1,140 research outputs found

    Pedoman perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah

    No full text
    ini merupakan buku pedoman dalam menggunakan perpustakaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakartav, 148 hlm, 24 cm X 16 c

    Pustakawan akademik dan feasilibitas Pengembangan Insitutional Repository (studi kasus di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

    No full text
    Dalam dua tahun terakhir ini, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sedang mengembangkan sistem pengelolaan institutional repository. Tujuan utama dari pengembangan ini dimaksudkan untuk mendukung cita-cita universitas menjadi salah satu universitas berkelas dunia (world class university). Untuk mensukseskan program pengembangan institutional repository ini memerlukan dukungan dan keterlibatan dari berbagai pihak seperti dosen, pustakawan, pimpinan, dan tenaga teknis lainnya. Pustakawan sebagai salah satu elemen dalam program tersebut memiliki peran yang strategis dalam pengelolaan institutional repository karena merupakan bagian dari peran dan tanggung jawabnya sebagai pekerja atau profesional informasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran mengenai respon para pustakawan berkenaan dengan penerimaan terhadap pengembangan institutional repository. Berdasarkan hasil penelitian, para pustakawan memiliki respon yang positif dan memiliki tingkat penerimaan yang cukup tinggi terhadap program pengembangan institutional repository. Meskipun demikian, para pustakawan masih memerlukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan teknis yang diperlukan dalam pengelolaan institutional repository

    Pustakawan akademik dan feasilibitas pengembangan institutional repository (Studi kasus di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

    No full text
    Dalam dua tahun terakhir ini, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sedang mengembangkan sistem pengelolaan institusional repository. Tujuan utama dari pengembangan ini dimaksudkan untuk mendukung cita-cita universitas menjadi salah satu universitas berkelas dunia (world class university). Untuk mensukseskan program pengembangan institusional repository karena merupakan bagian dari peran yang strategis dalam pengelolaan institutional repository, karena merupakan bagian dari peran dan tanggung jawabnya sebagai pekerja atau profesional informasi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui gambaran mengenai respon para pustakawan berkenaan dengan penerimaan terhadap pengembangan institutional repository. Berdasarkan hasil penelitian para pustakawan memiliki respon yang positif dan memiliki tingkat penerimaan yang cukup tinggi terhadap program pengembangan institutional repository. Meskipun demikian para pustakawan masih memerlukan peningkatan pengetahuan dan kemampuan teknis yang diperlukan dalam pengelolaan institutional repository

    Aspek hukum perubahan fungsi Tanah Wakaf: Kasus Masjid Hidayatullah Gedangan Malang

