1,721,092 research outputs found
THE WRITING TASK OF ENGLISH TEXTBOOKS FOR SEVENTH GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL
ABSTRAK
Indri Mawaranti, (2018).an Evaluation of Writing Task in English
Textbooks for Seventh Graders Students of Junior High School in
Bengkulu. Departmet of English Post Graduate Program Bengkulu
University. Supervisor Dr. Azwandi,Dip. TESL., M.A and Co- Supervisor Dr. I Wayan Dharmayana, M.Psi
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif qualitatif. Tujuan penelitian ini
adalah mengevaluasi latihan writing pada buku teks bahasa inggris
untuk SMP kelas 1 Kota Bengkulu . Data penelitian ini adalah buku
teks bahasa inggris dengan judul “When English Rings a Bell” terbitan
Kemendikbud dan “Practise Your English Competence” terbitan
Erlangga. Instrument yang digunakan adalah kuisioner ceklist.
Responden penelitian ini adalah delapan guru bahasa inggris kelas 1 di
SMP 11, SMP 1, SMP 7 dan SMP 3 di Kota Bengkulu. Data
dikumpulkan melalui kuisioner yang didistribusikan ke guru Bahasa
Inggris. Kuisioner ceklis penelitian menggunakan Skala Likert yang
terdiri dari lima skala. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam buku
bahasa inggris “When English Rings a Bell” yang memenuhi kriteria
tugas menulis menurut Raimes dalam kategori cukup dengan
persentase mendekati 50% karena hanya enam kritera dari empat
belas kriteria standar menurut Raimes. Enam kriteria tersebut adalah
dictation, filling in the blank, question answer, summary writing free
composition in writing, and write the text based on the topic provided.
Sedangkan dalam buku “Practise Your English Competence”
persentasenya hampir 30% karena hanya memenuhi empat kriteria
dari empat belas kriteria menurut Raimes. Empat kriteria tersebut
adalah filling in the blank without translation, sentence ordering,
addition, and cloze test. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tipe
penugisan menulis pada buku “When English Rings a Bell” ada dalam
kategori cukup, sedangkan tipe penugisan menulis pada buku “Practise
Your English Competence” ada dalam kategori kurang. Kata Kunci : Evaluasi buku teks, aktifitas menulis, Raime Teori
Kompetensi emosi dan keterikatan siswa pada sekolah (school engagement) prediktor penting prestasi akademik siswa unggul
PENERAPAN BERMAIN PLAY DOUGH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS MEMBENTUK PADA ANAK DI KELOMPOK BERMAIN PAUD MUARA KASIH KECAMATAN KOTA MANNA
Alasan diadakan penelitian ini adalah bahwa: Rendahnya kreativitas anak, guru lebih mengutamakan kemampuan akademis, guru membiarkan anak bermain sendiri tampa arahan, guru hanya menggunakan media yang tersedia. Tujuan penelitian secara umum adalah untuk mengetahui peningkatan kreativitas membentuk pada anak melalui penerapan bermain play dough di Kelompok bermain PAUD Muara Kasih Kecamatan Kota Manna. Tujuan khusus penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan kretivitas membentuk pada anak melalui bermain play dough dengan cetakan, untuk mengetahui peningkatan kretivitas membentuk pada anak melalui bermain play dough dengan kreasi anak sendiri. Metode penelitian adalah menggunakan metode penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penerapan bermain play dough dengan cetakan dapat meningkatkan kreativitas membentuk pada anak, ini dibuktikan dengan keberhasilan anak Pada siklus I dengan katagori nilai sangat kreatif mencapai 30,88%, anak yang kreatif 38,24%. Peningkatan kreativitas anak pada siklus I adalah 69,12%. Penerapan bermain play dough dengan kreasi anak sendiri dapat meningkatkan kreativitas membentuk pada anak, ini dibuktikan dengan keberhasilan anak Pada siklus II dengan katagori nilai sangat kreatif mencapai 39,70%, anak yang kreatif 42,71%. Keberhasilan kreativitas anak pada siklus II ini sudah mencapai 82,35%. Kesimpulannya adalah terjadi peningkatan yang signifikan hasil penelitian penerapan bermain play dough untuk meningkatkan kreativitas membentuk pada anak dari siklus I hanya 69,12% sedangkanpada siklus II sudah mencapai 82,35%
The Effect of Guided Imagery Techniques to Decrease Students’ Anxiety in Group Counseling Activities
MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR DAN HALUS MELALUI TARIAN TRADISIONAL JARANAN DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) TUNAS BANGSA KABUPATEN SELUMA
Permasalahan dalam penelitian ini adalah” Apakah dengan menarikan Tarian Tradisional Jaranan dapat Mengembangkan Motorik Kasar dan Halus Anak kelompok A Tunas Bangsa Kabupaten Seluma ?” Penelitian ini bertujuan untuk Mengembangkan Motorik Kasar dan Halus anak melalui Tarian Tradisional Jaranan.Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus,pada setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan dengan tahapan sebagai berikut: a).Perencanaan, b). Tindakan, c). Pengamatan, d). Refleksi. Subjek penelitian berjumlah 27 orang anak kelas A PAUD Tunas Bangsa di Kabupaten Seluma.Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi dan Dokumentasi. Selanjutnya hasil yang di peroleh di analisis dengan . Penenlitian ini menunjukan adanya pengembangan pada motorik anak setelah di terapkanya melalui tarian tradisional jaranan. Analisis data dilakukan dengan cara dinilai seluruh siswa di jumlahkan dan di rata-rata kemudian dibandingankan antara hasil siklus pertama dengan siklus ke dua. Selisih rata-rata nilai dari siklus pertama dan kedua di persentasekan. Hasil penelitian menunjukan perbandingan rata-rata nilai dari siklus satu ke siklus dua yaitu 84,40% meningkat menjadi 90% artinya pengembangan motorik kasar dan halus anak pada anak PAUD Tunas Bangsa meningkat dengan baik yaitu 5,6 %. Disarankan dalam pembelajaran pada anak harus menarik dan menyenangkan sehingga anak aktif terlibat dalam pembelajara
PENGARUH LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) TERHADAP PEMAHAMAN SISWA TENTANG DAMPAK PERILAKU SEKS BEBAS PADA SISWA KELAS VIII 4 DI SMP N 3
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh layanan informasi
dengan media teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap pemahaman
siswa tentang dampak perilaku seks bebas pada siswa kelas VIII 4 di SMP N 3
Kota Bengkulu. Peneliti ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitia ini
menggunakan teknik purposive sampling dengan Desain penelitian one group
pretest dan posttest design, dengan Sampel penelitian berjumlah 31 orang dari
kelas VIII 4 tahun ajaran 2019/2020 yang memiliki pemahaman tentang dampak
perilaku seks bebas dalam kategori sedang. Teknik pengumpulan data dalam
penelitian ini menggunakan angket pemahaman tentang dampak perilaku seks
bebas. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui terdapat peningkatan pemahaman
siswa tentang dampak perilaku seks bebas dengan layanan informasi. Hasil
analisis data pretest pada siswa setelah diberikan layanan informasi dengan
menggunakan uji t paired sampel test. Dengan nilai t = -23,826 (p< 0,05). Maka
dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara layanan informasi dengan media
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap pemahaman siswa tentang
dampak perilaku seks bebas di SMP N 3 Kota Bengkulu.
Kata kunci : Layanan informasi, Pemahaman, Bahaya seks beba
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
