164 research outputs found
...(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LMEBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo
Laili, Fitria Nur. Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo. 2022, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Yunaita Rahmawati, S.E., M.Si., Ak.
Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Motivasi, Kualitas Manajemen
Franchise format bisnis adalah pemberian sebuah lisensi oleh seorang Franchisor kepada Franchisee, dan lisensi tersebut memberi hak kepada Franchisee untuk menggunakan merek dagang. Berdasarkan teori yang ada semakin tinggi motivasi dan kemampuan manajemen maka kinerja keberhasilan bisnis Franchise juga semakin tinggi. Sehingga keputusan pembelian bisnis Franchise juga meningkat. Namun, fakta yang ada di lapangan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi peminat bisnis Franchise atau keputusan pembelian bisnis Franchise, justru motivasi dan kemampuan manajemen yang diberikan semakin minim. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara teori dengan fakta yang ada di lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kualitas manajemen terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan data primer, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang digunakan pada penelitian ini hasil jawaban kuesioner dari responden, dengan jumlah responden sebanyak 35. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, dan analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji statistik yaitu uji t dan uji F.
Hasil dari penelitian ini (1) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (2) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa kualitas manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (3) Berdasarkan hasil uji F menunjukan bahwa motivasi dan kualitas manajemen secara simultan dan bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo
Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo
Laili, Fitria Nur. Pengaruh Motivasi Dan Kualitas Manajemen Terhadap Keputusan Pembelian Bisnis Franchise Minuman Di Ponorogo. 2022, Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Yunaita Rahmawati, S.E., M.Si., Ak.
Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Motivasi, Kualitas Manajemen
Franchise format bisnis adalah pemberian sebuah lisensi oleh seorang Franchisor kepada Franchisee, dan lisensi tersebut memberi hak kepada Franchisee untuk menggunakan merek dagang. Berdasarkan teori yang ada semakin tinggi motivasi dan kemampuan manajemen maka kinerja keberhasilan bisnis Franchise juga semakin tinggi. Sehingga keputusan pembelian bisnis Franchise juga meningkat. Namun, fakta yang ada di lapangan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi peminat bisnis Franchise atau keputusan pembelian bisnis Franchise, justru motivasi dan kemampuan manajemen yang diberikan semakin minim. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara teori dengan fakta yang ada di lapangan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan kualitas manajemen terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan data primer, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data yang digunakan pada penelitian ini hasil jawaban kuesioner dari responden, dengan jumlah responden sebanyak 35. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, dan analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji statistik yaitu uji t dan uji F.
Hasil dari penelitian ini (1) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (2) Berdasarkan hasil uji t menunjukan bahwa kualitas manajemen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo. (3) Berdasarkan hasil uji F menunjukan bahwa motivasi dan kualitas manajemen secara simultan dan bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian bisnis Franchise di Kabupaten Ponorogo
PROSES BERPIKIR SISWA FIELD INDEPENDENT DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERBANDINGAN DITINJAU BERDASARKAN GENDER PADA SISWA KELAS VII G MTsN 2 TULUNGAGUNG
ABSTRAK
Skripsi dengan judul “Proses Berpikir Siswa Field Independent Dalam
Menyelesaikan Soal Perbandingan Ditinjau Bedasarkan Gender Pada Siswa Kelas
VII G MTsN 2 Tulungagung” ini ditulis oleh Laili Nur Fitria, NIM. 1724143132,
pembimbing Dr. Dewi Asmarani, M.Pd.
Kata Kunci : Proses Berpikir, Field Independent, Penyelesaian masalah,
Gender
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena bahwa proses
berpikir yang dimiliki oleh setiap siswa laki-laki dan perempuan (gender) dalam
menyelesaikan suatu masalah berbeda. Peneliti mengambil subyek penelitian
dengan gaya kognitif field independent untuk mengetahui mengenai proses
berpikirnya karena peneliti beranggapan adanya gaya kognitif dalam hal ini field
independent belum tentu memiliki proses berpikir yang sama sehingga peneliti
sangat tertarik untuk meneliti proses berpikir yang dimiliki siswa laki-laki dan
perempuan field independent kelas VII G di MTsN 2 Tulungagung dalam
menyelesaikan masalah.
Fokus penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah mengenai bagaimana
proses berpikir siswa laki-laki dan perempuan dengan gaya kognitif field
independent dalam menyelesaikan soal perbandingan di kelas VII G MTsN 2
Tulungagung. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan proses
berpikir siswa laki-laki dan siswa perempuan field independent dalam
menyelesaikan soal perbandingan di kelas VII G MTsN 2 Tulungagung.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena pada
skripsi ini peneliti berusaha mendeskripsikan proses berpikir yang dimiliki siswa
field independent laki-laki dan siswa field independent perempuan dalam
menyelesaikan suatu masalah matematika. Subyek dalam penelitian ini adalah 6
siswa field independent yang terdiri dari 3 siswa laki-laki field independent dan 3
siswa perempuan field independent yang kemudian diteliti untuk mengetahui
proses berpikirnya dalam menyelesaikan suatu masalah matematika.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Tes yang
digunakan terdiri dari 2 jenis yaitu tes GEFT sebagai tes pengukur gaya kognitif
dan tes penyelesaian masalah matematika serta wawancara digunakan untuk
mengetahui lebih dalam smengenai proses berpikir subyek field independent.
Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa siswa laki-laki dan perempuan
yang bergaya kognitif field independent ternyata belum tentu memiliki proses
berpikir yang sama dalam menyelesaikan soal tertentu pada permasalahan
matematika khususnya materi perbandingan. Siswa laki-laki dengan gaya kognitif
field independent yaitu subyek FIL1, FIL2 dan FIL3 dalam menyelesaikan soal
materi perbandingan menggunakan proses berpikir konseptual atau semi
konseptual tergantung kriteria soal yang diberikan. Adapun Siswa perempuan
dengan gaya kognitif field independent yaitu subyek FIP1, FIP2 dan FIP3 dalam
menyelesaikan soal materi perbandingan juga menggunakan proses berpikir
konseptual atau semi konseptual tergantung juga dari kriteria soal yang diberikan.
Hal ini dapat diketahui secara rinci berdasarkan hasil analisis peneliti mengenai
proses berpikir yang dimiliki oleh subyek field independent
PENGEMBANGAN PAKET LAYANAN INFORMASI BAHAYA PENYALAGUNAAN NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainya) UNTUK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 18 MALANG
ABSTRAK Fitria, Laili. 2009. Pengembangan Paket Layanan Informasi Bahaya Penyalagunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya) untuk Siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. M. Ramli, M.A. (II) Drs. Hariyadi Kusumo. Kata kunci : layanan informasi, penyalagunaan napza, paket. Kebanyakan remaja mengakui bahwa memakai napza tersebut karena rasa ingin coba-coba atau sebagai tempat pelarian dari masalah yang dihadapi serta terbawa oleh pergaulan hidup sehari-hari dan pengaruh teman sebaya. Riset Universitas Indonesia menunjukkan, angka penyalahgunaan narkoba pada pelajar dan mahasiswa sejak 2003 sampai 2006 meningkat dari 3,9 persen menjadi 5,3 persen , atau jumlah totalnya 1.037.682 siswa. Terkait dengan masalah bahaya penyalagunaan napza, peranan orang tua dan sekolah, khususnya konselor mempunyai tugas untuk mencegah terjadinya penyalagunaan napza. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan layanan informasi kepada siswa dengan jalan memberikan penjelasan tentang hal-hal atau sesuatu yang dipandang perlu dan berguna dalam kehidupan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan paket layanan informasi bahaya penyalagunaan napza yang berterima secara teoritik. Model pengembangan yang digunakan adalah model rancangan Dick&Carey meliputi langkah-langkah sebagai berikut: (1) penyusunan paket layanan informasi, (2) uji ahli, (3) revisi paket dan, (4) uji coba kelompok kecil calon pengguna produk yaitu konselor. Penilaian dilakukan oleh ahli Bimbingan dan Konseling serta calon pengguna produk. Data yang diperolah adalah data kulitatif dan kuantitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penilaian ini adalah wawancara dan menggunakan angket untuk penilaian uji ahli dan calon pengguna produk. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa Paket Layanan Informasi Bahaya Penyalagunaan Napza memiliki tingkat keberterimaan (kegunaan, kelayanakan, ketepatan, kemenarikan) yang tinggi. Pada aspek kegunaan, skor rata-rata uji ahli sebasar 77% dan skor rata-rata pengguna produk sebesar 89%. Berdasarkan penggolongan skor, skor rata-rata berada pada kriteria mudah digunakan. Pada aspek kelayakan, skor rata-rata uji ahli sebesar 86% (sangat layak) dan calon pengguna produk sebasar 79% (layak). Pada aspek ketepatan, skor rata-rata uji ahli sebesar 83% (tepat) Berdasarkan hasil penilaian disarankan agar (1) Konselor sebagai pembimbing hendaknya dapat menggunakan media paket layanan informasi ini dalam memberikan layanan informasi bahaya penyalagunaan napza dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan, (2) Kepala sekolah dapat menyediakan sarana prasarana kegiatan layanan informasi dengan menggunakan buku paket ini, (3) Peneliti selanjutnya melakukan uji coba produk kepada siswa agar diketahui keefektifan produk yang dihasilkan dengan menggunakan Penelitian Tindakan
PENGALAMAN REMAJA AKHIR KORBAN BROKEN HOME MENJALANI DAN MEMAKNAI HIDUPNYA
Fitria Nur Laili Fadhila Ningtyas (126303201022), 2024, Skripsi: Pengalaman Remaja Akhir Korban Broken Home Menjalani dan Memaknai Hidupnya. Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, pembimbing Dr. Rizqa Ahmadi, Lc., MA.
Penelitian tentang pengalaman remaja broken home dalam menjalani dan memaknai hidupnya. Broken home merupakan perceraian yang terjadi dalam keluarga menimbulkan kerugian pada banyak pihak terutama pada pihak anak. Remaja yang mengalami kondisi ini cenderung tidak bahagia dan rendah pengendalian diri sehingga sering mengalami stress mental dan memiliki perilaku sosial yang kurang baik. Penelitian ini mengkaji hal itu dengan melihat pengalaman yang muncul dan dialami oleh remaja broken home dan pemaknaan hidup menurut remaja broken home. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran tentang pengalaman remaja yang mengalami broken home dan untuk mengetahui remaja broken home memaknai kehidupan.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Purposive sampling digunakan untuk mendapatkan sumber utama data yaitu subjek yang merupakan dua remaja broken home di Denanyar Kabupaten Jombang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur dan pengumpulan dokumentasi sebagai data tambahan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman yang dialami oleh subjek berbagai macam yakni 1) respon setelah perceraian terhadap perilaku dan emosi. Kedua subjek awalnya sama-sama merasa berat dengan keadaan yang dialami. 2) proses penerimaan individu terhadap perceraian orangtua. Dalam hal ini terdapat lima tahap dalam penerimaan diri yakni tahap penyangkalan, tahap marah, tahap penawaran, tahap depresi dan terakhir tahap penerimaan. 3) pandangan hidup setelah perceraian orangtua. Kedua subjek memandang bahwa kehidupan sebagai remaja broken home adalah menutup diri dari orang lain. 4) motivasi ibadah subjek. Sementara itu pemaknaan hidup menurut remaja broken home bahwa makna hidup menurut remaja broken home adalah bagaimana cara remaja bisa bangkit dari keadaan terpuruk dan mengambil hikmah dari perceraian yang terjadi pada orang tuanya. Setiap subjek menjalani berbagai pengalaman yang dilalui untuk mencapai apa yang menjadi kesenangan subjek dan yang diridhai Allah.
