10 research outputs found
HUBUNGAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA PAI ANGKATAN 2020
Secara audiovisual, TikTok memiliki keunikan dibandingkan dengan platform media sosial lainnya. Sehingga tidak jarang digunakan sebagai media pembelajaran karena selain mengandung unsur menghibur juga dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial TikTok terhadap minat belajar mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan tergolong ke dalam penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah responden sebanyak 21 orang. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear sederhana. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui nilai signifikansinya adalah 0,000, jadi 0,000 < 0,005 artinya Ho ditolak dan Ha diterima, jadi terdapat pengaruh positif dan signifikan antara media sosial TikTok dengan minat belajar mahasiswa PAI Angkatan 2020
Reconstruction of Actual Philosophy as a Way to Salvation in The Middle of Contemporary Ethical Thinking
The aims of this research are (1) to know the response of moral philosophy to contemporary ethical thinking (2) to know the position and response of moral philosophy to contemporary ethical thinking (3) to know the solutions to contemporary problems. The type of research used in this research is qualitative research. This study uses a library study approach because it collects data from books, journals, the internet, or other written literature as a basis for writing. The results of this study indicate that: (1) the response of moral philosophy to contemporary ethical thinking is that the study of morality and ethics has the same goal but has differences in terms of defining its goals. Ethics as part of philosophy bases its theory on relative logic while moral philosophy bases it on transcendent revelation (2) when ethics is used as a sub of philosophy, ethical philosophy will include moral philosophy. Morals are not ethics but they both have something in common, that is, they both discuss good and bad issues. The difference is that morals are closer to manners and are applicable in nature, while ethics tend to be more philosophical (3) Solutions to contemporary problems: first, it is necessary to uphold justice as an ethical solution. Second, the need to develop a caring and responsible character. Third, the need for socialization and teaching of moral philosophy from an early age.
 
Reconstruction of Moral Philosophy as a Way of Salvation in the Middle of Contemporary Ethical Thought
The aims of this research are (1) to know the response of moral philosophy to contemporary ethical thinking (2) to know the position and response of moral philosophy to contemporary ethical thinking (3) to know the solutions to contemporary problems. The type of research used in this research is qualitative research. This study uses a library study approach because it collects data from books, journals, the internet, or other written literature as a basis for writing. The results of this study indicate that: (1) the response of moral philosophy to contemporary ethical thinking is that the study of morality and ethics has the same goal but has differences in terms of defining its goals. Ethics as part of philosophy bases its theory on relative logic while moral philosophy bases it on transcendent revelation (2) when ethics is used as a sub of philosophy, ethical philosophy will include moral philosophy. Morals are not ethics but they both have something in common, that is, they both discuss good and bad issues. The difference is that morals are closer to manners and are applicable in nature, while ethics tend to be more philosophical (3) Solutions to contemporary problems: first, it is necessary to uphold justice as an ethical solution. Second, the need to develop a caring and responsible character. Third, the need for socialization and teaching of moral philosophy from an early age
Pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan efikasi diri terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN Bandar Kedungmulyo
INDONESIA:
Prestasi belajar merupakah hal penting bagi siswa, karena prestasi belajar adalah gambaran hasil siswa selama mengikuti proses belajar di sekolah. Baik atau tidaknya prestasi disebabkan dua faktor, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal salah satunya dukungan sosial teman sebaya dan faktor internal salah satunya efikasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan efikasi diri terhadap prestasi belajar.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linier berganda. Jumlah sampel sebanyak 83 siswa kelas XI IPS SMAN Bandar Kedungmulyo yang dipilih menggunakan teknik probabilitysampling. Pengambilan data dilaksanakan dengan teknik menyebar kuisioner tertutup kepada siswa. Analisis data menggunakan statistic deskriptif dan analisis statistik inferensial dipergunakan uji t dan dengan bantuan SPSS .
