1,720,962 research outputs found

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Faktor-Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di RSUD Wonosari Tahun 2019

    Full text link
    Latar Belakang: Berat badan lahir rendah masih menjadi penyebab kesakitan dan kematian pada bayi baru lahir. Kejadian bayi berat badan lahir rendah mencapai sekitar 20 juta kelahiran pertahun di seluruh dunia. Faktor risiko kejadian bayi berat badan lahir rendah antara lain usia ibu, hipertensi, umur kehamilan, jenis kelamin, paritas, jarak kehamilan, dan pendidikan ibu. Gunung Kidul pada tahun 2018 menjadi kabupaten dengan angka prevalensi tertinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan latar belakang, perlu dilakukan analisis mengenai faktor risiko kejadian bayi berat badan lahir rendah di RSUD Wonosari tahun 20z19Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor risiko bayi berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Wonosari tahun 2019. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain case-control ­­­­­­­­­yang menggunakan data sekunder rekam medis RSUD Wonosari tahun 2019 dengan teknik purposivel sampling dimana besar sampel sejumlah 100. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat.Hasil: Analisis bivariat memperoleh hasil usia ibu (p value 0.003, OR 3.881 CI 95% 1,561-9,650), hipertensi (p value 0.000 OR 5.091 CI 95% 2,091-12,396), umur kehamilan (p value 0.000 OR 38.500 CI 95% 4,921-301,195), jenis kelamin (p value 0.548 OR 1.272 CI 95% 0,580-2,790), paritas (p value 0.001 OR 3,768 CI 95% 1.647-8.620, jarak kehamilan (p value 0.002 OR 3.841 CI 95% 1.610-9.161). Analisis multivariat memperoleh hasil usia ibu kurang dari 20 dan lebih dari atau sama dengan 35 (p value 0.034, aOR 6.147 CI 95% 1.151-32.840), ibu menderita hipertensi (p value 0.001, aOR 13.255 CI 95% 2,986-58,842), umur kehamilan kurang dari 37 minggu (p value 0.002, aOR 36,473 CI 95% 3,666-362,839), paritas 1 dan lebih dari 4 (p value 0,049, aOR 4,316 CI 95%1,007-18,490), jarak kehamilan kurang dari atau sama dengan 24 bulan (p value 0,008, aOR 14,470 CI 95% 2,036-102,818), pendidikan di bawah SMA (p value 0,000, aOR 5 ,913 CI 95% 1,402-24,94). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara usia ibu kurang dari 20 dan lebih dari 35 tahun, ibu yang menderita hipertensi, umur kehamilan kurang dari 37 minggu, paritas 1 dan lebih dari 4, jarak kehamilan kurang dari atau sama dengan 24 bulan, pendidikan ibu kurang dari SMA dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah di RSUD Wonosari tahun 2019

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Information System for Monitoring High-Risk Pregnant Women

    No full text
    Maternal mortality rates are still high in several areas, including Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. Based on the data obtained from the Bantul District Health Office, from 2018 to 2019, 28 pregnant women died. Posyandu and Puskesmas cadres often encounter problems in collecting data on pregnant women because they still use manual methods. Manual records using books has disadvantages because sometimes pregnant women forget to bring their books. Therefore, an application for recording pregnancy history is needed to enable convenient monitoring by Posyandu cadres, Puskesmas, doctors, and hospitals in order that pregnant women patients can be handled properly in case of emergency. The application used by pregnant women is Mobile App-based, meanwhile, the Web-based Monitoring Information System is used by Posyandu cadres, Puskesmas, doctors, and hospitals. The application allows displaying the medical history and makes it easier for pregnant women to have counseling or examinations without meeting directly with the doctor. If there are any problems in the womb, the doctor will immediately provide a solution or recommendation. The results of the system testing with 15 respondents as users show that 52,1% strongly agree, 37,7% agree, and 10,2% neutral in response to the system interface. The implementation of the information system for monitoring high-risk pregnant women in the majority is accepted by all actors. Hence, it can be concluded that in an attempt to digitalize manual recording of pregnant women\u27s examinations, this information system for monitoring high-risk pregnant women is reliable to be implemented

    Visualisasi Perkembangan Publikasi Bidang Obstetri Dan Ginekologi Di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis co-word dan kepengarangan. Dengan menggunakan total sampling dalam penelusuran terhadap artikel jurnal online di SINTA (Science and Technology Index) tahun 2016-2020.Visualisasi perkembangan publikasi bidang Obstetrics dan Ginekologi di Indonesia menggunakan VOSviewer dapat dlihat ada 4 kata kunci yang memiliki kejadian yang paling dominan yaitu kata kunci “kehamilan, preeklamsia, kanker serviks dan endometrosis”, sedangkan jika visualisasi diperluas lagi menunjukkan 10 kata kunci dominan yang sering muncul : preeklamsia, kehamilan, kanker serviks, endometriosis, persalinan, kanker ovarium, paritas, usia, kontrasepsi, dan menopause.Trend dan tema yang banyak diteliti dalam bidang Obstetri dan Ginekologi di Indonesia dibedakan menjadi a) Trend dan tema berdasarkan relasi hubungan terdapat 10 klaster dengan dua kata kunci pengarang yang paling dominan yaitu “kehamilan dan preeklamsia”. b) Trend dan tema berdasarkan tahun adalah kemunculan kata kunci peneliti berdasarkan tahun artikel atau pembahasan adalah pada tahun 2016 – 2017 paling banyak dibahas mengenai “Kanker Ovarium”. Pada tahun 2018 kata kunci penelitian dalam hal “Preeklamsia, Persalinan, Kanker Serviks, Endometriosis”. Pada tahun 2019 kata kunci penelitian mengenai “kehamilan” dan pada tahun 2020, kemunculan kata kunci yang paling dominan masih belum terlihat. Namun bila dilihat pada kata kunci preeklamsia telah memiliki relasi dengan vitamin D yang masuk kedalam pembahasan pada tahun 2020. Dalam artian bahwa relasi keduanya menunjukan kebaruan (novelty) dan menjadi fokus pembahasan pada tahun 2020. Tingkat produktivitas peneliti pada bidang Obstetri dan Ginekologi di Indonesia adalah Theodorus memiliki keterlibatan terhadap 16 artikel, Widjiati memiliki keterlibatan terhadap 15 artikel,  St. Maisuri T. Chalid memiliki keterlibatan terhadap 12 artikel. Sedangkan  Eka R. Gunardi, Laila Nurrana, Budi Prasetio, dan John J. E. Wantania memiliki jumlah keterlibatan yang sama terhadap terhadap 11 artikel. Kemudian Budi I Santoso, Eddy Suparman, dan Nusratuddin Abdullah memiliki jumlah keterlibatan yang sama dengan 10 artikel. Nama peneliti yang saling berkoloborasi hanya 68 peneliti yang terdiri dari 10 klaster. Klaster 2 berelasi dengan klaster 5 dan Klaster 7. Kemudian Klaster 6 berelasi dengan klaster 8 dan klaster 9. Melalui analisis kepengarangan dan co-word maka kita dapat melihat  tentang gambaran identifikasi arah dan pertumbuhan ilmu pengetahuan dalam bidang obstetri dan ginekologi di Indonesia. Dan dari tema-tema yang sudah banyak diteliti memungkinkan untuk mengembangkan tema baru dalam penelitian di Indonesia serta produktivitas pengarang dan sebaran distribusi publikasi dalam bidang obgin sehingga memungkinkan untuk bisa menggandeng peneliti yang memiliki produktivitas tinggi di Indonesia. Dari penelitian ini Kata kunci pengarang perlu dilakukan penyeragaman kata sehingga dalam mendeteksi tema atau pokok pembahasan antara satu  artikel dengan artikel lainnya lebih mudah. Dan juga untuk penulisan nama pengarang dalam artikel diharapkan memiliki konsistensi sehingga dalam melihat produktivitas pengarang lebih mudah

    HUBUNGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DENGAN JUMLAH PARITAS DI RSUD DR. MOEWARDI TAHUN 2013

    Full text link
    Latar Belakang  Kanker serviks merupakan merupakan salah satu kanker yang paling sering menyerang wanita di seluruh dunia. Berdasarkan data World Health Organization  (WHO), lebih dari 250.000 wanita meninggal akibat kanker serviks pada tahun 2005, dan yang terbanyak terjadi di negara berkembang. Di Indonesia terdapat 100-900 kasus kanker leher rahim per 100.000 penduduk. Salah satu faktor risiko yang memiliki hubungan dengan kanker serviks adalah jumlah paritas  Tujuan  Untuk mengetahui hubungan antara kejadian kanker serviks dengan jumlah paritas di RSUD Dr. Moewardi periode Januari 2013 – Desember 2013.  Metode  Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif kategorik dengan metode pendekatan  case control.  Data diambil dari rekam  medis pasien dengan menggunakan tehnik  consecutive sampling.  Kelompok kasus yaitu pasien yang terdiagnosis kanker serviks dan kelompok kontrol adalah pasien yang datang ke RSUD DR. Moewardi untuk antenatal care (ANC).   Hasil Dari hasil penelitian didapatkan sebanyak  41  pasien kanker serviks dan 41  pasien tidak dengan kanker serviks. Uji hipotesis dengan Chi-square  didapatkan hasil bahwa jumlah paritas (OR = 16,033; 95% CI 4,773  –  53,855), berpengaruh terhadap kejadian kanker serviks. Dari hasil diatas, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kejadian kanker serviks dengan jumlah paritas > 3.  Kesimpulan Jumlah paritas memiliki hubungan dengan terjadinya kanker serviks.  Kata Kunci : kanker serviks, jumlah paritas, case contro

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore