33 research outputs found

    Analisis Pembentukan Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin NH pada Pemilihan Walikota Makassar 2020

    Full text link
    Pemerintahan negara pada hakekatnya adalah pemerintahan rakyat, yaitu suatu pemerintahan yang dibentuk oleh rakyat dan untuk kepentingan seluruh rakyat. Pemilihan umum merupakan salah satu proses demokrasi yang membutuhkan partisipasi masyarakat. Beberapa negara di dunia sangat mementingkan peran seluruh masyarakat dalam berpartisipasi penuh dalam politik. Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menganalisis dinamika politik pengaruh Syahrul Yasin Limpo dan Nurdin Halid terhadap pencalonan pasangan Irman Yasin Limpo dan Andi Zunnun Armin NH sehingga terbentuk menjadi pasangan calon pada Pemilihan Walikota Makassar 2020. Penelitian ini dilaksanankan di Kota Makassar. Metode yang digunakan deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kajian pustaka. Data dianalisis menggunakan perspektif new institutional dan teori elite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Nurdin Halid (NH) dalam pencalonan Irman Yasin Limpo dan Andi Zunnun Armin NH (Pasangan IMUN), mempunyai pengaruh. Dalam hal ini ketokohan SYL selaku mantan gubernur, selaku kakak Irman Yasin Limpo, memberikan pengaruh pada pencalonan pasangan IMUN tersebut. Namun secara kelembagaan SYL, tidak mempunyai pengaruh. Berbeda dengan Nurdin Halid, mempunyai peran secara kelembagaan, karena beliau merupakan wakil ketua umum DPP partai Golkar yang mengusung Pasangan IMUN tersebut dan partai pengusung (Golkar, PAN dan PKS) tidak menjadikan wacana ketidakharmonis Syahrul Yasin Limpo dan Nurdin Halid sebagai acuan untuk menentang pasangan tersebut terbentuk

    Fenomena Warkop Sebagai Ruang Publik dan Pembentukan Isu Politik Pilgub 2018 (Studi Kasus Warkop Phoenam, Dottoro, Bundu di Kota Makassar)

    Full text link
    Hasil analisis dalam penelitian ini diperoleh temuan secara empiris bahwa dalam pembentukan isu politik Pilgub di Warkop Phoenam lebih cenderung kepada pembentukan koalisi Golkar dan Nasdem dalam memenangkan pasangan NH Azis. Selain itu obrolan politik mengenai waktu senggang Nurdin Halid bertemu dengan pendukung dan pendukung kompetitornya. Obrolan lainnya adalah Manuver Nurdin Halid adalah dengan mengangkat Irman Yasin Limpo sebagai kandidat walikota. Kemudian isu publik pada Warkop Dottoro terletak pada isu politik yang memanas di tahun 2018 dan sejumlah isu negatif dari masing-masing calon. Dan selain itu elektabilitas dari masing-masing pasangan Pilgub. Dan isu politik dari Warkop Bundu yakni kekuatan Parpol Golkar-Nasdem dan irisan kepentingan dan komitmen dengan usungan partai politiknya

