534 research outputs found

    KH. Syamsul Huda dan Peranannya Dalam Menanggulangi Ninja di Ponorogo tahun 1998-1999

    No full text
    Pembantaian dukun santet di Banyuwangi dan munculnya ninja pada tahun 1998, membuat KH. Syamsul Huda turut bertindak untuk menanggulangi teror ninja. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui latar belakang kehidupan KH. Syamsul Huda, (2) mengetahui kiprah KH. Syamsul Huda dalam bidang pendidikan dan politik, (3) mengetahui pembunuhan dukun santet di Banyuwangi dan peranan KH. Syamsul Huda dalam menanggulangi ninja di Ponorogo tahun 1998-1999. Penelitian kali ini menggunakan metode dari Kuntowijoyo, yang terdiri dari lima tahap, yaitu: (1) pemilihan topik, terbagi menjadi dua syarat yaitu kedekatan emosional dan kedekatan intelektual, (2) heuristik, pengumpulan sumber. Sumber yang digunakan ialah arsip, catatan pribadi, foto, koran dan dari hasil wawancara, (3) kritik sumber, peneliti melakukan kritik ekstern dan intern (4) interpretasi, peneliti menafsirkan fakta-fakta sejarah menjadi satu kesatuan (5) historiografi, peneliti melakukan penulisan sejarah, dengan menyajikan semua informasi dalam bentuk tulisan sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) KH. Syamsul Huda lahir di Jombang kemudian pindah ke Ponorogo. KH. Syamsul Huda pernah belajar di Pondok Pesantren Tambak Beras, dan Pondok Pesantren Langitan Tuban. (2) KH. Syamsul Huda dalam bidang pendidikan mendirikan Ittihadul Amanah pada tahun 1971 dan juga mendirikan Pondok Kyai Ageng Besari pada tahun 1990. KH. Syamsul Huda dalam bidang politik kemudian menjadi ketua DPC PKB Ponorogo tahun 1998-1999. (3) Pembunuhan dukun santet di Banyuwangi dilakukan oleh kelompok terorganisir yang disebut ninja dan kemudian meluas ke Ponorogo. KH. Syamsul Huda mengadakan acara Gemblengan massal setiap Malam Selasa Legi yang bertujuan untuk perlindungan dari teror ninja. KH. Syamsul Huda mendapat julukan Kyai Warok. Kata Kunci: Ninja, KH. Syamsul Huda, Gemblengan, 1998-1999

    KH. SYAMSUL HUDA DAN PERANANNYA DALAM MENANGGULANGI NINJA DI PONOROGO TAHUN 1998-1999

    Full text link
    Pembantaian dukun santet di Banyuwangi dan munculnya ninja pada tahun 1998, membuat KH. Syamsul Huda turut bertindak untuk menanggulangi teror ninja. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui latar belakang kehidupan KH. Syamsul Huda, (2) mengetahui kiprah KH. Syamsul Huda dalam bidang pendidikan dan politik, (3) mengetahui pembunuhan dukun santet di Banyuwangi dan peranan KH. Syamsul Huda dalam menanggulangi ninja di Ponorogo tahun 1998-1999.Penelitian kali ini menggunakan metode dari Kuntowijoyo, yang terdiri dari lima tahap, yaitu: (1) pemilihan topik, terbagi menjadi dua syarat yaitu kedekatan emosional dan kedekatan intelektual, (2) heuristik, pengumpulan sumber. Sumber yang digunakan ialah arsip, catatan pribadi, foto, koran dan dari hasil wawancara, (3) kritik sumber, peneliti melakukan kritik ekstern dan intern (4) interpretasi, peneliti menafsirkan fakta-fakta sejarah menjadi satu kesatuan (5) historiografi, peneliti melakukan penulisan sejarah, dengan menyajikan semua informasi dalam bentuk tulisan sejarah.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) KH. Syamsul Huda lahir di Jombang kemudian pindah ke Ponorogo. KH. Syamsul Huda pernah belajar di Pondok Pesantren Tambak Beras, dan Pondok Pesantren Langitan Tuban. (2) KH. Syamsul Huda dalam bidang pendidikan mendirikan Ittihadul Amanah pada tahun 1971 dan juga mendirikan Pondok Kyai Ageng Besari pada tahun 1990. KH. Syamsul Huda dalam bidang politik kemudian menjadi ketua DPC PKB Ponorogo tahun 1998-1999. (3) Pembunuhan dukun santet di Banyuwangi dilakukan oleh kelompok terorganisir yang disebut ninja dan kemudian meluas ke Ponorogo. KH. Syamsul Huda mengadakan acara Gemblengan massal setiap Malam Selasa Legi yang bertujuan untuk perlindungan dari teror ninja. KH. Syamsul Huda mendapat julukan Kyai Waro

