1,720,997 research outputs found

    Maximization Income of Fishermen Pancing Ulur in The Vilage Tete B Tojo Una-Una

    Get PDF
    Beliefs about profitability of different locations and the decision of how long to fish in a particular location are likely to affect the variability of fishermen’s incomes. This paper examine the Maximization of income of the fishermen fishing In the village of Tete B Tojo Una-Una. Data analysis using LINDO analysis. The population in this research are 54 house hold from fisherman pancingulur. Respondent performed by using simple random sampling method, therefore the number of samples in the study are 37 families. The analysis showed that the maximum income of fishermen fishing in the village Tete B is Rp 40.036.480,00 with the total production of 15.667 kg produced for one month period of catching. Resources used to obtain the maximum income is 4.856,67 liters of gasoline, lubricants or oils 47 liters, ice is 3.446.67packs, consumption is Rp 6.000.333,33 and cigarette is 1.096,67 wrap

    Analisis Persediaan Bahan Baku Pada Industri Bawang Goreng “Mahkota” Di Kota Palu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mengetahui besarnya jumlah pembelian ekonomis bahan baku, total biaya persediaan bahan baku, persediaan pengaman bahan baku dan kapan seharusnya melakukan pemesanan kembali bahan baku bawang pada Industri Bawang Goreng “Mahkota” di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada Industri Bawang Goreng “Mahkota” yang beralamat di Jl. I Gusti Ngurahrai pada bulan Maret sampai Juni 2016. Responden yang diambil dalam penelitian ini yakni pimpinan perusahaan yang bertanggung jawab sepenuhnya dan mengetahui seluk beluk manajemen bahan baku Industri Bawang Goreng “Mahkota”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :(1). jumlah pembelian ekonomis bahan baku  per 1x pesan sebesar 3.000 kg., dengan frekuensi pembelian sebanyak 4 kali per 1 tahun; (2). total biaya persediaan berdasarkan metode EOQ dari Bulan Januari-Desember 2015 rata-rata sebesar Rp. 3.000.000/ Tahun; (3). Persediaan pengaman bahan baku bawang yang harus selalu tersedia sebesar 33,3 kg atau 2.966,7 kg/ 3 bulan; (4). Lama waktu pemesanan kembali reorder point (ROP) 1 hari agar kedatangan bahan baku tepat pada waktunya

    Coastal Community Welfare Improvement through Optimization of Integrated Pond Farming Management in Indonesia

    Get PDF
    The lack of tenure and limited production factors causing coastal communities always be trapped on the circle of poverty, or far from prosperous. The research objective is to optimize the use of seaweed production factors that integrated with milkfish to improve the welfare of coastal communities in Indonesia. Data analysis employed Multiple Goal Programming methods. The results showed that the average of pond tenure by farmers covering 5,1 Ha with seaweed production 13,191 tons, and profits IDR76,347,700.0 per year (1USD equal to 13,000IDR). The maintenance costs of pond is the kind of production factor that limited availability, while production factors seeds, seedlings, fertilizers, and pesticides, are relatively available to farmers. Optimization results the integrated management of pond show the maximum revenue is achieved IDR1,089.89 million, labor employment 72 people, and target of seaweed production reached 188.65 tons. This means that the welfare of the farmers can be improved through the expansion of pond, and the addition of the production factor, especially capital and fertilizer

    ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA KERIPIK SINGKONG PADA INDUSTRI “KERIPIKER PASUNDAN” DI KOTA PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha keripik singkong pada industri “Keripiker Pasundan” di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan Pada Bulan November – Desember 2016, jumlah responden sebanyak 4 orang,alat analisis yang digunakan yaitu analisis Pendapatan dan Kelayakan.Penelitian menunjukkan bahwa jumlah pendapatan yang diperoleh usaha keripik singkong pada industri “Keripiker Pasundan selama Bulan November-Desember 2016 sebesar Rp.21.678.950 dengan rata-rata Rp.10.839.475.dengan kelayakan R/C pada Bulan November yaitu sebesar 1,75% dan Desember sebesar 1,89%, artinya nilai kelayakan menunjukan industri “Keripiker Pasundan” layak untuk di usahakan karena nilai kelayakan lebih dari satu. Penelitian didapatkan beberapa hasil Pendapatan Usaha Keripik Singkong yang tepat diaplikasikan pada Industri “keripiker Pasundan” di Kota Palu yaitu terus menjaga kualitas produk agar dapat menangkap peluang pemerintah melalui bantuan dan kegiatan yang diadakan oleh pemerintah seperti pameran