Kata Kunci: Makna Hidup, Broken hom
PENGELOLAAN PORAK LIEK OLEH PETANI DI JORONG SIPINGAI NAGARI VII KOTO TALAGO, KEC. GUGUAK, KAB. LIMA PULUH KOTA
ABSTRAK
Laili Fitria. BP. 1310821002. Jurusan Antropologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Andalas. Padang 2018. Judul “Pengelolaan Porak Liek oleh Petani di Jorong Sipingai Nagari VII Koto Talago, Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Kota”.
Topografi wilayah Sumatera Barat yang beragam dengan pegunungan bukit barisan tidak dipungkiri mempunyai sebaran lahan kritis cukup luas di beberapa wilayah kota dan kabupatennya, salah satunya wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu sekitar 137.167,00 Ha. Salah satu upaya pengelolaan lahan kritis yang dilakukan petani di salah satu Nagari di Kab.Lima Puluh Kota yaitu di Nagari VII Koto Talago, Kec. Guguak yang telah dimulai sejak tahun 1996. Pada waktu periode sebelum tahun 1996 tersebut banyak dari masyarakat yang masih beranggapan bahwa keberadaan lahan kritis seringkali tidak dapat diolah kembali atau merugikan. Tidak banyak masyarakat yang sadar bahwa rehabilitasi lahan sangat penting untuk dilakukan, khususnya di lahan kritis agar kembali menjadi lahan produktif.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengetahuan petani di Nagari VII Koto Talago terhadap kawasan lahan yang dinamkan porak liek dan kendala apa yang dihadapi petani serta strategi apa yang dilakukan petani dalam pengelolaan porak liek. Tipe penelitian ini adalah kualitatif melalui pendekatan etnoekologi, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan penggunaan data sekunder dan studi kepustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengetahuan petani terhadap kawasan lahan dan kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan porak liek serta menganalisis proses-proses dan pengetahuan tentang lahan oleh petani dalam pengelolaannya porak like di Jorong Sipingai Nagari VII Koto Talago. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci dan informan biasa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa lahan kritis yang dianggap akhir sebuah bentuk lahan oleh sebagian masyarakat ternyata masih bisa diolah kembali menjadi sebuah lahan yang produktif. Kegiatan pengelolaan porak liek oleh kelompok tani di Nagari VII Koto Talago berhasil mengubah menjadi area perkebunan sebanyak 350 Ha hingga tahun 2016 di Jorong Sipingai. Tentu proses konversi ini membutuhkan pendekatan etnoekologi dalam pengelolaannya. Ada beberapa proses yang dilakukan petani dalam mengelola porak liek menjadi lahan produktif, yaitu proses pengolahan tanah, proses pemilihan tanaman, proses penanaman bibit tanaman, proses pemeliharaan, dan proses pemanenan. Berangkat dari pengalaman, pengetahuan, serta pengetahuan petani ini tentang lahan, permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan porak liek dapat diatasi. Selain itu penggunaan beberapa sistem kearifan lokal setempat seperti sistem kongsi boli, dan basiduai dalam mengerjakan proses pengelolaan lahan kritis atau porak like menjadi solusi tersendiri bagi masyarakat di Nagari VII Koto Talago yang mayoritas etnis Minangkabau. Dengan cara pandang budaya Minangkabau tentang lahan atau tanah, sistem pengetahuan masyarakat petani di Nagari VII Koto Talago dalam mengelola porak liek juga menjadi mudah. Proses-proses yang terjadi dalam kegiatan pengelolaan porak liek ini menimbulkan beberapa dampak bagi lingkungan dan kehidupan petani. Inilah yang menjadi bentuk prinsip dari ekologi budaya masyarakat petani di Nagari VII Koto Talago.
Kata Kunci : Porak Liek, Pengelolaan Lahan, Etnoekologi
KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM PENGEMBANGAN UKHUWAH ISLAMIYAH DI DESA MARGA MULYA KECAMATAN TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH
ABSTRAK
Komunikasi Antar budaya adalah proses pembagian
informasi, gagasan atau perasaan diantara mereka yang berbeda latar
belakang budayanya. Komunikasi antarbudaya yang dimaksud dalam
penelitian ini ialah komunikasi antar budaya dalam pengembangan
ukhuwah islamiyah pada masyarakat islam di desa marga mulya
kecamatan terbanggi besar lampung tengah. Penulis ingin
menegaskan bahwa komunikasi antarbudaya yang dimaksud adalah
dimana perbedaan disuatu daerah terjadi dan dengan adanya
perbedaan maka suatu masyarakat itu bisa komunikasi lebih baik lagi
dan saling menghargai perbedaan dimana suatu kelompok
berinteraksi didalam satu pengembangan ukhuwah Islamiyah.
Adapun rumusan masalah yaitu, bagaimana upaya masyarakat dan
Bagaimana Komunikasi Antar Budaya dalam pengembangan
Ukhuwah Islamiyah di Desa Marga Mulya Kecamatan Terbanggi
Besar Lampung Tengah. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk
mengetahui bagaimana upaya masyarakat dan Mendeskripsikan
bentuk komunikasi antarbudaya dalam Pengembangan ukhuwah
Islamiyah antarbudaya dalam pengembangan ukhuwah Islamiyah di
Desa Marga Mulya Kecamatan Terbanggi Besar Lampung Tengah.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research
dengan sifat penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini
yaitu, Masyarakat desa marga mulya kecamatan terbanggi besar
lampung tengah. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu bentuk
komunikasi antarbudaya dalam menjalin ukhuwah islamiyah di
masyarakat khususnya di desa Marga Mulya Kecamatan Terbanggi
Besar Kabupaten Lampung Tengah terbagi menjadi dua macam
yakni, Komunikasi personal dan Komunikasi Kelompok.
Kata Kunci : Komunikasi, Budaya, Ukhuwah Islamiyah
v
ABSTRACT
Intercultural communication is the process of exchanging
knowledge, concepts, or emotions between people from various
cultural backgrounds. Intercultural interaction is referred to in this
study as the process by which Islamic ukhuwah is developed among
Islamic communities in Marga Mulya, Banggi Besar subdistrict,
Central Lampung. The author wants to make it clear that the issue of
intercultural communication arises when differences in a particular
area exist. When differences exist, a community can communicate
more effectively and respect one another's differences in settings
where people interact to develop ukhuwah Islamiyah. How are local
efforts and intercultural communication affecting the growth of
Ukhuwah Islamiyah in Marga Mulya Village, Terbanggi Besar
District, Central Lampung? is how the issue is formulated. The goal
of this study is to understand how the community functions and to
define methods of cross-cultural interaction in the growth of
intercultural ukhuwah Islamiyah in Marga Mulya Village, Terbanggi
Besar District, Central Lampung. This study employed a type of field
research known as qualitative descriptive field research. The
community of Marga Mulya village, Banggi Besar sub-district,
Lampung Tengah, served as the subject of this study. The findings of
this study helped to establish Islamic ukhuwah in society, particularly
in Marga Mulya village, through various intercultural communication
methods. The two methods of communication in Terbanggi Besar
District, Central Lampung Regency are personal communication and
group communication.
Keywords : Communication, Culture, Ukhuwah Islamiya
Analisis Bibliometrik dari Penelitian Bank Sampah untuk Pengelolaan Persampahan : 2008 – 2018 (Bibliometric Analysis of Waste Bank Research for Solid Waste Management: 2008 – 2018)
Abstract
The concept of waste management through a waste bank was first researched in Thailand in 2008. It is known that waste banks can minimize the volume of waste that will be disposed of to landfill. Waste banks also create economic opportunities and can improve the quality of the environment. This research was conducted to find out how to manage waste through a waste bank. Scientific articles indexed by Dimensions (2008-2018) were analyzed by the systematic library review (SLR) method. The parameters analyzed include aspects of the number of articles published, journal choice, article writer, author's institution and country of origin, author collaboration, and the number of citations. The results of the analysis are visualized with the VOSviewer application. There are 99 scientific articles known and can be known by authors, institutions and any country in the world that study waste banks for waste management. Publications on waste banks tend to experience a significant increase from 2016 to 2018. Popular research topics are community-based waste management, changes in environmental care behavior, and performance evaluation and success factors for waste banks.