    Perancangan Sistem Pembayaran SPP MI Syamsul Huda Kalipuro Berbasis Web

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan sistem pembayaran SPP berbasis web di MI Syamsul Huda Kalipuro. Sistem ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses administrasi melalui peningkatan manajemen keuangan, pengurangan beban kerja manual, peningkatan komunikasi dengan siswa dan orang tua terkait pembayaran SPP, dan kemudahan akses informasi bagi orang tua. Sistem ini memudahkan proses pembayaran uang sekolah, meningkatkan manajemen data keuangan, dan meningkatkan efisiensi bagi siswa dan staf. Sistem ini akan dikembangkan dengan menggunakan teknologi web modern dan terintegrasi dengan sistem informasi akademik sekolah yang sudah ada. Diharapkan sistem ini dapat memberikan hasil signifikan dalam membatu aktifitas pembayaran biaya Pendidikan sekolah terlebih pada bidang tata usaha untuk mengetahui pembayaran SPP serta menyajikan laporan pembayaran SPP dengan cepat mudah dan akurat  pada  MI Syamsul Huda Kalipuro.Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan sistem pembayaran SPP berbasis web di MI Syamsul Huda Kalipuro. Sistem ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses administrasi melalui peningkatan manajemen keuangan, pengurangan beban kerja manual, peningkatan komunikasi dengan siswa dan orang tua terkait pembayaran SPP, dan kemudahan akses informasi bagi orang tua. Sistem ini memudahkan proses pembayaran uang sekolah, meningkatkan manajemen data keuangan, dan meningkatkan efisiensi bagi siswa dan staf. Sistem ini akan dikembangkan dengan menggunakan teknologi web modern dan terintegrasi dengan sistem informasi akademik sekolah yang sudah ada. Diharapkan sistem ini dapat memberikan hasil signifikan dalam membatu aktifitas pembayaran biaya Pendidikan sekolah terlebih pada bidang tata usaha untuk mengetahui pembayaran SPP serta menyajikan laporan pembayaran SPP dengan cepat mudah dan akurat  pada  MI Syamsul Huda Kalipuro

    EFEKTIFITAS KERJASAMA SEKOLAH DENGAN ORANG TUA SISWA DALAM MENINGKATKAN MUTU DI MTs SYAMSUL HUDA KECAMATAN KEDUNGREJA

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: 1) efektifitas kerjasama sekolah dengan orang tua dalam meningkatkan mutu di MTs Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja 2) pelaksanaan kerjasama antara sekolah dengan orang tua siswa di MTs Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja 3) bentuk-bentuk kerjasama antara sekolah dengan orang tua siswa di MTs Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja 4) faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kerjasama sekolah dengan orang tua siswa di MTs Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja. Pendekatan Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Reearch) dimana pengumpulan data yang dilakukan secara langsung dilapangan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu sebagai prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan/melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat dan lain-lain) pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Penelitian ini menunjukan bahwa: Dalam meningkatkan mutu di MTs Syamsul Huda Kedungreja Kepala Sekolah memiliki bentuk kerjasama dengan semua pihak yang terkait termasuk orang tua siswa. Setiap awal dan akhir tahun Kepala Sekolah mengadakan rapat atau pertemuan dengan orang tua siswa, guru, beserta komite sekolah untuk dapat bekerjasama dalam pengembangan sekolah. Adapun bentuk-bentuk kerjasama yang ada antara lain: 1) komunikasi dan jalinan kekeluargaan antara sekolah dan orang tua siswa 2) perencanaan program sekolah setiap awal tahun dengan cara melibatkan orang tua siswa 3) kegiatan tour religi tahunan 4) pelaksanaan pembinaan disiplin peserta didik

