256 research outputs found

    STUDI TENTANG PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN GURU TERHADAP PELAKSANAAN PENGAJARAN DI MTs MIFTACHUL HUDA KADUNG REJO BAURENO BOJONEGORO

    Full text link
    Masalah pendidikan adalah masalah yang penting dalam kehidupan. Bukan saja sangat penting, tapi masalah pendidikan itu sendiri sama sekali tidak dipisahkan dari kehidupan, baik kehidupan keluarga maupun kehidupan bangsa dan negara. Maju mundurnya pendidikan sebagaian besar terletak atau ditentukan oleh maju mundurnya pendidikan negara. Karena sampai kapanpun dan dalam kondisi bagaimanapun eksistensi dunia pendidikan senantiasa dituntut untuk memberikan perubahan yang lebih dinamis dalam aspek kehidupan manusia. Rumusan masalah pada pembahasan ini adalah 1). Apa latar belakang pendidikan guru madrasah tsanawiyah miftakhul huda? 2). Bagaimana pelaksanaan pengajaran disekolah tersebut? 3). Adakah pengaruh latar belakang pendidikan guru terhadap pelaksanaan pengajaran? Kalau ada sejauh manakah pengaruh tersebut? Kesimpulan dari pembahasan ini bahwa guru yang mengajar di madrasah tsanawiyah miftakhul huda kadungrejo bojonegoro sebanyak 17 orang, dari 17 orang tersebut enam orang yang mempunyai latar belakang pendidikan sarjana, dan dua orang berlatar belakang pendidikan diploma serta sembilan orang lainnya berlatar belakang pendidikan SLTA. Mengenai pelaksanaan pengajaran dilaksanakan pada pagi hari yaitu mulai jam 07,15 – 12,25 wib. Latar belakang pendidikan guru di madrasah tsanawiyah miftachul huda kadungrejo bojonegoro sangat tinggi pengaruhnya terhadap pelaksanaan pengajaran di madrasah tsanawiyah miftakhul huda kadungrejo bojonegoro tersebut, artinya semakin banyak guru yang berlatar belakang pendidikan keguruan dan sarjana maka akan semakin banyak guru yang berlatar pendidikan keguruan dan sarjana maka akan semakin bagus kualitas pengajaran di madrasah tsanawiyah miftakhul huda kadungrejo bojonegoro tersebut

    PENDAMPINGAN SANTRI MUSHOLLA NURUL HUDA DALAM PENGENALAN BAHASA ARAB DASAR

    Full text link
    Assistance for Nurul Huda musholla students in introducing basic Arabic using the ABCD (Asset-Based Community Development) method. The strategy used to achieve the expected goals is divided into three stages, namely (1) Preparation, (2) Implementation, and (3) ) Evaluation. Basic Arabic reading, writing, and basic Arabic speaking. Arabic. Qiroah, Kitabah, Kalam. The source of empowerment was chosen by gathering a number of students from the Nurul Huda Yosowilangun – Lumajang musholla. While the implementation of this service requires only a few participants, because many students of the Nrulu Huda prayer room are still learning to read iqro', after discussing with several ustadz at the Nurul Huda Mosque, only students who can already read the Qur'an are allowed to take part in Arabic learning activities base. the basic Arabic learning method of qiroah, scriptures, and kalam is very effective for helping students of the Nurul Huda Yosowilangun mosque to get to know the basic Arabic language for writing, reading and speaking. This method is very effective for understanding Arabic and can help musholla Nurul Huda students who wish to continue their studies at Islamic boarding schools or advanced levels as a basis or provision for them in the future

    PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MI MIFTAHUL ULUM SWEDEN KALIGRENJENG BLITAR

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Peran Kepala Sekolah sebagai Supervisor dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Mi Miftahul Ulum Sweden Kaligrenjeng Blitar”, ini ditulis oleh Mochamad Miftachul Huda, NIM 12207173003, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, dibimbing oleh Muhammad Zainul Arifin, M. Pd. I. Kata Kunci: Kepala Sekolah, Supervisor, Kinerja Peran kepala sekolah/madrasah sangatlah penting bagi lembaga pendidikan yang dipimpinnya, salah satu peran kepala sekolah yaitu sebagai supervisor. Kegiatan supervisi meliputi pengawasan, penilaian, dan pemberian bimbingan kepada guru. Peningkatan kinerja guru adalah sasaran dalam kegiatan supervisi, peningkata kinerja guru akan berdampak pada hasil belajar siswa sehigga jika kinerja guru baik akan berdampak pada pengelolaan pembelajaan dan hasil balajar mengajar yang maksimal sehingga siswa bisa menerima materi dengan baik. Fokus peneitian ini adalah (1) Bagaimana perencanaan kegiatan kepala sekolah sebagai supervisor di MI Miftahul Ulum Sweden Desa Kaligrenjeng?, (2) Bagaimana teknik yang digunakan kepala sekolah sebagai supervisor di MI Miftahul Ulum Sweden Desa Kaligrenjeng?, (3) Bagaimana implementasi teknik supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di MI Miftahul Ulum sweden Desa Kaligrenjeng?, (4) Bagaimana evaluasi teknik supervisi kepala sekolah di MI Miftahul Ulum Sweden Desa Kaligrenjeng?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui dan memahami perencanaan kegiatan kepala sekolah sebagai supervisor di MI Miftahul Ulum Sweden. (2) Mengetahui dan memahami teknik yang digunakan kepala sekolah sebagai supervisor di MI Miftahul Ulum Sweden. (3) Mengetahui dan memahami implementasi teknik supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di MI Miftahul Ulum Sweden. (4) Mengetahui dan memahami evaluasi teknik supervisi kepala sekolah di MI Miftahul Ulum Sweden. Penelitian ini adalah penelitian kuaitatif, dengan mengambil latar peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan kinerja guru di MI Miftahul Ulum Sweden Desa Kaligrenjeng Kabupaten Blitar. Sumber data penelitian ini diambil dari kepala madrasah, wali kelas 1 dan wali kelas 6 sekaligus bidang kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan ceridibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil analisis data ditemukan bahwa: (1) perencanaan kegiatan kepala sekolah sebagai supervisor adalah memberikan bantuan, mentoring, pengawasan, dan mempertinggi daya kreatifitas guru, (2) teknik yang digunakan kepala sekolah sebagai supervisor adalah teknik supervisi individu, (3) implementasi teknik supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah megadakan kunjungan kelas, membimbing guru tentang pengelolaan kelas, dan membimbing dan membantu guru dalam pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran dan silabus serta memberikan motivasi kepada guru, (4) evaluasi teknik supervisi kepala sekolah adalah supervisi kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru dirasa berhasil dibuktikan dengan banyak guru yang merasa mengalami peningkatan kinerja dan pengetahuan meskipun banyak hambatan dalam pelaksanaan supervisi

    Perbedaan Keaktifan dan Hasil belajar Animasi 2 Dimensi karena pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan video tutorial dibandingkan Probing prompting (PP) berbantuan video tutorial pada siswa SMK Negeri 1 Beji

    No full text
    ABSTRAK Huda, Miftachul. 2019. Perbedaan Keaktifan dan Hasil belajar Animasi 2 Dimensi karena pengaruh penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan video tutorial dibandingkan Probing prompting (PP) berbantuan video tutorial pada siswa SMK Negeri 1 Beji Pasuruan. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro, M.Pd., M.T., (II) Harits Ar Rosyid, S.T., M.T., Ph.D.   Kata Kunci: Creative Problem Solving (CPS), Probing Prompting (PP), Keaktifan dan Hasil Belajar Penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan video tutorial dengan model pembelajaran Probing Prompting (PP) berbantuan video tutorial dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran pada mata pelajaran animasi 2 dimensi. Penerapan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai dapat mempengaruhi keaktifan dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Animasi 2 Dimensi dikelas XI program keahlian Multimedia di SMK  Negeri 1 Beji Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasy experiment dengan pola Pretest-Posttest Control Group Desain karena dalam penelitian ini akan mencari pengaruh dari treatment yang telah diberikan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Multimedia 1 dan XI Multimedia 2 pada tahun ajaran 2018/2019. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 74 siswa, masing-masing kelas terdiri dari 37 siswa. Uji Hipotesis yang digunakan adalah uji Independent Sample T-Test dengan nilai taraf signifikansi 0.05. Hasil uji hipotesis keaktifan dan hasil belajar pada penelitian ini menggunakan Independent Sample t-test. Nilai signifikansi yang diperoleh pada keaktifan belajar sebesar 0,013, nilai signifikansi yang diperoleh pada pengetahuan hasil belajar sebesar 0,000, dan nilai signifikansi yang diperoleh pada sikap dan keterampilan hasil belajar sebesar 0,044. Nilai signifikansi tersebut diartikan terdapat perbedaan yang signifikan dalam keaktifan dan hasil belajar Animasi 2 Dimensi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran CPS lebih berpengaruh dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Animasi 2 Dimensi daripada dengan model pembelajaran PP. Saran yang dianjurkan dalam penelitian ini adalah model CPS dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran animasi 2 dimensi untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK PESERTA DIDIK MADRASAH IBTIDAIYAH KELAS I DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR

    Full text link
    Tesis dengan judul “ Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Augmented Reality untuk peserta didik kelas I di MI Plus Al Azhar Bening Wlingi Blitar” ini ditulis oleh Miftachul Huda NIM 128505203015 dengan pembimbing Prof. Dr. H. Imam Fuadi, M.Ag dan Dr. Hj. Luk Luk Nur Mufida, M.Pd. Kata kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran, Bahasa Arab, Augmented Reality. Teknologi yang menjadi sebuah trand pada saat ini menjadikan semua manusia harus mulai dipaksa untuk mengikuti perkembangan zaman. Diawali dengan adanya wabah penyakit beberapa tahun ini yang mana dunia pendidikan yang awalnya menggunakan system tatap muka maka harus bertransformasi ke dunia digital yang hanya bisa menggunakan layanan jaringan. Sebagaimana dalam dunia pendidikanpun harus bisa untuk memadukan antara teknologi dengan pembelajaran sehingga dapat memberikan sebuah pembelajaran yang modern khusunya dalam pembelajaran Bahasa Asing. Hasil dari penelitian sebelumnya bahwa banyaknya peserta didik yang masih kesulitan dalam menghafalkan kosa kata dan banyak juga yang masih bingung dalam penentuan dhamir pada sebuah kalimat dikarenakan belum memiliki metode yang pas dalam menyampaikan pembelajaran. peserta didik untuk tetap menyukai mata pelajaran Bahasa Arab. Media Pembelajaran berbasis Augmented Reality merupakan sebuah media yang berbentuk aplikasi dengan menggabungkan dunia nyata dan dunia maya dalam bentuk dua dimensi maupun tiga dimensi yang diproyeksikan dalam sebuah lingkungan nyata dalam waktu yang bersamaan. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan desain model Media Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Augmented Reality untuk peserta didik Madrasah Ibtidaiyah kelas I, (2) Untuk menjelaskan kelayakan Media Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Augmented Reality untuk peserta didik Madrasah Ibtidaiyah kelas 1 (3) Untuk menjelaskan keefektifan Media Pembelajaran Bahasa Arab berbasis Augmented Reality untuk peserta didik Madrasah Ibtidaiyah kelas 1 Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode Researc and Development (R&D) hasil adaptasi dari ADDIE yang memiliki kepanjangan analyze, design, development, implementation, dan evaluation dengan jenis penelitian menghasilkan sebuah produk media pembelajaran dalam bentuk aplikasi shoftware aplikasi bernama Al Mufrodat AR. Hasil penelitian dan pengembangan pada penelitian ini yaitu (1) Produk berupa media pembelajaran berbasis Augmented Reality dengan menggunakan tiga dimensi pada medianya. (2) kelayakan produk dan materi yang mendapatkan rata-rata 91,3 % yang dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan di lapangan. (3) hasil efektifitas dengan uji t (Independent Sample T-test) diperoleh nilai sig. (2-tailed) < sig level (0,001<0,005). Hal ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media pembel;ajaran Al Mufrodat AR. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Augmented Reality dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada kelas I di MI Plus Al Azhar Bening Wlingi Blitar

    ANALISIS DAMPAK PERTUMBUHAN INDUSTRI DI DESA MLORAH KECAMATAN REJOSO KABUPATEN NGANJUK TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Analisis Dampak Pertumbuhan Industri di Desa Mlorah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Dalam Perspektif Ekonomi Syariah” ini ditulis oleh Muhammad Arif Budi Aji, NIM. 126402212089, dengan pembimbing Achmad Miftachul Huda, M.Pd. Kata Kunci: Kawasan Industri, Dampak Sosial, Ekonomi Masyarakat, Maqashid Syariah Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peningkatan pembangunan kawasan industri di Kabupaten Nganjuk yang sangat pesat, khususnya di Desa mlorah kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, Yang membawa dampak terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana dampak pembangunan kawasan industri terhadap Sosial ekonomi masyarakat di sekitar kawasan industri, khususnya di Desa mlorah Kecamatan Rejoso, dalam perspektif ekonomi syariah. Rumusan masalah pada penelitian ini meliputi: 1. Bagaimana dampak yang ditimbulkan dari pertumbuhan industri di Kabupaten Nganjuk terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat sekitarnya? 2. Bagaimana perspektif ekonomi syariah dengan adanya dampak Pembangunan Kawasan industry terhadap sosial ekonomi Masyarakat sekitar? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam menentukan informan, peneliti menggunakan metode purposive sampling, informan dalam penelitian berjumlah tujuh orang, diantaranya: Satu Aparatur pemerintah Desa, Dua Penduduk Desa yang bekerja sebagai karyawan pabrik, Satu penduduk desa yang bukan karyawan pabrik yang memiliki usaha, Dua penduduk desa yang bukan karyawan pabrik yaitu petani. Dalam analisis peneliti menggunakan analisis data interaktif yang dikemukakan oleh Miles, huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial, terjadi peningkatan mobilitas penduduk yang mengubah dinamika masyarakat namun tetap harmonis. Secara ekonomi, industri menciptakan peluang kerja baru, mendorong pertumbuhan usaha lokal, dan meningkatkan pendapatan serta nilai aset masyarakat. Transformasi ekonomi dari sektor agraris ke industri berlangsung secara bertahap. Dalam perspektif ekonomi syariah, industri telah menerapkan prinsip keadilan dalam pengupahan dan pemberdayaan tenaga kerja, meskipun masih perlu perbaikan pada aspek spiritual dan pengendalian aktivitas yang bertentangan dengan nilai Islam. Secara umum, keberadaan industri memberikan dampak positif tanpa menimbulkan kerusakan lingkungan fisik
    corecore