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Analisis Pendapatan Usahatani Kakao Di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi

    No full text
    Pembangunan pertanian bertujuan meningkatkan hasil dan mutu produksi, meningkatkan pendapatan dan taraf hidup petani, memperluas lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha dan menunjang pembangunan industri dan ekspor. Sejalan dengan tujuan tersebut, salah satu kebijaksanaan pembangunan pertanian adalah mengembangkan sub sektor perkebunan yang diarahkan pada perkembangan perkebunan rakyat. Subsektor perkebunan merupakan lapangan usaha yang menyerap banyak tenaga kerja, penyedia bahan baku untuk bahan industri pengolahan dan berperan dalam pelestarian lingkungan hidup, karena itu usaha untuk mengembangkan sub sektor ini perlu terus ditingkatkan.Adapun tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan petani kakao di desa bobo,mengetahui pendapatan usahatani kakao di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2017. Pendapatan Usahatani kakao di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode Sampel Acak Sederhana (Simple Random Sampling), dengan penentuan 30 petani sampel dari 70 populasi petani kakao.Hasil penelitian diperoleh bahwa pendapatan rata-rata usahatani kakao adalahRp. 31.421.939,84/1,42Ha atau Rp. 22.128.126,65/Ha, rata-rata penerimaan usahatani kakao di Desa Bobo adalah Rp. 36.380.000/1,42Ha atau Rp. 25.619.718,31/ha, dan rata-rata total biaya usahatani kakao di Desa Bobo sebesar Rp 4.958.060,16/1,42Ha atau   Rp. 3.491.591,67/Ha

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU ABON IKAN TUNA PADA INDUSTRI CITA RASA PAGIMANA KECAMATAN PAGIMANA KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Industri Cita Rasa Pagimana merupakan industri yang  memanfaatkan peluang usaha pengolahan ikan tuna menjadi abon ikan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui  jumlah pembelian optimal bahan baku ikan tuna, untuk mengetahui total biaya persediaan optimal bahan baku  ikan tuna, untuk mengetahui jumlah persediaan pengaman bahan baku ikan tuna, dan untuk mengetahui titik pemesanan kembali bahan baku Ikan Tuna Pada Industri Cita Rasa Pagimana Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai. Penelitian ini telah di laksanakan di Industri Cita Rasa Pagimana Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai pada bulan Juni sampai Juli 2019. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), dengan jumlah responden sebanyak 4 (empat) orang yakni, satu orang pimpinan industri dan tiga karyawan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah Economic Order Quantity (EOQ), Total Biaya Persediaan, Persediaan Pengaman, dan Titik Pemesanan Kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pembelian optimal bahan baku ikan tuna yang sebaiknya dilakukan oleh Industri Cita Rasa Pagimana pada bulan Januari sampai Juni 2019 masing-masing sebanyak 101,74 kg, 110,91 kg, 101,62 kg, 146,33 kg, 130,81 kg dan 134,04 kg. Total biaya persediaan optimal yang dikeluarkan oleh Cita Rasa Pagimana pada bulan Januari sampai Juni 2019, masing-masing sebesar Rp. 150.672,59, Rp. 137.891,38, Rp. 166.275,11, Rp. 164.012,32, Rp. 152.743,98 dan Rp. 152.743,98. Persediaan pengaman (safety stock) yang harus selalu tersedia di gudang pada Industri Cita Rasa Pagimana sebesar 42 kg. Titik pemesanan kembali yang harus dilakukan Industri Cita Rasa Pagimana pada bulan Januari sampai Juni 2019, masing-masing sebesar 60,17 kg, 65,11 kg, 61,54 kg, 70,14 kg, 67,16 kg dan 75,51 kg
    corecore