6 research outputs found
PENERAPAN KEGIATAN PERCOBAAN SAINS SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK TK B
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi pada saat pretest bahwa kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Desa Tugu Kabupaten Indramayu belum berkembang dengan optimal. Kemampuan kognitif anak usia 5-6 perlu diperhatikan karena pada usia tersebut anak akan dipersiapkan memasuki jenjang yang lebih tinggi yaitu Sekolah Dasar sehingga membutuhkan keterampilan yang baik dalam proses berfikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui percobaan sains sederhana. Metode percobaan sains sederhana dirasa cocok karena anak usia dini senang dengan aktivitas eksploratif, mengenal sesuatu yang baru dan menarik, serta melibatkan dirinya sendiri dalam melakukan percobaan. Partisipan pada penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di Desa Tugu Kabupaten Indramayu dengan jumlah 10 anak.
Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen, pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada pretest yaitu sebelum diberi perlakuan dan posttest setelah diberi perlakuan dan data diolah dengan pendekatan kuantitatif dengan bantuan program Microsoft Excel 2010. Tindakan yang diberikan melalui 2 pembelajaran percobaan sains sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pretest dan posttest kemampuan kognitif anak menunjukkan bahwa terdapat selisih sebesar 7,7, dimana rata-rata nilai posttest lebih tinggi dibandingkan nilai pretest. Hasil analisis Paired Sample T-test menunjukkan T hitung sebesar 10,661 dan T tabel sebesar 0,444 sesuai ketentuan dari uji hipotesis apabila –t tabel < t hitung < t tabel maka Ho diterima, jika sebaliknya maka Ho ditolak, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima dimana terdapat peningkatan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di Desa Tugu Indramayu setelah diberi perlakuan percobaan sains sederhana.
kata kunci: Kemampuan kognitif ank, anak usia 5-6 tahun, percobaan sains sederhana
This research is based on the observation of the pretest that the cognitive abilities of children aged 5-6 years in Tugu Village, Indramayu Regency had not developed optimally. The cognitive abilities of children aged 5-6 need to be considered because at that age the child will be prepared to enter a higher level, namely Elemantaru School so that it requires good skills in the process of thinking. This study aims to improve cognitive abilities of children aged 5-6 years through simple science experiments. Simple science experimental methods are deemed suitable because early childhood are happy with exploratory activities, recognize something new and interesting, and involve themselves in conducting experiments. Participants in this study were 10 children aged 5-6 years in Tugu Village, Indramayu Regency.
This study used a pre-experimental method, data collection was carried out through observation at the pretest, namely before being given treatment and posttest after being treated and the data was processed with a quantitative approach with the help of the Microsoft Excel 2010 program. Actions were given through 2 simple science experiment learning. The results showed that the average pretest and posttest of children's cognitive abilities showed that there was a difference of 7.7, where the average posttest score was higher than the pretest score. The result of Paired Sample T-test analysis shows that T count is 10.661 and T table is 0.444 according to the provisions of the hypothetical test if - t table <t count <t table then Ho is accepted, otherwise Ho is rejected, thus it can be concluded that Ho is rejected and H1 was accepted where there was an increase in cognitive abilities of children aged 5-6 years in Tugu Indramayu Village after being given a simple science experiment treatment.
