1,720,962 research outputs found
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TBS (TANDAN BUAH SEGAR) DENGAN MENGGUNAKAN METODE P (PERIODIC REVIEW SYSTEM) DAN METODE Q (CONTINUOUS REVIEW SYSTEM) PADA PT. KARYA PANEN TERUS.
PT. Karya Panen Terus merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit. Permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah belum efektif menyediakan kebutuhan bahan baku Tandan Buah Segar (TBS) sebagai bahan utama produksi CPO, dan PT. Karya Panen Terus tidak mempunyai lahan perkebunan sendiri sebagai penunjang kebutuhan TBS. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan produksi CPO perharinya perusahaan sering mengalami kekurangan bahan baku maupun kelebihan bahan baku TBS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Periodic Review System dan Continuous Review System. Berdasarkan hasil penelitiaan perencanaan paling optimal diperoleh menggunakan metode Continuous Review System yaitu persediaan maksimum sebanyak 3.231 ton, dengan Safety stock untuk penyediaan bahan baku TBS sebesar 270 ton per pesanan dan reorder point sebesar 273 ton dengan penghematan sebesar Rp118.167.599,26 jika dibandingkan dengan kebijakan perusahaan
ANALISIS VSM ( VALUE STREAM MAPPING ) PADA PROSES PEMBUATAN PRODUK EGREK SAWIT DI UNIT PANDAI BESI ASADI
Salah satu usaha industri yang sedang berkembang di masyarakat adalah usaha pandai besi. Pandai besi merupakan tempat membuat dan memproduksi alat-alat seperti cangkul, celurit, dodos, parang, pedang dan lain-lain, namun setelah zaman perang selesai maka masyarakat setempat pun mengembangkan usahanya dengan memproduksi alat - alat baru multifungsi yang di butuhkan dalam kebutuhan rumah tangga dan alat-alat pertanian serta perkebunan seperti alat bajak tanah, cangkul, linggis, parang, dan lain sebagainya. Unit pandai besi asadi adalah sebuah unit usaha yang berfokus di bidang produksi alat-alat perkakas dari bahan besi atau yang lainnya, yang beralamatkan di Desa Teratak, Teratak, Rumbio. Berdasarkan hasil survey pada pembuatan egrek sawit, terindikasi adanya waste pada proses lantai produksi yaitu, pada gerakan kerja seperti gerakan yang tidak perlu, waktu menunggu ( waiting) dan transportasi seperti gerakan berulang-ulang yang tidak perlu. Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini ialah dengan Value Stream Mapping, 3 M ( Mura, Muri, Muda) dan five why’s. Setelah melakukan penglahan data didapatkan process cycle time (PCE) adalah sebesar 82,36 % dari sebelum nya yaitu 34,16
EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN METODE SMART SYSTEM
Evaluasi dan perbaikan kinerja perguruan tinggi sangat perlu dilakukan dalam menghadapi globalisasi agar mampu bertahan dan berkembang. Maka dari itu Fakultas Sains dan Teknologi memiliki amanah untuk melakukan pembenahan internal, dan menata kembali pengelolaan organisasinya dalam meningkatkan sistem pendidikan yang dilaksanakan yang berkesinambungan baik secara internal dan secara eksternal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengukuran kinerja dalam meningkatkan performansi serta memberikan usulan dari penulis atas perbaikan kinerja. Metode yang digunakan piramida kinerja SMART System, AHP, OMAX, dan analisis KPI berdasarkan traffic light system. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 49 KPI yang dijadikan indikator pengukuran kinerja, dimana pencapaian performansi ditemukan 4 KPI masuk dalam kategori hijau, 35 KPI termasuk dalam kategori kuning dan 10 KPI masuk dalam kategori merah. Pencapaian performansi kategori merah perlu segera dilakukan perbaikan agar dapat memenuhi target. Pencapaian performansi perguruan tinggi secara keseluruhan dengan perhitungan OMAX yaitu sebesar 4,47 yang berarti bahwa performansi belum mencapai target. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Fakultas Sains dan Teknologi dalam meningkatkan kinerjanya
EVALUASI AKTIVITAS NON VALUE ADDED DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN PROCESS ACTIVITY MAPPING
Samsul Blacksmith is a blacksmith who produces palm harvesting tools (dodos), in the production process there is still waste which causes the daily production target not to be achieved, this study aims to determine the root causes of waste and provide alternative improvements. This research was conducted with 4 stages, first mapping all production activities using value stream mapping (VSM), the second stage identifying waste using the Process activity mapping (PAM) method, the third stage identifying the root causes of waste using the 5 whys method, the last stage providing alternative improvements to reduce or eliminate waste. The results showed that waste occurred due to the absence of workpiece transfer tools and long transfer distances, simple furnaces without the use of heat shields, and inefficient workbenches, the proposed alternative re-layout of the production floor, designing furnaces, and designing work areas, was able to reduce the lead time of the production process from 6.260 seconds to 4.907,8 seconds (improvement with MOST and MTM), and increased the PCE value from 51.6% to 65.8%
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE HUMAN RESOURCES SCORECARD (HRSC) DAN ANALYTICHAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Kinerja merupakan perilaku nyata yang telah dihasilkan setiap karyawan sebagai prestasi yang dihasilkan sesuai dengan tugasnnya dalam perusahaan. Untuk mengetahui kinerja karyawan disuatu perusahaan perlu adanya pengukuran kinerja. Pengukuran kinerja merupakan suatu tenant incubator bisnis.penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian kinerja di PT. XYZ yang berfokus pada bagian produksi. Metode yang digunakan adalah metode human resource scorecard (HRSC) dan analytichal hierarchy process (AHP). Perspektif yang paling tepat yang ditinjau dari penelitian ini adalah perspektif keuangan pada gaju dan bonus karyawan, perspektif pelangga pada peningkatan kepuasan pelanggan, perspektif proses bisnis internal pada peningkatan motivasi kerja karyawan, dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran pada peningkatan skill karyawan
