5,712 research outputs found

    Pengajian Tasawuf Guru Ahmad Humaidi Pada Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah Kapuas

    No full text
    Pengajian merupakan salah satu lembaga pendidikan non-formal yang ada pada masyarakat sebagai tempat dalam menuntut ilmu mengenai pemahaman tentang agama Islam untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Swt. serta mewujudkan rahmat bagi semesta alam. Karena di dalamnya memberikan penghayatan, pengetahuan, dan bimbingan sikap dan perilaku yang baik sesuai norma-norma Islami. Kehadiran pengajian dikalangan masyarakat cenderung terus meningkat dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menunmbuhkan kesadaran dalam beragama. Pengajian tasawuf yang disampaikan oleh guru Ahmad Humaidi banyak sekali dihadiri oleh masyarakat, bahkan masyarakat dari luar juga mengikuti pengajian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengajian tasawuf guru Ahmad Humaidi pada Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah Kapuas dan menganalisa ajaran tasawuf guru Ahmad Humaidi pada Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah Kapuas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) serta menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengajian tasawuf guru Ahmad Humaidi pada Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah Kapuas. Pengajian tasawuf Guru Ahmad Humaidi di Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah ini dilaksanakan setiap hari Jum’at sore menjelang sholat Maghrib, dimulai dari sekitar pukul 17.00 WIB. Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah Kapuas yang beliau pimpin ini memiliki slogan “Berdiri bebas diatas semua golongan”. Pengajian di Majelis Ta’lim ini diadakan secara rutin setiap hari Jum’at, dan biasanya libur ketika menjelang bulan suci Ramadhan. Dalam pengajian di majelis ta’lim ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan sesekali menggunakan pola tanya jawab searah. Majelis Tadzkir Wat Ta’lim Asshalawatiyyah ini berlandaskan kepada pemahaman dan akidah ahlusunnah wal jamaah, Tauhid ala manhaj asy’ariyyah dan maturidiyyah, fiqih ala manhaj syafiiyyah, serta Tasawuf mengacu kepada paham Abu Hâmid bin Muhammad al�Ghazali. Pada saat penelitian ini berlangsung kitab yang dikajikan adalah kitab Maraqi Al-'Ubudiyyaah, kitab ini adalah karya dari asy-Syeikh Muhammad an�Nawawi al-Bantani al-Jawi. Pengajian ini bersifat terbuka untuk umum, baik jamaah laki-laki maupun perempuan. Pengajian ini mempunyai corak pengajian tasawuf akhlâqiy dan tasawuf ’amali

    Bupati independen dari petani untuk petani

    No full text
    Buku karya penulis Ahmad Humaidi setebal 404 halaman menceritakan tentang kisah perjalanan hidup Suherman yang berasal dari keluarga petani. Mulai perjalanan kecil hingga suami dari Hj. Susilawati itu sukses menggapai cita-cita sebagai seorang bupati untuk memperjuangkan nasib petani. Dalam intisari bacaan, buku ini juga menggambarkan bagaimana kehidupan keluarga Suherman, sosok masa kecil, remaja, dewasa hingga pergaulannya yang merakyat ketika menjabat seorang kepala daerah. Terbukti perjalanan tersebut mencapai puncaknya dari seorang birokrat berkembang menjadi seorang politisi hingga akhirnya memimpin RL selama 2 periode