Key words: Children's cognitive abilities, children aged 5-6 years, simple science experiment
ANALISIS PEMASARAN KUBIS (Brassica oleracea L.) (Studi Kasus Di Kelompok Tani Bumi Jaya 01 Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang)
Cabbage is one of the agricultural commodities that is perishable, so it must be immediately distributed to consumers through the marketing process. The length of a marketing channel can affect marketing margins, farmer's share, profit to cost ratio, and marketing efficiency. The aims of this study is to determine the marketing channels, marketing margins, farmer's share, and profit to cost ratio, and the efficiency of marketing channels. The research method used is descriptive method and the determination of the location of research carried out purposively. Determination of farmer respondents using the census method and determination of trader respondents to consumers using the snowball sampling method. Based on the results of the study there are four cabbage marketing channels in the Bumi Jaya 01 Farmers Group Kaponan Village, Pakis District, Magelang Regency, namely zero level channels (farmers-consumers), first level channels (farmers- retailers-consumers), second level channels (farmers-collectors-retailers-consumers), and third-level channels (farmers-collectors-wholesalers-retailers- consumers). Marketing margins, farmer's share, and profit to cost ratio for each channel, for level 0 channels are Rp. 0/kg, 100%, and Rp. 4,16/kg, level 1 channels are Rp. 400/kg, 77,14%, and Rp. 5,29/kg, level 2 channels are Rp. 1.225/kg, 36,25%, and Rp. 2,26/kg, level 3 channels are Rp. 2.825/kg, 19,29% and Rp. 5,21/kg. In the zero level and first level marketing channels the efficiency of marketing is efficient based on the calculation of marketing margins, farmer's share, and profit to cost ratio.
Keywords: marketing channels, margins, farmer’s share, efficiency, cabbag
Pengembangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Baru Melalui Kemitraan
Pendidikan Tinggi Islam di Indonesia telah mengikuti dinamisasi perubahan sejalan dengan perubahan zaman, seperti dengan cara reformasi kurikulum dan revisi visinya untuk menjadi lembaga pendidikan yang modern. Tantangan global untuk mewujudkan sustainable development goals mengharuskan perguruan tinggi mengambil peran sentral. Mengembangkan perguruan tinggi baru merupakan suatu tantangan berat yang harus dihadapi oleh pengelola. Berbagai upaya dilakukan untuk menemukan strategi jitu agar perguruan tinggi yang telah didirikan dapat berkembang sesuai dengan harapan. Menyikapi tantangan yang tidak mudah tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Islam (STIEBI) Al-Azhar memandang perlu untuk merumuskan strategi terutama strategi promosi pengembangan perguruan tinggi yang mendukung untuk memaksimalkan pencapaian target penerimaan mahasiswa baru. Pengabdian masyarakat yang dilakukan di STIEBI Al-Azhar sebagai bentuk respon terhadap kebutuhan perguruan tinggi tersebut dalam menghimpun berbagai informasi tentang pengembangan perguruan tinggi. Kegiatan diikuti pembina yayasan, pejabat struktural dan dosen STIEBI Al-Azhar Bukittinggi yang berjumlah 8 orang dengan menggunakan metode diskusi. Kegiatan in merumuskan pelaksanaan promosi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah melalui pola kemitraan
EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BANDUNG KAREES TAHUN 2009-2014
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penagihan pajak dan kontribusinya terhadap penerimaan pajak. Objek dalam penelitian ini adalah KPP Pratama Bandung Karees selama periode tahun 2009-2014.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penulis menggunakan metode deskriptif dalam penelitian ini adalah untuk menggambarkan efektivitas penagihan pajak dan kontribusinya terhadap penerimaan pajak di KPP Pratama Bandung Karees tahun 2009-2014. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif rasio. Analisis rasio yang digunakan adalah rasio efektivitas dan rasio kontribusi.
Hasil penelitian penagihan pajak dengan Surat Teguran dan Surat Paksa di KPP Pratama Bandung Karees tergolong tidak efektif dan kontribusi penagihan pajak terhadap penerimaan pajak tergolong sangat kurang. Hal tersebut dikarenakan Penanggung Pajak tidak mengakui adanya utang pajak, tidak mampu melunasi utang pajak, mengajukan permohonan angsuran pembayaran karena kondisi keuangan tidak memungkinkan jika dibayarkan sekaligus, mengajukan keberatan atas jumlah tunggakan pajak, dan Penanggung Pajak lalai. Saran untuk KPP Pratama Bandung Karees agar dapat membuat suatu target penyelesaian atas setiap kasus tunggakan pajak yang ada. Hal tersebut diharapkan bisa membuat kinerja seksi penagihan pajak lebih baik lagi, sehingga jumlah tunggakan pajak bisa berkurang.
---------- This study aims to analyze tax billing effectiveness and contribution of the tax revenue. The object in this study is KPP Pratama Bandung Karees during the period 2009-2014.