    TEKNIK BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DI TAMBAK BUDIDAYA KOTA PALOPO SULAWESI SELATAN

    Full text link
    Seaweeds (Gracilaria verrucosa) is a red algae (Rhodophyta) often cultivated in the ponds and known as the basic material for gelatin. Gelatin is used as thickener and as emulsifier in food, drug, cosmetic, paper, textile, oil industries, and biotechnology. The production of G. verrucosa seaweed in ponds can reach at least one ton dry seaweed per hectare every culture. The high demand, high price, easily obtained propagules and short harvest make G. verrucosa one of the leading commodities of the fishery sector. This service uses an extension method that was held on January 2019 with the reason to increase the knowledge and technology of cultivation of G. verrucosa, one of which is to increase the participation of seaweed farmers in extension activities that aim to facilitate the community (target) in implementing production and marketing strategies in order to accelerate the changes in social, political and economic conditions so that they can (in the long run) improve the standard of living and the community of cultivators of G. verrucosa in Palopo City, South Sulawesi. The impact and benefits of this activity are to increase the knowledge, skills and attitudes of seaweed cultivators. The achievement of the extension activities was marked by the active participation of G. verrucosa cultivators in adopting G. verrucosa cultivation technology.Keywords: Red algae, agar, cultivation technology. ABSTRAKRumput laut (Gracilaria verrucosa) merupakan salah satu jenis alga merah (Rhodophyta) yang banyak dibudidayakan di tambak dan menjadi bahan dasar penghasil agar. Agar digunakan sebagai pengental yang larut dalam air dan pengemulsi dalam industri makanan, obat-obatan, kosmetik, kertas, tekstil, minyak bumi, dan bioteknologi. Produksi G. verrucosa di tambak dapat mencapai hasil minimal satu ton kering per hektar setiap periode. Tingginya permintaan, harga tinggi, bibit yang mudah diperoleh dan masa panen yang singkat menjadikan G. verrucosa sebagai salah satu komoditas unggulan di sektor budidaya perikanan. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan yang dilaksanakan pada bulan Januari 2019 dengan alasan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi budidaya G. verrucosa, salah satunya adalah melalui peningkatan partisipasi pembudidaya rumput laut dalam kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat (sasaran) dalam menerapkan strategi produksi dan pemasaran agar mempercepat terjadinya perubahan-perubahan kondisi sosial, politik dan ekonomi sehingga mereka dapat (dalam jangka panjang) meningkatkan taraf hidup pribadi dan masyarakat pembudidaya G. verrucosa di Kota Palopo Sulawesi Selatan. Dampak dan manfaat kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap pembudi daya rumput laut. Capaian keberhasilan kegiatan penyuluhan ditandai timbulnya partisipasi aktif dari pembudidaya G. verrucosa dalam mengadopsi teknologi budidaya G. verrucosa .Kata kunci: Alga merah, agar, teknologi budidaya

    KONFLIK INTERNAL PARTAI GOLKAR PADA PEMILIHAN WALIKOTA MAKASSAR TAHUN 2013

    Full text link
    2014ABSTRAKSI\ud SYINTHA WARACHMA T.P, NIM E111 10 001, KONFLIK INTERNAL\ud PARTAI GOLKAR PADA PEMILIHAN WALIKOTA MAKASSAR\ud TAHUN 2013, Dibimbing Oleh Prof. Dr. Armin Arsyad, M.Si dan Dr.\ud Gustiana A.Kambo, M.Si.\ud Partai Golkar adalah salah satu Partai yang ikut berpartisipasi dalam\ud pemilihan walikota Makassar tahun 2013. Pasca penetapan kadir Halid sebagai\ud calon wakil walikota Makassar tahun 2013 menimbulkan konflik di internal Partai\ud GOLKAR. Terpilihnya Kadir Halid sebagai calon wakil walikota Makassar\ud menyebabkan adanya konflik antara Syahrul Yasin Limpo dan Nurdin Halid.\ud Konflik dalam Partai GOLKAR juga disebabkan dengan hadirnya pasagan Irman\ud Yasin Limpo dan Busrah Abdullah, pasangan ini mengakibatkan terpecahnya\ud suara partai GOLKAR sehingga Pasangan Supomo Guntur dan Kadir Halid\ud mengalami kekalahan pada Pemilihan walikota Makassar tahun 2013. Oleh karena\ud itu penulis memfokuskan untuk melihat bagaimana konflik kepentingan yang\ud terjadi oleh aktor politik Partai GOLKAR (Syahrul YL & Nurdin Halid) pasca\ud penetapan calon wakil walikota Makassar tahun 2013 dan bagaimana dampak\ud konflik yang terjadi dalam Partai GOLKAR pasca penetapan calon wakil walikota\ud Makassar tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan\ud menganalisis konflik kepentingan yang terjadi dalam Partai GOLKAR pasca\ud penetapan calon wakil walikota Makassar tahun 2013 dan menggambarkan\ud dampak konflik yang terjadi dalam Partai GOLKAR pasca penetapan calon wakil\ud walikota Makassar tahun 2013.\ud Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori konflik dan fungsi\ud partai politik. penelitian ini didasarkan pada penelitian kualitatif, dengan tipe\ud penelitian deskriptif. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara dengan\ud informan yang dianggap memahami judul yang diangkat oleh penulis. Data\ud sekunder dikumpulkan melalui literatur-literatur dan artikel yang dianggap\ud relevan dengan penelitian ini.\ud Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik kepentingan yang terjadi\ud antara Syahrul Yasin Limpo dan Nurdin Halid pasca penetapan calon wakil\ud walikota Makassar 2013 yaitu kepentingan Syahrul YL memilih Farouk M.Betta\ud untuk menjadi calon wakil walikota Makassar semata-mata untuk memenangkan\ud pemilukada di Kota Makassar dan hasil survei Farouk lebih tinggi dibanding\ud dengan Kadir Halid, kepentingan Nurdin halid mendorong adiknya sebagai calon\ud wakil walikota Makassar karena kedepannya Nurdin ingin mencalonkan diri\ud sebagai Gubernur Sulsel, sehingga apabila pasangan Supomo-Kadir terpilih maka\ud Nurdin Halid lebi mudah untuk memperoleh suara di Kota Makassar dan Nurdin\ud juga ingin menegaskan bahwa kekuatan politik dalam Partai GOLKAR di\ud Sulawesi Selatan tidak hanya dikendarai oleh Syahrul YL semata, tapi Nurdin\ud juga mempunyai kekuatan dalam Partai GOLKAR

    PENGARUH SISTEM AKUAPONIK DENGAN JENIS TANAMAN SAWI (Brassica juncea) PADA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA GESIT (Oreochromis niloticus) DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA

    No full text
    Budidaya ikan sistem akuaponik merupakan sistem budidaya yang dapat menghemat penggunaan lahan dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan hara dari sisa pakan serta metabolisme ikan. Tujuan penelitian adalah mengukur pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila gesit (Oreochromis niloticus) pada penggunaan sistem akuaponik dengan jenis tanaman sawi dengan padat tebar yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu padat tebar A 5 ekor/m², B 10 ekor/m², dan C 15 ekor/m². Data dianalisis dengan ragam ANOVA, bila terjadi perbedan diantara perlakuan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat penebaran berpengaruh sangat nyata (F-hitung﹥F-tabel (0,01)) terhadap laju pertumbuhan spesifik (SGR) dan berpengaruh nyata (F-hitung﹥F-tabel (0,05)) terhadap kelulushidupan. Hasil penelitian yang dilakukan selama 35 hari menunjukkan bahwa peningkatan nilai tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan padat penebaran 5 ekor/m² memberikan hasil terbaik dari semua variabel dengan nilai laju pertumbuhan spesifik (SGR) (1,05%) dan tingkat kelangsungan hidup ikan sebesar (SR) (73,33%). Sedangkan nilai terendah terdapat pada perlakuan C. Kualitas air pada semua perlakuan secara umum menggambarkan kisaran yang masih berada dalam batas toleransi dan tidak membahayakan bagi pertumbuhan ikan nila gesit

    KAJIAN BIOLOGI DAN DINAMIKA POPULASI IKAN BARONANG (Siganus canaliculatus) YANG TERTANGKAP SERO PADA MUSIM BARAT DI PERAIRAN PANTAI KABUPATEN LUWU

    Full text link
    Jenis Siganus canaliculatus di perairan pantai Karang-karangan Kabupaten Luwu peminatnya cukup tinggi sehingga pengusahaan ikan ini dengan menggunakan alat tangkap sero intens dilakukan. Intensitas yang tinggi dikhawatirkan akan mengalami penurunan populasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dasar dalam pengambilan suatu kebijakan sebagai salah satu upaya pengelolaan ikan baronang dan juga sebagai bahan informasi untuk penelitian-penelitian selanjutnya. Pengambilan ikan contoh diperoleh dari hasil tangkapan nelayan diambil secara acak berlapis ketika hasil tangkapan nelayan banyak dan secara acak sederhana jika hasil tangkapan nelayan sedikit. Jumlah ikan betina dan jantan dihitung pada setiap pengambilan ikan contoh baronang. Hasil perhitungan disajikan dalam bentuk tabel. Perbandingan struktur ukuran dianalisis secara deskriptif (column diagram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi ikan baronang pada musim barat didapatkan jenis kelamin betina 51% dan jantan 49%. Ukuran ikan baronang yang tertangkap memiliki kisaran panjang antara 5,7-20,7 cm dengan panjang rata-rata 10,012±4,55 cm. Dengan interval kelas panjang 0,3 cm didapatkan 50 kelas ukuran panjang. Jumlah ikan terbanyak diwakili oleh kelas ukuran 14,4-14,7 cm dan 15,6-15,9 cm dengan frekuensi 45 ekor. Musim barat dapat mencapai panjang rata-rata 8,0904 cm pada umur relatif 1 (satu) tahun dengan kisaran panjang 5,7-9,0 cm, panjang rata-rata 10,9222 cm dengan kisaran panjang 9,0-12,3 cm pada umur relatif 2 (dua) tahun, panjang rata-rata 14,1543 cm dengan kisaran panjang 12,3-15,6 cm pada umur relatif 3 (tiga) tahun, panjang rata-rata 16,8949 cm dengan kisaran panjang 15,6-18,9 cm pada umur relatif 4 (empat) tahun,dan panjang rata-rata 19,4906 cm dengan kisaran panjang 18,9-20,7 cm pada umur relatif 5 (lima) tahun. Kata Kunci: Biologi, Dinamika, Populasi, Baronang, Sero

    ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus, Linn) DENGAN DOSIS PAKAN YANG BERBEDA

    Full text link
    Ikan nila salin (Oreochromis niloticus Linn) merupakan salah satu komoditas perikanan yang digemari masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein hewani karena memiliki daging yang tebal serta rasa yang enak, dan juga berpotensi untuk dibudidayakan karena mampu beradaptasi pada kondisi lingkungan dengan kisaran salinitas yang luas. Pakan merupakan salah faktor yang sangat menentukan dalam keberhasilan usaha budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis pakan yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus Linn). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2018 di unit percobaan Dinas Perikanan Kota Palopo. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus Linn) berukuran 1,5-2,5 cm atau 15-25 gram/wadah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap  (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu perlakuan A (pemberian pakan 6%), B (pemberian pakan 7%), C (pembrian pakan 8%), pakan pellet yang digunakan Hi Pro Vite 781-1, dengan kandungan protein 31-33%, memiliki nutrisi yang tinngi dan protein sesuai untuk pertumbuhan ikan. Variabel yang diukur adalah pertumbuhan, konversi pakan, kelangsungan hidup, dan kualitas air. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis pakan berbeda tidak mempunyai pengaruh nyata terhadap pertumbuhan, kelangsungan hidupdan konversi pakan (p>0,05)

    PENGARUH KETINGGIAN AIR TERHADAP KONSUMSI OKSIGEN LARVA IKAN MAS KOI (Cyprinus carpio)

    Full text link
             Ikan hias merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak diminati oleh berbagai lapisan masyarakat di dalam negeri maupun di luar negeri karena komposisi warna yang dimilikinya. Salah satu jenis ikan hias air tawar yang digemari oleh masyarakat adalah ikan koi. Salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak disenangi karena keindahannya seperti memiliki bentuk, warna dan corak yang indah. Ikan mas koi memiliki potensi yang cukup menjanjikan dibidang bisnis            Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat konsumsi oksigen larva ikan koi (Cyprinuscarpio) pada wadah pemeliharaan akuarium dengan tinggi air yang berbeda. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2018 di laboratorium UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Bantimurung Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  4 perlakuan, 3 ulangan pada pemeliharaan larva ikan koi yaitu Perlakuan A : Tinggi air 15 cm, Perlakuan B : Tinggi  air 20 cm, Perlakuan C : Tinggi air 25 cm dan Perlakuan D : Tinggi air 30 cm

    Perbandingan Pemilihan Calon Walikota dan Wakil Calon Walikota Terhadap Dukungan Partai Politik Pilwali 2013 dengan Pilwali 2018 Kota Makassar

    Full text link
    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Pemilihan Calon Walikota dan Wakil Calon Walikota Terhadap Pilwali 2013 Dengan Pilwali 2018 Kota Makassar terdapat perbandingan yang menarik perhatian dimana pada pilwali 2013 terdapat 10 calon pasangan dan beberapa pasangan calon mendapat dukungan partai politik seperti : Adil Patu - Isradi Zainal, Supomo Guntur - Kadir Halid, Tamsil Linrung - Das’ad Latif, Danny Pomanto - Syamsu Rizal, Irman Yasin Limpo - Busrah Abdullah. Pilwali 2018 awalnya hanya terdapat 2 calon kuat yaitu Moh Rhamdan Pomanto - Indira Mulyasari dan Munafri Arifuddin – Andi Mustika Dewi. 2). Moh Rhamdan Pomanto mendaftar sebagai calon Walikota penantang Munafri Arifuddin yang telah membentuk Koalisi besar dengan 10 Partai Politik yakni Golkar, Nasdem, PAN, PKPI, Hanura, PPP, PKS, Gerindra dan PDIP, akan tetapi Danny Pomanto tetap optimis meski maju secara Independen sebab banyak mendapat dukungan dari kalangan masyarakat. Namun tidak berselang lama Danny pomanto dikaitkan dengan kasus dugaan politik praktis yang membuat dirinya harus didiskualifikasi. Dalam hal ini Appi yang hanya tinggal sebagai satu-satunya calon sangat optimis bisa memenangkan Pilwali 2018 dengan hanya melawan Kotak Kosong. Namun pada akhirnya Appi – Cicu yang merupakan Calon Tunggal Dikalahkan oleh Kota Kosong
    corecore