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 1) adanya pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap prestasi belajar dengan nilai thitung 2,452 > ttabel 1,990 atau signifikansi t 0.016 ttabel 1,990 dan 3) berdasarkan hasil analisis uji F terdapat pengaruh signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan efikasi diri terhadap prestasi belajar dengan nilai Fhitung 27,884 > Ftabel 3.111.
ENGLISH:
Learning achievement is important thing for students, because learning achievement is student's result representation during joining learning process in the school. Learning achievement can be great or worse can be caused by two factors. Thise are external and internal factors. One of external factor is peers social support and one of the internal factor is self efficacy on the learning achievement.
The method which is applied in this study is doubled linier regretion. The amount of the sample are 83 students of XI grade social education in SMAN Bandar Kedungmulyo who are chosen using probabilitysampling technic. The data collection is done using closed questionnaire sharing technic to the students. The data analysis uses statistic descriptive and inferential statistic analysis is used t test and SPSS help.
The findings showed that 1) there is the effect of social support of peers to the learning achievement with the score thitung2,452>ttabel1,990 or t signification 0.016ttabel1,990dan3)based on the analysis F test result there is significant effect between peers social support and self efficacy on the learning achievement with the score Fhitung27,884>Ftabel3.111.
ARAB:
التحصيل التعلم هو شيئ مهم للطلاب، نظرا لأنّ التحصيل الدراسي يمثل صورة لنتائج الطالب أثناء عملية التعلم في المدرسة.يمكن أن يكون سبب التحصيل التعلم من عاملين هما الخارجي والداخلي. ومن عامل خارجي هو الأقران الدعم الاجتماعي ومن عامل داخلي هو الكفاءة الذاتية.أهداف هذا البحث هي لتحليل تأثيرالأقران الدعم الاجتماعي والكفاءة الذاتية في تحصيل التعلم.
أمّا الطريقة هذا البحث هي طريقة الانحدار الخطي المتعدد.كان عدد العينات ثلاثة وثمانون طالبا في الصف العاشر IPSالمدرسة الثانوية الحكومية بندار كدوع موليا باستخدام تقنيات الاحتمال أخذ العينات. وطريقة جمع البيانات هي نشر استبيانات للطلاب. أما تحليل البيانات باستخدام إحصائية وصفية و التحليل الإحصائي الاستنتاجي وبمساعدة SPSS.
ونتائج هذا البحث: 1) تأثير الأقران الدعم الاجتماعي مع الدرجات thitung 2,452 > ttabel 1,990 atau signifikansi t 0.016 ttabel 1,990.3) فيه تأثير كبير بين الدعم الاجتماعي النظير والكفاءة الذاتية في التحصيل العلمي مع الدرجات Fhitung27,884 > Ftabel 3.111مع الدرجة 41,1%.وهو 41.1 ٪. يظهرالدعمالاجتماعيالنظيرأنمعظمهمفيفئةعاليةمن 67.47 ٪. الكفاءةالذاتيةتظهرأنمعظمهافيفئةعاليةمن 68.67 ٪. فيحينأنالتحصيلالدراسيفيهذهالفئةيكفيبمتوسطقيمةبطاقةتقريرتبلغ 81.7
PROFIT-SHARING WAGE PRACTICES AMONG RICE FIELD WORKERS IN PINRANG: AN ISLAMIC LEGAL ANALYSIS
The Islamic wage system is grounded in the value and benefit of a person's labor, emphasizing service and usefulness. In contrast to the capitalist approach, which typically ties wages to the minimum cost of living, this system prioritizes the intrinsic worth of work. This research seeks to demonstrate the Islamic legal perspective on wage practices among rice field workers in Tamansari, Tatae Village, Duampanua District, Pinrang Regency, South Sulawesi. This research employs an interpretative approach, utilizing primary data sourced from landowners and field workers through observation, interviews, and documentation. The data collection methods include observation, interviews, and documentation. The wage system for rice field workers uses various models, such as two-way, three-way, and five-way profit sharing. Each model has different mechanisms regarding the distribution of crop yields and the allocation of responsibility for production costs. Although this practice has been implemented in the local community, some aspects of this model are not fully aligned with the principles of Islamic law, especially regarding justice and risk distribution
