1,725,121 research outputs found

    Tanggung Jawab PT. Jasa Raharja (Persero) Terhadap Korban Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan / oleh Hanna Regina Fransisca

    No full text
    abstrak (A) Nama: HANNA REGINA FRANSISCA (NIM: 205070157) (B) Juduk Skripsi: ?Tanggung Jawab PT. Jasa Raharja (Persero) Terhadap Korban Kecelakaan Lalu Lintas Berdasarkan Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964 Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan?. (C)Halaman : vii + 103 + lampiran, 2011 (D)Kata Kunci : Tanggung Jawab, PT. Jasa Raharja (Persero), Keccelakaan Lalu Lintas Jalan (E) Isi : Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap individu pasti dihadapkan pada risiko antara lain kematian yang dapat disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas jalan, sehingga diperlukan lembaga asuransi untuk menerima pengalihan risiko, yang dikelola oleh PT. Jasa Raharja (Persero). Bagaimanakah pengaturan dana kecelakaan lalu lintas jalan dalam Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964? dan bagaimana tanggung jawab PT. Jasa Raharja terhadap korban kecelakaan lalu lintas? merupakan pokok permasalahan yang dibahas. Metode Penelitian yang dipergunakan adalah metode penelitian normatif yang bersifat deskriptif analisis, dengan bersumberkan pada data primer dan sekunder, yang dianalisis secara kualitatif dan cara penarikan kesimpulan yang bersifat deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan dana kecelakaan lalu lintas jalan diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964 jo Pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965 sedangkan Tanggung jawab PT. Jasa Raharja terhadap korban kecelakaan lalu lintas jalan diatur dalam Pasal 4 ayat (1) jo Pasal 10 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 1965 jo Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 SK Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36/PMK.010/2008 (F) Acuan : 25 (1964-2011) (G) Pembimbing : Dra. Siti Nurbaiti, S.H., M.H. (H) Penulis : Hanna Regina Fransisca

    Resiliensi Imelda Fransisca: Korban Abuse Child Berdampakan Anorexia Nervosa

    Get PDF
    Tidak diijinkan karya tersebut diunggah ke dalam aplikasi Repositori Perpustakaan Universitas dikarenakan masih ada kekurangan administrasi.Dalam penelitian ini fokus masalah adalah resiliensi Imelda Fransisca ditinjau dari aspek-aspek resilien yang dikemukakan oleh Reivich & Shatte yakni pengendalian emosi, kemampuan mengontrol impuls, optimis, kemampuan menganalisa penyebab dari masalah, kemampuan untuk berempati, self efficacy, dan kemampuan meraih yang diinginkan; dengan menggunakan pandangan Cognitive-Behavior Therapy terhadap trauma masa lalu Imelda sebagai individu yang pernah mengalami child abuse dan bully sehingga berdampak pada anorexia. Partisipan utama (P1) adalah Imelda Fransisca, public figure, Miss Indonesia tahun 2005, Miss Favorite dalam ajang Miss Indonesia tahun 2005, dan Runner Up 1 Miss ASEAN. Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Keabsahan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif, dengan analisa naratif. Hasil analisa menunjukkan resiliensi yang positif pada diri P1. Aspek dominan yang muncul adalah aspek di luar ketujuh aspek resiliensi yang dikemukakan oleh Reivich & Shatte, yaitu religiusitas. Dari ketujuh partisipan benang merah resiliensi P1 adalah adanya religiusitas yang kuat pada diri P1. Enam partisipan (termasuk P1) menunjukkan bahwa Imelda Fransisca adalah pribadi yang sederhana dan rendah hati, yang tidak pelit dalam berbagi termasuk segala pengetahuannya kepada orang lain. Imelda Fransisca dalam resiliensinya memiliki aspek pengendalian emosi, kemampuan mengontrol impuls, optimis, kemampuan menganalisa penyebab dari masalah, kemampuan untuk berempati, self efficacy, dan kemampuan meraih yang diinginkan. Kunci dari resiliensi Imelda Fransisca adalah berdamai dengan masa lalu.This study is focusing problem on Imelda Fransisca resilience as reviewed from the resilience aspects proposed by Reivich & Shatte which are emotional control, the ability to control impulse, optimistic, the ability to analyst the cause of problem, the ability to have empathy, self-efficacy, and the ability to get what she want, with using the Cognitive-Behavior Therapyview point from her traumatize in the past, Imelda as the individual, experienced child abuseand bully and it effect to the anorexia. Primary participant (P1) is Imelda Fransisca, a public figure, Miss Indonesia year 2005, Miss Favorite in the event Miss Indonesia year 2005, and first Runner Up of Miss ASEAN. This study is a case study using qualitative approach. The validity of the data came from interview, observation and triangulation. Data analysis were done by inductive with narrative analysis.The result, show positive resiliency of the subject P1. Dominant aspect that came up is the aspect outside the seventh resilience aspects Reivich & Shatte told, the aspect is religiosity. From the seventh participants, the red line from the P1 resilience is the strong religiosity which came from inside of the subject P1. From six participants (including P1) showed that Imelda Fransisca is a very humble and simple person, which has generosity to share her knowledge to others. In her resilience Imelda Fransisca has the aspect to control her emotion, the ability to control her impulse, optimist, the ability to analyst the cause of the problem, the ability to have an empathy, self-efficacy, and the ability to get what she want. The key of Imelda Fransisca resilience is to make peace with her past

