9 research outputs found

    Tubuh Perempuan dalam Karya Lukis Sebuah Komodifikasi Media

    No full text
    Abstract This paper is the result of result of research conducted by Emiliana Mariyah, I Made Suastika, Nyoman Kutha Ratna, I Wayan Redig, Tjok Udiana NP, I Komang Arba Wirawan with the title 'WOMEN BODY PAINTING WORKS IN A MEDIA commodification."Female body in art world often exposed to the interest of the of the embodiment of a work of art. Women's bodies are used as an object of art works from the past until now, and even very often exploited to the painting of that stily of tradition to a postmodern puppet figure. Women's bodies are then expressed in varius forms of creative works of art. In this research topic focused on the manifestation of the creative artist creating paintings with figures highlight the female body in various expressions of art. Keywords: Body of woman, painting, media commodificatio

    PERTUMBUHAN SENI RUPA PADA MASA LAMPAU DI INDONESIA

    No full text

    Fasad Museum Semarajaya Klungkung sebagai Tinggalan Arkeologi Kolonial

    No full text
    This research highlight the architectural study for façade of Museum Semarajaya. The aims for this research was to acknowledge the form, architecture style, and cultural elements that influenced this façade. Based on this research, I attempted to explain these issues, like how the form and architectural style, and what are these cultural influences. In order to solve these issues, I used some analysis such as qualitative, stylistical, and morphological analyisis and also used Architectural, acculturation, and diffusion theory to develop the research analysis result interpretation. This façade can be classified into Dutch colonial architectural style as an eclecticism style, which has mixed style between colonial and Balinese traditional style. Based on the field observation, there have cultural influences. Such as Balinese influence, seen by its traditional ornaments at the base of this building, also colonial influence by usage of Dutch colonial architecture elements.</jats:p

    100 tahun purbakala peradaban Bali-Nusra dalam perspektif arkeologi

    No full text
    Berbagai kajian arkeologi menunjukan bahwa dalam konteks kekinian nilai-nilai kehidupan masa lampau yang telah dibangun oleh kearifan lokal tenyata ke depan dapat digunakan untuk membangun bangsa yang berbasis budaya dan lingkungan hidup sehingga bangsa ini tidak tercerabut dari akar budaya leluhurnya. Dalam hal ini amat diperlukan suatu kajian yang profesional untuk memilih nilai-nilai yang bersifat konstrutif- fungsional

    Variasi Ikonografi Arca-Arca Perwujudan Perunggu Koleksi Museum Bali Dan BPCB Bali-Nusa Tenggara

    No full text
    The so called ‘’Dead Portrait’’ statues are kind of archaeological remains from the Hindu-Buddhist period that is very much encountered in Bali. So far the sculptures of the much-studied are the statues made from stones, while the bronze statues are still very little known. This study examines the iconographical variation and its causal factors on the so-called bronze dead portrait statues collection of Bali Museum and BPCB Bali-Nusa Tenggara. The author uses data collection methods such as observation, interview and literature study and data processing methods through the analysis of iconography, iconometry, iconoplastic, and iconology. The theory used to refine the interpretation of the results of the analysis is the Theory of Iconography and Iconology of Erwin Panofsky. Based on the research results found that there are variations of iconography among the bronze dead portrait collection of Bali Museum and BPCB Bali-Nusa Tenggara. The iconographic variations can be seen in the variety of jewelry, dress, body, and body postures. The iconography variation itself is caused by the ability and creativity of artists, social factors, and religious factors and beliefs.</jats:p

    Batung sel: salah satu desa megalitik berlanjut di Bali

    No full text
    Pemujaan kepada arwah nenek moyang adalah inti utama dari ciri megalitik yang bersifat universal ysng ternyata samapi sekarang masih berlanjur dikalangan Masyarakat megalitik tertent

    Seri penerbitan forum arkeologi vol. 11, no. 2, Desember 1999

    No full text
    Seri penerbitan forum arkeologi vol. 11 no. 2 ini membahas beberapa topik, yaitu. Perlakuan khusus wadah kubur Sarkofagus Sampiang. Pola hias peninggalan Megalitik Sumbawa (hubungan dengan alam kematian). Sarkofagus rangkap dari situs Samping, Gianyar Bali. Bali dalam lintasan budaya Asia pada akhir jaman prasejarah. Temuan genta perunggu di Desa Manistutu Negara. Struktur sosial masyarakat Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan Tabanan. Pertumbuhan seni rupa pada masa lampau di Indonesia

    TUBUH PEREMPUAN DALAM KARYA SENI LUKIS SEBUAH MODIFIKASI MEDIA

    No full text
    Tubuh perempuan dalam dunia seni kerap kali diekspos untuk kepentingan perwujudan suatu karya seni. Tubuh perempuan digunakan sebagai sebuah obyek karya seni lukis dari dulu hingga sekarang, dan bahkan sering sekali dieksploitasi menjadi lukisan-lukisan dari yang bergaya tradisi berupa figur wayang hingga yang postmodern. Tubuh perempuan tersebut kemudian diekspresikan dalam beragam bentuk karya cipta seni. Dalam topik penelitian ini difokuskan pada wujud dari seniman lukis dalam kreativitasnya mencipta lukisan dengan menonjolkan figur tubuh perempuan dalam berbagai ungkapan seninya. Perkembangan dunia ke arah globalisasi di segala bidang kehidupan meliputi bidang politik, teknologi, ekonomi, sosial dan budaya telah membawa banyak dampak baik positif maupun negatif. Perkembangan era globalisasi tersebut kenyataannya dapat memacu kemajuan yang sangat pesat terhadap perkembangan suatu bangsa yang dapat menyentuh segala bidang kehidupan. Hal tersebut mengarah pada terjadinya suatu komodifikasi pada hasil-hasil karya seni lukis yang diciptakan para seniman. Dalam topik ini penulis fokuskan pembahasan pada sudut pandang kajian budaya dengan menyoroti pada komodifikasi media yang dalam hal ini berbentuk sebuah lukisan dengan figur tubuh perempuan. Berdasarkan uraian yang dipaparkan dalam sub latar belakang, maka permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana bentuk komodifikasi media tubuh perempuan dalam karya seni lukis di Bali? Kemudian Bagaimana proses komodifikasi tubuh perempuan dalam karya seni lukis ? setelah itu Bagaimana makna komodifikasi tubuh perempuan dalam karya seni lukis di Bali? Bentuk komodifikasi media tubuh perempuan dalam karya seni lukis, jika mengacu pada pemikiran pada paragrap di atas, tentunya akan banyak bermunculan karya-karya seni yang mengambil bentuk tubuh wanita sebagai media informasi atas pencitraan senimannya dan juga identitas senimannya ketika mengekspresikan ide-ide kreatifnya untuk menunjang kehidupan perekonomian seniman. Dengan demikian, mengacu pada istilah banalitas bahwa seniman dan hasil karya yang diciptakan tidak lagi memikirkan keindahan seni belaka namun bagaiman seni dan hasil karya seni tersebut dapat dikomersialisasikan agar laku di pasar. Oleh karena itu bermunculkah beragam bentuk ekspresi ide dan kreativitas seniman untuk menampilkan bentuk tubuh perempuan sebagai media eksplorasi dalam bentuk lukisan yang akhirnya dapat menarik pasar. Berdasarkan uraian tersebut di atas, dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, bentuk komomodifikasi tubuh perempuan dalam karya seni lukis sebagai pencitraan seniman memberikan pengaruh yang besar terhadap ide-ide mencipta. Sebagai media komodifikasi sebuah karya seni lukis memiliki pemaknaan yang luas dan memiliki kebebasan dalam memberikan interpretasi. Dengan demikian memunculkan suatu produk komoditi yang dilatarbelakangi dengan nilai rasa yang dimiliki oleh konsumennya. Dilain pihak, tubuh perempuan dalam karya seni lukis dijadikan komoditas kepentingan ekonomi yang didasarkan pada konstruksi sosial dan idiologi tertentu yang dimunculkan oleh seniman ketika mencipta. Hal ini artinya, penggunaan tubuh perempuan melalui komodifikasi media lukisan sebagai salah satu ajang pornografi merupakan sesuatu yang dipolitisasi untuk tujuan ekonomi dengan aturan-aturan yang telah dimodifikasi berdasarkan kepentingan pasar. Kata kunci: tubuh perempuan, komodifikasi, dan medi
    corecore