1,722,160 research outputs found
Transkrip wawancara bersama Mohd Azmi Mat Nor bekas guru Sekolah Kebangsaan Kuala Krai / Nur Izzati Hanapi and Muhammad Aiman Anuar
Temubual ini adalah antara bekas guru Sekolah Kebangsaan Kuala Krai, Encik Azmi Mat Nor dan pelajar Fakulti Pengurusan Maklumat, Nur Izzati binti Hanapi dan Muhammad Aiman bin Anuar. Temubual ini mengandungi temubual bersama Encik Azmi bin Mat Nor mengenai pengalaman dan pengetahuan beliau tentang sejarah bangunan Sekolah Kebangsaan Kuala Krai semasa mengajar di sekolah tersebut. Transkrip temubual ini telah dijalankan di rumah beliau di PT 1254, Kg Air Terjun Tok Bali, Kelantan pada 10 Mei 2019 bermula jam 8.47 pagi hingga 11.30 pagi. Beliau merupakan bekas guru di Sekolah Kebangsaan Kuala krai dan juga merupakan salah seorang mangsa banjir besar yang telah melanda Kelantan pada tahun 2014. Sekolah Kebangsaan Kuala Krai juga merupakan salah sebuah bangunan yang dilanda banjir besar tersebut. Temubual ini menumpukan pada sejarah bangunan sejak penubuhan dan ciri-ciri bangunan tersebut yang mampu menahan banjir besar Kelantan 2014
Smartphone charging using RFID / Mohamad Yusri Hanapi
This project presents a smartphone charging using Radio Frequency Identification (RFID) for performance analysis. RFID are microchips which can be attached to products in order to allow their contactless identification via radio frequency. Smartphone has become one of the most technologies that are frequently used by human beings to stay connected with other people. However, a frequent charging using plug can increase the power consumption and may result in electricity wastage especially in public places especially in library of UiTM Shah Alam. Therefore, a new approach for charging a smartphone is presented in this paper to optimize the number of people using smartphone charger and save power consumption. It is designed at a lower cost as possible to make it safe to use and energy efficient. In this paper, Atmega 328p acts as a microcontroller to ensure the system works smoothly and reducing the complexity of the schematic circuit. This smartphone charger works when the RFID card is successfully scanned and allows the user to choose how long the charge is charging
Case Study : Nasken Coffee / Siti A'eshah Hanapi
Based on entrepreneur of Nasken Coffee, they always faster actions that go beyond my imagination. They only start 1 branch on 27 December 2019 but in one year later the 10th branch has opened on 31 December 2020 in TROIKA, Kota Bharu. They have entrepreneurial
competencies such as initiative, sees and acts on opportunities systematic planning and lastly self�confident. They were inspired because can do that in short of time. Everyone know about this café and be number one of choice at this time. They not only focus in same menu but always update news menu. Hopefully, Nasken Coffee continues to develop and become a local brand that can compete with international brands and provide employment opportunities to Malaysians in general
Dodol warisan Kelantan / Siti Aeshah Hanapi
Dodol is a type of food that can be categorized in the group of sweet foods (or sweets/sweets). this dodol is inherited from generation to generation from ancestors to grandchildren. There are various types of dodol namely pandan, soursop, durian, palas leavers, garut and melaka. In addition, we also sell wajik and candy. These products were very popular because uniqueness of the building that attract people to the place and buy our product
Pembinaan konkrit bertetulang/ Hazrol Nizam Hanapi
Laporan ini secara ringkasnya menerangkan mengenai segala proses dan kaedah yang terlibat dalam kerja-kerja konkrit bertetulang. la dihasilkan berpandukan kepada pengalaman yang telah dilalui oleh penulis selama enam bulan ditempatkan di tapak projek pembinaan. Laporan ini terbahagi kepada beberapa bahagian dan dimulakan dengan latar belakang syarikat dan latarbelakang projek pembinaan. Penulis telah melakukan latihan praktikal dengan Atira Group dan ditugaskan di projek membina perumahan Taman Pinggiran Atira. Di dalam laporan ini, diterangkan secara ringkas mengenai kajian teoritikal yang meliputi jenis-jenis dan komponen utama konkrit bertetulang. Kemudian diterangkan dengan lebih mendalam mengenai kaedah yang terlibat yang digunakan dalam kerja-kerja konkrit bertetulang yang merangkumi pembinaan acuan dan diikuti pula oleh pemasangan besi tetulang
Transkrip wawancara bersama Profesor Madya Dr. Hanapi Haji Mohd Nor pensyarah dan bapa kepada mangsa tragedi MH17 (Ahmad Hakimi Bin Hanapi) / Nik Nurin Ilyana Nik Mohd Yusoff and Noor Farhana Hassan
Temubual ini adalah antara Profesor Madya Dr. Hanapi Haji Mohd Nor bersama Noor Farhana binti Hassan mengenai kerjaya beliau sepanjang berkhidmat sebagai Ketua Jabatan di Universiti Sains Malaysia dan juga mengenai tragedi MH17 yang berlaku di Ukraine baru-baru ini. Transkrip temubual ini dijalankan di ruang tamu rumah Profesor Madya Dr. Hanapi bin Mohd Nor sendiri di Cyberjaya, Selangor pada 18 April 2015 bermula pada jam 11.59 pagi hingga jam 2.00 petang. Beliau merupakan tokoh yang berkhidmat dengan penuh berwibawa dan konsisten dari awal pembabitan beliau dalam kerjaya beliau sebagai seorang pensyarah. Temubual ini menumpukan pada pengalaman beliau sepanjang menjadi seorang pensyarah bermula tahun 1984 dan juga mengenai tragedi MH17 yang menimpa salah seorang ahli keluarga beliau pada tahun 2014 yang lalu
Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Berbantukan Alat Peraga pada Materi Prisma Tegak Segitiga di MTs Mathla’ul Anwar Tuyau Kabupaten Barito Timur
Hanapi. 2016. Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Model Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) Berbantukan Alat Peraga pada Materi Prisma Tegak Segitiga di MTs Mathla’ul Anwar Tuyau Kabupaten Barito Timur. Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Pembimbing: Rahmawati, M.Pd.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa di kelas eksperimen dengan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) berbantukan alat peraga, hasil belajar siswa di kelas kontrol dengan model pembelajaran Konvensional, dan perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) berbantukan alat peraga dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran Konvensional, serta persepsi siswa terhadap model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) berbantukan alat peraga.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis penelitian lapangan dan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII MTs Mathla’ul Anwar Tuyau. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling, dimana sampelnya yaitu siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes, dokumentasi, observasi, angket, dan wawancara. Materi yang diajarkan pada penelitian ini adalah prisma tegak segitiga.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di kelas eksperimen dengan nilai rata-rata yaitu 82,07 berada pada kualifikasi baik dan hasil belajar siswa di kelas kontrol dengan nilai rata-rata yaitu 69,59 berada pada kualifikasi cukup. Dari perhitungan uji beda diperoleh kesimpulan H_0 ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa di kelas eksperimen dan di kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) berbantukan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil angket, persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model Connecting Organizing Reflecting Extending (CORE) berbantukan alat peraga berada pada kualifikasi sangat baik
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
