21 research outputs found
Persepsi BullyingAnakPantiAsuhanMuhammadiyah Malang.
RINGKASANHermawan, Machfud, 2018. Persepsi Bullying Anak Panti Asuhan Muhammadiyah Malang. Skripsi, JurusanPsikologi, FakultasPendidikanPsikologi, UniversitasNegeri Malang.Pembimbing(1) Prof. Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed.,(2) Pravissi Shanti, S.Psi., M.Psi. Kata Kunci :Persepsi Bullying, Anak, PantiAsuhanMuhammadiyah MalangPersepsi merupakan sejenis aktivitas pengelolahan informasi yang menghubungkan seseorang dengan lingkungannya. Sedangkan buli merupakan tindakan agresi atau manipulasi yang dilakukan dengan penuh kesadaran dan berulang-ulang oleh individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lain. Persepsi buli adalah proses pengolahan dan menyimpulkan informasi yang diterima oleh pengindraan mengenai tindakan buli yang terjadi dilingkungannya. Untu kmenemukan persepsi buli, individu bisa menggunakan cara pandang mereka masing-masing terhadap fenomena yang ada di lingkungannya.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengungkap secara mendalam deskripsi fenomena persepsi buli anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode kualitatif dengan model penelitian fenomenologi Pengumpulan data menggunkan metode penelitian kualitatif. Teknikanalisis data menggunkan analisistematik.Untukmengecek hasil penelitian peneliti menggunakan beberapa informasi dari informan.Penelitian ini dilaksanakan di kota malang dengan jumlah subjek 3 orang anak yang tinggal di PantiAsuhan.Berdasarkananalisis data tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa gambaran persepsi buli anak Panti Asuhan Muhammadiyah Malang. Pengertian buli adalah tindakan menyakiti hati orang lain, tindakan agresif terhadap orang yang ada disekitarnya dan perbuatan mengasari korban yang terlihatlemah. Hal ini bisa dilihat dari kurangnya kesadaraan diri baik korban maupun pelaku untuk menyikapi hal yang terjadi mengenai dirinya sehingga terjadi kesalah pahaman terhadap kedua belah pihak. Dampak pembulian bisa memutus tali pertemanan dan meyebabkan kurangnya keharmonisan di dalam lingkungannya. Jika pembulian terjadi di lingkungan Panti Asuhan Muhammadiyah Malang, teman yang melihat secara langsung berkeinginan untuk membantu kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahanya ataumelaporkan kepadapihak yang berwajib di lingkungannya.
Model Kebijakan Aksesibilitas Angkutan Umum yang Berkelanjutan di Kota Sukabumi.
Studi tentang teknik, strategi, kebijakan, serta rencana aksi guna
pengembangan angkutan umum khususnya aksesibilitas angkutan umum telah
banyak dilakukan, namun hingga saat ini kondisi angkutan umum khususnya
angkutan perkotaan masih banyak menghadapi permasalahan yang sampai saat ini
belum terselesaikan. Kondisi pelayanan yang dapat dilihat dari karakteristik
operasional masih menunjukkan kinerja yang kurang baik. Tingkat operasi,
frekuensi, usia kendaraan, kecepatan masih dibawah standar minimal.
Pengembangan aksesibilitas angkutan umum tentunya harus mempertimbangkan
tingkat keberlanjutannya, bukan saja aspek ekonomi yang menjadi bahan
pertimbangan, namun aspek sosial, aspek lingkungan, dan aspek kelembagaan dan
hukum juga perlu dipertimbangkan. Pengembangan aksesibilitas angkutan umum
merupakan kepentingan yang dirasakan oleh berbagai pihak, seperti: masyarakat
sebagai pengguna, operator angkutan, dan pemerintah sebagai regulator, sehingga
diperlukan suatu model kebijakan aksesibilitas angkutan umum secara menyeluruh
dan dinamis dengan mempertimbangkan berbagai dimensi pembangunan
berkelanjutan.
Tujuan utama penelitian ini adalah merumuskan kebijakan aksesibilitas
angkutan umum yang berkelanjutan, dengan 4 (empat) tujuan khusus. Tujuan
pertama menganalisis status keberlanjutan aksesibilitas angkutan umum dengan
menggunakan kriteria dan indikator aksesibilitas transportasi berkelanjutan, tujuan
kedua merumuskan aksi-aksi kegiatan prioritas aksesibilitas angkutan umum di
Kota Sukabumi, tujuan ketiga merancang model kebijakan aksesibilitas angkutan
umum dengan sistem dinamis dan tujuan keempat menyusun arahan kebijakan
peningkatan aksesibilitas angkutan umum yang berkelanjutan.
Penelitian ini mengambil studi kasus di Kota Sukabumi, yang merupakan
salah satu kota dengan pertumbuhan yang cukup pesat di Provinsi Jawa Barat.
Lingkup penelitian aksesibilitas angkutan umum yang diamati dibatasi pada
aksesibilitas angkutan umum. Penelitian dilaksanakan selama 30 bulan (September
2016 sampai dengan Maret 2019). Alat yang digunakan antara lain: komputer,
kuesioner, Microsoft Excel 2016, Expert Choice 2000, Super Decisions dan
Powersym Studio 2005.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
pendekatan kesisteman dengan menggunakan metode analisis Multi Dimensional
Scalling (MDS) yang terdiri dari aplikasi Rapfish (Rapid Apraisal for Fisheries)
dan Pairwise Comparison Analysis (PCA). Teknik pengambilan sampel
menggunakan metode expert survey dengan melakukan wawancara mendalam (indepth
interview) kepada 15 responden yang telah ditentukan secara sengaja
(purposive sampling). Focus Group Discussion (FGD) dilakukan di Kota Bekasi
dan Kota Sukabumi sebanyak 2 (dua) kali yaitu Bulan Januari 2017 dan Agustus
2017.
v
Hasil FGD menghasilkan 4 (empat) kriteria dan 19 indikator aksesibilitas
angkutan umum berkelanjutan. Indikator aksesibilitas tersebut digunakan untuk
mengukur status keberlanjutan aksesibilitas angkutan umum Kota Sukabumi. Hasil
analisis status keberlanjutan aksesibilitas angkutan umum di wilayah penelitian
dengan menggunakan MDS adalah termasuk kategori kurang berkelanjutan dengan
nilai indeks multikriteria sebesar 49,07. Nilai indeks multikriteria adalah rata-rata
dari 4 kriteria yaitu ekonomi (nilai indeks 46,14), sosial (nilai indeks 23,58),
lingkungan (nilai indeks 82,95), serta kelembagaan dan hukum (nilai indeks 43,61).
Kriteria sosial memiliki nilai indeks keberlanjutan yang paling rendah atau tidak
berkelanjutan, sedangkan kriteria lainnya yaitu kriteria ekonomi serta kelembagaan
dan hukum masuk kategori kurang berkelanjutan. Kriteria lingkungan termasuk
satu-satunya kriteria dengan status indeks keberlanjutan baik. Hasil analisis dengan
Rapfish mengidentifikasi 19 indikator kunci untuk pengembangan aksesibilitas
angkutan umum berkelanjutan berdasarkan penilaian stakeholders.
Identifikasi terhadap 19 indikator kunci keberlanjutan tersebut untuk masingmasing
kriteria kemudian dijabarkan dalam sub-sub kriteria dan masing-masing sub
kriteria diuraikan kedalam aksi kegiatan priorits guna meningkatkan indeks tingkat
keberlanjutan masing-masing kriteria. Analisis dengan menggunakan pairwise
comparison akan diketahui kegiatan-kegiatan yang wajib dilaksanakan
sebagaimana bobot masing-masing kegiatan.
Perancangan model dinamik pengembangan aksesibilitas angkutan umum
berkelanjutan kota menggunakan simulasi 20 tahun. Model dinamik pengembangan
aksesibilitas angkutan umum berkelanjutan terdiri dari 5 (lima) sub model yaitu:
sub model biaya operasi kendaraan, sub model tarif angkutan umum, sub model
jumlah penduduk orang dewasa, sub model tingkat penggunaan angkutan umum,
dan sub model konsumsi bahan bakar. Nilai indeks keberlanjutan tersebut dapat
ditingkatkan sejalan dengan program atau aksi yang akan pemerintah lakukan untuk
peningkatan keberlanjutan aksesibilitas angkutan umum. Peningkatan nilai indeks
keberlanjutan sejalan dengan simulasi model dilakukan untuk 4 (empat) skenario,
yaitu: skenario do nothing, pesimis, moderat, dan optimis. Beberapa parameter
model yang dintervensi adalah peningkatan persentase orang menggunakan
angkutan umum, faktor muat kendaraan, kapasitas angkut kendaraan, kecepatan
lalu lintas, dan frekuansi angkutan umum. Skenario terpilih adalah skenario optimis
dengan berbagai intervensi kebijakan yang sangat mungkin dilaksanakan.
Arah kebijakan prioritas pengembangan aksesibilitas angkutan umum
berkelanjutan adalah: kebijakan bidang ekonomi melalui optimalisasi biaya operasi
kendaraan melalui subsidi bahan bakar minyak untuk angkutan umum dan juga
subsidi suku cadang angkutan umum. Sedangkan kebijakan bidang sosial lebih
menitikberatkan peningkatan jumlah pengguna angkutan umum melalui
peningkatan kuantitas dan kualitas pelayanan angkutan umum dengan menerapkan
Standar Pelayanan Minimal pengelolaan angkutan umum
KEBERLANJUTAN RANTAI PASOK INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) ALAS KAKI DI KABUPATEN DAN KOTA BOGOR
Measurement of supply chain sustainability in the footwear industry is limited to measurements on craftsmen as footwear makers in the District and City of Bogor. The purpose of this study was to obtain a footwear industry supply chain sustainability index in the District and City of Bogor as an industrial centre in the West Java region. The method approach taken was Multidimensional Scaling (MDS) using Rapfish software. This study analyzed three dimensions, namely economic, social and environment. The indicators used for the economic dimension were net profit, sales targets, production capacity, labour income, product quality, market access, investment for the environmental improvement, research and technology development. Indicators measured for the social dimension were employment opportunities for the local workers, human reource skills, easiness access to health, use of equipment, work safety, workplace quality, air quality of production rooms, workforce training, number of products returned, and certification in the social field. On the environmental dimension, the indicators measured were the reduction in the amount of energy used, the use of environmentally friendly materials, the level of waste management, measurement and reduction of emissions produced, certification in the environmental field, use of materials from local suppliers. The results of measurement of the footwear industry sustainability indexes were less sustainable for the economic and social dimensions, whereas for the environment dimension indexed was not sustainable. In leverage analysis, indicators that influenced to increase the index for the economic dimension were market access and labour income, the social dimension were the quality of the production room air and the use of safety equipment, and the environmental dimension were the level of waste management, measurement and emission reduction.
Keywords: sustainability. footwear, MD
Daftar Isi
Volume 30 Nomor 1, 1 - 127 April 2020
RANCANGAN MODEL PURWARUPAKEMASAN KOPI SPECIALTY
Zulkarnain, Machfud, Marimin, Emmy Darmawati, Sugiarto.............................................1
ANALISIS DAN PENENTUAN STRATEGI PERBAIKAN NILAI TAMBAH PADA RANTAI PASOK KELAPA SAWIT (STUDI KASUS PROVINSI RIAU)
Petir Papilo, Diki Prasetiyo, Misra Hartati, Ekie Gilang Permata, Afdhol Rinaldi...........13
PENINGK ATAN KINERJA, MITIGASI RISIKO DAN ANALISIS KELEMBAGAAN PADA RANTAI PASOK CABAI MERAH DI KABUPATEN GARUT
Maulida Hayuningtyas, Marimin, dan Indah Yuliasih............................................................22
