1,721,247 research outputs found

    SK PENGUJI PROPOSAL -HISBULLAH A. EFFENDI

    Get PDF
    SK PENGUJI PROPOSAL -HISBULLAH A. EFFEND

    Penerapan prinsip pembedaan terhadap perlindungan penduduk sipil dalam konflik bersenjata Israel-Hisbullah: suatu tinjauan hukum humaniter Internasional / oleh Luffy Rosmiaty

    No full text
    abstrak (A) Nama : Luffy Rosmiaty (NIM: 205030179). (B) Judul Skripsi : Penerapan Prinsip Pembedaan Terhadap Perlindungan Penduduk Sipil Dalam Konflik Bersenjata Israel-Hisbullah: Suatu Tinjauan Hukum Humaniter Internasional. (C) Halaman : viii + 99 + 58 + 2007. (D) Kata Kunci : Prinsip Pembedaan, Perlindungan Penduduk Sipil, Hukum Humaniter Internasional. (E) Isi : Konflik bersenjata Israel-Hisbullah dimulai pada tanggal 12 Juli 2006 di Libanon Selatan yang mengakibatkan delapan tentara Israel tewas serta dua tentara Israel lainnya disandera. Segera setelah Israel mengetahui Hisbullah telah menangkap dua tentaranya, Israel menginginkan Hisbullah membebaskan kedua tentara Israel yang ditawan Hisbullah tersebut tanpa syarat. Hisbullah menolak karena Hisbullah ingin agar kedua tentara tersebut ditukar dengan warga Libanon yang ditahan Israel. Israel yang berusaha untuk membebaskan kedua tentaranya kemudian melakukan aksi militer yang berlebihan dan tidak proporsional dengan menyerang Libanon, menghancurkan berbagai infrastruktur dan membunuh penduduk sipil. Israel menyerang wilayah Libanon secara besar-besaran dimana menurut perkiraan Israel adalah markas Hisbullah, tetapi dalam kenyataannya yang diserang adalah gedung-gedung tempat bermukimnya penduduk sipil Libanon sehingga mengakibatkan banyak penduduk sipil Libanon yang tewas. Bagaimana penerapan prinsip pembedaan dalam hukum humaniter internasional terhadap perlindungan penduduk sipil dalam konflik bersenjata Israel-Hisbullah? Penulis meneliti masalah tersebut dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan dengan pendekatan studi kasus konflik bersenjata Israel-Hisbullah. Data penelitian memperlihatkan bahwa selama konflik bersenjata Israel-Hisbullah, Israel belum dapat melaksanakan perlindungan penduduk sipil sebagaimana yang diatur dalam hukum humaniter internasional karena Israel telah melakukan serangan yang membabi-buta sehingga tidak dapat membedakan antara sasaran militer dengan objek-objek sipil yang mengakibatkan tewasnya sekitar 1.110 orang penduduk sipil Libanon. Sebaiknya pemerintah Israel melakukan penyelidikan terhadap para komandannya yang terlibat dalam konflik bersenjata Israel-Hisbullah agar dapat menemukan dan mengadili penjahat perang yang telah menyerang penduduk sipil dan objek-objek sipil di Libanon. (F) Acuan : 58 (1985-2007) (G) Pembimbing Drs. Teddy Nurcahyawan, S.H., M.A. (H) Penulis Luffy Rosmiat

    PERJUANGAN LASYKAR HISBULLAH DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945-1949 DI JAWA

