1,722,411 research outputs found

    Komentar Pembaca Fanfiction terhadap Boy Meets Evil Karya Agust C Oleh: Hermawati

    No full text
    ABSTRAK Hermawati. Komentar Pembaca Fanfiction terhadap Boy Meets Evil Karya Agust C. Skripsi. Jakarta: Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Jakarta. Januari. 2021. Fanfiction merupakan karya yang dibuat penggemar dan merebak di media daring terutama wattpad, ia menjadikan tokoh nyata sebagai fiksi atau khayalan para penggemar, sehingga menimbulkan perasaan positif atau senang, dan negatif apabila berlawanan dari keinginannya. Peneliti menggunakan dan menganalisis komentar Boy Meets Evil di wattpad. Komentar positif (perasaan senang atau suka, tertawa, terhibur, dan lucu) dan negatif (perasaan kesal, tidak senang, marah, dan sedih,) serta netral (menyarankan) yang terpengaruh oleh intrinsik dan minat pembaca sehingga karya tersebut diterima. Peneliti menggunakan teori struktural Robert Stanton ( karakter, latar, sudut pandang, dan gaya bahasa), dan minat Crow (dorongan diri, motif sosial, dan motif emosional), dan menggunakan metode analisis tekstual. Hasil penelitian ini menunjukkan data, sebagai berikut: (1) Dominan pembaca merasa positif (terhibur) terhadap gaya bahasa melalui teknik humor pengarang yang tercipta melalui tren bahasa seperti kata Sunda, campur kode, nama makanan atau produk, budaya herbal orang Indonesia, akronim , majas, dan tren media seperti: tokoh selebriti. Sebagian pembaca tidak senang jika gaya bahasa melibatkan bahasa Sunda yang dapat menghilangkan imajinasinya. Semua pembaca menikmati dan ingin menuntaskan cerita, serta sebagian menginginkan suasana dibuat bagus dan berharap nama tempat menjadi kenyataan. (2) Dominan kedua merasa negatif (kesal, sedih, marah) terhadap karakter karena tercipta berlawanan dari identitas tokoh idola dan keinginan pembaca, sementara komentar senang ditujukan kepada karakter yang masih mirip dengan sosok idolanya, (3) dominan ketiga berasal dari minat, yakni positif (senang atau suka) pada karya, timbul melalui dorongan diri yaitu keinginan menuntaskan bacaan yang mirip dengan SAVE ME, sementara sebagian pembaca berkeinginan membeli Boy Meets Evil, dan telah direkomendasikan oleh orang lain, serta merasa negatif (sedih dan terpaksa) membeli karya karena cerita lengkap tidak tersedia di wattpad. Kata Kunci: Fanfiction, Resepsi sastra, Struktural. ABSTRACT Hermawati. Fanfiction readers’ Comment on Boy Meets Evil by Agust C. Undergrduate. Jakarta: School of Language and Art. State University. January.2021. Fanfiction be thought out by fans and wide-spread into watt pad, fanfiction expropriate real character to be fiction or fan imaginations, and it can be positive feeling or happy, and if character idol controverts with them, people or fan can be negative feeling. This research analysis using comment wattpad on Boy Meets Evil. The comment has three categories they are positive (happy, like, laugh, entertained, and funny feeling) and negative (dislike, annoyed, angry, and sad feeling) and neutral (giving counsel). They can be effected by intrinsic and interest to fanfiction until accepted. The researcher uses Stanton Structuralism (character, background, point of view, and style of language) and Crow Interest theory (self-motivation, social motive, and emotional motive), and use textual analysis. The research result finds: (1) dominant reader positive entertained by style of language like language trend (Sun da language, code switching, food or product name, Indonesia tradition herbal, acronym, majas, and massa media trend such as Indonesian celebrities. In part readers dislike if style of language involves Sun da language that could eliminate imagination reader. All of the readers enjoyed and want finishing stories. And in part readers want a background, and name place can be real. (2) Second dominant readers negative feeling or dislike (annoyed, sad, angry,) with real character who controverts with identity idol and readers wish, meanwhile happy comment shown to lifelike character. (3) Third dominant come from self-motivation reader for searching and want finishing stories which same with SAVE ME, and had recommended by other fan, and reader have negative feeling (sad and obliged) for buy story cause story unavailable in watt pad. Kata Kunci: Fanfiction, Literature Reseption, Structuralism

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Sejarah agama bangsa yahudi/ Hermawati

    No full text
    xv, 211 hal.; 21 cm

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Data mining/ Hermawati

    No full text
    viii, 204 hal.; 23 cm

    Analisis Strategi Pemasaran Produk Susu Kuda Organik ”Asam Bugar” UKM Diana Hermawati, Parung Bogor

    No full text
    Trend pertanian Indonesia saat ini adalah peralihan sistem dari pertanian konvensional menuju pertanian organik. Pertumbuhan pertanian organik di Indonesia cukup baik. Pertumbuhan penjualan produk organik di Indonesia diperkirakan mencapai 10 persen per tahun, walaupun jumlah ini relatif kecil dibanding pertumbuhan penjualan produk organik di negara lain. Media organik Inggris menulis bahwa di Asia penjualan produk organik meningkat 20 persen setiap tahunnya. Konsep organik tidak hanya dapat diterapkan pada sub sektor pertanian seperti sayur dan buah saja, tetapi juga sub sektor lain, seperti sub sektor peternakan. Peternakan organik merupakan pengelolaan peternakan dengan sistem yang sesuai dengan standar manajemen pertanian organik. Produk-produk peternakan yang telah diusahakan secara organik antara lain adalah daging, telur, madu, dan susu. Salah satu perusahaan yang memproduksi dan memasarkan produk peternakan organik adalah UKM Diana Hermawati, yang salah satu produknya adalah susu kuda organik. Susu kuda sumbawa sejak lama dikenal manjur untuk mengobati berbagai penyakit, mulai dari TBC, jantung, kanker rahim, hipertensi, asam urat, asma, diabetes, ginjal, anemia, types, lemah syahwat, sulit punya keturunan, menurunkan kolesterol, dan sebagainya. Pada tahun 2008 Dr. Diana Hermawati melakukan sertifikasi kepada produk susu kuda Sumbawanya sebagai susu kuda organik, yang merupakan susu kuda organik pertama dan satu-satunya di Indonesia. Sertifikasi tersebut beliau lakukan agar produknya memiliki keunggulan dibandingkan produk susu kuda sumbawa produksi perusahaan lain, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Namun, predikat susu kuda organik ternyata belum meningkatkan penjualan susu kuda Sumbawa produksi UKM Diana Hermawati. Berdasarkan data penjualan susu kuda organik “ASAMBUGAR” selama enam bulan sebelum dan enam bulan setelah sertifikasi organik, penambahan penjualan produk ukuran 500 ml hanya sebesar 0,536 persen, sedangkan produk ukuran 250 ml malah mengalami penurunan sebesar 1,4 persen. Total penjualan pada penjualan pada enam bulan sebelum sertifikasi organik adalah Rp165.240.000, sedangkan total penjualan enam bulan setelah sertifikasi organik adalah Rp165.150.000. Maka disimpulkan malah terjadi penurunan penjualan setelah sertifikasi organik. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk susu kuda organik “Asambugar”, 2) Merumuskan alternatif strategi pemasaran untuk produk susu kuda organik “Asambugar”, dan 3) Menentukan prioritas strategi pemasaran yang dapat direkomendasikan untuk diterapkan pada produk susu kuda organik “Asambugar”. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran perusahaan diidentifikasi menggunkan matriks IFE (Internal Factor Evaluation) dan EFE 3 (External Factor Evaluation), perumusan strategi dilakukan dengan matriks IE (Internal External) dan matriks SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dan urutan prioritas strategi diputuskan dengan menggunakan matiks QSP (Quantitative Strategic Planning). Identifikasi terhadap faktor-faktor internal UKM Diana Hermawati menunjukkan kekuatan dan kelemahan UKM Diana Hermawati yang mempengaruhi pemasarannya. Kekuatan UKM Diana Hermawati diantaranya yaitu produk berkualitas, khasiat produk yang telah diakui konsumen, harga bersaing, kemampuan bermitra dengan stake holder, serta SDM Litbang yang ahli di bidangnya. Sedangkan kelemahan UKM Diana Hermawati adalah kurangnya lokasi distribusi, terbatasnya modal, belum ada SDM yang fokus pada pemasaran, rasa susu kuda yang asam dan aroma yang khas, kemasan kurang menarik, dan belum memiliki segmen pasar yang jelas. Identifikasi terhadap faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk susu kuda organik menghasilkan faktor peluang dan ancaman yang dihadapi UKM Diana Hermawati. Peluang UKM Diana Hermawati antara lain yaitu trend hidup sehat dan alami, tingginya jumlah penderita penyakit kronis di Indonesia, dan UU No. 20 tahun 2008 tentang UMKM. Sedangkan ancaman yang dihadapi UKM Diana Hermawati antara lain yaitu rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kelebihan produk organik, rendahnya pengetahuan masyarakat tentang khasiat susu kuda, munculnya pesaing yang juga menjual susu kuda Sumbawa, munculnya produk susu kuda Sumbawa palsu, tingkat inflasi, dan produk substitusi. Matriks IFE UKM Diana Hermawati menghasilkan total nilai tertimbang sebesar 2,6389 , sedangkan matiks EFE menghasilkan total nilai tertimbang sebesar 3,2320. Hal tersebut berarti UKM Diana Hermawati memiliki kemampuan yang rata-rata dalam memanfaatkan kekuatan dan meminimalkan kelemahan, serta memiliki kemampuan yang tinggi untuk memanfaatkan peluang dan menghindari ancaman. Dengan demikian, posisi UKM Diana Hermawati dalam matriks IE adalah pada sel ke II yaitu pada posisi grow and build (tumbuh dan berkembang) dan strategi yang cocok untuk posisi ini adalah strategi intensif atau strategi integratif. Analisis SWOT UKM Diana Hermawati menghasilkan enam alternatif strategi yang berkaitan dengan posisi perusahaan dalam matriks IE. Urutan prioritas strategi UKM Diana hermawati berdasarkan analisis QSPM adalah (1) Memanfaatkan fasilitas kredit dari pemerintah (nilai TAS 7,448), (2) Meningkatkan strategi pemasaran langsung (nilai TAS 7,5618), (3) Mempertahankan kualitas produk (nilai TAS 7,4480), (4) Melaksanakan pengembangan produk agar lebih menarik dan enak dikonsumsi (nilai TAS 6,9783), (5) Menggiatkan iklan dan promosi penjualan (nilai TAS 6,8283), dan (6) Melaksanakan strategi pemasaran yang terkonsentrasi (nilai TAS 6,6483)
    corecore