20 research outputs found

    Integrated common-mode and differential mode filter circuit for leakage current suppression in transformerless photovoltaic inverter systems / Xinjun Li, Zuhaina Zakaria and Muhamad Nabil Hidayat

    Full text link
    The transformerless photovoltaic inverter system will lead to a large leakage current between the photovoltaic inverter system and the ground, and the current reduction is mainly based on the optimization of circuit topology and control mode. This paper first analyzes the causes of ground leakage current, as well as several strategies and mechanisms to control the ground leakage current. On this basis, a novel integrated common-mode and differential mode filter circuit is proposed to reduce the leakage current of transformerless photovoltaic inverter system. Through theoretical analysis and circuit simulation, it is proved that the suppression technology can effectively reduce the leakage current of transformerless photovoltaic inverters

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK MAKELAR JUAL BELI MOTOR BEKAS (Studi Kasus di Showroom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng, Banyumas)

    No full text
    Tidak semua manusia berkemampuan untuk menekuni segala urusannya sendiri, ia membutuhkan pendelegasian mandat untuk melaksanakan transaksi. Seperti halnya makelar yang berprofesi sebagai perantara dalam jual beli motor bekas. Namun dalam praktik kinerja di lapangan banyak berbagai bentuk cara kerja dari seorang makelar. Seperti halnya praktik makelar yang dimakelarkan dalam jual beli motor bekas yang ada di Showrom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng. Adapun rumusan masalahnya adalah 1) bagaimana praktik makelar dalam proses jual beli motor bekas di Showroom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng dan 2) bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktik makelar jual beli motor bekas di Showroom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng. Penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research), sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yatu sumber data yang diperoleh langsung dari responden yang ada di Showroom Motor Bekas Nabil Motor dan sumber data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis normatif deskriptif. Penelitian ini menunjukan bahwa praktik makelar jual beli motor bekas yang ada di Showroom Motor Bekas Nabil Motor yang dilakukan atas makelar yang dimakelarkanmerupakan akad Ija>rah yang bersifat pekerjaan.Si>ghatijab kabul yang diucapkan makelar tetap kepada makelar pembantu di Showroom Motor Bekas Nabil Motor sebagai ijab dari sewa jasa untuk mempekerjakan secara lisan dinyatakan sah, sebab antara muakid memahami akan ucapan sebagai persewaan dan kedua belah pihak saling meridhai dan merelakan. Adapun mengenai upah yang diterima oleh makelar dihukumi boleh sesuai dengan hadis yang ada berdasarkan kesepakatan di awal perjanjian, meskipun dalam praktiknya para pengguna jasa makelar tidak mengetahui berapa besar kelebihan harga (upah) dari yang ia berikan. Kata kunci : Tinjauan Hukum Islam, Makelar, Jual Beli Motor Bekas

    TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK MAKELAR JUAL BELI MOTOR BEKAS (Studi Kasus di Showroom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng, Banyumas)

    No full text
    Tidak semua manusia berkemampuan untuk menekuni segala urusannya sendiri, ia membutuhkan pendelegasian mandat untuk melaksanakan transaksi. Seperti halnya makelar yang berprofesi sebagai perantara dalam jual beli motor bekas. Namun dalam praktik kinerja di lapangan banyak berbagai bentuk cara kerja dari seorang makelar. Seperti halnya praktik makelar yang dimakelarkan dalam jual beli motor bekas yang ada di Showrom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng. Adapun rumusan masalahnya adalah 1) bagaimana praktik makelar dalam proses jual beli motor bekas di Showroom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng dan 2) bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktik makelar jual beli motor bekas di Showroom Motor Bekas Nabil Motor Desa Kedung Banteng Kecamatan Kedung Banteng. Penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian lapangan (field research), sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yatu sumber data yang diperoleh langsung dari responden yang ada di Showroom Motor Bekas Nabil Motor dan sumber data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis normatif deskriptif. Penelitian ini menunjukan bahwa praktik makelar jual beli motor bekas yang ada di Showroom Motor Bekas Nabil Motor yang dilakukan atas makelar yang dimakelarkanmerupakan akad Ija>rah yang bersifat pekerjaan.Si>ghatijab kabul yang diucapkan makelar tetap kepada makelar pembantu di Showroom Motor Bekas Nabil Motor sebagai ijab dari sewa jasa untuk mempekerjakan secara lisan dinyatakan sah, sebab antara muakid memahami akan ucapan sebagai persewaan dan kedua belah pihak saling meridhai dan merelakan. Adapun mengenai upah yang diterima oleh makelar dihukumi boleh sesuai dengan hadis yang ada berdasarkan kesepakatan di awal perjanjian, meskipun dalam praktiknya para pengguna jasa makelar tidak mengetahui berapa besar kelebihan harga (upah) dari yang ia berikan. Kata kunci : Tinjauan Hukum Islam, Makelar, Jual Beli Motor Bekas

    Active power filter with hysteresis current control loop using rectifier boost technique

    Get PDF
    This paper presents the Hysteresis Current Control (HCC) to improve the power quality of power electronic converters. The development of HCC was implemented using Active Power Filter (APF) function based on rectifier boost technique to control the range of upper and lower bands. Through this technique, the supply current waveform followed the shape of the sinusoidal reference signal, thus, the distorted input current waveform becomes sinusoidal and in the same phase with the input voltage. As a result, the THD level and switching losses can be reduced, thus improving the power factor of the power supply system. In order to verify the proposed operation, validation of the proposed HCC was done through MATLAB. Selected simulation results are presented

    Development of active power filter using rectifier boost technique

    Get PDF
    The development of active power filter (APF) using rectifier boost technique has been identified to compensate for the pulsating nature of the distorted supply current waveform of non-linear load. In this work, investigation is carried out on the operation of rectifier without any filters function. This is then extended to operate the rectifier converter with an active power filter function. APF function is implemented by enabling the closed-loop control using standard proportional integral control to rectify the distorted supply current to become continuous, sinusoidal and in-phase with the supply voltage waveform. Consequently, the total harmonic distortion (THD) level was reduced to meet the acceptable limit defined in the standard of IEEE-519 1992. The selected simulation results obtained from MATLAB/Simulink are presented to justify the proposed filter structure

    Comparative study of net energy metering and feed-intariffforthe 496 kWp UiTM segamat solar photovoltaic system

    Get PDF
    The energy and natural resources ministry (KeTSA) of Malaysia has introduced the net energy metering (NEM) 3.0, which provides anopportunity for consumers to install solar photovoltaic (PV) systems toreduce electricity bills. The NEM 3.0 introduces three new initiatives that offer 500 MW quota from 2021 till 2023. NEM has been implemented since2016, replacing the feed-in tariff (FiT) strategy by promoting the users toutilize the generated energy in the first place before selling any surplus to theutility. As in the FiT strategy, users can only sell the generated energy at afixed rate without utilizing it. This paper presents the comparative studybetween NEM and FiT for 496 kWp solar photovoltaic systemin UiTMSegamat, Johor in the perspective of economy and energy practice basedonthe simulation result of MATLAB/Simulink software
    corecore