Pemilihan Rute Pendistribusian Ayam Ternak Menggunakan Metode Nearest Neighbor dan Nearest Insertion
Dafira Farm adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian ayam ternak. Namun dalam pengirimannya terdapat kendala belum optimalnya rute yang dilalui. Rute yang dilalui sebelumnya belum pernah dilakukan pengukuran keoptimalannya, sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan jumlah permintaan ayam berdasarkan jauhnya jarak yang yang ditempuh dari lokasi gudang pengiriman. Rute yang belum optimal tersebut juga menyebabkan terjadinya perbedaan biaya yang dianggarkan oleh perusahaan dengan realita yang terjadi di lapangan. Terdapat tiga rute pengiriman yang dilalui oleh PT. Dafira Farm, yaitu Rute I daerah Sumatera Barat, Rute II daerah Riau, dan Rute III daerah Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan Rute yang dilalui dengan membandingkan antara metode nearest neighbor dengan nearest insertion. Hasil perhitungan yang didapat menunjukkan bahwa untuk ketiga rute pengiriman lebih optimal menggunakan metode nearest insertion.Dafira Farm adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian ayam ternak. Namun dalam pengirimannya terdapat kendala belum optimalnya rute yang dilalui. Rute yang dilalui sebelumnya belum pernah dilakukan pengukuran keoptimalannya, sehingga hal tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan jumlah permintaan ayam berdasarkan jauhnya jarak yang yang ditempuh dari lokasi gudang pengiriman. Rute yang belum optimal tersebut juga menyebabkan terjadinya perbedaan biaya yang dianggarkan oleh perusahaan dengan realita yang terjadi di lapangan. Terdapat tiga rute pengiriman yang dilalui oleh PT. Dafira Farm, yaitu Rute I daerah Sumatera Barat, Rute II daerah Riau, dan Rute III daerah Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan Rute yang dilalui dengan membandingkan antara metode nearest neighbor dengan nearest insertion. Hasil perhitungan yang didapat menunjukkan bahwa untuk ketiga rute pengiriman lebih optimal menggunakan metode nearest insertion.
 
ANALISIS KUALITAS PRODUK TAHU DALAM UPAYA MEMINIMALKAN PRODUK CACAT MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN FUZZY FMEA PADA PABRIK TAHU PAK BUDI
Pabrik Tahu Pak Budi merupakan industri kecil menengah yang mengolah kacang kedelai menjadi tahu. Dalam proses produksi masih terdapat kesalahan-kesalahan yang dapat mengakibatkan adanya produk tahu yang rusak/cacat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian terhadap kualitas tahu pada Pabrik Tahu Pak Budi. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kinerja dan tingkat cacat produk tahu yang terjadi menggunakan metode Six Sigma, mengidentifikasi faktor penyebab produk cacat, memberikan usulan saran perbaikan dalam upaya meminimalisir produk cacat menggunakan metode Fuzzy FMEA. Six Sigma merupakan metode peningkatan kualitas yang banyak digunakan oleh perusahaan dan organisasi, dengan mengedepankan konsep bahwa cacat produk hanya 3,4 untuk setiap satu juta produk yang dihasilkan. Metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) adalah metode analisis terjadinya resiko atau kegagalan pada proses. Keterbatasan pada metode FMEA dapat diselesaikan dengan penerapan logika fuzzy. Hasilnya berdasarkan perhitungan nilai DPMO dan level sigma cacat tekstur memperoleh level sigma 3,487, cacat warna memperoleh level sigma 3,767 dan cacat ukuran memperoleh level sigma 3,721. Faktor yang menyebabkan produk tahu cacat/rusak berdasarkan fishbone adalah metode, manusia, material dan mesin. Nilai FRPN tertinggi adalah 720 pada cacat tekstur dengan penyebab tidak adanya SOP. Sehingga usulan perbaikan yang dapat diberikan adalah pembuatan SOP
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS MENGGUNAKAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) DAN SIMULASI ARENA
Pengetaman Palet X adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan palet kayu. Palet Kayu adalah sebuah susunan rangka kayu yang biasanya dibentuk menjadi alas atau peti untuk mengangkut barang agar dapat memudahkan forklift dalam proses pengangkatan barang. Permasalahan yang terdapat pada Pengetaman Palet X yaitu terdapat jarak yang terlalu jauh antar departemen dan antar mesin yang menyebabkan jarak material handling yang tinggi dan ukuran gudang produk jadi (warehouse) yang kecil sehingga terdapat 2 warehouse untuk memenuhi kebutuhan tempat peletakan produk jadi yang mana terletak cukup jauh yang menyebabkan tingginya jarak material handling. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada adalah dengan menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) dan simulasi Arena. Pada layout awalan memiliki total jarak sebesar 160,235 m dan total jarak tempuh sebesar 9.308,84 m. Setelah melakukan pengumpulan dan pengolahan data, maka diperoleh layout usulan yang memiliki material handling yang lebih kecil daripada material handling layout awalan yaitu total jarak sebesar 73,332 m dan total jarak tempuh sebesar 5.320,698 m. Pada pengolahan data untuk perencanaan kebutuhan gudang produk jadi (warehouse) didapatkan luas gudang sebesar 36,5 m2 dengan tinggi tumpukan maksimum sebanyak 20 tumpukan dan jumlah baris tumpukan sebanyak 50 tumpuka
- …
