243 research outputs found

    Analisis Campur Kode Bahasa Arab dalam Novel 50 Riyal Karya Deni Wijaya

    No full text
    This study discusses the meaning of code mixing and the language elements used in code mixing in the novel 50 Riyals by Deni Wijaya. This study aims to determine the number and types of code mixing contained in Deni Wijaya's 50 Riyal novel. This research is a library research (library research) and uses a descriptive method. Data was collected using the observing method and the note taking technique (Sudaryanto). This study uses the theory of code mixing put forward by Nababan and Suwito. In this study, it was found that the number of code mixing in the novel 50 Riyals by Deni Wijaya was 35 data and the types of code mixing in the novel 50 Riyals were found to be 5 types. The insertion of language elements in the form of words contains 24 data. There are 6 data insertion of language elements in the form of phrases. The insertion of language elements in the form of repetition of words has 2 data. Insertion of language elements in the form of idioms 1 data. Insertion of language elements in the form of clause 2 data. The conclusion obtained from this study is that the code mixing used by the author is more dominant because the author understands the use of Arabic and is paired with Indonesian73 HalamanSkripsi Sarjan

    Angklung Sunda Sebagai Wahana Industri Kreatif dan Pembentukan Karakter Bangsa

    Get PDF
    ABSTRACT The terminology of Angklung has two different meanings: as an instrument and as a form of per- forming arts. As an instrument, Angklung is an instrument made of bamboo and played by shaking it. As a form of performing art, Angklung is a form of performing art which uses instruments called Angklung. Either as an instrument or as a form of performing arts, Angklung is rich of values, such as the values of economic, social, cultural, education, ethics, morality, etc., which are closely related to cretive industries and nation character building. The purpose of this article is to examine the pos- sibility for Angklung to be used as medium for creative industries and nation character education. Key words: Angklung, creative industry, nation character building  ABSTRAK Istilah Angklung memiliki dua pengertian yang berbeda: sebagai alat musik dan sebagai bentuk seni pertunjukan. Sebagai alat musik, Angklung ialah sebuah alat musik yang ter- buat dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan. Sebagai bentuk seni pertunjuk- an, Angklung ialah sebuah bentuk seni pertunjukan yang menggunakan alat musik yang disebut Angklung. Baik sebagai alat musik maupun sebagai bentuk seni pertunjukan, Ang- klung kaya akan nilai, seperti nilai ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, etika, moral, dan lain-lain, yang sangat berkaitan dengan industri kreatif dan pembentukan karakter bangsa. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui kemungkinan pemanfaatan Angklung sebagai media untuk industri kreatif dan pembentukan karakter bangsa.  Kata kunci: Angklung, industri kreatif, pembentukan karakter bangsa  </jats:p