    Erratum to “Character and Adab Education in Indonesia, Turkey, and Japan: A Comparative Study” [Islamic Guidance and Counseling Journal 6(1) 2023]

    No full text
    Refers to: Huda, S., Tadjuddin, N., Sholihuddin, A., Kato, H., & Cengiz, K. (2022). Character and Adab Education in Indonesia, Turkey, and Japan: A Comparative Study. Islamic Guidance and Counseling Journal, 6(1), 1–17. https://doi.org/10.25217/igcj.v6i1.2973 Erratum: In the original published version of this article, the authors listed were Syamsul Huda, Nilawati Tadjuddin, Ahmad Sholihuddin, Hisanori Kato, and Korhan Cengiz. However, on September 4, 2023, Hisanori Kato from Chuo University, Japan, reached out to the Editorial Team. He clarified that he had never participated in the research and had not consented to be named as a co-author. Consequently, he requested an investigation and removal of his name from the author list. After consulting to the journal’s policy and COPE guidelines (https://publicationethics.org/retraction-guidelines), the list of authors has been updated. Hisanori Kato from Chuo University, Japan has been removed from the co-authors list

    PERAN WAKIF SEBAGAI NAZHIR DALAM TINJAUAN MASLAHAH MURSALAH (Studi Kasus di Masjid Miftahul Huda Desa Rengging Pecangaan Jepara)

    Full text link
    Wakaf di Masjid Miftahul Huda ini dilaksanakan oleh wakif dan nazhir yang sama. Padahal antara wakif dan nazhir di dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf dijelaskan secara terpisah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran wakif yang merangkap sebagai nazhir dalam pelaksanaan wakaf di Masjid Miftahul Huda Desa Rengging dan bagaimana tinjauan maslahah mursalah terhadap peran wakif yang merangkap sebagai nazhir dalam pelaksanaan wakaf di Masjid Miftahul Huda Desa Rengging. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif. Dalam menganalisis penelitian ini, penulis menggunakan metode Deskriptif-Analisis yang berusaha mendeskripsikan dan menganalisis antara hasil observasi dengan pelaksanaan wakaf di Masjid Miftahul Huda Desa Rengging Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan, pertama, pelaksanaan wakaf di Masjid Miftahul Huda memang terjadi, H. Syukron Ni’am sebagai wakif dan diangkat menjadi nazhir pada tahun 2015 dikarenakan nazhir sebelumnya yang bernama H. Turmudzi meninggal dunia. Sehingga beliau ditunjuk oleh Kepala Desa dan Tokoh Agama di sekitar untuk menerima amanah tersebut, sesuai dengan persyaratan pada pasal 4 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2006. Kedua, wakif yang merangkap sebagai nazhir dapat dimasukkan sebagai kategori maslahah mursalah, karena pengangkatan wakif yang merangkap sebagai nazhir tidak diatur dalam al-Qur’an, sunnah, dan hukum Islam. Sehingga perlu adanya tinjauan maslahah mursalah dengan kaidah fiqih yang menyebutkan bahwasanya hukum asal dalam semua urusan adalah boleh, kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Jadi, mengangkat wakif menjadi nazhir berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kesepakatan masyarakat dapat dibenarkan selama tidak membawa kemudharatan pada harta wakaf yang dikelola

