1,722,802 research outputs found

    Korelasi Zakat Dengan Perilaku Konsumen Dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Di Banyudono, Ponorogo

    No full text
    Abstract: Alms (zaka>h) has its own social significance, such as bridging the gap between the rich and the poor, disciplining the implementation of obligations and respecting the rights of others, as well as the equitable distribution of wealth to achieve social justice. Today, alms is also viewed from the standpoint of economic empowerment. This study examines the correlation between the implementation of alms and consumer behavior and economic empowerment in Banyudono, Ponorogo. The findings of this study are: First, the alms has been well carried out by the residents of Banyudono, Ponorogo (64%). Second, consumer behavior in carrying out alms in Banyudono, Ponorogo is good (54%). Third, economic empowerment in Banyudono, Ponorogo goes well (96%). Fourth, there is a fairly strong correlation between the variables X (alms) and variable Y1 (consumer behavior) among the residents of Banyudono, Ponorogo, with an index of 0.535. Fifth, there is a low or weak correlation between alms and Y2 variables (the economic empowerment) in Banyudono community, Ponorogo, with a correlation coefficient of 0.1574.Abstrak: Zakat memiliki fungsi sosial dalam menjembatani antara yang kaya dan yang miskin di masyarakat, mendidik untuk meningkatkan disiplin, menunaikan kewajiban dan menyerahkan hak orang orang lain yang ada padanya, dan juga sebagai pemerataan rejeki untuk mencapai keadilan sosial. Dewasa ini, dalam berzakat aspek pemberdayaan ekonomi umat menjadi sebuah pertimbangan utama seseorang dalam melaksanaan ibadah zakat. Dalam konteks itu, penelitian ini akan mengkaji Korelasi antara pelaksanaan Zakat dengan Perilaku Konsumen dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Banyudono Ponorogo. Temuan penelitian diantaranya: Pertama, Pelaksanaan zakat masyarakat Kelurahan Banyudono, Ponorogo dapat dikatakan cukup baik (64%). Kedua, Perilaku Konsumen Masyarakat Kelurahan Banyudono  Ponorogo dapat dikatakan cukup baik 54%. Ketiga, Pemberdayaan ekonomi umat masyarakat Kelurahan Banyudono Ponorogo dapat dikatakan cukup baik  (96%). Keempat, Terdapat korelasi yang cukup kuat antara variabel X (zakat)  terhadap variabel Y1 (perilaku konsumen)  masyarakat desa Banyudono Ponorogo, dengan angka indeks sebesar 0,535. Kelima,Terdapat korelasi yang rendah atau lemah  antara zakat terhadap variabel Y2 (pemberdayaan ekonomi umat) masyarakat Kelurahan Banyudono Kota Ponorogo, dengan koefisien korelasi sebesar 0,1574

    Pemahaman PNS Lulusan Pondok Pesantren Tentang Kewajiban Zakat Profesi Perspektif Sosiologi Pengetahuan

    No full text
    Abstract: The idea of profession alms is a relatively novelty in Indonesian Islamic societies. In Indonesia, the government officials who are graduates of boarding school really know that the Koran, Hadith, and religious textbooks, which they have learned, do not require profession alms. So they consider profession alms as an unknown duty in Islam. But in reality, the profession alms has been charged by the government to them directly deducted monthly from their salaries. This study examines the attitude of government employees who are graduates of the boarding school on the obligations of profession alms with the main question “why they finally fulfill alms profession”. The answers will be sought with the perspective of the sociology of knowledge. This perspective is used to reveal which human knowledge is most decisive for his actions. This research has resulted in findings, using the Karl Mannheim’s relationism theory, that the subordination of government employees graduated from boarding school to to pay profession alms is dominated by power relation. Here knowledge has been used as instrument of power to determine a rule that must effectively apply.Abstrak: Zakat profesi merupakan wacana baru yang berkembang di masyarakat. Para pegawai negeri sipil (PNS) lulusan pondok pesantren memahami bahwa kewajiban zakat profesi tidak dibahas dalam al-Qur’an, Hadith, dan literatur salaf. Dalam konteks ini, peraturan pemerintah yang menetapan kadar zakat profesi sebesar 2,5%, yang langsung dipotongkan dari gaji PNS setiap bulannya, mendapat tanggapan kontroversial dari sebagian kalangan PNS lulusan pondok pesantren karena belum menemukan dasar yang kuat. Penelitian ini akan mengkaji terkait pandangan PNS lulusan Pondok pesantren mengenai kewajiban zakat profesi, serta landasan PNS tersebut dalam menjalankan kewajiban membayar zakat profesi. Penelitian ini menghasilkan temuan, Pertama, PNS lulusan pondok pesantren menganggap bahwa relasionisme antara PNS lulusan pondok pesantren merupakan implementasi konsep relasionisme Karl Mannheim, buktinya bahwa pengetahuan tentang zakat profesi dimunculkan oleh pemerintah sebagai penguasa. Kedua, Dasar ketundukan PNS lulusan pondok pesantren tetap patuh membayar zakat profesi didominasi oleh relasi kekuasaan dan pengetahuan, pemerintah yang memiliki kekuasaan memiliki kekuatan untuk mengikat PNS sebagai masyarakat. Pengetahuan sebagai alat yang digunakan oleh kekuasaan untuk menentukan sebuah peraturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat.

    GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PENANGANAN MORNING SICKNESS PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI BPS HANIK LUTHFIYAH SURABAYA

    No full text
    Morning sicknes merupakan mual, muntah di pagi hari, yang terjadi pada kehamilan trimester I, dapat menjadikan hiperemesis gravidarum.Faktanya banyak ibu hamil menganggap morning sickness merupakan hal yang wajar sehingga tidak perlu mencari penanganannya.Oleh karena itu tujuan penelitian mengetahui gambaran pengetahuan tentang penanganan morning sicknes pada ibu hamil trimester I di BPS Hanik Luthfiyah Surabaya. Desain dalam penelitian ini deskriptif dengan rancangan total sampling. Populasinya adalah semua ibu hamil trimester I di BPS Hanik Luthfiyah hampir seluruhnya 45 responden. Sampel diambil sesuai jumlah keseluruhan responden. Variabel penelitian ini yaitu pengetahuan tentang penanganan morning sickness pada ibu hamil trimester I. Pengambilan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis berdasarkan distribusi frekuensi yang dianalisis dalam bentuk persentase. Hasil penelitian didapatkan dari 45 responden (75.6%) hampir seluruhnya mempunyai pengetahuan ibu tentang penanganan moning sickness di BPS Hanik Luthfiyah mempunyai pengetahuan kurang. Sebagian kecil (24,4%) mempunyai pengetahuan cukup, dan tidak satupun mempunyai pengetahuan baik tentang penanganan morning sickness pada ibu hamil trimester I. Simpulan dari penelitian ini adalah hampir seluruhnya pengetahuan ibu tentang penanganan morning sickness di BPS Hanik Luthfiyah adalah kurang. Diharapkan penelitian ini ibu hamil banyak mencari informasi tentang penanganan morning sickness pada ibu hamil trimester 1

    PENGARUH PROMOSI, DISKON, STORE LAYOUT, DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA TOKO SRC HANIK MUSLIKAH SELOPURO KAB. BLITAR

    No full text
    Skripsi dengan judul “Pengaruh Promosi, Diskon, Store Layout, dan Kelengkapan Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar” ini ditulis oleh Zeni Aminatul Rosida, NIM. 12405183345, Jurusan Manajemen Bisnis Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Pembimbing Dr. Ali Mauludi, AC. M.A. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pesaing perekonomian moderen. Bisnis moderen pada saat ini sudah menjamur sampai pelosok desa, sehingga bisnis toko klontong semakin terancam. Dengan demikian persaingan antar sesama bisnis semakin ketat. Hal ini mendasari diterapkannya strategi-strategi guna meningkatkan penjualan, mempertahankan bisnis, serta bangkit dari penurunan. Peneltian ini mengambil permasalahan yang dirumuskan dalam 5 pertanyaan, yaitu: (1) Apakah variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar?, (2) Apakah variabel diskon berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar?, (3) Apakah variabel store layout berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar?, (4) Apakah variabel kelengkapan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar?, (5) Apakah variabel promosi, diskon. store layout, dan kelengkapan produk berpengaruh secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar? Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Teknik pengambilan data primer yang diperoleh dari responden mealaui pengisian kuesioner dan pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling, skala yang digunakan adalah skala likert, sedangkan teknik analisis penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji T, uji F, dan uji koefisien determinasi. Dari hasil penelitian menyatakan bahwa secara parsial (uji-t) promosi, diskon, store layot, dan kelengkapan produk berpengaruh positif secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Sedangkan secra simultan (uji-f) variabel promosi, diskon, store layot, dan kelengkapan produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen pada toko SRC Hanik Muslikah Selopuro Kab. Blitar. Kata kunci: Promosi, Diskon, Store Layout, dan Kelengkapan Produ

