22 research outputs found
Efektivitas Pembelajaran Daring pada mata kuliah wahdatul ulum pada masa pandemi covid-19
Analisis Kualitas Makalah Filsafat Ilmu Mahasiswa Semester II PIAUD Pada Perkualiahan Tatap Muka Hybrid
Kualitas makalah sebagai salah satu bentuk karya ilmiah di perguruan tinggi dapat dilihat
dari dipenuhinya syarat-syarat bahasa, isi maupun teknik penulisan. Hal itu disebabkan Perguruan
tinggi sebagai lembaga intelektual, melaksanakan kegiatan menulis sebagai bagian yang
terintegrasi dalam seluruh proses belajar mengajar maka selain proses pembiasaan dan latihan,
mahasiswa juga harus memiliki pengetahuan tentang materi yang akan ditulis. Sesuai dengan
pernyataan di atas, maka penelitian ini membahas tentang kualitas makalah mahasiswa semester
dua Piaud yang mengikuti kuliah Filsafat Ilmu Pada Perkuliahan Tatap Muka Hybrid Tahun Ajaran
2021/2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas makalah Filsafat Ilmu
mahasiswa semester dua Piaud pada perkuliahan tatap muka hybrid Tahun Ajaran 2021/2022.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian
didapatkan dari hasil observasi beberapa makalah yang sudah dikerjakan oleh para mahasiswa, 1)
dari aspek pengorganisasian struktur makalah, sedang. 2) dari aspek kosakata dan istilah
kemampuan mahasiswa, rendah 3) dari aspek penggunaan bahasa, rendah 4) dari aspek ejaan dan
teknis penulisan juga renda
Pemikiran Pendidikan Hos Tjokroaminoto
Perjalanan sejarah pendidikan Islam di Indonesia tidak lepas dari pengaruh kekuasaan sejak era kolonialisme sampai era Orde Baru, turut dipengaruhi pula oleh kekuasaan. Berawal dari dualisme kepemimpinan agama di masyarakat; kepemimpinan formal yang biasanya disebut penghulu dan kepemimpinan non formal yang disebut dengan kyai. Penghulu diangkat dan digaji oleh pemerintah sementara kyai diangkat oleh masyarakat. Penghulu mungkin seorang santri atau masyarakat umum yang dianggap bisa agama meskipun tidak dari pesantren, sementara kyai pada umumnya dari pesantren atau bahkan memiliki pesantren, surau, atau dayah. Posisi dan peran penghulu sering kali berbenturan dengan posisi dan peran kyai oleh karena kedua-duanya memiliki kepentingan yang berbeda. Karena itu, perlu untuk menjenguk kembali kepada khazanah sejarah pendidikan Islam Indonesia, apa yang telah dilakukan oleh tokoh pendidikan seperti H.O.S Tjokroaminoto di masa lalu terkait masalah pendidika
Pola pengembangan kurikulum & pembelajaran perspektif wahdatul ulum-transdisiplin di Uinsu Medan
PENERAPAN METODE SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING KELAS VIII DI PONDOK PESANTREN MODERN TA’DIB AL-SYAKIRIN TITI KUNING KECAMATAN MEDAN JOHOR
Penelitian ini berujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan pendidik dalam menerapkanmetode sorogan dan mengetahui hambatan-hambatan yang di hadapi pendidik dan solusi penanggulangannya dalam menerapkan metode sorogan serta untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan metode sorogan dalam pembelajaran kitab kuning dalam pembelajaran Kitab Kuning Kelas VIII di Pondok PesantrenModern Ta’dib Al-syakirin Titi Kuning Kecamatan Medan Johor.Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu peneliti berangkat ke lapangan untuk mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena dalam suatu keadaan ilmiah. Sedangkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan dalam penerapan metode sorogan adalah menumbuhkan rasa semangat dalam diri guru, memahami ilmu nahwu dan shorof, selalu mengaplikasikan di kelas, membuat absensi siswa dan melakukan penilaian. Sedangkan hambatan yang dirasakan oleh pendidik adalah keterbatasan waktu dan tidak efektif dan efisien. Adapun kelebihan metode sorogan adalah terjadi hubungan yang harmonis, membimbing secara maksimal dan mengetahui kualitas siswanya. Adapun kelemahannya adalah tidak efektif dan efisien, menimbulkan kebosanan dan hanya menangkap verbalisme semata.Kata Kunci: Penerapan, metode, sorogan, kitab kunin
RPS Filsafat dan Ilmu Pendidikan Islam
Untuk mencapai kompetensi-kompetensi di atas, maka materi pembahasan dalam Mata kuliah
Filsafat dan Ilmu Pendidikan Islam meliputi: (1) Pengantar ke Filsafat dan Ilmu Pendidikan
Islam; (2) Metode Studi dalam Filsafat Pendidikan Islam; (3) Hakikat Ilmu Pengetahuan dan