    The Effectiveness of Free Translation in Teaching Reading

    No full text
    Humaidi, Ahmad. 2017. The Effectiveness of Free Translation in Teaching Reading. Thesis, English Education Department. Faculty of Tarbiyah and Teachers Training.Advisors: (I). Dr. RidhaFadillah, M. Ed., (II) Puji Sri Rahayu, M.A Keywords: Free Translation, Teaching Reading, Effectiveness This researchwas aimed to helping the students improve the reading score with another strategy compared with conventional strategies. Then, when get the data, the researcher chose quasi experimental research who need 5 meetings including pretest, treatment, and posttest for experiment class, 2 meetings including pretest and posttest for control class. This research is an Experiment research who conducted in SMAN 1 Marabahan, XI Science grade. Then, the researcher took 25 students from Experiment class, and 29 students from Control class.The instrument used to get the data is test who consisting 10 questions multiple choices. The finding showed that the mean score of the pretest ofexperimental class was 71,20 and 79,66 for control class. And the mean score of the posttest of experimental group was 86,80 and 85,17 for control group. With the help of SPSS 23, the researcher found t value of posttest was 3,607 which higher from critical value df 52. It means significant difference between students who are taught by free translation compared students who are taught without free translation in XI Science grade of SMAN 1 Marabahan. vii ABSTRACT Humaidi, Ahmad. 2017. Efektifitas Terjemahan Bebas dalam Pembelajaran Membaca. Tesis, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: (I). Dr. Ridha Fadillah, M. Ed., (II) Puji Sri Rahayu, M.A Kata Kunci: Terjemahan Bebas, Pembelajaran Membaca, Efektifitas Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa meningkatkan nilai membacanya dengan strategi yang lain dibandingkan dengan strategi yang biasanya. Kemudian, ketika mengumpulkan data, peneliti memilih penelitian semu eksperimen yang memerlukan 5 pertemuan termasuk tes awal, perlakuan, dan tes akhir untuk kelas eksperimen, 2 pertemuan termasuk tes awal dan tes akhir untuk kelas kontrol. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan di SMAN 1 Marabahan, kelas XI IPA. Kemudian, peneliti mengambil 25 siswa dari kelas eksperimen, dan 29 siswa dari kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda. Temuan ini menunjukan bahwa nilai rata-rata tes awal kelas eksperimen adalah 71,20 dan 79,66 untuk kelas kontrol. Dan nilai rata-rata tesakhir kelas eksperimen adalah 86,80 dan 85,17 untuk kelas kontrol. Dengan bantuan SPSS 23, peneliti menemukan nilai t tes akhir 3,607 yang mana lebih tinggi dari nilai kritis df 52. Yang artinya memberikan perbedaan berati diantara siswa yang belajar dari penerjemahan bebas dibandingkan dengan siswa yang belajar tanpa penerjemahan bebas di kelas XI IPA SMAN 1 Marabaha

    Implementation of KH Ahmad Dahlan's educational thoughts in the merdeka curriculum

    No full text
    This research aims to see how the thoughts of KH Ahmad Dahlan are implemented in the kurikulum merdeka that is being promoted by the government through KEMDIKBUDRISTEK. The research method used is a literature review where the author collects data on the educational thoughts of KH Ahmad Dahlan, independent curriculum and discusses how it is implemented. The results of the study show that the thoughts of KH Ahmad Dahlan are implemented in the independent curriculum in several aspects including: in the education system, namely the integration of religious and Scientific knowledge curricula, in the aspect of educational goals, namely the formation of students who are religiously knowledgeable and intelligent in insight and scientific views which are reflected in the Pancasila student profile, in terms of technical implementation, namely indications of pending development of educational implementation, in terms of learning methods namely contextual learning which is reflected in intracurricular and cocurricular learning models on independent curriculum. In addition to these four aspects, both KH Ahmad Dahlan and the concept of independent curriculum focus on developing students both individually and socially. The implication of this research is the formation of educational institutions that truly become an answer to the needs of students in facing the development of time, not just schools as a formality to get a diploma. As for educators, they should be more open-minded so that they are ready to develop and ready to become a solution for student development

    Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Kependidikan Islam-Bimbingan dan Konseling Islam

    No full text
    Ahmad Humaidi, 2015. Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin. Skripsi, Jurusan Kependidikan Islam-Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing : Surawardi, M.Ag Penelitian ini bertuujuan untuk mengetahui implementasi layanan bimbingan dan konseling di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin dan untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi implementasi layanan bimbingan dan konseling tersebut. Subjek penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin yang berjumlah dua orang. Sedangkan objek penelitiannya adalah implementasi layanan bimbingan dan konseling di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin, dan apa saja faktor yang mempengaruhi implementasi layanan bimbingan dan konseling tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian tersebut bahwa implementasi layanan bimbingan dan konseling di sekolah tersebut berupa pelaksanaan berbagai macam layanan bimbingan dan konseling yaitu : a. layanan layanan orientasi berupa kegiatan MOS (Masa Orientasi Sekolah) pengenalan kepada siswa tentang lingkungan sekolah secara keseluruhan, tata tertib, aturan sekolah. b. layanan informasi yang dilakukan seiring dengan pelaksanaan layanan orientasi di sekolah tersebut. c. layanan penempatan dan penyaluran, yaitu penempatan dan penyaluran siswa ditepat praktik magang, juga penempatan dan penyaluran yang terkait jurusan yang dipilih serta, kegiatan ekstrakulikuler, d. layanan pembelajaran melalui pemberian RPL, pemberian nasihat, pengarahan serta informasi seperti kiat/tips dalam meningkatkan motiwasi atau semangat belajar siwa, cara belajar yang baik dan efektif. e. layanan konseling perorangan atau konseling individual yang dilakukan berdasarkan inisiatif atau kemauan siswa itu sendiri dengan datang langsung ke ruangan bimbingan dan konseling. f. layanan bimbingan kelompok yang dilakukan dengan cara masuk ke kelas dengan memberikan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) kepada siswa yang berkaitan dengan bidang bimbingan pribadi, sosial, karir dan belajar. Adapun faktor yang memengaruhi implementasi layanan bimbingan dan konseling di SMK Muhammadiyah 3 Banjarmasin yaitu: a. faktor guru bimbingan dan konseling dilihat dari segi latar belakang pendidikan, kepribadian berupa sikap yang dimiliki guru bimbingan dan konseling, serta pengalaman kerja b. faktor peserta didik yaitu berkaitan dengan inisiatif atau kemauan siswa itu sendiri untuk diberikan layanan bimbingan dan konseling juga guru bimbingan dan konseling yang aktif dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling c. faktor sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah tersebut seperti adanya ruang bimbingan dan konseling, serta perlengkapan bimbingan dan konseling lainnya seperti tersedianya buku-buku bimbingan dan konseling di sekolah

