1,721,191 research outputs found

    HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF DI POLI SARAF RSI SITI AISYAH MADIUN

    No full text
    ABSTRAK HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA PRODUKTIF Penelitian Korelasional di Poli Saraf RSI Siti Aisyah Madiun Oleh : Vinna Fitria Dewi Anggita Usia produktif rentan mengalami hipertensi karena pada usia ini kebanyakan kurang memperhatikan gaya hidupnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Poli Saraf RSI Siti Aisyah Madiun. Desain penelitiannya adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua pasien usia produktif di Poli Saraf RSI Siti Aisyah Madiun rata-rata dalam 1 bulan berjumlah 150 responden. Sedangkan sampelnya sebagian pasien usia produktif di Poli Saraf RSI Siti Aisyah Madiun yang berjumlah 32 responden. Teknik samplingnya adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS dan data rekam medis pasien. Serta menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian ini didapatkan hampir setengahnya 13 (41%) responden dikategorikan mempunyai tingkat stres sedang dengan jumlah hampir setengahnya 13 (41%) responden usia produktif mengalami hipertensi stadium 2. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji statistik spearman rank didapatkan ρ value (0,000) ≤ = 0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga ada hubungan tingkat stres dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di Poli Saraf RSI Siti Aisyah Madiun dengan nilai korelasi 0,86 yang artinya mempunyai korelasi sangat kuat. Maka disarankan pelayanan kesehatan dapat memberikan sumber informasi dan edukasi yang lebih luas tentang pencegahan stres pada pasien hipertensi usia produktif. Sehingga informasi tersebut tersampaikan kepada pasien hipertensi untuk dapat dijadikan acuan dalam melakukan pengobatan baik secara farmakologis maupun non farmakologis. Kata Kunci : Hipertensi, Stres, Usia Produkti

    PENGARUH INVESTASI, ANGKATAN KERJA, DAN EKSPOR TERHADAP GROSS DOMESTIC PRODUCT PADA NEGARA BERKEMBANG DI ORGANISASI KERJASAMA ISLAM ASIA

    Full text link
    ABSTRAK Tesis dengan judul “Pengaruh Investasi, Angkatan Kerja, dan Ekspor terhadap Gross Domestic Product pada Negara Berkembang di Organisasi Kerjasama Islam ASIA.” ditulis oleh Annisa Fitria Dewi, Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Tulungagung dibimbing oleh Dr. Agus Eko Sujianto, S.E., M.M. dan Dr. H. Mashudi, M.Pd. I. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: (1) bagaimana pengaruh investasi terhadap GDP pada negara yang terdaftar di OKI ASIA?; (2) bagaimana pengaruh angkatan kerja terhadap GDP pada negara yang terdaftar di OKI ASIA?; (3) bagaimana pengaruh ekspor terhadap GDP pada negara yang terdaftar di OKI ASIA?; (4) bagaimana pengaruh investasi, angkatan kerja, dan ekspor terhadap GDP pada negara yang terdaftar di OKI ASIA? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Investasi, Angkatan Kerja, dan Ekspor terhadap Gross Domestic Product pada Negara yang Terdaftar di Organisasi Kerjasama Islam ASIA. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dengan sampel yang digunakan adalah 4 negara dengan 30 tahun periode pengamatan, jadi data yang digunakan 120 data sampel. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Analisis data menggunakan Regresi Data Panel dengan alat analisis yaitu Eviews 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi tidak berpengaruh terhadap GDP. Angkatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP. Ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP. Investasi, angkatan kerja, dan ekspor secara bersama-sama berpengaruh terhadap GDP. Kata kunci: Investasi, Angkatan Kerja, Ekspor, Gross Domestic Product

    THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) IN TEACHING SPEAKING AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF THE FIRST SEMESTER AT SMPN 1 TANJUNG BINTANG LAMPUNG SELATAN IN THE ACADEMIC YEAR 2021/2022