    Fenomena Gender dalam Dongkari Lagu-Lagu Tembang Sunda Cianjuran

    Get PDF
    ABSTRACTThis article,“Gender Fenomena in Dongkari of Tembang sunda cianjuran Songs,” is a small part of my dissertation entitled “Gender dalam Tembang sunda cianjuran,” which is then elaborated in accordance with the theme of this article. This article is intended to study gender fenomena in one of a number of aspects of Tembang sunda cianjuran, dongkari. How far gender ideology in social life a?ects the performance of Tembang sunda cianjuran, especially in using dongkari in Tembang sunda cianjuran songs, and vise versa.From this study, it is obtained a conclusion asserting that gender fenomena can be found in dongkari. This are shown by the existence of masculine and feminine or- nament/dongkari which are each usually used by men and women singers in singing the Tembang sunda cianjuran songs. However, this can not be free from cross-gender fenomena which always par- ticipate in it so that in certain cases, masculine ornamnet/dongkari can be used by women singers, and vise versa. The relationship between gender fenomena found in ornament/dongkari and its using by men and women singers in performance of Tembang sunda cianjuran shows mutual relationship and influence between both the gender ideology which is embedded in the Sundanese life and the perfomance of music—Tembang sunda cianjuran.Keywords: gender, Tembang sunda cianjuran, ornamen/dongkariABSTRAKTulisan ini, “Fenomena Gender dalam Dongkari Lagu-lagu Tembang Sunda Cainjuran,” merupakan bagian kecil dari disertasi penulis berjudul “Gender dalam Tembang Sunda Cianjuran,” yang kemudian diolah kembali sesuai dengan tema tulisan ini. Tulisan ini ber- maksud untuk mengkaji fenomena gender dalam salah satu unsur tembang sunda cianjuran tersebut, yaitu dongkari. Sejauh mana ideologi gender dalam kehidupan masyarakat ber- pengaruh terhadap pertunjukan tembang sunda cianjuran, khususnya dalam menggunakan dongkari lagu-lagu tembang sunda cianjuran; dan sebaliknya. Dari kajian tersebut diperoleh kesimpulan yang menyatakan bahwa fenomena gender dapat ditemukan dalam ornamen/ dongkari. Hal ini ditunjukkan oleh adanya ornamen/dongkari yang bersifat maskulin dan feminin yang masing-masing biasa digunakan oleh penembang pria dan wanita dalam menembangkan lagu-lagu tembang sunda cianjuran. Kendatipun demikian, hal tersebut tidak terlepas dari fenomena cross-gender yang senantiasa hadir menyertainya sehingga dalam kasus-kasus tertentu, ornamen/dongkari yang bersifat maskulin bisa pula digunakan oleh penembang wanita; dan demikian pula sebaliknya. Keterkaitan antara fenomena gen- der yang ditemukan dalam ornamen/dongkari dan penggunaannya oleh penembang pria dan wanita dalam praktik pertunjukan tembang sunda cianjuran menunjukkan adanya sa- ling keterkaitan dan saling memengaruhi antara ideologi gender yang melekat dalam ke- hidupan masyarakat Sunda dan pertunjukan musik—tembang sunda cianjuran.Kata kunci: gender, tembang sunda cianjuran, ornamen/dongkari</jats:p

    Panggung - Gender, Geliat Adaptif, dan Dinamika Perwujudan Seni : Vol. 19, No. 2, April - Juni 2009

    No full text
    1. Tradition: a rich source for new creation or a cultural burden / Sal Murgiyanto 2. Membangun Identitas: meretas perangkap budaya popular dan konsumerisme / Yasraf Amir Piliang 3. Representation of Gender in Indonesian Mask Dance / Juju Masunah 4. Konsepsi Gender dalam Budaya Sunda Kuno: kajian folklore Lutung Kasarung / Herry Hermawan 5. Kreativitas Wayang Ajen Ki Wawan Gunawan / Yayat Hadiat K. 6. Ath-Thawaf dengan Aspek Kultural Sunda sebagai Alternatif Pengembangan Nasyid / Deni Hermawan 7. Ritual Seni dan Ritual Pelaksanaan Patuman Barong / I Wayan Dana 8. Kebudayaan dalam Perspektif Simbolik-Interpretatif : antara prefactum dan postfactum / Suharno 9. Tari Tradisional dan Identitas Budaya Etnis: perspektif pos colonial / Imam Setyobud

    Pengaruh Pemanfaatan Koleksi Buku Tercetak terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa pada Perpustakaan O. Notohamidjojo

    Get PDF
    Proses belajar maupun evaluasi hasil belajar mahasiswa seringkali dosen memberikan tugas mandiri atau kelompok, melaksanakan tes seperti Kuis, TTS, dan UAS, berbentuk tes tertulis, praktek, atau membuat karya ilmiah. Untuk memperoleh nilai yang bagus berdampak pada prestasi belajar yang bagus pula, mahasiswa dituntut untuk belajar mandiri. Pembelajaran mandiri bisa dilakukan di perpustakaan yaitu mencari referensi disesuaikan ujian mata kuliah diambil. Pencarian referensi dengan melihat dan membaca koleksi perpustakaan seperti buku, kamus, ensiklopedia, skripsi, tesis, disertasi, jurnal, majalah, dan sebagainya. Dimana semuanya itu, dilakukan perpustakaan membantu keberhasilan mahasiswa dalam proses belajarnya di perguruan tinggi. Dengan latar belakang mahasiswa sangat membutuhkan layanan perpustakaan untuk memperoleh nilai yang bagus berdampak pada prestasi belajar/ Indeks Prestasi yang bagus pula, maka fokus penelitian adalah mengenai pengaruh pemanfaatan koleksi Perpustakaan O. Notohamidjojo dengan prestasi belajar mahasiswa UKSW dengan analisa khusus pemanfaatan koleksi buku tercetak saja, dimana metode pengolahan data berupa metode penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan software IBM SPSS dan disimpulkan berdasarkan metode De Vaus (melihat nilai R: kekuatan hubungan yang mempengaruhi antara 2 variabel), sehingga menghasilkan kesimpulan mempertahankan Hipotesis (H1): Ada pengaruh antara variabel Pemanfaa

