27 research outputs found

    OPTIMASI PROSES BUBUT DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI DAN TAYLOR UNTUK MENENTUKAN KEKASARAN PERMUKAAN DAN UMUR PAHAT KARBIDA

    No full text
    Gesekan antara pahat dengan benda kerja akan menimbulkan panas yang tinggi sehingga menyebabkan terjadinya keausan pahat. Hal ini berdampak pada pembentukan kekasaran permukaan yang semakin tinggi dan umur pahat yang semakin pendek sehingga mengakibatkan kualitas produk akan semakin rendah. Selain dipengaruhi oleh ketahanan pahat terhadap aus, kualitas permukaan benda kerja juga dipengaruhi oleh pengaturan parameter pemesinan, seperti kecepatan potong, gerak makan, dan kedalaman potong. Parameter-parameter diatas dapat mempengaruhi kekasaran permukaan maupun umur pahat. Dalam penelitian ini, untuk mengetahui parameter yang paling mempengaruhi dalam kekasaran permukaan digunakan metode Taguchi, sedangkan untuk mendapatkan umur pahat digunakan metode Taylor. Pada penelitian ini, pahat yang digunakan adalah pahat karbida dengan benda kerja besi cor kelabu. Hasil yang didapatkan untuk batas keausan VB pada pahat karbida dengan besi cor kelabu selama penelitian adalah 0,44 mm. Selain itu, hasil yang didapat setelah melakukan penelitian dengan metode Taguchi yaitu faktor gerak makan memiliki pengaruh paling besar dalam kekasaran suatu permukaan, kemudian disusul faktor kecepatan potong dan faktor kedalaman makan. Maka, untuk umur pahat karbida dengan benda kerja besi cor kelabu memiliki persamaan umur pahat Taylor adalah  vT0,397=72,7846

    Workpiece Handling System using 6-DOF Manipulator Robot for CNC Lathe Machine

    Get PDF
    Sistem pengumpan benda kerja berbasis robot manipulator 6-DOF bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada proses berbasis bubut menggunakan CNC. Sistem ini terdiri dari aktuator pneumatik, robot, control unit, dan sensor-sensor yang didedikasikan untuk mengumpan/menangani benda kerja di mesin CNC. Program yang ditanamkan kedalam sistem dapat membantu operator (manusia) dalam proses pemasangan benda kerja pada mesin CNC melalui kerja sebuah robot manipulator. Eksperimen untuk mengukur kinerja sistem dalam mengumpan benda kerja pada mesin bubut CNC telah dilakukan melalui 4 sesi eksperimen dimana pada setiap sesi diambil 100 data terkait proses pemasangan maupun pengambilan benda kerja

    Rancang Bangun Model Kendaraan untuk Automated Storage and Retrieval System

    Get PDF
    Pada zaman modern ini, sistem penyimpanan barang sangat penting pada sebuah industri. Sistem penyimpanan diperlukan untuk menyimpan barang mentah untuk produksi, suku cadang, dan barang hasil produksi. Penyimpanan pada umumnya masih dilakukan secara tradisional yaitu manusia langsung meletakkan dan mengambil barang. Metode penyimpanan barang secara tradisional ini tidak efisien, karena membutuhkan waktu mencari barang yang diinginkan dan juga dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, metode penyimpanan secara tradisional ini dapat dimutakhirkan dengan membuat sebuah mekanisme pengambilan dan penyimpanan barang secara otomatis yang dikontrol dengan menggunakan PLC(Programmable Logic Controller). Pengambilan serta penyimpanan barang secara otomatis ini dapat memudahkan dalam mencari barang dan juga mengurangi resiko kecelakaan kerja. Sistem ini secara keseluruhan disebut sebagai ASRS (Automated Storage and Retrievel System). Rancang bangun ASRS ini juga dapat menjadi sebuah contoh kasus pemuktahiran sistem-sistem tradisional yang masih manual. Dihasilkan model rancang bangun dapatbergerak dengan 3 buah sumbu gerak dengan penyimpangan jarak terbesar terjadi pada platform X yaitu sebesar 1,75 mm. Model rancang bangun dapat membawa benda dengan berat maksimal 5,4584 kg (secara teoritis) dan 11 kg (secara aktual)

    Workpiece Handling System using 6-DOF Manipulator Robot for CNC Lathe Machine

    Get PDF
    Sistem pengumpan benda kerja berbasis robot manipulator 6-DOF bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada proses berbasis bubut menggunakan CNC. Sistem ini terdiri dari aktuator pneumatik, robot, control unit, dan sensor-sensor yang didedikasikan untuk mengumpan/menangani benda kerja di mesin CNC. Program yang ditanamkan kedalam sistem dapat membantu operator (manusia) dalam proses pemasangan benda kerja pada mesin CNC melalui kerja sebuah robot manipulator. Eksperimen untuk mengukur kinerja sistem dalam mengumpan benda kerja pada mesin bubut CNC telah dilakukan melalui 4 sesi eksperimen dimana pada setiap sesi diambil 100 data terkait proses pemasangan maupun pengambilan benda kerja

    OPTIMASI PROSES BUBUT DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI DAN TAYLOR UNTUK MENENTUKAN KEKASARAN PERMUKAAN DAN UMUR PAHAT KARBIDA

    No full text
    Gesekan antara pahat dengan benda kerja akan menimbulkan panas yang tinggi sehingga menyebabkan terjadinya keausan pahat. Hal ini berdampak pada pembentukan kekasaran permukaan yang semakin tinggi dan umur pahat yang semakin pendek sehingga mengakibatkan kualitas produk akan semakin rendah. Selain dipengaruhi oleh ketahanan pahat terhadap aus, kualitas permukaan benda kerja juga dipengaruhi oleh pengaturan parameter pemesinan, seperti kecepatan potong, gerak makan, dan kedalaman potong. Parameter-parameter diatas dapat mempengaruhi kekasaran permukaan maupun umur pahat. Dalam penelitian ini, untuk mengetahui parameter yang paling mempengaruhi dalam kekasaran permukaan digunakan metode Taguchi, sedangkan untuk mendapatkan umur pahat digunakan metode Taylor. Pada penelitian ini, pahat yang digunakan adalah pahat karbida dengan benda kerja besi cor kelabu. Hasil yang didapatkan untuk batas keausan VB pada pahat karbida dengan besi cor kelabu selama penelitian adalah 0,44 mm. Selain itu, hasil yang didapat setelah melakukan penelitian dengan metode Taguchi yaitu faktor gerak makan memiliki pengaruh paling besar dalam kekasaran suatu permukaan, kemudian disusul faktor kecepatan potong dan faktor kedalaman makan. Maka, untuk umur pahat karbida dengan benda kerja besi cor kelabu memiliki persamaan umur pahat Taylor adalah  vT0,397=72,7846

    Analisis Nosel Kompresor Sentrifugal Tekanan Rendah di Unit Fasilitas Produksi Terapung

    Get PDF
    Studi kasus ini membahas bagaimana melakukan analisis nosel dari salah satu unit kompresor sentrifugal bertekanan rendah yang berada diatas fasilitas produksi terapung. Peneliti ditugaskan untuk memeriksa nosel dibagian hisap dan buang dengan mempertimbangkan faktor pertumbuhan pemuaian nosel, pergerakan dek, rute pipa-pipa, temperatur dan tekanan yang digunakan. Pemeriksaan ini mengacu kepada spesifikasi basis desain tegangan yang menyebutkan bahwa kasus pembebanan dengan kondisi operasi proses, hasil gaya dan momen yang terjadi di nosel secara individu dan secara kombinasi antara hisap dan buang harus dibawah beban yang diijinkan oleh vendor kompresor. Analisis tegangan pipa ini menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga, CAESAR II, dimana semua parameter-parameter yang menyertai pemodelan harus dimasukkan, seperti masa jenis fluida, kecepatan angin, beban gelombang air laut, pergerakan dek disetiap titik-titik penyangga pipa baik tipe pegas atau fix, temperatur dan tekanan, properti insulasi, material pipa, ukuran dan panjang pipa, jenis dan lokasi penyangga pipa yang sudah ditentukan

    Analisis Komparatif Pengaruh Pelapisan HVOF 86WC-10Co-4Cr dan 73WC-20Cr-7Ni Terhadap Ketahanan Abrasi Baja ASTM CA6NM Pada PLTM Karai 7

    Get PDF
    Erosi menjadi salah satu masalah yang dihadapi pada runner turbin pembangkit listrik tenaga air. Dalam kondisi dimana bangunan sudah berdiri, metode yang dapat digunakan untuk mengurangi erosi adalah dengan mengaplikasikan coating pada permukaan runner untuk meningkatkan kekerasannya sehingga ketahanannya dapat menjadi lebih baik. Lapisan dengan metode HVOF (High Velocity Oxy-Fuel) dan material pelapis tungsten carbide menjadi pilihan yang paling efektif dalam memberikan ketahanan abrasi. Material pelapis 86WC-10Co-4Cr dan 73WC-20Cr-7Ni menjadi dua pilihan pelapis tungsten carbide yang dapat memberikan ketahanan paling baik. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai jenis lapisan yang dapat menawarkan ketahanan abrasi tertinggi serta jarak pengaplikasian yang paling optimal. Dari hasil eksperimen dapat disimpulkan bahwa jenis material pelapis 86WC-10Co-4Cr dengan jarak pengaplikasian 250mm dapat menawarkan ketahanan abrasi yang lebih baik dibandingkan 73WC-20Cr-7Ni

