1,373 research outputs found
RETORIKA ARGUMENTATIF DALAM CERAMAH USTADZ ADI HIDAYAT DI CHANNEL YOUTUBE ADI HIDAYAT OFFICIAL
Heriyanor,170103010004. Retorika Argumentatif Dalam Ceramah Ustadz Adi
Hidayat Di Channel Youtube Adi Hidayat Official. Pembimbing (I)
Dr. Hj. Halimatus Sakdiah, M.Si. Dan Pembimbing (II) Hj.
Mariyatul NR, S.Ag. M.Si, pada Program Studi Komunikasi dan
Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi UIN
Antasari Banjarmasin, 2022.
Kata Kunci: Retorika Argumentatif, Ustadz Adi Hidayat
Perkembangan dakwah semakin hari semakin pesat, para juru dakwah di
zaman sekarang harus melawan arus modernisasi yang sangat kuat maka perlunya
da’i atau juru dakwah yang mempunyai metode cara yang kreatif, inovatif, dan
mudah dipahami oleh mad’u. Salah satu cara di zaman yang serba kritis seperti
sekarang para da’i banyak menggunakan retorika argumentatif untuk memperkuat
argumen yang disampaikan. Da’i harus lebih jeli dalam memilih strategi dakwah,
salah satu strategi dakwah yang bisa digunakan untuk mempermudah da’i yaitu
dengan menggunakan Retorika Argumentatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana dakwah
Ustadz Adi Hidayat menggunakan retorika argumentatif sebagai strategi dakwah
untuk mempermudah komunikan atau mad’u dalam memahami pesan dakwah
dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian
disini adalah video Ustadz Adi Hidayat di channel youtube Adi Hidayat Official.
Objek penelitian ini adalah retorika argumentatif Ustadz Adi Hidayat dalam
dakwahnya. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi dan
dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Adi Hidayat menggunakan
retorika argumentatif sebagai strategi dakwah, di samping sebagai ciri khas beliau
dalam berdakwah juga untuk mempermudah jamaah dalam menerima dan
memahami pesan dakwah. Retorika argumentatif Ustadz Adi Hidayat yang lebih
sering digunakan yaitu pola keempat menurut Toulmin ialah, kesimpulan (claim)
dibangun atas dasar bukti (datum), jaminan (warrant), (backing) sebagai penguat,
dan kemungkinan tertentu/ prediksi (modal qualifier), dan rebuttal akan muncul
untuk memperkuat retorika argumentatif yang dibangun oleh Ustadz Adi
Hidayat
Tafsir audiovisual: Analisis epistemologi penafsiran Ustaz Adi Hidayat pada Channel YouTube Adi Hidayat Official
ABSTRAK
Skripsi ini berawal dari fenomena penyebaran kajian tafsir al-Qur’an melalui platform media sosial. Salah satu media sosial yang secara konsisten mengunggah video kajian tafsir al-Qur’an adalah channel YouTube Adi Hidayat Official. Tafsir tersebut disampaikan oleh Dr. Adi Hidayat, Lc. M.A., seorang ulama dari Pandeglang, Banten. Melalui video-video kajian tafsirnya, Ustaz Adi Hidayat berupaya mengarahkan masyarakat kembali kepada petunjuk al-Qur’an dan hadis Nabi Saw, serta menginspirasi kecintaan kepada keduanya. Mengingat bahwa sebuah karya tafsir tidak lepas dari berbagai kecenderungan mufasir, baik itu akibat kondisi sosial budaya, pengaruh politik, ilmu pengetahuan, konteks kelahiran tafsir tersebut, dan lainnya, kajian epistemologi tafsir menjadi isu keilmuan yang penting untuk dikaji guna memahami sebuah penafsiran. Artikel ini hadir untuk mengungkap secara mendalam bagaimana epistemologi pemikiran Ustaz Adi Hidayat dalam proses penafsirannya di media YouTube. Fokus kajian ini adalah membahas mengenai sumber dan metode penafsiran Ustaz Adi Hidayat dalam menjelaskan tafsir al-Qur’an, serta validitas Ustaz Adi Hidayat dalam menafsirkan al-Qur’an.
Metode penelitian dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat etnografi virtual, yaitu mengumpulkan berbagai data dan informasi yang terdapat di lingkungan online serta video-video penafsiran yang diunggah di channel YouTube Adi Hidayat Official. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitis untuk menghasilkan penjelasan yang detail, lengkap, dan sistematis. Untuk memahami sumber, metode, dan validitas penafsiran Ustaz Adi Hidayat, penulis menggunakan pendekatan filsafat, yaitu epistemologi.
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa penafsiran Ustaz Adi Hidayat termasuk dalam kategori tafsir bi al-ma’tsur dan tafsir bi al-ra’yi. Ia menggunakan sumber penafsiran berupa riwayat yang sahih dan kuat, baik dari al-Qur’an maupun hadis. Ustaz Adi Hidayat juga merujuk pada hasil ijtihad dan pemikiran mufasir terdahulu dalam kitab tafsir, kaidah bahasa Arab, serta ilmu yang ditekuni olehnya. Dalam menyampaikan penafsirannya, Ustaz Adi Hidayat cenderung menggabungkan dua metode, yaitu metode mauḍhui (tematik) dan metode tahlili (analitis). Penafsiran Ustaz Adi Hidayat dinilai benar karena sesuai dengan tiga teori kebenaran dalam filsafat ilmu, yaitu teori koherensi, teori korespondensi, dan teori pragmatis.
ABSTRACT
This thesis begins with the phenomenon of spreading the study of the interpretation of the Qur'an through social media platforms. One of the social media that consistently uploads videos of the study of the interpretation of the Qur'an is the Adi Hidayat Official YouTube channel. The interpretation was delivered by Dr. Adi Hidayat, Lc. M.A., a scholar from Pandeglang, Banten. Through his tafsir study videos, Ustaz Adi Hidayat seeks to direct people back to the guidance of the Qur'an and the Prophet's hadith, and inspire love for both. Given that a work of tafsir cannot be separated from the various tendencies of the mufasir, whether it is due to socio-cultural conditions, political influences, science, the context of the birth of the tafsir, and others, the study of tafsir epistemology becomes an important scientific issue to be studied in order to understand an interpretation. This article is here to reveal in depth how the epistemology of Ustaz Adi Hidayat's thoughts in the process of interpretation on YouTube media. The focus of this study is to discuss the sources and methods of Ustaz Adi Hidayat's interpretation in explaining the interpretation of the Qur'an, as well as the validity of Ustaz Adi Hidayat in interpreting the Qur'an.
The research method in this study is library research with a qualitative approach that is virtual ethnography, namely collecting various data and information contained in the online environment as well as interpretation videos uploaded on the Adi Hidayat Official YouTube channel. The data collected is then analyzed using descriptive-analytical methods to produce detailed, complete, and systematic explanations. To understand the sources, methods, and validity of Ustaz Adi Hidayat's interpretation, the author uses a philosophical approach, namely epistemology.
The results of this study show that the interpretation of Ustaz Adi Hidayat is included in the category of tafsir bi al-ma'tsur and tafsir bi al-ra'yi. He uses sources of interpretation in the form of valid and strong narrations, both from the Qur'an and hadith. Ustaz Adi Hidayat also refers to the results of ijtihad and the thoughts of previous mufasirs in the book of interpretation, the rules of Arabic, and the science he is engaged in. In delivering his interpretation, Ustaz Adi Hidayat tends to combine two methods, namely the mauḍhui (thematic) method and the tahlili (analytical) method. Ustaz Adi Hidayat's interpretation is considered correct because it is in accordance with the three theories of truth in the philosophy of science, namely coherence theory, correspondence theory, and pragmatic theory.
مستخلص البحث
تنطلق هذه الورقة من ظاهرة نشر دراسة تفسير القرآن عبر فضاء وسائل التواصل الاجتماعي. ومن بين وسائل التواصل الاجتماعي التي دأبت على رفع مقاطع فيديو لدراسات تفسير القرآن الكريم قناة عدي هدايات الرسمية على اليوتيوب. وقد قام بتقديم التفسير الدكتور عدي هدايت، ماجستير. M.A. وهو عالم من بانديغلانغ، بانتن. ويحاول الأستاذ عدي هدايات من خلال فيديوهاته التفسيرية أن يعيد المجتمع إلى هدي القرآن والحديث النبوي الشريف، ويحاول أن يكون محبًا لهما معًا. معتبراً أن العمل التفسيري لا ينفصل عن الميول المختلفة للمفسر، سواء أكان ذلك ناتجاً عن الظروف الاجتماعية والثقافية، أو المؤثرات السياسية، أو العلمية، أو السياق الذي ولد فيه التفسير، وغيرها. لذا، فإن دراسة علم التفسير بالمأثور تصبح إشكالية علمية ملحة لا بد من معالجتها من أجل معرفة التفسير. وفي هذا البحث نحاول في هذا البحث أن نكشف بشكل كبير عن كيفية إبيستمولوجيا فكر الأستاذ عدي هداية في عملية التفسير على اليوتيوب. ويناقش محور الإشكال في الدراسة مصادر ومناهج تفسير الأستاذ عدي هداية في تفسير القرآن الكريم، وكذلك معايير صحة تفسير الأستاذ عدي هداية في تفسير القرآن الكريم.
منهج البحث في هذه الدراسة هو البحث المكتبي ذو المنهج الكيفي الذي يتسم بطبيعة إثنوغرافية افتراضية، أي جمع البيانات والمعلومات المختلفة الموجودة في البيئة الإلكترونية بالإضافة إلى مقاطع الفيديو التفسيرية التي تم تحميلها من قبل قناة عدي هدايات الرسمية على اليوتيوب. وعلاوةً على ذلك، يتم تحليل البيانات باستخدام المنهج الوصفي التحليلي من أجل إنتاج تفسير مفصل وكامل ومنهجي. ولمعرفة مصدر تفسير الأستاذ عدي هدايات وطريقته وصحة تفسيره، يستخدم المؤلف منهجًا فلسفيًا وهو نظرية المعرفة.
ومن خلال هذه الدراسة يتبين لنا أن تفسير الأستاذ عدي هداية يدخل في باب التفسير بالمأثور والتفسير بالرأي. فهو يستخدم مصادر التفسير في شكل روايات صحيحة وقوية، سواء من القرآن أو الحديث. كما يرجع الأستاذ عدي هداية إلى نتائج الاجتهاد وأفكار المفسرين السابقين في كتاب التفسير، وقواعد العربية، والعلم الذي يشتغل به. ويميل الأستاذ عدي هداية في تقديم تفسيره إلى الجمع بين طريقتين، هما الطريقة الموضوعية والطريقة التحليلية. ويُقال إن تفسير الأستاذ عدي هدايت صحيح لأنه يتوافق مع نظريات الحقيقة الثلاث في فلسفة العلم، وهي نظرية التماسك ونظرية التطابق والنظرية التطابقية والنظرية البراغماتية
Corak dan Metode Kajian Tafsir Ustadz Adi Hidayat di Channel Youtube Adi Hidayat Official
Penelitian ini bertujuan mengkaji corak dan metode penafsiran Ustadz Adi
Hidayat dalam channel YouTube resmi ‘Adi Hidayat Official’. Dengan pendekatan
deskriptif-kualitatif dan analisis isi pada sejumlah video tafsir, ditemukan bahwa
corak tafsir Ustadz Adi dominan bercorak adabi ijtima’i dengan metode
penyampaian ceramah interaktif berbasis referensi klasik dan kontekstualisasi
sosial. Ceramah Ustadz Adi dianggap relevan untuk menjawab berbagai persoalan
di zaman sekarang. Ceramahnya juga dipadukan dengan tanya jawab interaktif
sehingga membuat penonton dari ceramahnya mudah memahami isi dari apa yang
ia sampaikan.
Pemilihan Ustadz Adi sebagai ulama tafsir yang dikaji tentu tidak salah
sejalan dengan keilmuaan yang ia miliki.
Kajian Tafsir di era moderen menekankan pada penggunaan media kajian
tafsir dimana segala hal terkait tafsir sudah menyebar hingga kepada pengguna
sosial media secara personal, pentingnya kajian terhadap tafsir di era modern adalah
memperkuat dan memperketat serta meneliti tafsir sebagai sebab dari kebebasan
berpendapat di sosial media. Sebagaimana sejarah Islam seorang muffasir
diharuskan mampu memenuhi persyaratan sebagai muffasir. Urgensi ini sejalan
dengan hadirnya Ustadz Adi hidayat sebagai tokoh yang menyebarkan kajian tafsir.
Ustadz adi hidayat juga memuat sumber kitab tafsir yang beragam seperti
tafsir ibnu katsîr, tafsir ath-thabari, tafsir al-wasîth. Dalam kajian tafsirnya beliau
menjelaskan bahwa alasan beragamnya sumber kitab tafsir yang digunakan ialah
untuk memperkaya wawasan dan referensi kajia
Tafsir Al-Quran Audiovisual: Analisis Terhadap Penafsiran Adi Hidayat Terkait Konsep Manusia Dalam Al-Qur’an di Channel Youtube Adi Hidayat Official dan Implikasinya Bagi Pemirsa
Rizki Ramadan (2024) : Tafsir Al-Quran Audiovisual: Analisis Terhadap Penafsiran Adi
Hidayat Terkait Konsep Manusia Dalam Al-Qur’an di Channel
Youtube Adi Hidayat Official dan Implikasinya Bagi Pemirsa
Perkembangan teknologi mulai mengambil alih
peran media-media terdahulu dalam mejembatani proses interaksi antar
masyarakat, sehingga para ulama dan akademisi juga harus mengambil peran dalam
proses penyebaran pesan melalui media sosial yang ada. Tujuan penulisan skripsi
ini adalah untuk mengetahui sistematika penyajian penafsiran yang disampaikan
oleh Adi Hidayat, dan untuk mengetahui implikasi terhadap pemirsa setelah melihat
penafsiran yang disampaikan oleh Adi Hidayat di channel Adi Hidayat official.
Rumusan masalah yang diangkat pada skripsi ini yaitu bagaimana kajian penafsiran
yang disampaikan Adi Hidayat pada channel Youtube Adi Hidayat Official, dan
bagaimana implikasi dari penafsiran yang disamaikan oleh Adi Hidayat di akun
Adi Hidayat Official terhadap pemirsa. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif yang
bersifat etnografi virtual dengan metode deskriptif-analisis dengan mengelola dan
menganalisis data dari kajian tafsir Adi Hidayat pada channel Youtube Adi Hidayat
Official. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kajian tafsir Adi Hidayat
yang diunggah oleh channel Youtube Adi Hidayat Official menerapkan metode
maudhui dan nuansa tafsirnya bercorak lughawai dan adabi al-ijtima’i, ketika
menyampaikan kajian penafsiran. Dari segi efektifitasnya, kajian penafsiran yang
disampaikan oleh Adi Hidayat telah memberikan pengaruh kepada pemirsa di
Youtube, baik adanya pengetahuan yang baru, hingga menyentuh sisi emosional
sikap dari pemirsa berdasarkaan terpenuhinya dua tanda komunikasi efektif yaitu
afektif, dan kognitif
Kata Kunci: Tafsir Al-Qur’an, Audiovisual, Adi Hidaya
Corak dan Metode Kajian Tafsir Ustadz Adi Hidayat di Channel Youtube Adi Hidayat Official
Penelitian ini bertujuan mengkaji corak dan metode penafsiran Ustadz Adi
Hidayat dalam channel YouTube resmi ‘Adi Hidayat Official’. Dengan pendekatan
deskriptif-kualitatif dan analisis isi pada sejumlah video tafsir, ditemukan bahwa
corak tafsir Ustadz Adi dominan bercorak adabi ijtima’i dengan metode
penyampaian ceramah interaktif berbasis referensi klasik dan kontekstualisasi
sosial. Ceramah Ustadz Adi dianggap relevan untuk menjawab berbagai persoalan
di zaman sekarang. Ceramahnya juga dipadukan dengan tanya jawab interaktif
sehingga membuat penonton dari ceramahnya mudah memahami isi dari apa yang
ia sampaikan.
Pemilihan Ustadz Adi sebagai ulama tafsir yang dikaji tentu tidak salah
sejalan dengan keilmuaan yang ia miliki.
Kajian Tafsir di era moderen menekankan pada penggunaan media kajian
tafsir dimana segala hal terkait tafsir sudah menyebar hingga kepada pengguna
sosial media secara personal, pentingnya kajian terhadap tafsir di era modern adalah
memperkuat dan memperketat serta meneliti tafsir sebagai sebab dari kebebasan
berpendapat di sosial media. Sebagaimana sejarah Islam seorang muffasir
diharuskan mampu memenuhi persyaratan sebagai muffasir. Urgensi ini sejalan
dengan hadirnya Ustadz Adi hidayat sebagai tokoh yang menyebarkan kajian tafsir.
Ustadz adi hidayat juga memuat sumber kitab tafsir yang beragam seperti
tafsir ibnu katsîr, tafsir ath-thabari, tafsir al-wasîth. Dalam kajian tafsirnya beliau
menjelaskan bahwa alasan beragamnya sumber kitab tafsir yang digunakan ialah
untuk memperkaya wawasan dan referensi kajia
KARAKTERISTIK PENAFSIRAN USTADZ ADI HIDAYAT: ANALISIS QS. AL-‘ALAQ AYAT 1-5 DI KANAL YOUTUBE ADI HIDAYAT OFFICIAL
Skripsi ini berjudul “Karakteristik Penafsiran Ustadz Adi Hidayat: Analisis QS. Al-‘Alaq Ayat 1–5 di Kanal YouTube Adi Hidayat Official”. Perkembangan media digital telah membawa perubahan signifikan dalam penyebaran ilmu tafsir, khususnya melalui platform YouTube. Di tengah rendahnya minat baca masyarakat Indonesia, penyampaian tafsir melalui media audiovisual menjadi alternatif yang lebih mudah diakses dan diterima. Salah satu tokoh yang aktif menyampaikan tafsir Al-Qur’an melalui platform ini adalah Ustadz Adi Hidayat, seorang pendakwah dan cendekiawan Muslim yang dikenal luas melalui kanal YouTube-nya. Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah utama: bagaimana penafsiran QS. Al-‘Alaq ayat 1–5 dalam kanal YouTube Adi Hidayat Official? Dan bagaimana karakteristik: metode, corak, serta sumber penafsiran yang digunakan dalam kajian tersebut? Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi penafsiran Ustadz Adi Hidayat terhadap QS. Al-‘Alaq ayat 1–5 serta mengidentifikasi ciri khas dari metode, corak, dan sumber tafsir yang digunakan. Penelitian ini berjenis penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif dan metode etnografi virtual. Data primer diperoleh dari enam video kajian tafsir QS. Al-‘Alaq yang diunggah di kanal Adi Hidayat Official, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur tafsir yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Ustadz Adi Hidayat terhadap QS. Al-‘Alaq Ayat 1-5 menekankan pentingnya membaca, menuntut ilmu, dan memahami wahyu sebagai landasan pembinaan spiritual dan intelektual. Ustadz Adi juga menggarisbawahi bahwa ilmu bukan sekadar hasil usaha manusia, tetapi bentuk pemberian langsung dari Allah kepada hamba yang sungguh-sungguh mencarinya. Karakteristik penafsirannya tampak dalam penggunaan metode maudhu’i dan tahlili, corak tafsir lughawi, ‘ilmi, dan al-adabi wa al-ijtima’i, serta penggunaan sumber tafsir bi al-ma’tsūr dan bi al-ra’yi. Penelitian ini memberi gambaran bagaimana tafsir Al-Qur’an bisa disampaikan secara efektif melalui media digital. Kata Kunci: Tafsir Audiovisual, Ustadz Adi Hidayat, QS. Al-‘Alaq Ayat 1–5, YouTube
Analysis of the Rhetoric of Ustadz Adi Hidayat's Da'wah About Pancasila on the Adi Hidayat Official Youtube Channel: Analisis Retorika Dakwah Ustadz Adi Hidayat Tentang Pancasila di Channel Youtube Adi Hidayat Official
The large number of YouTube users makes it the right medium for preaching. One of the YouTube channels that is quite popular in spreading da'wah is the Adi Hidayat Official channel, which was founded by Ustadz Adi Hidayat, Lc., M.A. or who is familiarly called "UAH". Researchers apply research methods with descriptive qualitative methods. The analysis technique used by researchers uses semiotic analysis techniques. The subject used is Ustadz Adi Hidayat himself with observations of the style of da'wah rhetoric in delivering lectures on a video on the Adi Hidayat Official channel entitled "UAH, The Real Pancasilais" and Second, a video entitled "Short..... UAH Teaches Pancasila To Flag Traders who discussed "Pancasila" Based on the results and discussion it was explained that the two UAH videos had applied the five basic laws of rhetoric and also rhetorical principles according to Aristotle
MEMAHAMI KONSEP SIHIR PERSPEKTIF TAFSIR AUDIOVISUAL USTADZ ADI HIDAYAT