    No full text
    Pada tanggal 17 Agustus 1945 Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Republik Indonesia atas nama bangsa Indonesia. Tetapi tidak lama kemudian kemerdekaan tersebut mendapat ancaman dari Sekutu (Inggris) yang menyalahgunakan tugasnya, semestinya mereka datang ke Indonesia melucuti senjata tentara Jepang yang kalah perang, namun Sekutu (Inggris) berusaha ingin mengembalikan kekuasaan Bulanda di Indonesia. Hal ini menimbulkan reaksi yang keras dari rakyat Indonesia terutama umat Islam khususnya lasykar Hisbullah. Untuk menentang penjajahan kembali atas negara yang telah diproklamasikan. maka lasykar Hisbullah melakukan perlawanan secara fisik, baik terhadap tentara Inggris maupun Belanda, demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia. Berkaitan dengan judul penelitian yang penulis gunakan maka permasalahan yang muncul yaitu, bagaimanakah perjuan-gan Lasykar Hiabullah dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945-1949 di Jawa?. Panelitian ini bertujuan ingin mengetahui lebih dalam tentang perjuangan Lasykar Hisbullah dalam mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945-1949 di Jawa, sedangkan kegiatan penelitian dlharapkan dapat bermanfaat: (1). bagi penulis yaitu dapat mengetahui dan memahami lebih dalam tentang perjuangan Lasykar Hisbullah dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945-1949 di Jawa, (2) bagi mahasiawa calon guru Sejarah, dapat memberikan keluasan pandangan untuk menguasai materi sejarah Indonesia Modern, (3) bagi sejarawan, dapat dikembangkan penelitian lebih lanjut, (4) bagi almamater, dapat menambah kupustakaan Metode pengumpulan data yang Penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumenter. Analisis data menggunakan metode filosofik dengan tehnik logika komparatif dan logika induktif. Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa perjuangan Lasykar Hisbullah dalam mempertahankan Kemerdakaan Republik Indonesia tahun 1945-1949 di jawa yaitu dengan cara mengadakan parlawanan fisik, baik menghadapi Sekutu (Inggris). Agresi Militer Belanda I, Pamberontakan PKI di Madiun tahun 1948 dan Agresi Militer Belanda II

    Analisis Manajemen Pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo Kota Makassar

    Get PDF
    ABSTRAK HISBULLAH, Analisis Manajemen Pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo Kota Makassar. (Dibimbing oleh Ismail Tolla dan Mustafa) Penelitianinibertujuan (i) mendeskripsikan kemampuan guru merencanakan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo Kota Makassar; (ii)mendeskripsikan kemampuan guru melaksanakan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo Kota Makassar; (iii) mendeskripsikan kemampuan guru mengevaluasi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo Kota Makassar; (iv) mengemukakan faktor apa saja sebagai pendukung dan penghambat guru berdasarkan mengimplementasikan manajemen pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo Kota Makassar.MetodePenelitian yang digunakandalampenelitian inikualitatif deskriptif.Teknik pengumpulan data melaluiobservasi, wawancara, dan dokumentasi.Subjeknyaadalahguru kelas I, II, IV, V, PJOK, dan PAI di SD Negeri Butung I Kecamatan Wajo KotaMakassarpada Tahun Ajaran 2014-2015.Hasil penelitianmenunjukkanbahwapada tahap perencanaan masih ada beberapa komponen masih lemahpada penyusunan RPP dan instrumen penilaian sehingga bisa dikategorikan belum maksimal, pada tahap pelaksanaan guru telah melaksanakan langkah pembelajaran Kurikulum 2013, namun belum optimal dalam pelaksanaan pendekatan scientificsehingga dapat dikategotrikan cukup maksimal, pada tahap evaluasi guru telah melakukan penilaian, namun sebagian besar hanya melakukan penilaian pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat dikategorikan belum maksimal, untuk faktor pendukung dalam proses penerapan pembelajaran kurikulum 2013 terletak pada peran kegiatan KKG sehingga guru dapat menyediakan perencanaan dan evaluasi, faktor penghambatnya adalah tahap penyusunan isi RPP dan instrumen penilaian, serta pada tahap pelaksanaan yaitu pelaksanaan pendekatan scientific yang belum optimal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kurikulum 2013 di SD Negeri Butung I belum maksimal, karena masih terdapat kendala pada tahap perencanaan dan penilaian pembelajaran. ABSTRACT HISBULLAH, Analysis ofLearning Management of 2013 Curriculum at SDN Butung I in Wajo Subdistrict of Makassar (supervised by Ismail Tolla and Mustafa) The study aims at describing (i) teachers’ competence in planning the learning based on 2013 curriculum at SDN Butung I in Wajo subdistrict in Makassar, (ii) teachers’competence in implementing the learning based on 2013 curriculum at SDN Butung I in Wajo subdistrict of Makassar, (iii) teachers’competence in evaluating the learning based on 2013 curriculum at SDN Butung I in Wajo subdistrict of Makassar, and (iv) the supporting and inhibiting factors of the teachers based on the implementation of learning management of 2013 curriculum at SDN Butung I in Wajo subdistrict of Makassar. The research method used in this study is descriptive qualitative. Data is collected through observation, interview, and documentation. The subjects are teachers of class I, II, IV, V, PJOK, and PAI at SDN Butung I in Wajo subdistrict of Makassar of academic 2014/2015. The result of the study reveal that in the planning phase, there are still weak components in formulating the lesson plan and the assessment instrument which can be categorized as not yet maximal. In the implementation phase, teachers have conducted learning steps in 2013 curriculum; however it is not yet optimal in implementing scientifict opproch, so it can be categorized as fairly maximal. In evaluation phase, teachers have conducted assessment; however, most of them have only conducted knowledge and skills assessments which can be categorized as not yet maximal. The supporting factors in the implementation of learning process of 2013 curriculum lies on the roles of KKG activities, so the teachers can provide the planning and evaluation. The inhibiting factors are the formulation of lesson plan and assessment instrument. The implementation phase is the implementation of scientific approach which is not yet optimal. Thus, the conclusion of the study is learning implementation of 2013 curriculum at SDN Butung I in Wajo subdistrict of Makassar is not yet maximal because there are problems on the planning phase and learning assessment

