1,720,957 research outputs found
IMPLEMENTASI E-LEARNING BERBASIS AEROFOOD LEARNING CENTER TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS: pada KARYAWAN di DIVISI HOT KITCHEN) di PT AEROFOOD ACS CENGKARENG
Penelitian ini membahas tentang penerapan e-learning terhadap kinerja karyawan di Aerofood ACS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah program yang mengandalkan teknologi informasi dapat menghasilkan apa yang diinginkan perusahaan. Dan apa saja kendala yang akan dihadapi saat menerapkan e-learning. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif e-learning menggunakan kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori. Pendekatan sampel dalam penelitian ini adalah 4 orang karyawan Aerofood ACS Cengkareng. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan wawancara mendalam, dengan teknik ttriangulasi sumber untuk mengetahui hasil penerapan e-learning terhadap kinerja pegawai. Hasil wawancara yang telah penulis teliti terlebih dahulu dari 3 narasumber dengan jumlah narasumber sebanyak 4 narasumber yang menyatakan bahwa e-learning sangat bermanfaat karena dapat menghemat waktu dan dapat diakses dimanapun kapanpun dan dapat. melihat materi yang dipelajari sebelumnya tanpa takut kehilangan materi sebelumnya Yang kedua adalah banyaknya kendala yang masih dialami oleh perusahaan terkait pelaksana e-learning, salah satunya adalah biaya yang dikeluarkan akan semakin besar pada saat pembuatan program, kurangnya antusias dari karyawan hingga akses e-learning, dan faktor usia pegawai yang sudah tidak produktif lagi yang tidak mengikuti perkembangan zaman saat ini dan program yang dijalankan masih terkendala saat mengakses e-learning tersebut
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
6. Penerapan Manajemen Komplain Pada Pelayanan Penumpang Maskapai Garuda Indonesia
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen komplain pada pelayanan penumpang Maskapai Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Adisujipto Yogyakarta. Manajemen komplain dalam penelitian ini, Maskapai Garuda Indonesia harus bisa menangani komplain dari penumpang agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan citra perusahaan di mata pengguna jasa transportasi tetap baik.. Hasil penelitian menunjukan bentuk-bentuk komplain penumpang pada maskapai Garuda Indonesia di Bandar Udara Internasional Adisujipto Yogyakarta antara lain keterlambatan penerbangan, bagasi rusak, bagasi tertinggal bahkan sampai hilang dan Upaya penanganan petugas Maskapai Garuda Indonesia dalam menangani komplain tersebut dapat melalui media elektronik seperti Contact center Garuda Indonesia, Website , Email, media sosial dan melalui penanganan langsung yang dapat secara langsung disampaikan kepada petugas setiap area check in, boarding gate, lost and found, petugas menunjukkan sikap bahwa menerima komplain dari penumpang, memahami dari sudut pandang penumpang, memahami perasaan penumpang, tidak melakukan perdebatan dengan penumpang, permohonan maaf, empaty, mengidentifikasi permasalahan penumpang dengan menanyakan permasalahan secara mendalam, setelah pengaduan diterima petugas menindaklanjuti komplain, kecepatan dalam penanganan komplain, penumpang mudah menghubungi perusahaan untuk mengajukan komplain
ANALISIS KEBIJAKAN PENENTUAN HARGA KAMAR TERHADAP TINGKAT HUNIAN DI HOTEL DAFAM WONOSOBO
Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makanan dan minuman serta jasa penunjang lainnya yang dikelola secara komersil. Dilihat dari kebutuhan wisatawan pada saat melakukan perjalanan, bisnis perhotelan sangat membantu wisatawan dalam hal akomodasi. Setiap hotel menawarkan harga yang berbeda-beda sehingga menjadi pertimbangan wisatawan dalam memilih tempat menginap. Maka pihak hotel memiliki kebijakan dalam menentukan harga kamar sebelum mengimplementasikannya agar harga tersebut bisa diterima oleh masyarakat dan dapat berpengaruh baik kepada tingkat hunian hotel. Penelitian ini dilakukan di Hotel Dafam Wonosobo yang terletak di daerah wisata Dieng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan seperti apa yang dimiliki oleh Hotel Dafam Wonosobo dalam menentukan harga kamar dan untuk melihat perkembangan tingkat hunian disetiap perubahan harga kamar setelah mengikuti kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Wawancara dilakukan dengan Sales Manager Hotel Dafam Wonosobo, dan Room Division Manager Hotel Dafam Wonosobo. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penafsiran data, dan kesimpulan untuk membuatnya lebih mudah dipahami. Hasil penelitian mencatat bahwa : Kebijakan penentuan harga kamar yang dimiliki Hotel Dafam Wonosobo didasarkan atas beberapa strategi, panduan dari manajemen pusat, survey pasar, dan kondisi kompetitor. Kebijakan tersebut dibuat agar harga yang ditawarkan dapat diterima oleh konsumen dan dapat berbanding lurus dengan faktor yang ada. Hal tersebut membuat kondisi disetiap perubahan harga kamar berdampak kepada tingkat hunian hotel dan perkembangannya pun tidak dapat diramalkan tetapi dari hasil penelitian selain harga kamar terdapat faktor penunjang lainnya seperti lokasi, pelayanan, dan promosi yang dilakukan pihak hotel
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
- …
