1,720,971 research outputs found

    Studi produksi dan kualitas hijauan di lahan padang rumput UPT peternakan Universitas Andalas Padang

    Full text link
    The present research was aimed to study the quality of forages and productivity of pasture managed bythe teaching farm unit (UPT) of Andalas University by taking samples of forages from 8 paddocks.Samples of forages in fresh form were collected in 5 different sampling points of each paddock by usingquadrant plate meter of 0.5x0.5 m in size. The fresh samples were weighed and then sorted by plantspecies for identification of botanical composition. The samples were then remixed, dried and groundfor chemical analysis. Parameter measured included forage mass production, botanical composition,carrying capacity, DM and nutrient content of CP, CF and ash.Results shown that there were 12 kinds ofspecies grown at the pasture, i.e. 5 gramineae, 4 leguminosae and 3 kinds of browse.Nutrient content ofCP, CF and crde ash ranged from 7.2 to 18.7 %, 37.1 to 47.7 % and 6.6 to 10.0 % DM, respectively.Meanproduction of forages mass in fresh form of about 26.19 t/year with carrying capacities of 2.07AU/paddock. The total carrying capacity of the pasture was about16.1 AU/ha.Keywords: forage mass production, forages quality, pastur

    EVALUASI NUTRIEN PAKAN SAPI PERAH LAKTASI PRODUKSI SEDANG DI KOPERASI MERAPI SINGGALANG PADANG PANJANG SUMBAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrien ransum sapi perah laktasi sedang di Koperasi Merapi Singglang, Padang Panjang, Sumatera Barat. Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Merapi Singgalang Padang Panjang sumatera Barat dan Laboratorium Teknologi Industri Pakan Fakultas Peternakan Universitas Andalas pada bulan Mei sampai Agustus 2019. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalahseluruh bahan pakan konsentrat yang diberikan pada ternak sapi perah laktasi. Metode yang digunakan adalah metode survey dan turun langsung kelapangan, analisis data dilakukan secara deskriptif.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kandungan nutrisi pakan ternak sapi perah yang terdapat di bawah naungan atau wadah Koperasi Merapi Singgalang Padang Panjang yaitu Bahan kering 81.77%, Protein kasar 6.86%, Lemak kasar 2.76%, serat kasar 25.25%, BETN 34.72% dan abu TDN 73.03%.Hasil kandungan nutrisi tersebut memperlihatkan bahwa rataan kandungan bahan pakan pada lima kelompok peternakan relatif beragam. Hal ini diduga karena perbedaan jenis dan kualitas pakan yang diberikan pada masing-masing peternak. Kesimpulan dari penelitian yang sudah dilaksanakan adalah bahwa kandungan nutrien konsentrat sapi perah laktasi sedang di Koperasi Merapi Singgalang termasuk kategori cukup baik

    Botanical Composition And Biomassa Production Of Forages In Sentajo Raya, Kuantan Singingi District Riau

    Full text link
    This study aims to determine the type of forage that grows in Kuantan Singingi District. The research began with a survey (field observation and location determination) and then forages sampling in 5 Village, namely koto sentajo, kampung baru, muaro, pulau komang, geringging. Each District was taken 5 locations, each location was taken 4 point. Then proceed with the identification of the type forage. The tools used for forage sampling consisted of a 0.5 x 0.5 m2 quadrant, grass clippers, sickle, plastic bag size 10 and size 2 kg, sack, plastic rope, and stationery. Calculation of forage by percentage of forage, Calculation of forage production with the average of each village. The results showed that there were 11 types of forage, consisting of grass, legumes and weeds. The conclusion of this study is that the The most dominant forage growing in Sentajo Raya Subdistrict is of the type of grass/gramineae 82.01%, namely, Bede Grass (Brachiaria decumbens) 5.62% and Leguminosae 13.07%. The highest forage biomass production in the geringging 59.17 tons/ha/year. The highest nutrient content is 10.8 crude protein in the Kampung Baru

    OBSERVASI MOTILITY DAN VIABILITY SPERMATOZOA GALLUS-GALLUS DOMESTICUS KUANTAN SINGINGI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motilitas dan viabilitas spermatozoa ayam kampung yang ada di kecamatan Kuantan Tengah. Adapun materi yang digunakan adalah semen yang berasal ayam kampung yang diambil dari lima desa yang ada di kecamatan Kuantan Tengah, penelitian ini menggunakan metode pengamatan langsung dibawah mikroskop. Data hasil penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi kemudian dinarasikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan sel spermatozoa ayam kampung yang ada di kecamatan Kuantan Tengah memiliki kualitas yang baik dengan kosentrasi 1.440x106, motilitas 82,6%, viabilitas 93,6%, mortalitas 6,4% dan abnormalitas 1,6%. Spermatozoa ayam kampung dari kecamatan Kuantan Tengah layak dan dapat dijadikan sebagai semen segar untuk inseminasi buata

    Biomass Production and Nutrient Content Animal Feed in Kuantan Singingi District

    Full text link
           Forage is a major requirement in increasing ruminant livestock production. Kuantan Singingi Regency is a district that has quite a lot of grasslands whose production and quality of forage are unknown, so this study aims to determine the production and nutritional content of forages in Kuantan Singingi Regency. This research consisted of three stages, survey (field observation and location determination), forage sampling, and nutrient quality analysis. Forage samples were taken in 4 sub-districts, namely the Districts of Central Kuantan, Sentajo Raya, Gunung Toar and Kuantan Mudik. 5 locations were taken for each sub-district, 4 points for each location were taken. The tools used for forage sampling consisted of a 0.5 x 0.5 m2 quadrant, grass shears, sickle, plastic bags of size 10 and size 2 kg, sacks, plastic ropes, and stationery. The analysis of nutrient quality using forage samples in 4 districts using proximate analysis. Forage production data and forage nutrient content were statistically analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that there were differences in production and nutrient content in each sub-district P<0.05. Fresh biomass production showed a significant effect of P<0.05. Fresh forage production ranged from 111.67±16.45 Kg FW/ha/day, while dry forage production ranged from 23.80±5.29 Kg to 187.04±67.35 Kg. The conclusion of this study is that the production and nutritional content of forage in Kuantan Singingi Regency is relatively low, the production of DW/ha/day is 23.80-40.35 Kg, and the CP ranges from 7.85-10.55% DW

    KUALITAS FISIK DAN NUTRISI FERMENTASI JERAMI PADI DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS GULA

    Full text link
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan nutrisi jerami fermentasi dengan berbagai jenis penambahan gula. Penelitian terdiri atas tiga tahap yaitu survey, pengambilan jerami padi dan kualitas fisik dan nutrisi fermentasi jerami padi. Rancangan penelitian menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan  4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P0= Kontrol, P1= fermentasi jerami dengan penambahan gula pasir, P2= fermentasi Jerami dengan penambahan gula merah, P3= Fermentasi jerami dengan penambahan sirup marjan, P4= fermentasi jerami dengan penambahan  sari kurma. Parameter yang diamati adalah kualitas  fisik berupa warna, aroma/bau dan tekstur. Kualitas nutrisi berupa kandungan bahan kering, abu, serat kasar, protein kasar, lemak kasar dan BETN. Hasil penelitian memperlihatkan kualitas fisik fermentasi jerami padi berupa warna, aroma, tekstur dan suhu memperlihatkan perbedaan antara perlakuan P0 kontrol dengan P1, P2, P3 dan P4 dengan penambahan berbagai jenis gula. Begitu juga dengan kualitas nutrisi memperlihatkan kandungan yang berbeda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan terbaik pada kualitas fisik dan kualitas nutrisi yaitu perlakuan P4 dengan penambahan sari kurma, protein kasar 9.86% dan serat adalah 27.32%

    KOMPOSISI BOTANIS DAN PRODUKSI BIOMASA HIJAUAN DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI RIAU

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis hijauan yang tumbuh di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian diawali dengan survey (observasi lapang dan penentuan lokasi) kemudian pengambilan sampel hijauan pada 5 Desa yaitu desa Jake, Beringin, Pintu Gobang, Kari, Sungai Jering. Masing-masing Desa diambil 5 lokasi, setiap lokasi diambil 5 titik. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi jenis hijauan dan perhitungan produksi hijauan. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel hijauan terdiri dari kuadran 0,5 x 0,5 m2, gunting rumput, sabit, kantong plastik ukuran 10 dan ukuran 2 kg, karung, tali plastik, dan alat tulis. Perhitungan hijauan dengan persentase hijauan, perhitungan produksi hijauan dilakukan dengan rata rata tiap desa. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 14 jenis hijauan, yang terdiri atas rumput, legum, dan gulma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hijauan yang paling dominan tumbuh di Kecamatan Kuantan Tengah adalah dari jenis rumput/gramineae 66,71% yaitu rumput Bede (Brachiaria decumbens) 14,52% dan leguminosae 24,79%. Produksi biomas hijauan tertinggi di Desa Kari99,.95 ton/ha/th

    KOMPOSISI BOTANIS HIJAUAN PAKAN DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI RIAU

    Full text link
    Kabupaten Kuantan Singingi memiliki cukup banyak hijauan. Dipinggir jalan maupun di pinggir sungai kuantan terdapat banyak hijauan dan ternak sapi digembalakan. Hijauan merupakan kebutuhan utama dalam peningkatan produksi ternak ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis hijauan yang tumbuh di Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian diawali dengan survey (observasi lapang dan penentuan lokasi) kemudian pengambilan sampel hijauan pada 4 kecamatan yaitu Kecamatan Kuantan Tengah, Sentajo Raya, Gunung Toar dan Kuantan Mudik. Masing-masing Kecamatan diambil 5 lokasi, setiap lokasi diambil 4 titik. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi jenis hijauan. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel hijauan terdiri dari kuadran 0,5 x 0,5 m2, gunting rumput, sabit, kantong plastik ukuran 10 dan ukuran 2 kg, karung, tali plastik, dan alat tulis. Perhitungan hijauan dengan persentase hijauan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 16 jenis hijauan, yang terdiri atas rumput, legum dan gulma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hijauan yang paling dominan tumbuh di Kabupaten Kuantan Singingi adalah dari jenis rumput/gramineae 72,54 % yaitu, Rumput Pahit (Axonopus compresuss) 19,54%dan leguminosae 13,58%
    corecore