Langkah-langkah Prosedur Ilmiah; (4) Kajian Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Filsafat
dan Ilmu Pendidikan Islam; (5) Hakikat Tuhan dan Implikasinya pada Pendidikan; (6)
Hakikat Manusia dan Implikasinya Pada Pendidikan; (7) Hakikat Masyarakat dan
Implikasinya Pada Pendidikan; (8) Hakikat Ilmu dan Implikasinya Pada Pendidikan;
(9)Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Tujuan Pendidikan; (10) Tinjauan Filsafat
Pendidikan Islam tentang Pendidik (11) Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Peserta
Didik (12) Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Kurikulum; (13) Tinjauan Filsafat
Pendidikan Islam Tentang Metode Pembelajaran; (14) Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Reward dan Punishment; (15) Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Evaluasi
Pendidikan;(16) Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Lingkungan dan Lembaga
Pendidikan; (17) Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Akhlak dan Kepribadian
muslim
The Development of Audio Visual Learning Media in Improving Children’s Religious and Moral Values
Morality and religion are the main fortresses for the formation of children's character in responding to the flow of globalization in the digital era. The form of concrete efforts is carried out through a quality learning process for children. This study aims to develop audio-visual learning media in improving the religious and moral values of early childhood. The author uses the type of research R&D (Research and Development). The use of this research method is intended to produce new products in learning and to test the effectiveness of these products. In this context, the product that will be produced is in the form of media in the form of the film "Aku Anak Salih" to improve religious and moral values for early childhood with the Borg and Gall model. The procedural stages include; data collection and preparation stage, product development stage, product validity stage, revision stage, product trial stage, dissimilation and implementation. The design of the media for the film "Aku Anak Salih" was carried out through determining the theme, making a logline, developing a film synopsis, making storyboards, and implementing the production system. The result is that the media is considered effective and valid by experts to be applied to students of RA Nurul Aflah, Medan Labuhan District. These media have advantages in terms of convenience that are presented to increase moral and religious values in early childhood, attract children's learning attention, and are in accordance with audio-visual learning styles. Likewise, there are weaknesses from this media in the form of a relatively long time in designing the media, demanding teacher creativity in designing technology-based media, and demanding adequate facilities in schools (projectors, sound systems, classrooms)
Implementasi Standar Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan pendidikan di TK Baitul Hikmah Al-Zain mencakup implementasi visi,misi, dan tujuan pendidikan, rencana kegiatan, dan akreditasi. Pendidikan yang berkualitas memiliki pengelolaan manajemen yang baik, memanfaatkan sarana prasarana sebagai penunjang proses belajar mengajar agar lebih efektif dan menyenangkan. Sesuai dengan visi, misi dan tujuannya adalah untuk membuat kelompok bermain dan belajar lebih terstruktur dan membangun generasi Qur'ani sejak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara bersama kepala sekolah dan guru di TK Baitul Hikmah Al-Zain , observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan TK Baitul Hikmah AL-Zain memiliki visi, misi, dan tujuan yang relevan dan praktis. termasuk penjelasan rinci dan kerangka kerja organisasi yang jelas. Panduan yang sangat komprehensif tersedia di TK Baitul Hikmah Al-Zain. Pihak sekolah juga memantau perkembangan belajar siswa dengan melakukan penilaian berupa kegiatan pembelajaran (catatan dongeng, lembar observasi siswa, dll). Implementasi standar pengelolaan pendidikannya berjalan baik, selanjutnya perlu ditingkatkan agar memperoleh Akreditasi dengan meningkatkan mutu pendidikan dan program kerja yang stabil