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Analisis Niliai-nilai Pendidikan Islam dalam Novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El-Shirazy

    Get PDF
    Muhammad Syahid Hisbullah. 2012. Analisis Niliai-nilai Pendidikan Islam dalam Novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El-Shirazy. Skripsi Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah. Pembimbing Drs. Muhammad Ramli AR, M. Pd. Skripsi ini mengemukakan tentang Analisis Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El Shirazy meliputi pendidikan akidah, ibadah, akhlak dan akal. Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini fokus pada apa saja nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy. Dalam penggalian data di gunakan penelitian kepustakaan atau library reseach, dengan meneliti dan menelaah novel Api Tauhid serta sebagai literatur, guna mendapatkan data untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam novel tersebut. data yang terkumpul kemudian diklasifikasikan dan diinterpretasikan serta dianalisis untuk diuraikan secara sempurna. Beranjak dari kenyataan di atas maka sekiranya penulis perlu untuk mengemukakannya leih jauh lagi guna memperoleh dan mendapatkan nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam novel Api Tauhid Karya Habiburrahman El Shirazi dengan mengutip term-term yang sudah di kelompokan ke dalam nilai-nilai pendidikan Islam. Berdasarkah hasil penelitian tersebut, penulis menemukan beberapa nilai-nilai pendidikan Islam yang tertuang dalam novel Api Tauhid yaitu: Nilai pendidikan aqidah meliputi: tauhid, konversi agama (perpindahan agama), kematian. pendidikan ibadah meliputi: shalat, umrah, shalawat, doa, dan zikir. pendidikan akhlak meliputi: maaf, jujur, syukur, ikhlas, tawakal, kerja keras, sabar, tawadhu. pendidikan sosial meliputi: musyawarah, silaturrahmi, tolong-menolong. dan yang terakhir pendidikan aka meliputil: belajar, menulis, bertanya, diskusi, membaca, hafalan dan berfiki

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore