1,721,043 research outputs found
Peran K.H. Hasbiyallah dalam Mengembangkan Pendidikan di Klender (1942-1982 M)
Penelitian ini berjudul Peran K.H. Hasbiyallah dalam Mengembangkan Pendidikan di Klender (1942-1982 M). Dengan menggunakan pendekatan penelitian sosial dan psikologi. Dengan pendekatan ini dapat diketahui peran K.H. Hasbiyallah dalam mengubah tatanan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik dengan mengembangkan pendidikan yang mengkombinasikan pendidikan umum dan pendidikan agama. Metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan historis. Adapun teori yang digunakan adalah Teori Erving Goofman. Penggunaan teori ini karena K.H. Hasbiyallah terlahir dari keluarga yang memiliki struktur sosial tinggi di masyarakatnya. Penyusunan skripsi ini mengambil data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, surat kabar, website dan sumber lisan dari wawancara kepada anak, cucu, murid, dan orang-orang terdekat dari K.H. Hasbiyallah. Data-data yang didapat dikumpulkan untuk dilakukan interpretasi, kritik sumber, dan historiografi. Temuan yang didapatkan bahwa K.H. Hasbiyallah adalah ulama yang cinta dunia pendidikan. Hal ini terbukti dari perjuangannya dalam mengkombinasikan pendidikan umum dan pendidikan agama sehingga berhasil mencetak murid-muridnya menjadi ulama, guru sebagai generasi penerus di 62 cabang AlWathoniyah di Klender dan sekitarnya.xvi, 68 hlm.: ilus.; 25 c
Peran K.H. Hasbiyallah dalam Mengembangkan Pendidikan di Klender (1942-1982 M)
Penelitian ini berjudul Peran K.H. Hasbiyallah dalam Mengembangkan Pendidikan di Klender (1942-1982 M). Dengan menggunakan pendekatan penelitian sosial dan psikologi. Dengan pendekatan ini dapat diketahui peran K.H. Hasbiyallah dalam mengubah tatanan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik dengan mengembangkan pendidikan yang mengkombinasikan pendidikan umum dan pendidikan agama. Metode yang penulis gunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan historis. Adapun teori yang digunakan adalah Teori Erving Goofman. Penggunaan teori ini karena K.H. Hasbiyallah terlahir dari keluarga yang memiliki struktur sosial tinggi di masyarakatnya. Penyusunan skripsi ini mengambil data dari berbagai sumber tertulis seperti buku, surat kabar, website dan sumber lisan dari wawancara kepada anak, cucu, murid, dan orang-orang terdekat dari K.H. Hasbiyallah. Data-data yang didapat dikumpulkan untuk dilakukan interpretasi, kritik sumber, dan historiografi. Temuan yang didapatkan bahwa K.H. Hasbiyallah adalah ulama yang cinta dunia pendidikan. Hal ini terbukti dari perjuangannya dalam mengkombinasikan pendidikan umum dan pendidikan agama sehingga berhasil mencetak murid-muridnya menjadi ulama, guru sebagai generasi penerus di 62 cabang AlWathoniyah di Klender dan sekitarnya.xvi, 68 hlm.: ilus.; 25 c
PENGELOLAAN KEGIATAN DAKWAH MASJID AL IKHLAS DESA SUKA DAMAI KECAMATAN UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU
ABSTRAK
Nama : Hasbiyallah
Jurusan : Manajemen Dakwah
Judul : Pengelolaan Kegiatan Dakwah Masjid Al Ikhlas Desa Suka Damai
Kecamatan Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan melihat fenomena dalam pengelolaan
kegiatan dakwah di Mesjid Al Ikhlas yang sudah efektif. Masjid Al Ikhlas ini
merupakan termasuk masjid yang aktif melakukan kegiatan dakwahnya beberapa
tahun ini. Pengelola masjid ini selalu rutin melakukan kegiatan-kegiatan
dakwahnya, baik kegiatan perminggu maupun setiap bulannya. kegiatan
dakwahnya berjalan dengan sangat efektif berbeda dengan masyarakat yang jauh
tinggal dari daerah masjid itu, jadi terlihat adanya perbedaan. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui pengelolaan kegiatan dakwah di Mesjid Al Ikhlas. Subjek
penelitian ini adalah masyarakat Desa Suka Damai Kecamatan Ujung Batu
Kabupaten Rokan Hulu, dan yang menjadi objek penelitian ini adalah pengelolaan
kegiatan dakwah. Informan penelitian berjumlah 5 orang. Data dikumpulkan
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan
deskriptif kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan kegiatan
dakwah Masjid Al Ikhlas Yaitu, Pertama,perencanaan. perencanaan tersebut
terdiri dari perencanaan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.
Kedua, pengorganisasian, pengorganisasian kegiatan dakwah yang dilakukan
dengan musyawarah, menempatkan orang-orang yang ahli di bidangnya. Ketiga,
pelaksanaan kegiatan dakwah. Pelaksanaan kegiatan dakwah di Masjid Al Ikhlas
seperti, kegiatan majelis taklim, pengadaan peringatan hari besar islam, dan
pembenahan yang akan dilakukan terhadap Mesjid Al Ikhlas. Keempat,
pengawasan, dengan melihat langsung semua hambatan dan kendala yang terjadi
dalam suatu kegiatan atau kepengurusan dan memberikan masukan untuk
memperbaiki kegiatan yang dilaksanakan.
Kata Kunci: Pengelolaan, Kegiatan, Dakwa
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