Keywords: bibliometric, systematic literature review, VOSviewer, waste bank.
Abstrak
Konsep pengelolaan sampah melalui bank sampah pertama kali diteliti di Thailand pada tahun 2008. Diketahui bahwa bank sampah bisa meminimalkan volume limbah yang akan dibuang ke TPA. Bank sampah juga menciptakan peluang ekonomi dan bisa meningkatkan kualitas lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sampah melalui bank sampah. Artikel ilmiah yang terindeks Dimensions (2008-2018) dianalisis dengan metode tinjauan pustaka sistematis (SLR). Parameter yang dianalisis meliputi aspek jumlah artikel yang terbit, pilihan jurnal, penulis artikel, institusi penulis serta asal negara, kolaborasi penulis, dan jumlah kutipan. Hasil analisa tersebut divisualisasikan dengan aplikasi VOSviewer. Diketahui ada 99 artikel ilmiah dan bisa diketahui penulis, institusi dan negara mana saja di dunia yang meneliti mengenai bank sampah dalam pengelolaan sampah. Publikasi mengenai bank sampah cenderung mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun 2016 hingga 2018. Topik popular penelitian adalah manajemen pengelolaan sampah berbasis masyarakat, perubahan perilaku peduli lingkungan, serta evaluasi kinerja dan faktor keberhasilan bank sampah.
Kata kunci: bank sampah, bibliometrik, tinjauan pustaka sistematis, VOSviewer
Kepemilikan Satuan Rumah Susun Berdasarkan Undangundang Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun
Kebutuhan tempat tinggal di kota-kota besar berbanding yang terbalik dengan ketersediaan lahan/tanah, untuk itu pembangunan perumahan menjadi masalah yang kompleks
KAJIAN HISTORISISME DALAM NOVEL KEINDAHAN DAN KESEDIHAN KARYA YASUNARI KAWABATA
Nurul Laili Prodi D3 Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Sastra UNIPDU [email protected] Abstract Beauty and Sadness is one of the famous novels that has earned the nobel prize written by Yasunari Kawabata, who is one of the novels that can be analyzed from different studies of literary theory. The study of psychology, feminism, new Historicism, and historicism is an example of a theory which is suitable for analyzing the novel. One of the theories that can be analyzed in the novel is The Historicism. Yasunari presents the results of this work by focusing on the various points of view of the author of the life of the original society in Japan. Based on a comparison of the author's biography and works, readers can understand that the author engaged in various forms of the setting and roles in the novel. The prominent points of the study of historicism in the novel is Kawabata retains the traditional values of Japan, which is considered very valuable although the story unfolds is the romance of life by modern society that hedonist. Keywords: history, biography, reflections Abstrak Novel Keindahan dan Kesedihan merupakan salah satu novel terkenal yang telah memperoleh nobel yang ditulis oleh Yasunari Kawabata, merupakan salah satu novel yang dapat dianalisis dari berbagai kajian teori sastra. Kajian feminisme, psikologi, historisisme, dan new historitisme merupakan contoh beberapa teori yang cocok untuk menganalisis novel tersebut. Salah satu teori yang dapat dianalisis dalam novel adalah historisisme. Yasunari menyajikan hasil karya ini dengan menitikberatkan berbagai macam sudut pandang pengarang dalam kehidupan aslinya di masyarakat Jepang. Berdasarkan perbandingan biografi pengarang dan hasil karya, pembaca dapat memahami bahwa pengarang ikut terlibat dalam berbagai bentuk setting dan peran di dalam novel. Poin yang menonjol tentang kajian historisime dalam novel ini adalah Kawabata tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional Jepang yang dianggap sangat berharga meskipun kisah yang diungkapkan adalah romantika kehidupan masyarakat modern yang bebas. Kata kunci: sejarah, biografi, refleks
- …