    Penggunaan Majas dalam Kumpulan Puisi Konde Penyair Han Karya Hanna Fransisca

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian penggunaan majas perbandingan dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian penggunaan majas sindiran dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian penggunaan majas pertentangan dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian penggunaan majas penegasan dalam kumpulan puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca, mendeskripsian implementasi hasil penelitian pada rencana pembelajaran di sekolah. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah puisi Konde Penyair Han karya Hanna Fransisca dan data dalam penelitian ini berupa larik-larik puisi, kata, frasa, kalimat yang mengacu pada penggunaan majas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumenter serta catat dan alat yang digunakan adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Data dalam penelitian ini adalah larik-larik puisi konde penyair han karya Hanna Fransisca. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh majas yang dibagi menjadi 4 meliputi Majas Perbandingan yaitu alegori 3, metafora 7, simbolik 8, personifikasi 4, hiperbola 9, sinestesia 3, litotes 2, antonomasia 1, totum pro parte 1.  Majas sindiran yaitu ironi 10, sinisme 2, satire 3, inneundo 1. Majas pertentangan yaitu anakronisme 1, hipalase 1 data. Majas penegasan yaitu repetisi 3, pararima 4, aliterasi 4, paralelisme 4, tautologi 1, anafora 3, epistrofa 1, mesodiplosis 1, anadipolesis 3, epizeukis 1, retoris 2, asonansi 4,  epanalepsis 1, ekskalamasio 2

    [L. M. Inkley mortgage payments for Porfiro and Fransisca Vasquez]

    No full text
    Documents listing the payments made from 1943-1944 on a property bought by Porfiro and Fransisca Vasquez as well as payments with interest to be made in 1944-1945

    Novalita Fransisca Tungka's Quick Files

    No full text
    The Quick Files feature was discontinued and it’s files were migrated into this Project on March 11, 2022. The file URL’s will still resolve properly, and the Quick Files logs are available in the Project’s Recent Activity

    [Balance statement for Porfirio and Fransisca Vasquez. from L. M. Inkley Company - October 6, 1945]

    No full text
    Card from L. M. Inkley Company printed with a statement balance as of September 30, 1945, for Porfirio and Fransisca Vasquez

    Connected Matters:Collaboration and Care in Nana Fransisca Schottländer's Bodyscaping

    No full text
    This article is preoccupied with the dramaturgies and collaborations between human and more-than-human agents in contemporary eco-performance. Putting Anna Tsing’s concept of contamination as collaboration as well as Maria Puig de la Bellacasa’s notion of care time into dialogue with theatre and performance studies, the article investigates Danish choreographer Nana Fransisca Schottländer’s performance Bodyscaping, arguing that contemporary eco-performance does not only represent, but also practice care

    Etnisitas dalam Buku Puisi Benih Kayu Dewa Dapur karya Hanna Fransisca

    Get PDF
    Abstrak: tulisan ini bertujuan untuk mengungkap dimensi etnisitas yang ada dalam buku puisi Benih Kayu Dewa Dapur karya Hana Fransisca. Penelitian ini menggunakan teori wacana sebagai cara untuk mengungkap makna yang terkandung di dalam karya sastra. Penelitian ini berada pada wilayah analisis sastra yang berusaha untuk mengungkap ilmu pengetahuan pada puisi Benih Kayu Dewa Dapur karya Hana Fransisca untuk membuktikan kebenaran melalui deskripsi mendalam karena memasuki ranah berpikir kritis. Arahan penelitian ini bukan hanya interpretasi sebuah teks, melainkan lebih pada pemerincian tatanan institusional mengenai wacana-wacana sebagai integrasi sosial dan sistem sosial. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa buku puisi Benih Kayu Dewa Dapur karya Hanna Fransisca ditulis sebagai sebagai upaya membongkar realitas yang selama ini tak banyak diketahui publik. Puisi bagi tersebut menjadi suara yang kritis terhadap kehidupan yang membelenggu. Perasaan-perasaan kecintaan pada Indonesia dimunculkan sebagai suatu kehidupan yang memberinya kebebasan untuk berekspresi untuk etnis minoritas. Walaupun hidup di daerah perbatasan Kalimantan, ia merasa lahir dan hidup di Indonesia sehingga merupakan bagian dari Indonesia sebagai etnis Tionghoa.Kata kunci: puisi; wacana; etnis; dan nasionalisme.This paper aims to reveal the dimensions of ethnicity in the poem book Benih Kayu Dewa Dapur by Hana Fransisca. This study uses discourse theory as a way to reveal the meaning contained in literary works. This research is in the area of literary analysis which seeks to reveal knowledge in the poem Benih Kayu Dewa Dapur by Hana Fransisca to prove the truth through in-depth descriptions because it enters the realm of critical thinking. The direction of this research is not only the interpretation of a text, but rather the detailing of the institutional order regarding discourses as social integration and social systems. The results of this study reveal that the poetry book Benih Kayu Dewa Dapur by Hanna Fransisca was written as an effort to uncover a reality that has not been widely known to the public. Poetry for this is a critical voice for the life that is shackled. Feelings of love for Indonesia emerged as a life that gave him freedom of expression for ethnic minorities. Even though he lives in the border area of Kalimantan, he feels that he was born and lives in Indonesia so that he is part of Indonesia as an ethnic Chinese

    Analisis Terhadap Perlindungan Konsumen Pengguna Jasa Kereta Api Dalam penjualan Tiket Melalui Calo Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian / oleh Fransisca Permata Dewi

    No full text
    abstrak (A)Nama : Fransisca Permata Dewi (205090141) (B) Judul Skripsi : Analisis Terhadap Perlindungan Konsumen Pengguna Jasa Kereta Api Dalam penjualan Tiket Melalui Calo Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (C)Halaman: x + 109 halaman+ 29+lampiran (D)Kata Kunci : calo, konsumen, UUPK, kereta api, tiket (E)Isi: Interaksi manusia terus terjalin dan berkembang seiring berjalannya waktu untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Salah satu bentuk interaksi dapat terlihat dalam hubungan pelaku usaha dan konsumen dalam upaya pemenuhan kebutuhan barang dan jasa. Salah satu kebutuhan masyarakat dibidang jasa yang terpenting ialah transportasi. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi darat, khususnya transportasi massal dengan harga yang cukup terjangkau. Sesuai dengan ketentuan peraturan perlindungan konsumen secara umum, pelaku usaha pengangkutan kereta api yakni PT. KAI wajib memenuhi kewajibannya memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen dalam rangka pemenuhan hak-hak konsumen. Namun, pada kenyataannya hak-hak konsumen sebagai penumpang belum dapat terpenuhi.Terlihat kedudukan konsumen cenderung lemah dan membutuhkan perlindungan khususnya dengan adanya calo yang menjual tiket dengan harga lebih mahal dari loket resmi. Permasalahan bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap pengguna jasa kereta api dalam penjualan tiket melalui calo berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Metode penelitian yang digunakan penulis ialah metode penelitian hukum normatif, hingga diperoleh hasil bahwa pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian bahkan sesungguhnya telah diatur mengenai pelarangan penjualan tiket diluar loket resmi serta sanksinya, tetapi belum terlihat perlindungan nyata bagi konsumen sesuai ketentuan tersebut, maka berdasarkan penelitian penulis, dapat disimpulkan bahwa bentuk perlindungan konsumen kereta api yang telah diatur dalam ketentuan perlu ditegakkan, dilaksanakan secara tegas, Namun, aturan yang ada juga hanya dapat dijalankan selaras dengan ditingkatkannya pengawasan dari pelaku usaha PT. KAI dan juga kesadaran hukum konsumen. Semoga hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam menegakkan hukum, hak,serta perlindungan konsumen sesuai aturan yang berlaku. (F)Acuan : 29 (1986 - 2011) (G) Pembimbing : Ibu Dr.Susanti Adi Nugroho S.H, M.
    corecore