    KORELASI PENGGUNAAN STRATEGI KOGNITIF DENGAN KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS VIII MTs. SYAMSUL HUDA PERESAK, DESA SEPAKEK, KECAMATAN PRINGGARATA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan strategi kognitif siswa kelas VIII MTs. Syamsul Huda Peresak, Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, mendeskripsikan kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas VIII MTs. Syamsul Huda Peresak, Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah dan mendeskripsikan korelasi/hubungan penggunaan strategi kognitif dan kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas VIII MTs. Syamsul Huda Peresak, Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif korelasional. Dengan jumlah sampel 31 Mahasiswa yang terdiri 18 laki-laki dan 13 perempuan. Kegiatan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) angket berupa pertanyaan untuk mengetahui strategi kognitif yang digunakan siswa dalam menulis. (2) tes kemampuan menulis pengalaman pribadi.Dari hasil korelasi koefisien dengan program SPSS 14.00 proses analisis data tentang korelasi/hubungan penggunaan strategi kognitif dengan kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas VIII MTs. Syamsul Huda Peresak, Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah dengan menggunakan rumus koefisien korelasi product moment diperoleh nilai rxy = 0,532. Nilai rhitung tersebut kemudian dikonsultasikan pada tabel r Product Moment pada N = 31 dengan taraf signifikan 1% (α = 0,01) dan diperoleh nilai rtabel = 0,456. Karena nilai rhitung lebih besar dari nilai rtabel, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis kerja (H1) dapat diterima

    PENERAPAN METODE INQUIRY PADA MATA PELAJARAN IPADI KELAS IV MI NURUL HUDA KUTA BELIK PEMALANG

    No full text
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: 1) efektifitas kerjasama sekolah dengan orang tua dalam meningkatkan mutu di MI Nurul Huda Kecamatan Kedungreja 2) pelaksanaan kerjasama antara sekolah dengan orang tua siswa di MI Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja 3) bentuk-bentuk kerjasama antara sekolah dengan orang tua siswa di MTs Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja 4) faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kerjasama sekolah dengan orang tua siswa di MTs Syamsul Huda Kecamatan Kedungreja. PendekatanPenelitianinimerupakanpenelitianlapangan(Field Reearch) dimanapengumpulan data yang dilakukansecaralangsungdilapangan.Jenispenelitianinibersifatdeskriptif, yaitusebagaiprosedurpemecahanmasalah yang diselidikidenganmenggambarkan/melukiskankeadaansubyek/obyekpenelitian (seseorang, lembaga, masyarakatdan lain-lain) padasaatsekarangberdasarkanfakta-fakta yang tampakatausebagaimanaadanya. Penelitian ini menunjukan bahwa: Dalammeningkatkanmutu di MTs Syamsul Huda KedungrejaKepalaSekolahmemilikibentukkerjasamadengansemuapihak yang terkaittermasuk orang tuasiswa. SetiapawaldanakhirtahunKepalaSekolahmengadakanrapatataupertemuandengan orang tuasiswa, guru, besertakomitesekolahuntukdapatbekerjasamadalampengembangansekolah. Adapun bentuk-bentuk kerjasama yang ada antara lain: 1) komunikasi dan jalinan kekeluargaan antara sekolah dan orang tua siswa 2) perencanaan program sekolah setiap awal tahun dengan cara melibatkan orang tua siswa 3) kegiatan tour religi tahunan 4) pelaksanaan pembinaan disiplin peserta didik

    PROBLEMATIKA GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN DARING MATERI DRAMA KELAS VIII MTS SYAMSUL HUDA KAYEN KIDUL KEDIRI