ANALISIS PARADIGMA ILMU SOSIAL PROFETIK (Tela’ah Pemikiran Kuntowijoyo)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan Kuntowijoyo terkait dengan ilmu sosial profetik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan studi kepustakaan karena mengumpulkan data yang berasal dari buku, jurnal, internet, atau literatur tertulis lainnya sebagai landasan penulisan. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu: Pertama, menurut Kuntowijoyo humanisasi merujuk pada upaya untuk membangun manusia yang lebih manusiawi, yaitu manusia yang memahami nilai-nilai kemanusiaan dan menghargai martabat manusia. Kedua, Kuntowijoyo memandang liberasi sebagai proses pembebasan manusia dari segala bentuk penindasan. Ketiga, Kuntowijoyo memandang transendensi sebagai upaya untuk melebihi batas-batas kemanusiaan dan menggapai sesuatu yang lebih tinggi. Transendensi tidak hanya terbatas pada dimensi spiritual atau religius, namun juga dapat mencakup dimensi kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan seni. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dalam reaktualisasi gagasan profetik Kuntowijoyo, terdapat tiga konsep penting yang menjadi fokus, yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu membandingkan pandangan Kuntowijoyo dengan pemikiran tokoh-tokoh lain dalam bidang ilmu sosial.
Kata Kunci: Ilmu Sosial, Kuntowijoyo, Profeti
Auguste Comte dan Kontribusinya terhadap Kajian Sosiologi Dakwah: Auguste Comte dan Kontribusinya terhadap Kajian Sosiologi Dakwah
The sociology of da'wah is a field of science that studies social interaction in the context of the spread of religion and da'wah. In its development, the contribution of an important figure in sociological thinking became very significant. One of the figures who made a major contribution to the study of the sociology of preaching was Auguste Comte. One of the main concepts put forward by Auguste Comte was the three-stage concept of law. This research basically aims to provide in-depth insight and a wider understanding of the relationship between sociology and da'wah or the relationship between society and the spread of Islam, as well as the importance of using scientific methods in analyzing the role of da'wah in society. This research uses a library method with a library study approach, by collecting data from reading books, articles from journals, the internet, or other written literature as a basis for writing in this research. The findings in this research refer to Auguste Comte's law of three stages, namely: The first stage is the "theological stage", preachers at this stage use religious beliefs and explanations of supernatural powers in spreading religious teachings to society. The second stage “metaphysical stage” marks the transition from explanations of supernatural powers to more abstract explanations. Preachers at this stage use a more rational approach and are based on philosophical thinking to explain and preach about the Islamic religion to the public. And the third "positive stage" is a transition from rational philosophical-based explanations, which are more rational or scientific. Preachers at this stage use a scientific approach in preaching to spread the religion of Islam. The preachers explain and analyze the impact of religion on social life, the relationship between religion and political, economic, cultural power and the dynamics of social change related to religionSosiologi dakwah merupakan bidang studi yang mempelajari interaksi sosial dalam konteks penyebaran agama dan dakwah. Dalam perkembangannya, kontribusi seorang tokoh penting dalam pemikiran sosiologi menjadi sangat signifikan. Salah satu tokoh yang memberikan sumbangan besar dalam kajian sosiologi dakwah adalah Auguste Comte. Salah satu konsep utama yang dikemukakan oleh Comte adalah hukum tiga tahap. artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam dan pemahaman yang lebih luas tentang hubungan antara sosiologi dan dakwah, serta pentingnya penggunaan metode ilmiah dalam menganalisis peran dakwah dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan studi kepustakaan karena mengumpulkan data yang berasal dari buku, jurnal, internet, atau literatur tertulis lainnya sebagai landasan penulisan. Hasil temuan dalam penelitian ini yaitu: Pertama “tahap teologis”, Pendakwah pada tahap ini menggunakan keyakinan religius dalam menyebarkan ajaran agama kepada masyarakat. Kedua “tahap metafisik” menandakan peralihan dari penjelasan kekuatan gaib ke penjelasan yang lebih abstrak. pendakwah pada tahap ini menggunakan pendekatan yang lebih rasional dan berbasis pemikiran filosofis untuk menjelaskan dan berdakwah tentang agama Islam. Ketiga “tahap positif” pendakwah pada tahap ini menggunakan pendekatan ilmiah dalam berdakwah agama Islam. Mereka menganalisis dampak agama dalam kehidupan sosial, hubungan antara agama dan kekuasaan politik, serta dinamika perubahan sosial yang terkait dengan agama
MBKM: Wajah Baru Pendidikan Tinggi
Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Hal ini bertujuan untuk membina serta mendorong mahasiswa lebih menguasai berbagai macam jenis keilmuan yang akan sangat berguna tatkala memasuki dunia kerja. Kebijakan ini memberikan kesempatan serta kebebasan khususnya kepada para mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang ingin mereka ambil sesuai dengan minat, bakat, dan batasan kemampuannya. Program ini juga mengajak kepada seluruh mahasiswa yang ada di Indonesia agar menjadi lulusan yang kreatif, inovatif, dan adaptif
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Pada Kelompok A Di TK Wulele Sanggula II: Improving Children's Fine Motor Skills Through Collage Activities in Group A at Wulele Sanggula II Kindergarten
Motor development is the process by which children acquire the skills and movement patterns necessary to perform various physical activities. Early childhood education (PAUD) also plays an important role in detecting and providing early intervention for various developmental problems that may occur in children. This research focuses on describing children's fine motor skills through collage activities, which are designed to improve both aspects simultaneously. The research techniques used are observation and documentation. Observation allows researchers to see phenomena directly, while documentation provides additional data that can be analyzed further. The results of the research can be proven to be an effective method for improving children's fine motor skills and encouraging their creativity. This activity involves hand-eye coordination as well as various fine motor skills, such as arranging and gluing, which supports children's fine motor development.
ABSTRAK
Perkembangan motorik adalah proses di mana anak-anak memperoleh keterampilan dan pola gerakan yang diperlukan untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Pendidikan anak usia dini (PAUD) juga berperan penting dalam mendeteksi dan mengintervensi dini berbagai masalah perkembangan yang mungkin terjadi pada anak. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan kemampuam motorik halus anak melalui kegiatan kolase, yang di rancang untuk meningkatkan kedua aspek tersebut secara bersamaan. Adapun teknik penelitian yang di gunakan adalah observasi dan dokumentasi, Observasi memungkinkan peneliti melihat fenomena secara langsung, sementara Dokumentasi memberikan data tambahan yang bisa dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian yang di dapat terbukti bahwa metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dan mendorong kreativitas mereka. Aktivitas ini melibatkan koordinasi mata dan tangan serta berbagai keterampilan motorik halus, seperti menyusun dan menempel, yang mendukung perkembangan motorik halus anak
Penguatan Keterampilan Profesional Guru Melalui Pelatihan Pembuatan Modul Ajar di SMP Negeri 10 Parepare
Pengabdian kepada masyarakat ini berawal dari kendala yang dihadapi oleh para guru dalam pembuatan modul ajar. Banyak guru di UPTD SMP Negeri 10 Parepare yang hanya mengunduh modul ajar dari internet, tanpa membuatnya sendiri Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode transfer of knowledge kepada guru. Pengabdian ini dikemas dalam bentuk pelatihan. Kegiatan Pelatihan pembuatan modul ajar ini diikuti oleh 51 peserta dan terdiri dari tiga tahap, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. (4) Melalui kegiatan pelatihan pembuatan modul ajar di UPTD SMP Negeri 10 Parepare, para guru tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tetapi juga termotivasi untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran mereka. Dalam kegiatan ini, para guru dibekali dengan berbagai strategi dan teknik terbaru dalam penyusunan modul ajar, mulai dari pemilihan materi, penyusunan modul ajar, hingga evaluasi hasil belajar. Tidak hanya itu, pelatihan ini juga menjadi ajang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam mengajar