    The properties of sustainable fired clay bricks incorporating eggshell and recycled glass waste / Ahmad Humaidi Abu Hanifah, Natasha Ahmad Nawawi and Maryam Mohammad

    No full text
    Fired clay bricks have been integral to construction for centuries, valued for their inherent strength and durability. However, the substantial energy demands and greenhouse gas emissions from the high-temperature brick firing process pose pressing environmental concerns. The scarcity of quality clay deposits for brickmaking has also raised fears of resource depletion. Eggshells, comprised of nearly 95% calcium carbonate, undergo a chemical transformation during firing that enhances compressive strength and reduces porosity in bricks. A recent study showed that using eggshell waste to replace clay in brick is positive. Meanwhile, soda lime silica, produced by recycling waste glass, forms a protective glaze-like coating on brick surfaces, lowering required firing temperatures and improving thermal insulation. Different eggshell powder concrete bricks were developed by replacing 0%,5%, and 10% in the clay and soda lime silica mixture to find the best composition of the brick with the desired properties. The enhanced performance of these bricks can be attributed to the inclusion of eggshells in the clay and soda lime silica mixture. As a result, the green approach conserves natural resources while meeting sustainability goals, charting a new course for environmentally responsible brick manufacturing. The findings highlight the potential of utilising eggshells to enhance the properties of clay bricks to improve their characteristic and mitigate waste reduction associated with the egg industry. The study suggests that incorporating eggshell waste into burned clay bricks improves properties and offers a sustainable approach to waste management

    PESAN MORAL DALAM FILM PENDEK “SINGSOT” (Analisis Wacana Teun A. Van Dijk)

    No full text
    ABSTRAK Ahmad Humaidi, NIM 17.12.11.037, PESAN MORAL DALAM FILM PENDEK SINGSOT (Analisis Wacana Teun A. Van Dijk). Skripsi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta.2022. Film merupakan salah satu media massa dan media komunikasi yang bersifat audio visual yang berperan menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok khalayak. Film merupakan media komunikasi yang mengandung unsur pesan moral. Moral adalah segala tindakan yang dilakukan seseorang untuk sesuatu yang boleh dan tidak boleh dilakukan.kurangnya pendidikan moral terhadap seseorang menyebabkan moral menjadi buruk sehingga merugikan diri sendiri dan orang lain. Terkait hal tersebut dalam sebuah karya film pasti adanya sebuah pesan moral yang terkandung di dalamnya salah satunya ialah Patuh terhadap orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dampak dar sifat keras kepala dan tidak patuh dalam film Pendek Singsot dengan menggunakan Teori analisis wacana Teun A. Van Dijk. Penelitian ini merupakan studi tentang memahami pesan apa yang ingin disampaikan melalui film. Berharap mengetahui lebih dari isi pesan apa yang ada pada film tetapi juga bagaimana teks itu diproduksi, serta mengapa isi pesan dalam film tersebut dihadirkan. Metode yang digunakan adalah Kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah wacana Teun A. Van Dijk, menggabungkan 3 aspek, yaitu teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: film pendek Singsot yang disutradarai oleh Wahyu Agung Prasetyo memberikan gambaran tentang dampak buruk dalam kehidupan bila seseorang memiliki sifat keras kepala dan tidak patuh. Sehingga terdapat pesan moral baik dan buruk yang terkandung didalam film. Pesan moral baik dalam film pendek Singsot adalah kita harus patuh dan jangan suka membantah nasihat yang diucapkan oleh orang tua. Moral buruknya adalah sikap membantah terhadp orang tua dapat merugikan diri sendiri. Penyajian film pendek ini juga tergolong menarik karena menambah cerita mitos orang Jawa sehingga menjadikan film ini berbeda dengan film lainnya. Di dalam film pendek Singsot ini, banyak terdapat pesan-pesan moral yang penting untuk disampaikan dan diketahui oleh khalayak, yakni tentang sopan santun, patuh terhadap nasihat orang tua dan kasih sayang. Kata Kunci: Pesan Moral, Film, Wacan