KARAKTERISTIK SENSORIS PRODUK MINUMAN WHEY FERMENTASI DENGAN PENGGUNAAN PERSENTASE SUKROSA
Muhammad Taufik dan Fatma Maruddin..................................................................................36
KEBERLANJUTAN RANTAI PASOK INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) ALAS KAKI DI KABUPATEN DAN KOTA BOGOR
Wilda Sukmawati, Machfud, Ono Suparno, Aji Hermawan...................................................45
STRATEGI PENGEMBANGAN KEMITRAAN AGROINDUSTRI NILAM DI KABUPATEN KONAWE SELATAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SWOT DAN AHP
Dzulkarnain, Imam Santoso, dan Siti Asmaul Mustaniroh....................................................53
APLIKASI EDIBLE COATING MINYAK KAYU MANIS PADA MANISAN TOMAT CHERRY SELAMA PENYIMPANAN
Priska Wisudawaty, Indah Yuliasih, dan Liesbetini Haditjaroko...........................................63
ANALISIS TEKNOEKONOMI ALAT PENYEMBELIHAN AYAM UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI SISTEM JAMINAN HALAL
Sucipto Sucipto, Riska Indra Wardani, Muhammad Arif Kamal, Danang Triagus Setiyawan....72
FIXED TIME PERIOD MODELLING FOR INVENTORY CONTROL SYSTEM IN REGIONAL WAREHOUSING
Taufik Djatna dan Bagas Ari Wicaksono......................................................................................82
PEMULIHAN MINYAK SAWIT DARI SPENT BLEACHING EARTH DENGAN METODE EKSTRAKSI REFLUKS
Muslich, Sri Utami, dan Nastiti siswi indrasti.............................................................................90
EVALUASI MUTU BERAS DAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) DAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) (STUDI KASUS PENGGILINGAN PADI DI KABUPATEN KARAWANG)
Ekaterina Setyawati, Sukardi, Yandra Arkeman, Muslich.......................................................100
PENGENDALIAN KUALITAS PANGAN DENGAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA PROSES PRODUKSI DODOL BETAWI (STUDI KASUS UKM MC)
Rina Fitriana, Wawan Kurniawan, dan Jaquline Glenadys Siregar.....................................110
 
Daftar Isi
Volume 30 Nomor 1, 1 - 127 April 2020
RANCANGAN MODEL PURWARUPAKEMASAN KOPI SPECIALTY
Zulkarnain, Machfud, Marimin, Emmy Darmawati, Sugiarto.............................................1
ANALISIS DAN PENENTUAN STRATEGI PERBAIKAN NILAI TAMBAH PADA RANTAI PASOK KELAPA SAWIT (STUDI KASUS PROVINSI RIAU)
Petir Papilo, Diki Prasetiyo, Misra Hartati, Ekie Gilang Permata, Afdhol Rinaldi...........13
PENINGK ATAN KINERJA, MITIGASI RISIKO DAN ANALISIS KELEMBAGAAN PADA RANTAI PASOK CABAI MERAH DI KABUPATEN GARUT
Maulida Hayuningtyas, Marimin, dan Indah Yuliasih............................................................22
KARAKTERISTIK SENSORIS PRODUK MINUMAN WHEY FERMENTASI DENGAN PENGGUNAAN PERSENTASE SUKROSA
Muhammad Taufik dan Fatma Maruddin..................................................................................36
KEBERLANJUTAN RANTAI PASOK INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) ALAS KAKI DI KABUPATEN DAN KOTA BOGOR
Wilda Sukmawati, Machfud, Ono Suparno, Aji Hermawan...................................................45
STRATEGI PENGEMBANGAN KEMITRAAN AGROINDUSTRI NILAM DI KABUPATEN KONAWE SELATAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SWOT DAN AHP
Dzulkarnain, Imam Santoso, dan Siti Asmaul Mustaniroh....................................................53
APLIKASI EDIBLE COATING MINYAK KAYU MANIS PADA MANISAN TOMAT CHERRY SELAMA PENYIMPANAN
Priska Wisudawaty, Indah Yuliasih, dan Liesbetini Haditjaroko...........................................63
ANALISIS TEKNOEKONOMI ALAT PENYEMBELIHAN AYAM UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI SISTEM JAMINAN HALAL
Sucipto Sucipto, Riska Indra Wardani, Muhammad Arif Kamal, Danang Triagus Setiyawan....72
FIXED TIME PERIOD MODELLING FOR INVENTORY CONTROL SYSTEM IN REGIONAL WAREHOUSING
Taufik Djatna dan Bagas Ari Wicaksono......................................................................................82
PEMULIHAN MINYAK SAWIT DARI SPENT BLEACHING EARTH DENGAN METODE EKSTRAKSI REFLUKS
Muslich, Sri Utami, dan Nastiti siswi indrasti.............................................................................90
