1,721,437 research outputs found
..(TAMBAHKAN ABSTRAK, UPLOAD ULANG)..Dampak Minuman Keras Terhadap Harga Diri Remaja Di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek
Ikhsan, Muhammad Munirul. 2023. Dampak Minuman Keras Terhadap Harga Diri Remaja Di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Dr. Iswahyudi, M.Ag.,
Kata Kunci : Minuman Keras, Remaja, Harga Diri
Di Indonesia sendiri, minuman beralkohol bukan suatu hal yang baru. Kebiasaan meminum minuman keras ini juga terjadi pada remaja di Desa Sidomulyo Trenggalek. Di Desa tersebut, meminum minuman beralkohol sudah menjadi budaya yang hampir dilakukan oleh remaja dan orang tua. Fakta dimana banyak remaja dan orang tua yang gemar mengkonsumsi minuman beralkohol di Desa Sidomulyo ini sangat miris mengingat mayoritas di Desa Sidomulyo merupakan muslim. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan remaja di Desa Sidomulyo ketika mengkonsumsi minuman keras dan menjelaskan dampak yang dirasakan remaja terhadap harga dirinya setelah mengkonsumsi minuman keras.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian fenomenologi, yakni penelitian yang mengkaji suatu fenomena yang tampak dalam kehidupan. Penelitian fenomenologi berfokus pada menggali, memahami, dan menafsirkan arti dari suatu fenomena di Desa Sidomulyo Trenggalek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perilaku mengkonsumsi minuman keras pada remaja di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek diawali dari masa Sekolah Menengah Pertama. Remaja mengkonsumsi minuman keras secara berkelompok dengan teman-teman di lingkungan sekitar rumah dan sekolah. Tempat yang biasa digunakan untuk mengkonsumsi minuman keras adalah markas(rumah salah satu teman), kebun, tempat sepi di sekitar desa dan pantai. Ada salah satu kegiatan yang menyediakan minuman keras sebagai hidangannya yaitu tayub. Remaja mampu menghabiskan satu hingga dua botol dalam sekali pertemuan.
Harga diri remaja di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek dapat dikatakan rendah ketika mengkonsumsi minuman keras. Hal tersebut didasarkan dari beberapa jawaban narasumber yang merujuk ketidak percayaan pada dirinya sendiri serta merasa buruk ketika mengkonsumsi minuman keras. Mereka tidak membanggakan dirinya pada masyarakat bahwa mereka merupakan pengkonsumsi minuman keras, justru mereka menyembunyikan kegiatan tersebut agar tidak diketahui orang tua dan masyarakat
..(TAMBAHKAN WATERMARK, UPLOAD ULANG)..Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk (Kajian Living Quran di Mushola Al-Amin Dusun Ngrambang Desa Pondok Babadan Ponorogo)
ABSTRAK
Ikhsan, Muhammad Alfian. 2023 Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Skripsi Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing, Mohammad Rozi Indrafuddin, M.Fil.I
Kata Kunci : Living Qur’an, Pembacaan, Rezeki, Hikmah.
Penelitian ini memaparkan perihal fenomena respond masyarakat terhadap Al-Qur’an. Fenomena tersebut menjadikan Al-Quran bagaikan hidup di masyarakat, dengan istilah lain living Quran. Quran dibaca, ditadabburi dan dipelajari maknanya dengan tujuan yang berbeda-beda seperti bacaan yang dinilai ibadah, petunjuk, obat dan tabarrukan. Permisalan dari fenomena reaksi masyarkat terhadap Al-Quran adalah dengan membaca surah-surah di dalamnya. Seperti halnya yang dilakukan jamaah mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo melakukan amalan pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Penelitian ini fokus membahas perihal praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk dan hikmah setelah membaca surah-surah tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data menggunakan Living, Quran, teori fenomenologi Spiegelberg dan teori perubahan Kurt Lewin.
Hasil dari penelitian ini adalah praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah praktik membaca surah-surah pilihan yang melalui media kitab yang bernama Jalbu Al-Rizqi karya K.H. Asrori Ahmad. Bahwa amalan ini berdiri dengan adanya kyai mushola yang mendapatkan ijazahan dari gurunya dengan tujuan untuk mempermudah datangnya rezeki.
Selanjutnya, Hikmah setelah pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah a) lancar dalam membaca Al-Quran, b) Hafal surah yang dibaca, c) Pendekatan diri kepada Allah, d) Berkumpul dengan orang-orang yang beriman, e) Memahami isi kandungan surah yang dibaca, f) perubahan ke arah yang lebih baik, g) mendatangkan keberkahan dalam hidup dan h) mendatangkan ketenangan hati
Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah Dan Al-Mulk (Kajian Living Quran Di Mushola Al Amin Dusun Ngrambang Desa Pondok Babadan Ponorogo)
ABSTRAK
Ikhsan, Muhammad Alfian. 2023 Pembacaan Surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Skripsi Jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing, Mohammad Rozi Indrafuddin, M.Fil.I
Kata Kunci : Living Qur’an, Pembacaan, Rezeki, Hikmah.
Penelitian ini memaparkan perihal fenomena respond masyarakat terhadap Al-Qur’an. Fenomena tersebut menjadikan Al-Quran bagaikan hidup di masyarakat, dengan istilah lain living Quran. Quran dibaca, ditadabburi dan dipelajari maknanya dengan tujuan yang berbeda-beda seperti bacaan yang dinilai ibadah, petunjuk, obat dan tabarrukan. Permisalan dari fenomena reaksi masyarkat terhadap Al-Quran adalah dengan membaca surah-surah di dalamnya. Seperti halnya yang dilakukan jamaah mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo melakukan amalan pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk. Penelitian ini fokus membahas perihal praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk dan hikmah setelah membaca surah-surah tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data menggunakan Living, Quran, teori fenomenologi Spiegelberg dan teori perubahan Kurt Lewin.
Hasil dari penelitian ini adalah praktik pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah praktik membaca surah-surah pilihan yang melalui media kitab yang bernama Jalbu Al-Rizqi karya K.H. Asrori Ahmad. Bahwa amalan ini berdiri dengan adanya kyai mushola yang mendapatkan ijazahan dari gurunya dengan tujuan untuk mempermudah datangnya rezeki.
Selanjutnya, Hikmah setelah pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah dan Al-Mulk di mushola Al-Amin dusun Ngrambang desa Pondok kecamatan Babadan Ponorogo adalah a) lancar dalam membaca Al-Quran, b) Hafal surah yang dibaca, c) Pendekatan diri kepada Allah, d) Berkumpul dengan orang-orang yang beriman, e) Memahami isi kandungan surah yang dibaca, f) perubahan ke arah yang lebih baik, g) mendatangkan keberkahan dalam hidup dan h) mendatangkan ketenangan hati
..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA NOTA PEMBIMBING, UPLOAD ULANG)..Dampak Minuman Keras Terhadap Harga Diri Remaja Di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek
Ikhsan, Muhammad Munirul. 2023. Dampak Minuman Keras Terhadap Harga Diri Remaja Di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Dr. Iswahyudi, M.Ag.,
Kata Kunci : Minuman Keras, Remaja, Harga Diri
Di Indonesia sendiri, minuman beralkohol bukan suatu hal yang baru. Kebiasaan meminum minuman keras ini juga terjadi pada remaja di Desa Sidomulyo Trenggalek. Di Desa tersebut, meminum minuman beralkohol sudah menjadi budaya yang hampir dilakukan oleh remaja dan orang tua. Fakta dimana banyak remaja dan orang tua yang gemar mengkonsumsi minuman beralkohol di Desa Sidomulyo ini sangat miris mengingat mayoritas di Desa Sidomulyo merupakan muslim. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan remaja di Desa Sidomulyo ketika mengkonsumsi minuman keras dan menjelaskan dampak yang dirasakan remaja terhadap harga dirinya setelah mengkonsumsi minuman keras.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian fenomenologi, yakni penelitian yang mengkaji suatu fenomena yang tampak dalam kehidupan. Penelitian fenomenologi berfokus pada menggali, memahami, dan menafsirkan arti dari suatu fenomena di Desa Sidomulyo Trenggalek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perilaku mengkonsumsi minuman keras pada remaja di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek diawali dari masa Sekolah Menengah Pertama. Remaja mengkonsumsi minuman keras secara berkelompok dengan teman-teman di lingkungan sekitar rumah dan sekolah. Tempat yang biasa digunakan untuk mengkonsumsi minuman keras adalah markas(rumah salah satu teman), kebun, tempat sepi di sekitar desa dan pantai. Ada salah satu kegiatan yang menyediakan minuman keras sebagai hidangannya yaitu tayub. Remaja mampu menghabiskan satu hingga dua botol dalam sekali pertemuan.
Harga diri remaja di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek dapat dikatakan rendah ketika mengkonsumsi minuman keras. Hal tersebut didasarkan dari beberapa jawaban narasumber yang merujuk ketidak percayaan pada dirinya sendiri serta merasa buruk ketika mengkonsumsi minuman keras. Mereka tidak membanggakan dirinya pada masyarakat bahwa mereka merupakan pengkonsumsi minuman keras, justru mereka menyembunyikan kegiatan tersebut agar tidak diketahui orang tua dan masyarakat
Dampak Minuman Keras Terhadap Harga Diri Remaja Di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek
Ikhsan, Muhammad Munirul. 2023. Dampak Minuman Keras Terhadap Harga Diri Remaja Di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek. Skripsi. Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Dr. Iswahyudi, M.Ag.,
Kata Kunci : Minuman Keras, Remaja, Harga Diri
Di Indonesia sendiri, minuman beralkohol bukan suatu hal yang baru. Kebiasaan meminum minuman keras ini juga terjadi pada remaja di Desa Sidomulyo Trenggalek. Di Desa tersebut, meminum minuman beralkohol sudah menjadi budaya yang hampir dilakukan oleh remaja dan orang tua. Fakta dimana banyak remaja dan orang tua yang gemar mengkonsumsi minuman beralkohol di Desa Sidomulyo ini sangat miris mengingat mayoritas di Desa Sidomulyo merupakan muslim. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui kebiasaan remaja di Desa Sidomulyo ketika mengkonsumsi minuman keras dan menjelaskan dampak yang dirasakan remaja terhadap harga dirinya setelah mengkonsumsi minuman keras.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian fenomenologi, yakni penelitian yang mengkaji suatu fenomena yang tampak dalam kehidupan. Penelitian fenomenologi berfokus pada menggali, memahami, dan menafsirkan arti dari suatu fenomena di Desa Sidomulyo Trenggalek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perilaku mengkonsumsi minuman keras pada remaja di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek diawali dari masa Sekolah Menengah Pertama. Remaja mengkonsumsi minuman keras secara berkelompok dengan teman-teman di lingkungan sekitar rumah dan sekolah. Tempat yang biasa digunakan untuk mengkonsumsi minuman keras adalah markas(rumah salah satu teman), kebun, tempat sepi di sekitar desa dan pantai. Ada salah satu kegiatan yang menyediakan minuman keras sebagai hidangannya yaitu tayub. Remaja mampu menghabiskan satu hingga dua botol dalam sekali pertemuan.
Harga diri remaja di Desa Sidomulyo Kecamatan Pule Kabupaten Trenggalek dapat dikatakan rendah ketika mengkonsumsi minuman keras. Hal tersebut didasarkan dari beberapa jawaban narasumber yang merujuk ketidak percayaan pada dirinya sendiri serta merasa buruk ketika mengkonsumsi minuman keras. Mereka tidak membanggakan dirinya pada masyarakat bahwa mereka merupakan pengkonsumsi minuman keras, justru mereka menyembunyikan kegiatan tersebut agar tidak diketahui orang tua dan masyarakat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Pengaruh EPS, Arus Kas dan Penjualan Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Tekstil yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS),
arus kas dan penjualan terhadap harga saham secara parsial dan simultan pada
perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016.
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian asosiatif. Populasi
dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016 yang berjumlah 17
perusahaan. Sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini berjumlah 7
perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2016.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu studi dokumentansi. Teknik
analisis data dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang
meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji
autokorelasi, analisis regresi linear berganda, pengujian hipotesis yang meliputi
uji t, uji F dan uji koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan
bahwa Earning Per Share (EPS) dan penjualan secara parsial berpengaruh
terhadap harga saham pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2012-2016. Sedangkan arus kas secara parsial tidak berpengaruh
terhadap harga saham pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia tahun 2012-2016. Kemudian Earning Per Share (EPS), arus kas dan
penjualan secara simultan berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan
tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