    How does investors’ perceived ease of information access affect their investment judgments?

    Get PDF
    By manipulating the perceived ease of information access through use of a search engine, I provide experimental evidence that investors are more likely to rely on information gist and use shallow processing after using an online search engine to access a firm’s financial information. Results show that investors using a search engine to access a company’s financial information were more likely to invest in a company with a higher likelihood of real earnings management (REM) than a company with the same net income but a lower likelihood of REM. On the other hand, investors who did not use a search engine were more likely to invest in the lower likelihood of REM company. Furthermore, investors who accessed financial information via a search engine judged the financial information more easily available, were more likely to reopen the financial information, and scored lower on the retention test. The study contributes to the accounting literature by showing that technologies that increase perceived ease of information access change how investors process and use financial information.Submission published under a 24 month embargo labeled 'U of I Access', the embargo will last until 2021-05-01The student, Deni Cikurel, accepted the attached license on 2019-04-08 at 11:50.The student, Deni Cikurel, submitted this Dissertation for approval on 2019-04-08 at 11:50.This Dissertation was approved for publication on 2019-04-08 at 12:01.DSpace SAF Submission Ingestion Package generated from Vireo submission #13510 on 2019-08-22 at 15:05:35Made available in DSpace on 2019-08-23T20:35:46Z (GMT). No. of bitstreams: 2 CIKUREL-DISSERTATION-2019.pdf: 1910432 bytes, checksum: 40075f2ca40f1c9fccb89c3f3c190240 (MD5) LICENSE.txt: 4209 bytes, checksum: 806a0e244550e86cb96a844209c687fc (MD5) Previous issue date: 2019-04-08Embargo set by: Seth Robbins for item 112112 Lift date: 2021-08-23T20:36:18Z Reason: Author requested U of Illinois access only (OA after 2yrs) in Vireo ETD systemU of I Only Restriction Lifted for Item 112112 on 2021-08-24T09:15:20Z

    IMPLEMENTASI INTERNET PROTOCOL TELEVISION (IPTV) PADA JARINGAN IPv6 DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM OPERASI LINUX

