1,721,588 research outputs found
Pemenuhan Kualitas Pelayanan Di Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende Untuk Meningkatkan Kepuasan Penumpang
Kualitas pelayanan menjadi isu yang penting dalam pengelolaan layanan transportasi, termasuk juga pada jasa transportasi udara.Agar dapat menjadi bandar udara dengan tingkat pelayanan yang tinggi, pihak pengelola Bandar udara H. Hasan Aroeboesmanharus memberikan layanan terbaiknya kepada pengguna.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Bagaimana persepsi penumpang terhadap pelayanan di Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende?, (2) Bagaimana kesenjangan (gap) antara tingkat kepentingan dan kepuasan pada variabel pelayanan?, (3) Apakah variabel pelayanan yang termasuk dalam prioritas utama dalam kuadran Importance Perfomance? dan (4) Apakah variabel pelayanan yang termasuk dalam kelompok basic factor dalam model Kano?. Penelitian ini menggunakan 31 variabel pelayanan dengan sampel berjumlah 100 responden. Analisis data dengan metode importance performance analysis, metode gap, dan model kano. Hasil penelitian menunjukkan (1) persepsi penumpang terhadap pelayanan di Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende menunjukkan tingkat kepuasan berada pada klasifikasi biasa dengan nilai rata-rata sebesar 3.52 sedangkan tingkat kepentingan berada pada klasifikasi penting dengan nilai rata-rata sebesar 4.28,(2) terdapat 3 variabel pelayanan Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman mempunyai nilai kesenjangan negatif tertinggi,berarti 3 variabel pelayanan tersebut belum memenuhi ekspektasi penumpang, (3) terdapat 3 variabel pelayanan yang memerlukan prioritas utama perbaikan pelayanan dari Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman Ende, dan (4) terdapat 7 variabel pelayanan termasuk dalam kelompok basic factor.</jats:p
Analisis Strategi Pelayanan RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan terhadap Nasabah Asuransi Kesehatan Pasca Pendemi
Peneliti ini beranjak dari semakin banyaknya nasabah asuransi kesehatan
dalam berobat di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan. Oleh karena itu,
RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan berperan sebagai pemberi pelayanan
yang baik agar dapat memberikan kepercayaan kepada nasabah. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui strategi pelayanan nasabah kesehatan yang digunakan oleh
RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dalam memberikan pelayanan sesuai
dengan standar pelayanan dan prinsip islam.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif. Oleh karena itu, untuk mengumpulkan data digunakan
teknik wawancara yang dilakukan langsung kepada informan, setelah melakukan
penelitian, penulis kemudian menggambarkan, mendeskripsikan, dan menganalisi
data yang didapatkan dari informan mengenai strategi pelayanan dan penerapan
prinsip pelayanan islam.
Hasil dari penelitian ini bahwa strategi pelayanan yang digunakan oleh
RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan sudah sesuai dengan standar
pelayanan rumah sakit umum daerah dengan menggunakan dimensi pelayanan
yang dijanjikan. Adapun pelayanan dalam persektif islam sudah diterapkan sesuai
dengan prinsip pelayanan islam dan sesuai Fatwa Dewan Syariah Nasional –
Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Nomor 107/DSN-MUI/X/201
Identifikasi Penerapan Standar Operasional Prosedur Pelayanan Kerohanian Islam di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan
Pelayanan Kerohanian Islam
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pentingnya Standar Operasional
Prosedur pelayanan kerohanian Islam di suatu rumah sakit.tujuan dari
diberlakukannya Standar Operasional Prosedur adalah agar dalam melakukan
pelayanan, proses bimbingan kerohanian Islam dapat lebih terstruktur dan terarah.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan permasalahan yaitu
bagaimana proses penerapan standar operasional prosedur kerohanian Islam di
RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan dan apa saja faktor pendukung dan
penghambat penerarapan standar operasional prosedur pelayanan kerohanian
Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research).
Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tiga instrumen penelitian,
yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini yaitu proses pelaksanaan Standar Operasional Prosedur
pelayanan kerohanian Islam di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan
mencakup tiga tahapan yaitu tahap pra bimbingan, tahap proses bimbingan, dan
tahap post bimbingan. Metode yang diterapkan petugas bimroh ada dua macam,
yaitu metode langsung dan tidak langsung. Faktor pendukung terdapat pada
fasilitas mendukung yang telah disediakan oleh pihak rumah sakit. Faktor
penghambat dalam penerapan Standar Operasional Prosedur pelayanan
kerohanian Islam di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan yaitu kurangnya
kerjasama antara Pembimbing Kerohanian Islam dengan Perawat dalam
pelaksanaan Standar Prosedur Operasional yang ada, serta terbatasnya
pembimbing rohani Islam. Secara garis besar, RSUD Brigjend H. Hasan Basry
Kandangan telah menerapkan tahapan bimbingan rohani Islam sesuai dengan
Standar Operasional Prosedur yang diberlakukan
İletim hattı matris modeli ile mikrostrip hatların analizi
Balık, H. Hasan (Arel Author) --- Conference : Elektrik-Elektronik Bilgisayar Sempozyumu, Elazığ: Fırat Üniversitesi,2011.Elektronik cihazlarda kullanılan teknolojinin hızla ilerlemesi komplex yapıları çıkarmıştır ve komplex yapıların oldukça büyük alanlar kaplaması entegre devreleri ortaya çıkarmıştır. Entegre devrelerde elektromanyetik dalgaların analizi ön plana çıkmaktadır. Mikrostrip hatların küçük olması yüksek frekansların kullanılması analitik ve deneysel yöntemlerin yetersiz kalmasına neden olmuştur. Komplex yapıların analizinde tam dalga analizin kullanılması zorunlu hale gelmiştir. Mikrostrip hatlar bu gün devre tasarımından, yüksek frekansta antene kadar birçok alanda kullanılmaktadır. Yüksek frekanslarda bu yapıların davranışları oldukça önem kazanmaktadır. Bu nedenle bu çalışmada mikrostrip(şerit) hatların İletim Hattı Matris metoduyla tam dalga analizi yapılmıştır
IDENTIFIKASI MODAL SOSIAL SANTRI DAYAH TERPADU DARUL IHSAN TGK. H. HASAN KRUENG KALEE KABUPATEN ACEH BESAR
ABSTRAKHendrawan, 2020. Identifikasi Modal Sosial Santri Dayah Terpadu Darul Ihsan Tgk. H. Hasan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1) H. Daska Azis, S.Pd., M.A (2) M. Hafizul Furqan, S.Pd, M.Pd.Kata Kunci : Identifikasi, Modal Sosial, Santri, Dayah, Darul IhsanSekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan mempunyai tujuan utama membentuk manusia yang cerdas dan baik maka sekolah memiliki tanggung jawab dalam pendidikan karakter bagi peserta didik. Salah satu upaya mewujudkan peserta didik yang memiliki integritas moral adalah dengan menumbuhkan modal sosial. Modal sosial adalah seperangkat sumber daya yang melekat pada keluarga dan organisasi sosial seperti lembaga pendidikan. Pada lembaga pendidikan modal sosial dapat dilihat berdasarkan: (1) Kepercayaan, (2) Jaringan sosial dan (3) Norma. Dayah merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam yang ada di Aceh memiliki multifungsi sebagai pusat aktivitas belajar mengajar maupun sebagai pembentukan karakter umat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana modal sosial santri Dayah Terpadu Darul Ihsan Tgk. H. hasan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar?. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi modal sosial santri pada Dayah Terpadu Darul Ihsan Tgk. H. Hasan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 196 orang santri pada Kelas XII. Teknik yang digunakan dalam menentukan sampel penelitian menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sample dengan pertimbangan tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan angket kepada responden. Data tersebut dianalisis menggunakan rumus persentase statistik deskriptif. Hasil pengolahan data diperoleh bahwa dari 29 santri Dayah Terpadu Tgk. H. Hasan Krueng Kalee dapat diketahui bahwa modal sosial santri sebanyak 2 responden (7%) berada pada kategori sangat tinggi, 8 responden (28%) berada pada kategori tinggi, 10 responden (34%) berada pada kategori sedang, 7 responden (24%) berada pada kategori rendah, dan 2 responden (7%) berada pada kategori sangat rendah. Saran bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian perbandingan untuk mengetahui peran lembaga pendidikan dayah dan lembaga pendidikan umum dalam menumbuhkan modal sosial peserta didik
