5 research outputs found

    Pengaruh Kebijakan Deviden, Growth Opportunity dan Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Variabel Intervening

    No full text
    Metode penelitian ini mengunakan teknik nonprobability sampling adalah purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel pengambilan yang berdasarkan pertimbangan tertentu dimana syarat yang dibuat sebagai kriteria yang harus dipenuhi oleh sampel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis path Hasil penelitian menunjukan variabel kebijakan dividen, struktur modal, kepemilikan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan growth opportunity tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan. Kebijakan dividen, Growth Opportunity berpengaruh secara signifikan terhadap kepemilikan manajerial. Sedangkan struktur modal tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepemilikan manajerial kebijakan dividen secara langsung mempengaruhi nilai perusahaan sebesar 0,213 , pengaruh tidak langsung kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan melalui kepemilikan manajerial sebesar 0,145 growth opportunity secara langsung mempengaruhi nilai perusahaan sebesar -0,004. Pengaruh tidak langsung growth opportunity terhadap nilai perusahaan melalui kepemilikan manajerial sebesar -0,00203 dan struktur modal secara langsung mempengaruhi nilai perusahaan sebesar 0,739, pengaruh tidak langsung struktur modal terhadap nilai perusahaan melalui kepemilikan manajerial sebesar 0,73

    Evaluation of corn steep powder as a protein source for feed of Nile tilapia Oreochromis niloticus

    No full text
    This study was aimed to evaluate the use of corn steep powder (CSP) as a plant protein source in Oreochromis niloticus diet. A commercial feed with 28% protein content and 368 kcal/g energy was used as reference diet, while the test feed consisting of various CSP content, namely 0%, 10%, 20%, and 30% and feed containing soybean meal (SBM) at the level of 20% and 30%. Tilapia were used in the trial with the initial body weight of 6.44 ± 0.29 g, and reared for thirty days in the aquarium at the density of fifteen and fed 3 times daily at a satiation level. All diets were supplied by 0.5% of Cr2O3 as an indicator for digestibility measurement. This study applied the completely randomized design experimental method containing six diet treatments and four replications. The result showed that CSP contains 40.27% protein, 26.10% lactic acid, and minerals. CSP is low in crude fiber and anti-nutritional factors. This study results that increasing the level of CSP significantly decreased feed acidity (P <0.05) compared to the control. The addition of CSP 20% increased feed digestibility including protein, lipid, energy, and dry matter digestibility. CSP 20% treatment increased final body weight, specific growth rate and reduced feed conversion ratio significantly (P<0.05) compare to other treatments. In conclusion, CSP can be used up to 20% to improve the growth performance of tilapia.   Keyword: corn steep powder, feed digestibility, growth performance, tilapia   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan corn steep powder (CSP) sebagai sumber protein nabati pada pakan ikan nila Oreochromis niloticus. Pakan komersial dengan kadar protein 28% dan energi 368 kkal/g digunakan sebagai pakan acuan, sementara pakan uji terdiri atas pakan dengan kandungan CSP sebanyak 0% (CSP0), 10% (CSP10), 20% (CSP20) dan 30% (CSP30) serta pakan dengan kandungan tepung bungkil kedelai (SBM) pada level 20% (SBM20) dan 30% (SBM30) sebagai pembanding. Penambahan Cr2O3 0,5 % diberikan sebagai indikator untuk mengukur kecernaan. Ikan nila dengan bobot tubuh rata-rata 6.44 ± 0.29 dipelihara dalam akuarium (95×45×45 cm3) yang diisi air 100 L dengan kepadatan 15 ekor per akuarium dan diberi pakan tiga kali sehari secara at satiation selama 30 hari masa pemeliharaan. Penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSP mengandung protein sebesar 40,27%, asam laktat 26,10%, beberapa mineral dan indeks asam amino esensial 0,90. CSP juga rendah serat kasar dan zat antinutrisi. Peningkatan dosis CSP menurunkan pH pakan secara signifikan (P<0.05) dibandingkan dengan kontrol. Penambahan CSP sampai level 20% meningkatkan nilai kecernaan total, kecernaan bahan, kecernaan protein, kecernaan lemak dan kecernaan energi. Di samping itu, perlakuan CSP 20% meningkatkan bobot akhir, laju pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan yang signifikan (P<0,05) dibandingkan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian CSP 20% dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan ikan nila.   Kata kunci: corn steep powder, kecernaan pakan, pertumbuhan, ikan nil

    Analisis Wacana Berita Interpretatif Pasca Konferensi Pers Jokowi Perihal Konflik Kpk-polri 2015 di Merdeka.com dan Republika.co.id

    Get PDF
    Melalui media online, masyarakat semakin mudah untuk mengakses informasi. Media online dengan sangat mudah untuk diakses kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, media berita online secara terus-menerus memproduksi berita. Salah satu pemberitaan media online yakni terkait presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) saat konflik KPK-Polri 23 Januari s.d 18 Februari 2015 kemarin. Sosok Jokowi ini terus meramaikan pemberitaan media massa. Dalam memberitakan Jokowi ternyata dapat mendongkrak traffic site Merdeka.com dan Republika.co.id, karena banyak hal yang dapat diberitakan dari sosok Jokowi. Oleh karena itu, aktivitas dan kegiatan media massa, khususnya Merdeka.com dan Republika.co.id tidak akan lepas dari fenomena ekonomi politik media. Ekonomi politik media merupakan hubungan sosial antara produksi dan distribusi sumber daya komunikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui wacana pemberitaan Jokowi pasca konferensi pers dan menjelaskan isi media Merdeka.com dan Republika.co.id. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi berita online melalui media monitoring, wawancara mendalam dengan petinggi redaksi Merdeka.com dan Republika.co.id, dan observasi melalui media cetak dan online serta media sosial Twitter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Merdeka.com dan Republika.co.id tidak lepas dari ekonomi politik, khususnya dalam memberitakan Jokowi saat konflik KPK-Polri 2015. Kata kunci: analisis wacana, ekonomi politik media, Jokowi, KPK-Polri 2015. ABSTRACT Online media make it easier for people to access information/Through online media, it's getting easier for people to access information. It is because online media is easy to access anytime and anywhere. Thus, online media is continuously producing news. One of them was about The Republic of Indonesia's President, Joko Widodo (Jokowi) during the conflict between KPK and Polri earlier this year (January 23rd to Februari 18th 2015). The presence of Jokowi had always been apparent in the media. By doing that, Merdeka.com and Republika.co.id could increase their traffic site. Therefore, the activities in mass media, particularly in Merdeka.com and Republika.co.id, can't be detached from media political economy phenomenon. Media political economy is a social relationship between production and communication resource distribution. This research uses qualitative method that aims to analyze the discourse of Jokowi's news post-press conference and to explain its content in Merdeka.com and Republika.co.id. The data gathering technique used in this research is online media observation through media monitoring, in-depth interview with top-level news management of Merdeka.com and Republika.co.id, and observation through print-online news media, and social media (Twitter). The result shows that Merdeka.com and Republika.co.id are inseparable from political economy, especially in reporting about Jokowi during the 2015's conflict between KPK and Polri. Keywords: discourse analysis, media political economy, Jokowi, KPK-Polri 2015. DAFTAR PUSTAKA BUKU Ardianto, Elvinaro, dkk. (2009). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Barus, S. W. (2010). Jurnalistik Petunjuk Teknis Menulis Berita. Jakarta: Erlangga. Basrowi, & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta. Biagi, S. (2010). Media/Impact: An Introduction to Mass Media. Jakarta: Salemba Humanika. Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS. Faisol, Ahmad, dkk. 2010. Media, Pemilu, dan Politik. Jakarta: Insititus Studi Arus Informasi. Gozali, M. Dodi. (2005). Communication Measurement Konsep dan Aplikasi Pengukuran Kinerja Public Relation. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. Ishwara, Lusi. (2011). Jurnalisme Dasar. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara. Kusmadi, & Samsuri. (2010). Profil Dewan Pers. Jakarta: Dewan Pers. Kriyantono, R. (2010). Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Kovach, Bill dan Resenstiel Tom. (2001). The Elements of Journalism. New York: Crown Publishers. McQuail, D. (2011). Mass Communication Theory. Jakarta: Salemba Humanika. Mulyana, D. (2008). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Mosco, Vincent. (2009). The Politic Economy of Communication. London: SAGE Publications. Pavlik, John. 2001. Journalism and New Media. New York. Columbia University Press. Pers, Dewan. 2010. Profile Dewan Pers. Jakarta. Dewan Pers. Sudibyo, Agus. 2001. Politik Media dan Pertarungan Wacana. Yogyakarta: LkiS Yogyakarta. ­­­______. 2004. Ekonomi Politik Media Penyiaran. Yogyakarta: KliS Yogyakarta. Quinn, & Lamble. 2008. Online Newsgathering: Research and Reporting for Journalism. Oxford. Elsevier. Publications, SAGE. (2004). The Political Economy of Communications. SAGE Publications. INTERNET AJI. (2006). Kode Etik Junalistik Aliansi Jurnalis Independensi. Dipetik Februari 21, 2015, dari aji.or.id: http://aji.or.id/read/kode-etik.html Alamsyah, Ichan Emraid. (2015, Januari 2014). Pengamat: Kepemimpinan Jokowi Tidak Jelas. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/01/24/niobio-pengamat-kepemimpinan-jokowi-tidak-jelas Alexa.com. (2015). Merdeka.com. Dipetik Februari 28, 2015, dari http://www.alexa.com/siteinfo/merdeka.com Alexa.com. (2015). Republika.co.id. Dipetik Februari 28, 2015, dari http://www.alexa.com/siteinfo/republika.co.id Artika. (2015, Februari 18). Jokowi Batal Lantik Budi Gunawan Jadi Kapolri!. Dipetik Februari 28, 2015, dari Merdeka.com: http://www.merdeka.com/peristiwa/jokowi-batal-lantik-budi-gunawan-jadi-kapolri.html Bintang. (2014). Kemkominfo: Pengguna Internet di Indonesia Capai 82 Juta. Dipetik Septermber 15, 2014, dari http://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3980/Kemkominfo%3A+Pengguna+Internet+di+Indonesia+Capai+82+Juta/0/berita_satker#.VCOre_l_sms, Hasyim, Ahd. Wahid. (2015, Februari 18). Batal Lantik Komjen Budi Gunawan, Jokowi Bakal Diserang DPR. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/batal-lantik-komjen-budi-gunawan-jokowi-bakal-diserang-dpr.html Hermawan, Bayu. (2015, Januari 27). Pengamat: Ruang Lingkup Tugas Tim Independen Harus Diperjelas. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/01/27/niu519-pengamat-ruang-lingkup-tugas-tim-independen-harus-diperjelas ________. (2015, Februari 18). Batal lantik BG, LIPI: Presiden Keluarkan Keputusan Bijak. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/02/18/njykit-batal-lantik-bg-lipi-presiden-keluarkan-keputusan-bijak Ilham. (2015, Januari 2013). Jokowi jadi Sorotan Utama Kisruh Polri dan KPK. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/01/23/nimeus-jokowi-jadi-sorotan-utama-kisruh-polri-dan-kpk Indonesia, BBC. (2015, Februari 16). Kronologi Kasus Budi Gunawan dan Ketegangan KPK-Polri. Dipetik Februari 19, 2015, dari bbc.co.uk/Indonesia: http://www.bbc.co.uk/Indonesia/berita_indonesia/2015/02/150216_kronologi_bg_kpk Lestari, Mustiana. (2015, Januari 25). Cyrus Network: Jokowi Tak Berdaya dan Tak Punya Dukungan Politik. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/politik/cyrus-network-jokowi-tak-berdaya-dan-tak-punya-dukungan-politik.html Mamor. Profil Anggoro Widjojo. Dipetik Februari 19, 2015, dari http://profil.merdeka.com/Indonesia/a/anggoro-widjojo/ Marbun, Julkifli. (2015, Februari 19). Ajukan Badrodin Haiti, Jokowi Hadapi Masalah Baru. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/02/19/nk0gk9-ajukan-badrodin-Haiti-jokowi-akan-hadapi-masalah-baru Mardani. (2012, Desember 30). Peristiwa Perseteruan Panas KPK VS Polri di 2012. Dipetik Februari 19, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/perseteruan-panas-kpk-vs-polri-di-2012.html ______. (2015, Februari 19). Ramai-ramai Pertanyakan Jokowi Tak Jadi Lantik Komjen Budi Gunawan). Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/ramai-ramai-pertanyakan-jokowi-tak-jadi-lantik-komjen-budi-gunawan.html Maulana, P. (2010, Oktober 8). Kronologi Perjalanan Bibit-Chandra jadi Tersangka Lagi. Dipetik Februari 15, 2015, dari Tribunnews.com: http://www.tribunnews.com/nasional/2010/10/08/kronologi-perjalanan-bibit-chandra-jadi-tersangka-lagi Merdeka.com. Anggoro Widjojo. Dipetik Februari 28, 2015, dari http://profil.merdeka.com/Indonesia/a/anggoro-widjojo/ Merdeka.com. Karl Heinrich Marx. Dipetik Februari 28, 2015, dari http://profil.merdeka.com/mancanegara/k/karl-heinrich-marx/ Muhammad, Sowi. (2015). Jokowi Masih Petugas Partai, KPK di Ujung Tanduk. Dipetik Juli 7, 2015, dari http://www.kompasiana.com/sigombak/jokowi-masih-petugas-partai-kpk-di-ujung-tanduk_54f35aed745513a22b6c7198 Muhardiansyah, Yan. (2015, Januari 23). Ini Saran Yusril Kepda Presiden Jokowi Soal Kisruh KPK-Polri. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/ini-saran-yusril-kepada-presiden-jokowi-soal-kisruh-kpk-polri.html Nasrul, Erdy. (2012). Penyidikan Simulator Kendaraan Kewenangan KPK. Dipetik Februari 28, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/12/08/01/m82e6v-penyidikan-simulator-kendaraan-kewenangan-kpk, Ningrum, Aditia Desi. (2015, Januari 24). Pengamat Politik: Jokowi Sangat Mengecewakan. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/pengamat-politik-jokowi-sangat-mengecewakan.html ROL. (2015). About ROL (Republika Online). Dipetik Juli 4, 2015, dari http://www.republika.co.id/page/about Sunaryo, Arie. (2015, Januari 27). Rektor UGM Minta Jokowi Dengarkan Suara Rakyat. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/rektor-ugm-minta-jokowi-dengarkan-suara-rakyat.html Prasetya, Yudha Mohammad. (2015, februari 20). Romo Benny Sebut Jokowi Tak Berupaya Hentikan Kriminalisasi KPK. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://www.merdeka.com/peristiwa/bambang-widjojanto-kritik-solusi-jokowi-buat-kpk.html Putra, Erik Purnama. (2015, Januari 26). Pembentukan Tim diharapkan Selesaikan Konflik KPK-Polri. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/01/26/nirtgd-pembentukan-tim-diharapkan-selesaikan-konflik-kpkpolri PWI. (2006). Kode Etik Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia. Dipetik februari 21, 2015, dari: http://www.pwi.or.id/index.php/uu-kej Santoso, Audrey. (2015). Beda Tim 7 Jokowi dan Tim 8 SBY Tangani Seteru KPK-Polri. Dipetik Februari 28, 2015, dari http://news.liputan6.com/read/2167142/beda-tim-7-jokowi-dan-tim-8-sby-tangani-seteru-kpk-polri Twitter. (2015). #KPKPolri. Dipetik Juli 7, 2015, dari https://twitter.com/search?q=%23kpkpolri&src=typd Van & Try. (2015). Jokowi Jangan Tersandera Predikat Petugas Partai. Dipetik Juli 7, 2015, dari http://news.detik.com/berita/2822460/jokowi-jangan-tersandera-predikat-petugas-partai Yulianingsih dan Putra, Erik Purnama. (2015, Januari 25). Soal BW, Pernyataan Jokowi dinilai Tak Memenuhi Harapan Publik. Dipetik Mei 8, 2015, dari http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/01/25/niozy2-soal-bw-pernyataan-jokowi-dinilai-tak-memenuhi-harapan-publik JURNAL Juditha, C. (2014). Opini Publik Terhadap Kasus "KPK LAwan Polisi" dalam Media Sosial Twitter. Jurnal Pekommas, Vol. 17 No. 2, 1-10. Pers, D. (2014). Mengungkap Independensi Media. Jurnal Dewan Pers, 5-6. Sudibyo, Agus. (2000). Absennya Pendekatan Ekonomi Politik Untuk Studi Media. Volume 4, No. 2. Windya, F., Susanto, E.H. (2011). Konflik KPK VS Kepolisian Dalam Bingkai Kompas dan Rakyat Merdeka. Jurnal Komunikasi Universitas Tarumangera, 1-15. MAJALAH Ichsan, Iqbal. (2015). Malam teror di Restoran Cepat Saji. Tempo, Edisi 6 s.d. 22 Februari 2015. SKRIPSI Ginting, P. P. (2010). Pemberitaan Perseteruan KPK dan Polri (Studi Analisis Wacana Tentang Perseteruan antara KPK dan Polri Pada Harian Kompas). Universitas Sumatera Utara
    corecore