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Problematika Guru Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Daring Materi Drama Kelas VIII MTs Syamsul Huda Kayen Kidul Kediri” ini ditulis oleh M. Khabib Baihaqi Abdulloh, NIM. 12210173075, pembimbing Dra. Siti Zumrotul Maulida, M. Pd.I. Kata Kunci: Problematika Guru, Pembelajaran Daring, Drama Munculnya virus Covid-19 berdampak besar pada kehidupan manusia.Salah satu aspek kehidupan yang terdampak virus tersebut adalah asapek pendidikan. Dalam rangka memutus rantai penyebaran virus Covid-19 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat keputusan terkait sistem pembelajaran yang baru. Pembelajaran yang semula dilakukan dengan tatap muka harus dilakukan dengan model daring (dalam jaringan). Dalam pembelajaran daring terdapat problematika yang dialami oleh guru bahasa Indonesia khususnya pembelajaran drama. Peneliti melakukan penelitian di MTs Syamsul Huda Kayen Kidul Kediri karena sekolah tersebut menerapkan pembelajaran daring dan guru bahasa Indonesia mengalami problematika pembelajran ketika menerapkan model pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi yang valid terkait problematika yang dialami guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring pada materi drama. Teknik observasi dan dokumentasi digunakan oleh peneliti untuk mengamati kegiatan pembelajaran daring dan melengkapi data. Fokus penelitian dalam skripsi ini yaitu problematika yang dialami guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring khususnya materi drama. Pertanyaan penelitian berdasarkan fokus penelitian tersebut yaitu: 1) apa saja bentuk problematika guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring pada materi drama kelas VIII di MTs Syamsul Huda Kayen Kidul Kediri?, 2) Bagaimanakah penyelesaian pada problematika guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring pada materi drama kelas VIII di MTs Syamsul Huda Kayen Kidul Kediri? Hasil penelitian ini merupakan bentuk problematika guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring pada materi drama. Problematika yang dialami guru bahasa Indonesia: 1) guru lebih terbatas dalam menyampaikan materi pebelajaran drama saat pembelajaran daring, 2) peserta didik kurang Aktif dalam mengikuti pembelajaran daring, 3) guru tidak bisa membimbing dan mengawasi peserta didik secara langsung, 4) kondisi sinyal yang kurang stabil dan kebutuhan kuota internet lebih banyak, dan membeli kuota internet untuk kebutuhan pembelajaran daring, dan 5) kemurnian hasil pekerjaan peserta didik tidak terjamin. Berdasarkan problematika yang dialami guru bahasa Indonesia upaya penyelesaian masalah yang dilakukan guru bahasa Indonesia sebagai berikut: 1) guru menegur peserta didik dengan menghubungi peserta didik secara langsung menggunakan aplikasi WhatsApp, 2) guru memberi tahu orang tua terkait perkembangan belajar peserta didik, dan 3) guru mengadakan pertemuan dua minggu sekali dengan peserta didik

    Integration of Islamic Boarding School and Madrasah Education from the Perspective of Kiyai Muhammad Syamsul Arifin

    Full text link
    This research aims to examine the thoughts of KH. Muhammad Syamsul Arifin regarding the integration of Islamic boarding schools (pesantren) and traditional Islamic schools (madrasah). The study employs a qualitative approach, specifically a literature review. Data collection techniques involve documentation, while content analysis is utilized for data analysis. The research findings reveal KH. Muhammad Syamsul Arifin as an individual with unique ideas concerning the integration of pesantren and madrasah. He firmly believes in the significance of this integration as a means to bridge knowledge gaps and meet the demands of current career prospects. According to KH. Muhammad Syamsul Arifin, if pesantren remain disconnected from the evolving educational systems, there's a potential risk of them becoming obsolete in the face of globalizing developments.Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji pemikiran KH. Muhammad Syamsul Arifin terkait integrasi pesantren dan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka. Tehnik pengumpulan datanya adalah dokumentasi. Sementara analisis datanya peneliti menggunakan analaisis konten. Dari hasil penelitian, peneliti mendapati KH. Muhammad Syamsul Arifin sebagai sosok yang memiliki ide yang unik tentang integrasi pesantren dan madrasah. KH. Muhammad Syamsul Arifin percaya bahwa integrasi ini sangat penting dalam menghilangkan kesenjangan pengetahuan dan memenuhi tuntutan prospek karir saat ini. Jika pesantren masih terputus dari sistem baru yang telah berkembang, maka dimungkinkan pesantren akan mati ditelan arus perkembangan globalisasi
    corecore