EVALUASI MUTU BERAS DAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) DAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) (STUDI KASUS PENGGILINGAN PADI DI KABUPATEN KARAWANG)
Ekaterina Setyawati, Sukardi, Yandra Arkeman, Muslich.......................................................100
PENGENDALIAN KUALITAS PANGAN DENGAN PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA PROSES PRODUKSI DODOL BETAWI (STUDI KASUS UKM MC)
Rina Fitriana, Wawan Kurniawan, dan Jaquline Glenadys Siregar.....................................110
 
A MODEL FOR PREDICTION OF RESOURCES AND ECONOMIC SUSTAINABILITY ON CHIRIMEN AGROINDUSTRY
ABSTRACTIn recent years, the capture fishery agroindustry has been facing serious problems on various dimensions. Those problems will threat its sustainability in the future. This study aimed to design a model for prediction of resource and economic sustainability for chirimen agroindustry and developed policies to improve its sustainability. This model was developed by using dynamic system modeling and implemented on chirimen agroindustry at coastal area of Tuban, Lamongan, and Gresik. The result of simulation showed that the resource and economic sustainability indexes of chirimen agroindustries will not sustain in 2016. To improve those condition, synergetic policy that involved government and agroindustry was required. Government should regulate fishing effort, while agroindustry should establish some policies, i.e. 1) reduce production cost; 2) increase product differentiation; 3) improve human resource skill; and 4) increase volume of the semi finished good. The scenario could improve the sustainability index to be enough sustainable for both dimensions, resources and economic.Keywords: chirimen agroindustry, prediction model, sustainability,dynamic system modeling, policyscenari
Model Prediksi Keberlanjutan Sumber Daya dan Ekonomi pada Agroindustri Teri Nasi
Jurnal Teknologi Industri Pertanian, Vol 21, No 3, Desember 2011Agroindustri teri nasi menghadapi permasalahan serius yang mengancam keberlanjutannya pada masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangun model prediksi keberlanjutan sumber daya dan ekonomi agroindustri teri nasi dan mengembangkan kebijakan untuk meningkatkan keberlanjutannya
Efforts to Increase Sales of Indomie Products at Greensmart Stores using SWOT and QSPM Methods
Greensmart is a company operating in the retail sector. The Greensmart company provides all daily needs starting from basic food products, milk, baby care products, cosmetics, stationery, etc. One of the problems encountered is that
several staple food products have experienced a decline in sales, one of which is Indomie. To overcome this problem, the author uses the SWOT Analysis method (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Thгeats) and uses the QSΡM Matrix. The aim of this research is to find out the position of distribution, especially sales of the product "Indomie" at Gгeensmaгt through the SWOT and QSΡM methods. Natijah's research explains that Greensmat has an increasing condition because the IFE value is 2.94 while the EFE value is 2.86. The biggest QSPM matrix value in ST 6 is increasing the number of Indomie stocks and creating Indomie creative
content so that customers are attracted to and buy Indomie in the stor
The Influence of Mullah in Atiq Rahimi's the Patience Sone
This study pictures the society in Afghanistan under the regime of Taliban which is poured by the author in his literary work. The picture is the influence of the Mullah to the main character representing the whole society in the novel, the Patience Stone. Using sociology as the method by which the researcher connects the literary work with the society where the author lives that the Mullah in real life gives much influence to the society through the understanding of the Koran, the researcher finds that the Mullah creates patriarchal society in general and betrayal in specific society.
Keywords: sociology of literature, patriarchal society, betraya
Model Prediksi Indikator Keberlanjutan Sumberdaya Agroindustri Teri Nasi Kering Menggunakan Sistem Dinamik
AGROINTEK Jurnal Teknologi Industri Pertanian, Vol 5, No 2, Agustus 2011Chirimen agroindustries facing serious problems from the aspect of resources which can threaten sustainability in the future
