2 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E yang Dikombinasikan dengan Make a Match Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas XI SMA Pada Materi Asam Basa

    No full text
    Sebagian besar konsep materi kimia bersifat abstrak dan seringkali disampaikan secara berurutan dari yang sederhana menuju ke kompleks. Materi kimia menuntut siswa untuk banyak menghafal dan memahami konsep-konsep yang ada. Banyaknya konsep yang harus dipelajari, menjadikan siswa mengalami kesulitan dalam mempelajarinya. Salah satu materi yang dianggap sulit adalah materi asam basa. Asam basa merupakan materi kimia yang disampaikan di kelas XI SMA pada semester genap. Masalah yang sering ditemukan dalam pembelajaran materi asam basa adalah siswa kesulitan untuk membedakan asam basa menurut beberapa teori, mengidentifikasi asam basa kuat, dan menghitung derajat keasaman (pH). Salah satu upaya untuk mengatasi kesulitan siswa dalam mempelajari materi asam basa adalah merubah proses pembelajaran satu arah menjadi dua arah yang berfokus kepada siswa (student centered) dengan mengacu pada pendekatan kontruktivistik. Model pembelajaran yang bersifat student centered serta mengacu pada pendekatan konstruktivistik adalah Learning Cycle 5E dan model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif yang dapat digunakan adalah Make a Match. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: (1) mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran kelas LC 5E-Make a Match, (2) mengetahui perbedaan hasil belajar kognitif siswa yang dibelajarkan dengan LC 5E-Make a Match dan siswa yang dibelajarkan dengan LC 5E pada materi asam basa.Rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan eksperimen semu (quasy experimental design). Penelitian ini melibatkan dua kelas sebagai sampel penelitian. Satu kelas digunakan sebagai kelas eksperimen dan satu kelas digunakan sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan berupa model pembelajaran LC 5E-Make a Match dan kelas kontrol diberi perlakuan berupa model pembelajaran LC 5E saja. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Kepanjen pada kelas XI MIPA 3 dan XI MIPA 4 yang masing-masing berjumlah 36 siswa. Kedua kelas tersebut diberikan materi yang sama yaitu materi asam basa dengan model pembelajaran berbeda. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Silabus, RPP, UKBM, dan Kartu Berpasangan, tes dan lembar observasi keterlaksanaan proses pembelajaran. Data yang diperoleh berupa penilaian keterlaksanaan proses pembelajaran dan hasil belajar dari tes. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan uji-t pada signifikansi α = 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Keterlaksanaan model pembelajaran pada siswa yang dibelajarkan dengan LC-Make a Match memiliki rata-rata sebesar 95,86%. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E-Make a Match dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E. Rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E-Make a Match (=84,06) lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E saja (=79,89). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada materi asam basa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran LC 5E-Make a Match lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan LC 5E

    The Effect of LC 5E Learning Model Combined with Make a Match on the Cognitive Learning Outcomes of High School Students on Acid Base Materials

    Full text link
    Chemistry materials required that students must memorize and understand all of the concepts. Acid base is one of chemistry materials which is considered difficult. One solution to overcome the difficulty in learning acid base materials is change the learning method from one way to two ways that more focus on student (student centered) with reference to the constructivist approach LC 5E and cooperative learning Make a Match. Therefore, this research was conducted with the aim to: (1) describe the feasibility of students who learned acid-base materials use the LC 5E-Make a Match learning model,(2)determine differences in students cognitive learning outcomes that learned using the LC 5E-Make a Match learning model and that learned to use the LC 5E learning model in acid-base materials. This research used a quasi-experimental design with design models of two groups. The two classes were given same acid-base materials with different learning model. The average of student cognitive learning outcomes that learned using the LC 5E-Make a Match learning model (=84,06) was higher than students that using the LC 5E (79,89)
    corecore