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Penafsiran Surat Al-Falaq tentang Sihir Menurut Ustadz Adi Hidayat (Kajian Tafsir Audiovisual)”. Penelitian ini bertujuan mengkaji penafsiran Ustadz Adi Hidayat terhadap Surah Al-Falaq dalam konteks sihir, serta menggambarkan solusi keislaman yang beliau tawarkan dalam menghadapi fenomena sihir di era modern. Latar belakang kajian ini didorong oleh masih maraknya praktik sihir di masyarakat dan pentingnya pemahaman agama yang dapat diakses secara luas melalui media digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data utama diperoleh dari ceramah Ustadz Adi Hidayat yang disiarkan di kanal YouTube Adi Hidayat Official dan Surau Kita. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ustadz Adi Hidayat menafsirkan Surah Al-Falaq sebagai doa perlindungan dari berbagai bentuk kejahatan, khususnya sihir yang dipandang sebagai penyimpangan akidah dan bentuk interaksi manusia dengan kekuatan setan. Beliau menekankan tiga langkah sebagai solusi: memperkuat tauhid dan iman kepada Allah, membiasakan dzikir dan pembacaan ayat pelindung (seperti Surah Al-Falaq, An-Nas, dan Ayat Kursi), serta menjaga konsistensi ibadah harian. Kajian ini menunjukkan bahwa media audiovisual merupakan sarana strategis dalam menyampaikan pesan keislaman secara efektif, kontekstual, dan mudah dipahami. Penelitian ini juga memperkaya khazanah tafsir tematik serta memberikan kontribusi pada model dakwah digital yang solutif dan aplikatif. Kata kunci: sihir, Adi Hidayat, Tafsir Audiovisua
“Tafsir Adi Hidayat Tentang Penghuni Neraka Teori Komunikasi H.D Lasswell”.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terhadap video khotbah live
streaming yang berjudul curhat penghuni neraka melalui sosial media
kanal youtube Adi Hidayat Official. Fokus utama kajian terletak pada
bagaimana ayat ayat tentang neraka yang telah kutip dari Al-Qur’an dalam
surat al-muddatstsir ayat 42-49 yang menjadi topik utama dalam ceramah
khotbah nya, dan beliau mengkorelasikan surah Al-Baqarah ayat 3 dan
143, dan Surat An-nisa ayat 140. Selain Al-Qur’an sebagai
pembahasannya beliau menyampaikan hadis sebagai penguat dalilnya
yakni, hadis tentang wanita ahli ibadah yang masuk neraka (HR. Bukhari,
al-Adab al-Mufrad), dan Hadis tentang lisan sebagai jalan menuju surga
atau neraka (HR. Bukhari).
Fokus kajian pada penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana Tafsir Lisan Adi
Hidayat dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an tentang Curhat Penghuni
Neraka? 2) Bagaimana karakteristik komunikasi Adi Hidayat dalam kajian
tafsir lisan teori H.D. Laswell?.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian
kepustakaan atau (library research) dengan menggunakan pendekatan
etnografi virtual. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah
video ceramah Adi Hidayat pada platform media Youtube. Sedangkan data
sekunder diperoleh dari literatur yang relevan dengan objek yang dikaji.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penelitian ini yaitu: pertama Ustaz
Adi Hidayat menjelaskan bahwa adanya Realitas Neraka, kedua Ustaz Adi
Hidayat menjelaskan bahwa adanya Curhat Penghuni Neraka, Ketiga
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan Pesan Moral, Kemudian karakteristik
ceramah Adi Hidayat di sosial media menggunakan teori Harold Dwight
Lasswell yang mana karakteristik tersebut diantaranya: Who (siapa), Says
Whats (apa pesan yang digunakan), In Which Channel (sumber apa yang
digunakan), To Whom (siapa komunikan), dan With What Effect (apa
sesuatu yang didapatkan
ANALISIS CAMPUR KODE BAHASA ARAB DALAM CERAMAH ADI HIDAYAT
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui campur kode bahasa Arab dalam ceramah Adi Hidayat dan (2) mengetahui faktor penyebab campur kode bahasa Arab dalam ceramah Adi Hidayat .Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptip kualitatif. Sumber data penelitian yang digunakan adalah ceramah Adi Hidayat. Wujud data pada penelitian ini adalah keseluruhan transkrip ceramah Adi Hidayat yang mengandung campur kode bahasa Arab. objek penelitian ini adalah wujud campur kode bahasa beserta faktor yang mempengaruhi penggunaan campur kode bahasa Arab Arab dalam ceramah Adi Hidayat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, berupa teknik sadap, teknik rekam dan catat.Hasil penelitian ini ditemukan wujud campur kode bahasa Arab dalam ceramah Adi Hidayat sebanyak 96 data. Wujud campur kode bahasa Arab berupa kata sebanyak 21 data, wujud campur kode bahasa Arab berupa frasa sebanyak 5 data, dan bentuk campur kode bahasa Arab berupa kalimat 70 data. Berdasarkan temuan tersebut, maka penulis merekomendasikan agar ketika pembelajaran bahasa Arab berlangsung, guru bahasa Arab dapat menggunakan campur kode bahasa Arab ketika menyampaikan materi. Dengan demikian siswa akan terbiasa mendengar kata, frasa, ataupun kalimat bahasa Arab, sehingga akan memudahkan siswa dalam menambah penguasaan mufrodat
- …
