص تفسير عبد الله زين لسورة الإخلاص على يوفد التلفازي، كيف يفسر عبد الله زين سورة الإخلاص. على يوفد التلفازي.من ناحية للاتصال الجمعي؟ أسلوب البحث المستخدم هو البحث على المكتوبات ويستخدم بالإثنوغرافي ، ويتم من خلال جمع البيانات والمعلومات المختلفة في بيئة الإنترنت ، وخاصة على يوفد التلفازي. فيما يتعلق بتفسير عبد الله زين سورة الإخلاص. علاوة على ذلك ، تم تحليل البيانات باستخدام طريقة وصفية من أجل إنتاج شرح مفصل وكامل ومنهجي. يستخدم المؤلف نظريتين لتحليل تفسير عبد الله زين ، وهما استخدام تفسير إجمالي والاتصال الجمعي. ونتيجة لهذا البحث ، تبيين أن تفسير عبد الله زين لسورة الإخلاص يؤدي إلى ثلاثة أمور ، وهي: أسباب النُزُل ، وتفسير سورة الإخلاص ، وفائدة سورة الإخلاص. يشتمل تفسير عبد الله زين لسورة الإخلاص على يوفد التلفازي على شيئين. أولاً ، الطريقة المستخدمة تفسير إجمالي. ثانيًا ، الأسلوب المستخدم في تفسير عبد الله زين هو أسلوب الاعتقادي أو التفسير الألوهي. انطلاقا من ناحية الاتصال الجمعي لمعالجة تفسير سورة الإخلاص لعبد الله زين على يوفد التلفازي. ، تم العثور على خمس خصائص للاتصال الجمعي تشتمل الاتصال العام ، والاتصال المجهول وغير المتجانس ، والاتصال المتزامن ، والاتصال أحادي الاتجاه، والاتصال التي هي تغذية مرتدة متأخرة وغير مباش
    corecore