    Developing Guidebook of Sexual Violence Prevention and Control in Universitas Ahmad Dahlan

    No full text
    Higher education should be a safe and comfortable place for students to receive education. However, in reality, many cases of sexual violence occur in the university environment. Many victims of sexual violence do not dare to report the incident to the authorities. Meanwhile, some victims who have reported their cases have not received a resolution to the problems they complained about. Based on the results of a student needs survey, as many as 64.7% of students need a guidebook for preventing and controlling sexual violence. Based on the survey results, the author aims to research and develop a guidebook for preventing and controlling sexual violence. After going through four stages of R&D 4D model, this guidebook contains the background, scope, juridical and empirical studies, and mechanisms for preventing and controlling sexual violence. Based on the results of media expert validation tests, this book obtained an Index Aiken’s V Coefficient of 0.81 which is in the high category. Meanwhile, the results of material expert validation tests show that the Index Aiken’s V Coefficient of this book is 0.83, which is also included in the high category. This guidebook will be used as a reference in realizing efforts to prevent and overcome sexual violence in the higher education environment, especially at Universitas Ahmad Dahlan

    Flexible superconducting ceramic polymer composites and method of making same, U.S. Patent 5,108,981

    No full text
    Superconducting ceramic material is woven into an interconnected structure and embedded in a polymer to produce a flexible, superconducting ceramic material. The polymer also provides protection from moisture. The ceramic polymer composite is fabricated by soaking a carbon fabric in a solution of metal nitrates, ethylene glycol and citric acid to yield a nominal composition of, for example, YBa2Cu3O7-x. Heat treatment results in the decomposition of the nitrates, organics and carbon fabric to produce an interconnected structure of the superconducting ceramic material which takes the shape of the original carbon fabric on a reduced scale. In addition, the processing conditions yield significant grain orientation. The superconducting grains of the ceramic material align along the direction of the original fabric weave which provides an improvement of the critical current densities

    TAFSIR DAN PEMBAHARUAN PEMIKIRAN ISLAM DI INDONESIA ERA KEMERDEKAAN: (STUDI ANALISIS KITAB TAFSIR AL-FURQAN KARYA AHMAD HASSAN)

    No full text
    The conflict dynamics of revivalist and traditionalist Islamic groups always colorize development of ideological contest of religious live in Indonesia. One of the important episodes of this conflict dynamic occurred in the era of independence. Through this paper, the author is interested in portraying episodes of Islamic Revivalist dynamics in the independence era through the thoughts and works of influential revivalist scholars, namely Ahmad Hassan.  This study aims to reveal the form of mediation of Ahmad Hassan's Islamic renewal in his book of tafsir Al-Furqan. The author uses a descriptive method of analysis with literature study techniques in reviewing the interpretation of Al-Furqan as the main object of research. The results showed that in mediating Ahmad Hassan's Islamic renewal, Kitab tafsir Al-Furqan accommodates and mediates Islamic renewal in two ways, namely formative and substantive ways.  Formative way of mediation is indicated through the form of tafsir Al-Furqan as a literal and meaningful translation of tafsir. Critically, this form of translation aimed to make Al-Furqan accessible for Indonesian people at that time when they haven’t had proper understanding on Arabic literacy so that people could understand and refer to the meaning of the Qur'an directly. This is in line with Ahmad Hassan's renewal though about the Qur'an and hadith as the main sources of muslims. As for the substantive ways of mediation, tafsir Al-Furqan contains and expresses the thoughts of Ahmad Hassan's renewal as a substance in interpreting the verses of the Qur'an
    corecore