    Rancang Bangun Model Kendaraan untuk Automated Storage and Retrieval System

    Get PDF
    Pada zaman modern ini, sistem penyimpanan barang sangat penting pada sebuah industri. Sistem penyimpanan diperlukan untuk menyimpan barang mentah untuk produksi, suku cadang, dan barang hasil produksi. Penyimpanan pada umumnya masih dilakukan secara tradisional yaitu manusia langsung meletakkan dan mengambil barang. Metode penyimpanan barang secara tradisional ini tidak efisien, karena membutuhkan waktu mencari barang yang diinginkan dan juga dapat mengakibatkan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, metode penyimpanan secara tradisional ini dapat dimutakhirkan dengan membuat sebuah mekanisme pengambilan dan penyimpanan barang secara otomatis yang dikontrol dengan menggunakan PLC(Programmable Logic Controller). Pengambilan serta penyimpanan barang secara otomatis ini dapat memudahkan dalam mencari barang dan juga mengurangi resiko kecelakaan kerja. Sistem ini secara keseluruhan disebut sebagai ASRS (Automated Storage and Retrievel System). Rancang bangun ASRS ini juga dapat menjadi sebuah contoh kasus pemuktahiran sistem-sistem tradisional yang masih manual. Dihasilkan model rancang bangun dapatbergerak dengan 3 buah sumbu gerak dengan penyimpangan jarak terbesar terjadi pada platform X yaitu sebesar 1,75 mm. Model rancang bangun dapat membawa benda dengan berat maksimal 5,4584 kg (secara teoritis) dan 11 kg (secara aktual)

    Pengaruh Variasi Geometri Sudu Impeler Radial Semi Terbuka Terhadap Efisiensi Mini Pompa Sentrifugal: Pengaruh Variasi Geometri Sudu Impeler Radial Semi Terbuka Terhadap Efisiensi Mini Pompa Sentrifugal

    No full text
    Salah satu yang mempengruhi peningkatan efisiensi pompa adalah geometri sudu impeler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain geometri impeler terbaik pada mini pompa sentrifugal. Geometri impeler yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tiga variasi yaitu: tipe impeller radial miring, radial melengkung, dan radial airfoil. Sudu impeler didesain selanjutnya dibuat mengunakan mesin 3D print dengan bahan filamen PLA. Motor penggerak pompa yang digunakan adalah dinamo 775 DC 12Volt dengan kecepatan putaran pompa diatur menggunakan potensio pada 2000 rpm, 2150 rpm, 2300 rpm, 2450 rpm, 2600 rpm, dan 2700 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan geometri sudu impeler mempengarui efesiensi mini pompa sentrifugal. Efisiensi tertinggi terjadi pada tipe impeler radial melengkung dengan nilai efesiensi mencapai 19,35% pada putaran 2700 rpm. Kondisi ini lebih baik daripada tipe impeler lainnya dengan trend kenaikan efesiensi meningkat seiring dengan peningkatan putaran pompa.Salah satu yang mempengruhi peningkatan efisiensi pompa adalah geometri sudu impeler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain geometri impeler terbaik pada mini pompa sentrifugal. Geometri impeler yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tiga variasi yaitu: tipe impeller radial miring, radial melengkung, dan radial airfoil. Sudu impeler didesain selanjutnya dibuat mengunakan mesin 3D print dengan bahan filamen PLA. Motor penggerak pompa yang digunakan adalah dinamo 775 DC 12Volt dengan kecepatan putaran pompa diatur menggunakan potensio pada 2000 rpm, 2150 rpm, 2300 rpm, 2450 rpm, 2600 rpm, dan 2700 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan geometri sudu impeler mempengarui efesiensi mini pompa sentrifugal. Efisiensi tertinggi terjadi pada tipe impeler radial melengkung dengan nilai efesiensi mencapai 19,35% pada putaran 2700 rpm. Kondisi ini lebih baik daripada tipe impeler lainnya dengan trend kenaikan efesiensi meningkat seiring dengan peningkatan putaran pomp
    corecore