This study employs descriptive method. The author used it was to describe the tax billing effectiveness and tax revenue contribution in KPP Pratama Bandung Karees the period 2009-2014. The data analysis used is ratio descriptive. The ratio analysis used were effectiveness ratio and contribution ratio.
The results tax billing effectiveness with a reprimand letter and forced letter in KPP Pratama Bandung Karees during the period 2009-2014 it is ineffective and tax billing contribution of the tax revenue it is very less. It were because the tax insurer does’t recognize the existence of tax debt, unable to pay off tax debt, apply for installment payment because of financial conditions does’t allow if paid all at once, filed an objection to tax arrears and it negligent. The suggestion to KPP Pratama Bandung Karees can be make a completion targets for any tax arrears cases. It was expected can be make tax billing section will be better again, so that of the tax arrears can be reduced
Universita degli Studi - L'Aquila Facolta di Economia Dip. di Sistemi ed Istituzioni per l'Economia *****
In this short pa er, (Kula tila ka , 1988) model of FMS ma na'G ent is reinterpreteda sa rea options dyna mic progra ming (DP) version of tr a itiona l Cost Volume Profit (CVP)a na lysis. Numerica exa ples replica e results reported in cha ter 4exa ple 1.H.a nd cha ter 7 of (Dixit a d Pindyck, 1994). Moreover,a di#erent version of (Kula tila ka , 1988) numerica exa ple is a a yzed. Results include not only the va lue of the flexiblepla nt, decomposed into its ba se va luea nd the va lue of the flexibility options (na melya ba ndonment option, production mode switching option, mothba lling optiona nd wa iting to invest option), buta lso mode bounds (threshold curves)a re derived not only for the beginning time but a lso for the whole life of the project. In conclusion, thispa per shows how much powerful is Kula tila ka 's Genera l Rea l Option Pricing Model (GROPM) in rea ching through simple numerica l methods resultstha t others, e.g. (Dixita nd Pindyck, 1994), get through very di#cult symbolic stocha stic a gebr a JEL classification code:G13, G31. # A previous version of this paper was circulatedun4 r the title Kulatilaka '88 as a CVP Analysis in a Real Options Framework: A Review, GAUSS tm Codes and Numerical Examplesan d it is posted on http://papers.ssrn .com. The author wishes to than k participan ts to AFFI 2001, Namur, E; occon i Corporate Fin an ce Autumn 2001 Meetin g,Milan , Ita; EWGFM Autumn 2001 Haarlem, NL; Giardin o Giusti Semin ars Autumn 2001, Veron a, Ita for helpful commen ts an d suggestion s. The usual disclaimer applies
Determinan Sustainabilitas Lembaga Keuangan Mikro Syari’ah dan Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Agam
This study aims to analyze the determinants of the sustainability of Islamic microfinance institutions and efforts to reduce poverty in Agam district. Islamic microfinance institutions in this study are limited to Baitul Maal wa Tamwil in Agam Regency with a sample of 31 BMTs that existed until 2019. The method used is the mix method. Quantitative analysis uses Smart PLS 3.0 software as a data processing tool. Qualitative analysis uses interviews as a data collection tool. The results showed that management, human resources and culture were determinants of BMT sustainability in Agam District. This study also provides an analysis that BMT is an instrument that can be used in poverty alleviation in Agam District. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penentu sustainabilitas (keberlanjutan) lembaga keuangan mikro syariah dan upaya dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Agam. Lembaga Keuangan Mikro Syariah dalam penelitian ini dibatasi pada Baitul Maal wa Tamwil (BMT) yang ada di Kabupaten Agam dengan sampel sebayak 31 BMT yang ada sampai tahun 2019. Metode yang digunakan adalah mix method. Analisis kuantitatif mengunakan software Smart PLS 3.0 sebagai alat pengolahan data. Analisis kualitatif menggunakan wawancara sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen, SDM dan Budaya merupakan faktor penentu sustainabilitas BMT di Kabupaten Agam. Penelitian ini juga menyatakan bahwa BMT merupakan salah instrumen yang dapat digunakan dalam hal penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Agam