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Layanan poliklinik Pasien Rawat Jalan RSUD Brigjend. H. Hasan Basry Kandangan
Tingkat kunjungan pasien merupakan sebuah indikator kinerja untuk Rumah Sakit yang berbanding lurus dengan pendapatan. Pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjend. H. Hasan Basry Kandangan memberikan kontribusi sebesar 11% terhadap pendapatan asli daerah pada tahun 2022 sehingga apabila terjadi penurunan pendapatan RSUD) Brigjend. H. Hasan Basry Kandangan maka mengakibatkan pendapatan daerah turut mengalami penurunan. Mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, dan fasilitas dengan pemanfatan pelayanan pada poliklinik rawat jalan. Studi ini bersifat observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross-sectional dengan rumus slovin 92 sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan kuesioner. Variabel terikat: pemanfatan pelayanan pada poliklinik rawat jalan. Variabel bebas:Usia, jenis kelamin, dan fasilitas. Analisis bivariat menggunakan chi-square dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia(p=0,001), jenis kelamin(p=0,003), dan fasilitas(p=000) dengan pemanfatan pelayanan. Variabel fasilitas paling berhubungan dengan pemanfatan pelayanan pada poliklinik rawat jalan RSUD Brigjend. H Hasan Basry Kandangan. Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, dan fasilitas dengan pemanfaatan layanan. Variabel yang paling berhubungan dengan pemanfaatan layanan poliklinik pasien rawat jalan RSUD Brigjend. H. Hasan Basry Kandangan adalah fasilitas
Dampak Pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung Terhadap Pendapatan Usaha Kecil di jl. H. Hasan Basri Kota Banjarmasin
Latar belakang Penelitian ini adalah dampak dari dibangunnya Jembatan Kayu Tangi Ujung di Jl. H. Hasan Basri Kota Banjarmasin yang menyebabkan beberapa tempat usaha seperti Salon, Penginapan, Rumah Makan, serta beberapa usaha kecil lainnya tutup dan pindah tempat dikarenakan pejalan kaki dan pengendara lalu lintas di sepanjang jalan tersebut sudah berkurang dan tidak adanya tempat untuk mereka berdagang. Mereka enggan untuk berhenti untuk membeli makanan atau keperluan lainnya dikarenakan kemacetan yang terjadi di daerah Jl. H. Hasan Basri Kota Banjarmasin.
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendapatan Usaha kecil sebelum dan saat pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung yang ada di Jl. H. Hasan Basri Kota Banjarmasin dan mengetahui tentang Dampak Pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung bagi Usaha kecil di Jl. H. Hasan Basri Kota Banjarmasin
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (feild research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Usaha Kecil yang berjualan disekitar Jembatan Kayu Tangi Ujung. Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul diolah melalui proses: pengeditan, kategorisasi, dan deskripsi. Kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisis data dapat ditarik kesimpulan oleh penulis bahwa dampak pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung di Jl. H. Hasan Basri Kota Banjarmasin mempengaruhi bagi pedagang usaha kecil dikarenakan beberapa hal yaitu, kemacetan yang terjadi diakibatkan oleh jalan satu arah yang sedang diberlakukan saat pembangunan Jembatan Kayu Tangi Ujung berlangsung, sehingga para pengendara motor dan pengendara mobil tidak ingin berhenti untuk membeli dagangan mereka. Maka dari itu jumlah pembeli jadi berkurang, Karena jumlah pembeli berkurang tentu saja pendapatan yang diperoleh juga berkurang
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