    Get PDF
    ABSTRAKSI: Kemajuan teknologi jaringan dan multimedia saat ini telah mendorong munculnya berbagai aplikasi layanan komunikasi yang bersifat interaktif, salah satunya adalah IPTV. Internet Protocol Television atau lebih dikenal IPTV merupakan layanan yang menyediakan konten program televisi dan konten entertainment interaktif lainnya melalui suatu jaringan broadband IP. Kelebihannya yang interaktif dibandingkan layanan TV konvensional membuat IPTV semakin banyak diminati masyarakat. Tetapi disisi lain perkembangan penggunaan alokasi IPv4 yang bersifat eksponensial terhadap jumlahnya telah memicu kekhawatiran akan habisnya alokasi alamat IPv4 itu sendiri, disamping itu mahalnya harga lisensi suatu software dan aturan mengenai hak cipta terhadap software – software tertentu yang menjadi basic dari salah satu komponen untuk dapat berjalannya aplikasi IPTV ini seperti sistem operasi Microsoft Windows telah menjadikan mahalnya biaya dalam pembuatan aplikasi IPTV bagi para provider IPTV dan dapat menghambat perkembangan teknologi IPTV bagi para engineer yang ingin mengembangkan teknologi ini lebih jauh kedepannya. Kemajuan teknologi jaringan dan multimedia saat ini telah mendorong munculnya berbagai aplikasi layanan komunikasi yang bersifat interaktif, salah satunya adalah IPTV. Internet Protocol Television atau lebih dikenal IPTV merupakan layanan yang menyediakan konten program televisi dan konten entertainment interaktif lainnya melalui suatu jaringan broadband IP. Kelebihannya yang interaktif dibandingkan layanan TV konvensional membuat IPTV semakin banyak diminati masyarakat. Tetapi disisi lain perkembangan penggunaan alokasi IPv4 yang bersifat eksponensial terhadap jumlahnya telah memicu kekhawatiran akan habisnya alokasi alamat IPv4 itu sendiri, disamping itu mahalnya harga lisensi suatu software dan aturan mengenai hak cipta terhadap software – software tertentu yang menjadi basic dari salah satu komponen untuk dapat berjalannya aplikasi IPTV ini seperti sistem operasi Microsoft Windows telah menjadikan mahalnya biaya dalam pembuatan aplikasi IPTV bagi para provider IPTV dan dapat menghambat perkembangan teknologi IPTV bagi para engineer yang ingin mengembangkan teknologi ini lebih jauh kedepannya. Untuk itu pada proyek akhir ini dibuat aplikasi layanan IPTV berupa Live TV Broadcast, Video on Demand dan Music pada sistem operasi Linux dan mengimplementasikannya pada jaringan IPv6. Dalam implementasi ini sistem operasi Linux menunjukan kehandalannya sebagai server IPTV dibanding Windows. Dimana Linux mempunyai rata-rata delay processing lebih kecil dibanding Windows yaitu sebesar 0.626362678 ms untuk pengukuran pada skenario B step 3 pada bit rate 768 kbps. Output dari proyek akhir ini diharapkan dapat menjadi suatu aplikasi real time video yang mampu diterapkan pada jaringan IPv6 dengan memanfaatkan software-sofware open source guna menghindari benturan terhadap hak cipta dan untuk pengembangan teknologi IPTV selanjutnya.Kata Kunci : IPTV, Linux, IPv6ABSTRACT: Progress of multimedia and network technology had stimulated improvement vary of interactive communication services, like IPTV. Internet Protocol Television or more known as IPTV is a service that provides content of television programs and other interactive entertainment content through an IP broadband network. It’s interactively than conventional TV services makes many people like it. But in the other side the improvement using of IPv4 address allocation that exponential to it’s summing had curried of lacks of the address IPv4 allocation, besides of that the high price of software licenses and the rule of software’s copy right that become one of basic component to run of this IPTV application likes Microsoft Windows operating system make high price to provide the IPTV application for IPTV providers and decrease the improvement of IPTV technology for engineers who want the improvement of this technology. On operating system environment, Linux as one of the open source operating system that known it’s ability using as a server. Beside of that, the present of IPv6 with higher address capacity than IPv4 is a solution to overcome the limitation of IPv4 address allocations. So far, in this final project, the author try to make IPTV service application as Live TV Broadcast, Video on Demand and Music on Linux operating system and implement it on IPv6 network. In this implementation Linux operating system shows more ability as IPTV server than Windows. Because Linux has an average value delay processing above 0.626362678 ms at step three on B scenario measurement for 768 kbps bit rate. In the end I hope, may this final project can be a real time video application that can be implemented on IPv6 network using any open source software with the purpose to avoid copyright violation and to develop this technology for the next.Keyword: IPTV, Linux, IPv