    No full text
    ABSTRAK Wakaf merupakan salah satu kekayaan umat Islam yang sangat potensial, sehingga memerlukan pengelolaan yang cermat dan teliti. Hal ini yang membuat nazhir memiliki peranan penting dalam perwakafan. Usaha-usaha yang dilakukannya menentukan terhadap pengelolaan dan peningkatan fungsi wakaf yang diurusnya. Akan tetapi dalam pelaksanaannya nazhir harus tetap memperhatikan syarat-syarat yang ditentukan oleh wakif serta kondisi dari harta wakaf yang dikelolanya sehingga apa yang dilakukannya tidak cacat hukum Dari latar belakang ini, permasalahan yang akan penulis bahas tentang usaha-usaha nazhir dalam meningkatkan fungsi wakaf di masjid Hidayatullah Gedangan Malang dan hukum perubahannya. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam permasalahan ini; untuk mendeskripsikan tentang usaha-usaha nazhir dalam meningkatkan fungsi wakaf di masjid Hidayatullah Gedangan Malang dan hukum perubahannya. Untuk mengumpulkan data-data, penulis menggunakan beberapa metode yaitu observasi, interview dan dokumentasi. Sedangkan data-data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan analisis konten. Adapun pembahasan skripsi ini meliputi pengertian wakaf, pengertian nazhir, hak dan kewajiban nazhir yang kesemuanya dilihat dari hukum Islam dan PP no. 28 tahun 1977. Penelitian tentang aspek hukum perubahan fungsi tanah wakaf, kasus masjid Hidayatullah Gedangan Malang menunjukkan bahwa hal-hal yang dilakukan oleh nazhir pertama kalinya adalah sosialisasi tentang harta wakaf yang dikelolanya kemudian menambah kegiatan-kegiatan yang dilakukan di masjid Hidayatullah. Usaha selanjutnya, merubah fungsi lahan wakaf yang masih kosong serta membeli lahan baru yang dananya diambil dari hasil pengelolaan wakaf sebagai sarana dalam meningkatkan fungsi wakaf. Menurut hukum Islam perubahan yang dilakukannya sah sebab sesuai dengan aturan yang berlaku. Akan tetapi menurut PP no. 28 tahun 1977 perubahan itu tidak sah sebab masih ada satu aturan yang belum dilakukan oleh nadzir sehingga perubahan tersebut belum memiliki kekuatan hukum. Diharapkan dengan usaha-usaha yang dilakukan nazhir wakaf masjid Hidayatullah serta hukumnya dapat dijadikan konsepsi yang bisa dipadukan dengan berbagai gagasan para ahli fikih sekarang. Hal ini mungkin akan lebih mampu menjanjikan dan menyesuaikan dengan tuntutan situasi dan kondisi masyarakat, karena sesungguhnya para era sekarang segalanya membutuhkan berbagai gagasan atau konsep yang lebih komprehensif dan proporsional

    Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengukur ekspektasi penggunaan repositori lembaga: Pilot studi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    No full text
    Sejak repositori institusional diperkenalkan, dan keuntungannya dalam meningkatkan kinerja institusi telah diakui, banyak universitas di Indonesia telah mengembangkan sistem repositori untuk melestarikan dan menyebarluaskan hasil intelektual mereka. Namun, terlepas dari perkembangannya, sistem repositori yang ada kurang digunakan. Diduga dosen tidak sadar dan enggan karena kompleksitas tugasnya. Selain itu, harapan pengguna harus diperhatikan dalam kaitannya dengan penggunaan repositori institusional. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menguji data sampel terbatas tentang hubungan antara harapan pengguna dan penggunaan repositori institusional di institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Studi percontohan dilakukan dengan 50 dosen universitas di Syarif Hidayatullah Jakarta. Studi ini menyelidiki serta memprediksi hubungan antara harapan pengguna dan penggunaan repositori institusional. Analisis struktural digunakan dengan menggunakan pendekatan PLS-SEM (Partial Least Square-Structural Equation Modeling). Perangkat lunak SmartPLs 2.0 digunakan dalam analisis. Hasil menunjukkan bahwa harapan pengguna memiliki hubungan yang signifikan dengan penggunaan repositori institusional dengan kontribusinya hingga 57,8

    The availability of open spaces in Surakarta (A Survey of the Utilization of Open Spaces in Surakarta as a Sport Facility)