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMERIKSAAN KEHAMILAN TRIMESTER I DENGAN KUNJUNGAN K1 MURNI DI BPS HANIK SURABAYA

    No full text
    Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu adalah kurangnya informasi dan pengetahuan ibu hamil mengenai kehamilan dan persalinan. K1 adalah kunjungan ibu hamil yang pertama kali pada masa kehamilan. K1 di bagi menjadi 2 yaitu K1 Murni dan K1 Akses. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan pada trimester I dengan kunjungan K1 Murni di Bidan Praktek Swasta Hanik Surabaya. Teknik penelitian ini adalah observasional, berdasarkan waktunya penelitian ini dikelompokkan dalam penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 40 ibu hamil dengan instrument kuesioner dan teknik analisis data menggunakan uji product moment dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 40 responden separuh berpengetahuan kurang tentang pemeriksaan kehamilan (50%) dan sebagian besar responden melakukan kunjungan K1 Murni (70%). Dari hasil pengujian product moment didapatkan nilai signifikansi sebesar α : 0.029 dan nilai (r) sebesar : 0.345 yang menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan pada trimester I dengan kunjungan K1 Murni di Bidan Praktek Swasta Hanik Surabaya Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang berkunjung di BPS Hanik sebagian berpengetahuan kurang, dan sebagian besar melakukan kunjungan K1 Murni. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan pada trimester I dengan kunjungan K1 Murni di Bidan Praktek Swasta Hanik Surabaya dengan tingkat korelasi yang rendah. Diharapkan untuk ibu selalu meningkatkan pengetahuan dengan cara membaca atau konsultasi kepada petugas kesehatan

    Base Alus Sasak as a Reflection of Religious and Social Ethics: A Linguistic-Pragmatic Study of the Awig-Awig among the Indigenous People of Lombok

    No full text
    Abstract: Language plays a vital role in representing a community’s culture and collective identity. In indigenous societies, it functions not only as a communication tool but also as a medium for expressing social, ethical, and religious values. Base alus sasak, a linguistic variant, symbolizes politeness, respect, and harmonious social order. This study explores the role of basa alus within the normative structure of Lombok’s indigenous community through a linguistic-pragmatic analysis of awig-awig, a customary law system integrating social and religious principles. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, the study analyzes 25 scholarly articles to examine how base alus reflects and reinforces social and spiritual ethics. Findings indicate that base alus sasak is strategically employed in awig-awig through modality markers and the Tri Hita Karana concept, emphasizing harmony between humans, nature, and spirituality. Furthermore, the interplay of resistance and transformation amid globalization highlights how indigenous communities preserve their identity while adapting to modern changes. This research underscores the performative power of language in maintaining social cohesion and spiritual integrity, while advocating for the integration of local wisdom into educational practices to sustain cultural values.

    Reading Pilch in the strict sense. About the influence of self-referentiality on the formation of the public persona of Jerzy Pilch

    No full text
    Reading Pilch in the strict sense. About the influence of self-referentiality on the formation of the public persona of Jerzy Pilch The essential focus of this article is the issue of the “trap of self-referentiality” that Jerzy Pilch and his audience fell into. The aim of the article is to trace Pilch’s autobiographical and self-referentiality comments and examine how they affected the reception of his image, as well as the interpretation of his persona. The analysis of various commentaries allows the author to carefully trace the intricacies of the public persona created by Jerzy Pilch, a persona that became for him both a popularizing trademark and a burden for a sensitive man. Hanik shows that Pilch destined himself to such a fate, over the years meticulously creating the image, that he maintained in interviews, numerous speeches and numerous autobiographical novels. This earned him both a crowd of loyal fans and a group of harsh critics. The author sketches Pilch’s image emerging from these statements in order to retrace where it was disturbed, and to analyze the statements, reviews and comments on his persona that reinforced this image or undermined its authenticity. Finally, the article shows that the creation of one of the first such distinctive media personas in the Polish literary market, was at the same time the creation of one of Pilch’s characters, one of the most difficult to interpret

    PENGARUH KUALITAS PRODUK, SWITCHING COST, DAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI HANIK BORDIR KOMPUTER MOJOKERTO (Studi Kasus Pada Pelanggan Jasa Bordir Komputer di Hanik Bordir Komputer Mojokerto)

    No full text
    Penelitian ini berjudul Pengaruh Kualitas Produk, Switching Cost dan Kepercayaan Pelanggan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Bordir Komputer di Hanik Bordir Komputer Mojokerto. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Produk, Switching Cost dan Kepercayaan Pelanggan terhadap Kepuasan Pelanggan pada Jasa Bordir Komputer di Hanik Bordir Komputer Mojokerto. Bordir merupakan teknik menjahit pada kain dengan menggunakan jarum dan benang yang sudah otomatis terletak pada mesinnya. Bordir biasanya diaplikasikan dalam berbagai media seperti, kerudung, jaket, kemeja, topi, dasi, atribut sekolah (bedge). Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan jenis data penelitian secara survey. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Probability Sampling dengan teknik simple random sampling yang sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ini terdiri dari 80 responden yang datang di Hanik Bordir Komputer Mojokerto. Data penelitian ini didapat dari hasil penyebaran kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Hasil uji regresi liner berganda Y = 5,687+ 0,780 X1 + 0,839 X2 + 0,674 X3+ e dengan nilai koefisien determinasi (R2) yaitu sebesar 0,464. Hasil uji t pada variabel Kualitas Produk dengan nilai t hitung sebesar 3,410 lebih besar dari t tabel dengan nilai 1,66412 dan nilai signifikan sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05. Jadi dengan demikian H1 diterima. Hasil uji t pada variabel Switching Cost dengan nilai t hitung sebesar 1,920 lebih besar dari t tabel 1,66412 dan nilai signifikan sebesar 0,061 lebih besar dari 0,61. Jadi, dengan demikian H2 tidak diterima. hasil uji t pada variabel Kepercayaan Pelanggan dengan nilai thitung sebesar 6,781 lebih besar dari t tabel 1,66412 dan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Jadi dengan demikian H3 diterima

    MANUSIA ITU MAHLUK

    No full text
    di dunia ini sebenarnya bayak manusia yang mengerti akan hakekatnya.tetapi mengapa banyak darimereka yang tidak meyadari akan hal itu.kalau kita lihat banyak conthoh-ocntoh dalam kehidupan sehari-har

    GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RUPTUR PERINEUM SPONTAN PADA PERSALINAN NORMAL DI BPS NY. HANIK LUTFIYAH

    No full text
    Penyebab kematian ibu di Indonesia didominasi oleh perdarahan. Salah satu penyebab paling sering adalah robekan perineum. Berdasarkan data awal terdapat 68 wanita yang mengalami ruptur dari 87 persalinan. Tujuan penelitian adalah mengetahui faktor penyebab ruptur perineum spontan pada persalinan normal di BPS Ny Hanik Lutfiyah Rungkut Surabaya. Desain penelitian secara deskriptif. Populasi dan sampelnya adalah semua ibu yang mengalami ruptur perineum spontan pada persalinan normal di BPS Ny Hanik Lutfiyah sebesar 22 ibu. Teknik pengambilan sampel secara non probability sampling dengan total sampling. Variabelnya adalah faktor penyebab ruptur perineum spontan pada persalinan normal. Pengumpulan data secara tidak langsung dengan alat ukur melalui lembar partograf, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 22 ibu yang mengalami ruptur hampir seluruhnya (86,4%) berusia 20-35 tahun, sebagian besar (54,6%) pada primipara, sebagian kecil (4,5%) terdapat perineum kaku, sebagian kecil (13,6%) terdapat jaringan parut, seluruhnya (100%) waktu persalinan > 3 jam, hampir seluruhnya (86,4%) berat badannya 2500-4000 gr, seluruhnya (100 %) presentasi kepala dan sebagian kecil (4,5%) mengalami distosia bahu. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya ruptur yang ada di BPS Ny Hanik Lutfiyah adalah paling banyak pada usia 20-35 th, berat badan 2500-4000 gr, paritasnya pada primipara, adanya jaringan parut, perineum kaku, distosia bahu dan presentasi kepala. Konseling ibu mengenai persiapan persalinan dan pertolongan sesuai standar APN adalah upaya untuk mencegah terjadinya ruptur perineum spontan
    corecore