    Panggung - Fenomena dan Estetika Seni: Vol.24, No.1, Maret 2014

    No full text
    1. Teori Lakon ‘Domba-Domba Revolusi’ karya Bambanag Soelarto: perspektif sosiologis / Nur Sahid 2. Teori Adaptasi sebagai Pendekatan dalam Penciptaan dari Novel ke Film / Deny Tri Ardianto 3. Fenomena Gender dalam Dongkari Lagu-lagu Tembang Sunda Cianjuran / Deni Hermawan 4. Prinsip Estetika Pakaian Cosplay Yogyakarta: fantasi dan ekspresi desain masa kini / Deni Setiawan, Timbul Haryono, M. Agus Burhan 5. Estetika Postmodernisme dalam Hijab Style / Linda Handayani, Gugun Gunardi, Nani Darmayanti 6. Interaksi Simbolik dalam Pertunjukkan Ronggeng Ketuk dan Topeng pada Upacara Ngarot di Desa Lelea Kabupaten Indramayu / Lina Marliana Hidayat 7. Model Penilaian Kinestetik dalam Menilai Tari I-Pop (Modern Dance) / Dinny Devi Triana 8. Dinamika Perkembangan Lagu Gede / Endah Irawan, R.M. Soedarsono, G.R. Lono L. Simatupang 9. Kajian Psikologi Individual dalam Penggambaran Tokoh Drama Mainan Gelas Karya Tennessee Williams / Dewi Haryaningsih, Mumuh M.Z., Gugun Gunardi

    PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI PADA PT. PELABUHAN INDONESIA II (Persero) CABANG TANJUNG PRIOK)

    Get PDF
    ABSTRAKMotivasi dan kepuasan kerja berkaitan langsung dengan kinerja karyawan. Motivasi dan kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan dapat menurunkan ataupun meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan pada PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjung Priok dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kepuasan kerja yang dimoderasi gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Sebagai variabel independen, yaitu motivasi dan kepuasan kerja, variabel moderating adalah gaya kepemimpinan, sedangkan variabel dependennya adalah kinerja karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan aplikasi PLS versi 3 dengan jumlah populasi 251 orang dan jumlah sampel 154 orang. Hasil analisa dapat diketahui bahwa variabel motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, sedangkan variabel kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, dan variabel gaya kepemimpinan tidak dapat memoderasi motivasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Kata kunci: Motivasi, Kepuasan Kerja, Gaya Kepemimpinan, Kinerja Karyawan

    DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA VISUAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN TEKNIK JUMP SERVICE DALAM PERMAINAN BOLA VOLI

    Get PDF
    Skripsi ini berjudul : Dampak Penggunaan Media Visual Terhadap Peningkatan Keterampilan Teknik Jump Service Dalam Permainan Bola Voli. Tujuan yang diangkat pada penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari penggunaan media visual dengan penggunaan video terhadap peningkatan keterampilan teknik jump service dalam permainan bola voli. Kegunaan dari hasil penelitian ini secara teoritis dapat digunakan sebagai sarana untuk memperkaya dan mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya untuk latihan guna meningkatan keterampilan teknik gerak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa ekstrakulikuler bola voli SMA Negeri 1 Ciranjang sebanyak 16 orang yang terbagi menjadi 2 yaitu: 8 orang kelompok eksperimen dan 8 orang kelompok kontrol. Dalam pembagian kelompok eksperimen dan kontrol, peneliti menggunakan teknik ranking ABBA yang di hasilkan dari tes awal atau pretest. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, maka perhitungan uji signifikansi peningkatan hasil latihan kedua kelompok dilakukan dengan menggunakan uji signifikansi kesamaan dua rata-rata uji dua pihak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media visual melalui video memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan teknik jump service dalam permainan bola voli This thesis titled: Impact Against Using Visual Media Skills Improvement Service Engineering Jump In Games Volleyball. The objective raised in this study was to determine the impact of the use of visual media with the use of video to increase technical skills jump service in a game of volleyball. The usefulness of the results of this study could theoretically be used as a means to enrich and develop the science, particularly for training to improve the skills of motion techniques. The method used in this study is the experimental method. The sampling technique in this study using purposive sampling technique. The sample in this study were students in extracurricular volleyball SMA 1 Ciranjang many as 16 people were divided into two, namely: 8 experimental group and 8 control group. In the division of experimental and control groups, the researchers used a technique ranking ABBA which is derived from the initial test or pretest. Based on the results of processing and analysis of data, the calculation of the significance test both groups increased yield exercises performed using a significance test of the equality of two average test two parties. The conclusion of this study is the use of visual media through a video made a significant impact on the improvement of technical skills jump service in a game of volleyball
    corecore