    No full text
    Bajuri Ferry Achmad, Hidayatullah M. Furqon, Kristiyanto Agus. The availability of open spaces in Surakarta (A Survey of the Utilization of Open Spaces in Surakarta as a Sport Facility). Journal of Education, Health and Sport. 2019;9(7):259-267. eISSN 2391-8306. DOI http://dx.doi.org/10.5281/zenodo.3271374 http://ojs.ukw.edu.pl/index.php/johs/article/view/7134 The journal has had 7 points in Ministry of Science and Higher Education parametric evaluation. Part B item 1223 (26/01/2017). 1223 Journal of Education, Health and Sport eISSN 2391-8306 7 © The Authors 2019; This article is published with open access at Licensee Open Journal Systems of Kazimierz Wielki University in Bydgoszcz, Poland Open Access. This article is distributed under the terms of the Creative Commons Attribution Noncommercial License which permits any noncommercial use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author (s) and source are credited. This is an open access article licensed under the terms of the Creative Commons Attribution Non commercial license Share alike. (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) which permits unrestricted, non commercial use, distribution and reproduction in any medium, provided the work is properly cited. The authors declare that there is no conflict of interests regarding the publication of this paper. Received: 20.06.2019. Revised: 25.06.2019. Accepted: 08.07.2019. The availability of open spaces in Surakarta (A Survey of the Utilization of Open Spaces in Surakarta as a Sport Facility) ¹Ferry Achmad Bajuri, ²M. Furqon Hidayatullah, ²Agus Kristiyanto ¹Masters Program in Sport Science, Universitas Sebelas Maret ²Departement of Sport Science, Postgarduate Program, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Indonesia [email protected], [email protected], [email protected] ABSTRACT The main purposes of the research are: 1) identify open space as a sport facility in Surakarta, 2) tell about some types of sports that utilize open space intensively, 3) tell about community groups that utilize open space to do exercise. This research was conducted at open spaces in Surakarta. The method of the research was descriptive qualitative. The data collection techniques used in this research were interview and observation. The object of the research was the people who utilized open spaces in Surakarta. There were 30 people as the samples of the research that were taken randomly using Proportional Purposive Random Sampling. The data sources in this research were obtained from the people who utilized open spaces as a sport facility. The data analysis techniques used in this research were data collection, data reduction, data presentation, verification and conclusion. The results of the research show that: 1) first, based on the SDI ratio analysis or the comparison of the open spaces in Surakarta to the population of 7 years and above, the availability of open spaces in Surakarta that is only 366,144.44 m² does not meet the ideal level. Second, the open spaces that are most visited and utilized by the people as a sport facility are Gelora Manahan and Car Free Day (CFD) on Slamet Riyadi street. 2) Gelora Manahan and Car Free Day are dominated by both individual sports and group sports from low to high intensity of sports. 3) There are three categories of groups of people who utilize the open spaces. The groups are categorized based on gender, age, and background of activities. Keywords: open spaces, sports, utilization surve

    Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengukur ekspektasi penggunaan repositori lembaga: Pilot studi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

    No full text
    Since the institutional repositories was introduced, and its advantages in increasing the institution performances has been recognized, many universities in Indonesia has been developing the repositories system for preserving and disseminating their intellectual outputs. However, despite of its development, the existing of repository system is less used. It is alleged that lecturers are not aware and reluctant due to their task complexity. In addition, user expectancy should be observed in relation with the use of institutional repositories. The purpose of this paper is to examine a limited sample data on the relationship between user expectancy and the use of institutional repositories in higher education institutions in Indonesia. A pilot study is conducted with 50 university lecturers at Syarif Hidayatullah Jakarta. This study investigates as well as predicts the relationship between users’ expectancies and the use of institutional repositories. Structural analysis is employed by using PLS-SEM (Partial Least Square-Structural Equation Modeling) approach. SmartPLs 2.0 software is used in the analysis. The results indicated that user expectancy has a significant relationship with the use of institutional repositories by its contribution up to 57.8

    Personal Branding Agus Harimurti Yudhoyono Melalui Media Sosial Youtube @AgusYudhoyono

    No full text
          Indonesia will hold presidential and parliamentary elections in 2024 at both national and regional levels. Agus Harimurti Yudhoyono is one of the presidential candidates in the 2024-2029 elections. In political years where this, as done by Agus Harimurti Yodhoyono, will have a significant influence on the support of the Indonesian people, personal branding is an important component in the success of the plan. The development of information technology and the use of social media as a tool for developing personal branding is currently impossible to resist. Agus Harimurti Yudhoyono uses YouTube, a social media platform, to develop personal branding to attract the interest of the younger generation. The purpose of this research is to find out more about Agus Harimurti Yudhoyono's personal branding strategy on YouTube. By using foundations such as personal branding, agenda setting, framing and dramaturgy. The author uses qualitative research techniques. Framing analysis will be replaced by research that focuses on issues related to Agus Harimurti Yudhoyono's personal branding. Based on the findings of this study, personal branding, framing, and dramaturgy produce personal branding developed by Agus Harimurti Yudhoyono's management through YouTube social media which has formed a realistic personal branding. As a result, Agus Harimurti Yudhoyono's personal branding has become realistic

    The Model of Islamic Boarding School Economic Development In Hidayatullah Islamic Boarding School Mataram City and Darussalam West Lombok

    No full text
    In its historical setting pondok pesantren (islamic boarding school) present in the form of traditional educational institutions whose activities are more focused on the study of religious books and the organization of religious education. But since the 1970s Islamic boarding school began to evolve and organize public education, involved in social activities even in the economic field. Witnessing this phenomenon, it was felt necessary to conduct a study of the Islamic boarding school economic development model in pondok pesantren Hidayatullah, Mataram City and pondok pesantren Darussalam in West Lombok. The focus of the study is twofold: the potentials of the pondok pesantren and the Islamic boarding school economic development model. The results of the study are: (1) The economic potentials owned by Hidayatullah and Darussalam boarding schools are the leadership, students, teachers and education activities, (2) The economic development model carried out by Hidayatullah and Darussalam is an integrated model realized in the form of a top down model and bottom up the model that both models work by combining the strength of the leadership element with the strength of the element of asatidz and santr

    Takdir dan budaya dalam Islam menurut Haji Agus Salim

    No full text
    Takdir merupakan salah satu bahasan kunci dalam tiap-tiap agama. Disebabkan oleh latar belakang dan konstruk budaya yang beragam, internalisasi paham takdir pun turut bermacam-macam. Begitu pula dengan budaya, tumbuh kembangnya tergantung pada embrio awal keberadaannya. Terkait bagaimana budaya itu dapat diidentifikasi, bergantung pada ihwal yang telah ada di dalam kebudayaan itu sendiri. Sementara, takdir pun hanya dapat diklaim apabila telah terjadi. Bagi Agus Salim, takdir dan budaya diintegrasikan sebagai satu kesatuan yang saling berdialektika. Mulai dari kehadiran manusia yang serba misterius; tidak dapat memilih bagaimana sistem biologisnya bekerja, hingga khazanah alam sekitar tempat kelahirannya yang menjadi pengetahuan awal terhadap apa yang sudah terjadi. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana dialektika antara takdir dan budaya melalui prosedur metodis deskriptif analisis dengan memperhatikan sosio-historis kehidupan Agus Salim. Metode deskriptif dipakai untuk mengolah data yang berkaitan dengan konsep Takdir dan Budaya, sedangkan metode analisis digunakan untuk menyingkap bagaimana takdir dalam Islam sebagai salah satu stimulan atas terbentuknya beberapa budaya, serta bagaimana ajaran Islam yang unity menjadi berbeda pada praktiknya dalam beberapa budaya. Hasilnya, pertautan antara takdir dan budaya layaknya ruh dan raga, berbeda tapi saling mempengaruhi satu sama lain. Menurut Agus Salim, Takdir mula-mulanya eksis di dalam budaya yang selalu tumbuh berdialektika dalam kehidupan, diwariskan dan disesuaikan dengan konteks waktu dan tempat terjadinya. Manusia yang hidup di dalam kebudayaan, memiliki budi dan daya untuk mengolah dan mengubah alam. Apa yang terjadi di alam tempat manusia hidup itu disebut dengan takdir. Sungguh pun begitu, ajaran tentang takdir yang menyuruh manusia untuk menerima saja apa yang ditakdirkan, menstimulus budaya untuk bergerak menuju ke arah kebenaran yang hakiki. Agus Salim menegaskan, yang paling penting dari pemahaman manusia terhadap takdir itu adalah keterpeliharaannya dari takabur dan putus asa. Bahwa apapun yang diterima atau menjadi pilihan manusia yang mengada di dalam kebudayaan, tentu dilatarbelakangi dan atau distimulus oleh satu kekuasaan dari luar diri yang berlaku atasnya
    corecore