    Full text link
    ABSTRACT THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) IN TEACHING SPEAKING AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF THE FIRST SEMESTER AT SMPN 1 TANJUNG BINTANG LAMPUNG SELATAN IN THE ACADEMIC YEAR 2021/2022 By FITRIA DEWI NURFATIN Guideline of educational unit level curriculum (K13) which is applied for all school levels in Indonesia leads the students to have real-life skills. There are four skills to be mastered as stated in K13 for English subject, namely, listening, speaking, reading, and writing. Speaking is one the important skills that the students have to master. By speaking, we can convey information and ideas, and maintain social relationship by communicating with other. This Classroom Action Research was conducted to find out whether the Implementation of Contextual Teaching Learning (CTL) improves the students speaking achievement and teaching learning process. The subject of the research was the eighth grade students of SMPN 1 Tanjung Bintang Lampung Selatan. The result of the research proves the Contextual Teaching Learning (CTL) improve the students speaking ability. The indicators of the research are concerned of the learning Product and learning process. The indicator of the learning product was 80% off the students pass the passing grade which is 65 while the learning process was 80% for teaching performance. In second cycle, both of the indicator of the research that were for learning product and learning process were achieved. In students speaking score , 83.78% in students passed the passing grade. In teaching learning process , 86.48% students were actively involved and the teacher got score 83 for teaching and performance. Based on the data, the researcher concludes that the iii Implementation of CTL can improve the students speaking achievement and teaching learning process. Therefore, CTL is recommended to be used by teachers to improve their students speaking ability. Keyword: Contextual Teaching Learning, Classroom Action Research, Teaching Speakin

    PENGARUH SIKAP KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA UPT BALAI LATIHAN KERJA TULUNGAGUNG

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Sikap Kewirausahaan dan Motivasi Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Pada Siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung” ini ditulis oleh Annisa Fitria Dewi, NIM. 17402153159 pembimbing Dr. Ali Mauludi, AC., M.A Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya penduduk di Kabupaten Tulungagung yang menyebabkan peningkatan angka pengangguran serta semakin sempitnya lapangan pekerjaan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat berwirausaha pada generasi muda. Dalam hal ini peneliti menghubungkan sikap kewirausahaan dan motivasi kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apakah sikap kewirausahaan berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung? (2) Apakah motivasi kewirausahaan berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT pelatihan kerja Tulungagung? (3) Apakah sikap dan motivasi berpengaruh secara simultan terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT pelatihan kerja Tulungagung? Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 48 responden siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Tahap selanjutnya, hasil kuesioner dianalisis dengan regresi linier berganda yang berfungsi untuk membuktikan hipotesis penelitian. Data-data yang telah memenuhi uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik diolah sehingga menghasilkan persamaan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung. Hasil penelitian dari variabel motivasi kewirausahaan menunjukkan bahwa berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sikap kewirausahaan dan motivasi kewirausahaan bersama-sama berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada siswa UPT Balai Latihan Kerja Tulungagung. Kata kunci : Sikap Kewirausahaan, Motivasi Kewirausahaan, dan Minat Berwirausah

    TEKNIK PEMERIKSAAN ARTERIOGRAFI FEMORALIS PADA KASUS ULKUS DIABETES MELITUS TANPA MENGGUNAKAN PESAWAT FLUOROSKOPI DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA

    No full text
    TEKNIK PEMERIKSAAN ARTERIOGRAFI FEMORALIS PADA KASUS ULKUS DIABETES MELITUS TANPA MENGGUNAKAN PESAWAT FLUOROSKOPI DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTASelma Biandini Fitria Dewi ), Siti Masrochah S.Si, M.Kes )INTISARIArteriografi femoralis adalah pemeriksaan radiografi dengan menggunakan media kontras pada arteri ekskremitas bawah untuk memperlihatkan adanya kelainan pada sistem pembuluh darah yang diperiksa. Tujuan penelitian ini untuk prosedur pemeriksaan arteriografi femoralis tanpa menggunakan fluoroskopi pada kasus ulkus diabetes melitus di RS Panti Rapih Yogyakarta, mengetahui alasan pemeriksaan arteriografi femoralis dilakukan tanpa fluoroskopi, mengetahui cara mengatur kecepatan ekspose tanpa fluoroskopi, dan mengetahui kualitas informasi yang dihasilkan radiograf pemeriksaan arteriografi femoralis tanpa fluoroskopi.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian yang dilakukan dengan observasi, wawancara dengan tiga radiografer, satu radiolog, satu dokter pengirim, satu perawat radiologi, dan satu pasien arteriografi di Instalasi Radiologi RS Panti Rapih Yogyakarta. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret dan April 2014 dan analisis data dilakukan dengan membuat koding terbuka dan disajikan dengan kuotasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan arteriografi fernoralis tanpa menggunakan pesawat fluoroskopi pada kasus ulkus diabetes melitus di Instalasi radiologi RS Panti Rapih Yogyakarta. Pengambilan radiograf dengan pegaturan kecepatan ekspos tertentu yang diberikan oleh dokter radiolog. Proyeksi yang pertama dilakukan adalah foto polos cruris dan pedis dextra AP dan lateral. Proyeksi yang dilakukan setelah 4 detik penyuntikan media kontras 20 ml adalah AP femur proksirnal dan setelah 6 detik penyuntikan media kontas genu AP. Disuntikan kembali media kontas sebanyak 30 ml. proyeksi yang dilakukan setelah 4 detik penyuntikan 30 ml adalah femur AP dan setelah 6 detik adalah cruris AP. Alasan dilakukan arteriografi femoralis tanpa menggunakan fluoroskopi karena jika ekspos dilakukan dengan menggunakan fluoroskopi jalannya media kontras tertinggal karena ada jeda waktu.Kata kunci : arteriografi femoralis, tanpa fluoroskopi, ulkus diabetes melitus, RS Panti RapihYogyakart

    STRATEGI PENGAWASAN DAN PENANGANAN PEMBIAYAAN MURABAHAH GUNA MEMINIMALISIR RESIKO PEMBIAYAAN BERMASALAH (STUDI PADA BAITUL MAAL WA TAMWIL PAHLAWAN TULUNGAGUNG)

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Strategi Pengawasan dan Penanganan Pembiayaan Murabahah Guna Meminimalisir Resiko Pembiayaan Bermasalah di Baitul Maal wat Tamwil Pahlawan Tulungagung”. penelitian ini ditulis oleh Naila Fitria Dewi, jurusan Perbankan Syariah, NIM. 1741143249, dosen pembimbing Dr. H. Mashudi, M.Pd.I Penelitian ini dilatarbelakangi karena melihat kondisi ekonomi yang sangat berkembang, sedangkan keadaan ekonomi manusia mulai mengkhawatirkan, hal tersebut mengakibatkan banyak masyarakat yang membutuhkan dana tambahan baik untuk memenuhi kebutuhannya maupun untuk mengambangkan usahanya, sehingga lembaga keuangan sangat berperan aktif dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan hal itu membuat pihak lembaga harus extra dalam melakukan pengawasan dan penanganan prinsip pembiayaan untuk meminimalisir resiko pembiayaan bermasalah. Rumusan masalah dalam penelitian ini : 1.Bagaimana pelaksanaan strategi pengawasan guna meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah pada Baitul Maal wa Tamwil Pahlawan Tulungagung. 2. Bagaimana penanganan pembiayaan murabahah guna meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah di Baitul Maal wa Tamwil Pahlawan Tulungagung. 3. Bagaimana strategi pengawasan dan penanganan pembiayaan murabahah guna meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah di Baitul Maal wa Tamwil Pahlawan Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari lembaga Baitul maal wa Tamwil Pahlawan Tulungagung maupun data sekunder. Data ini diperoleh peneliti dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa 1). Strategi pengawasan di Baitul Maal wa Tamwil Pahlawan Tulungagung dalam uapay meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah dengan menggunakan analisis prinsip 5C, 2). Penanganan pembiayaan murabahah sudah memiliki pedoman yang jelas dan telah menjalankannya secara sistematis. Tetapi ada sedikit kerancuan dalam penerapan akad pembiayaan murabahah dan akad wakalah, 3). Strategi pengawasan dan penanganan pembiayaan murabahah guna meminimalisir risiko pembiayaan bermasalah dilakukan dengan 2 cara yaitu secara langsung dan tidak langsung. Kata kunci : pengawasan dan penanganan, pembiayaan murabahah, pembiayaan bermasalah

    Pengaruh Paparan Siklik Ozon Terhadap Karakteristik Mutu Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)

    Full text link
    PENGARUH PAPARAN SIKLIK OZON TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Oleh: Dian Fitria Dewi Pembimbing: Khandra Fahmy dan Dinah Cherie ABSTRAK Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman hortikultura yang sangat dibutuhkan di Indonesia. Bawang merah memiliki kadar air berkisar 88 % sehingga mudah mengalami kerusakan. Penyimpanan bawang merah setelah panen sering mengakibatkan bawang merah cepat rusak. Oleh karena itu perlu dilakukan penanganan pascapanen yang sesuai untuk mempertahankan kesegaran dan mencegah kerusakan pada bawang merah. Cara yang dapat dilakukan agar bawang merah tetap segar yaitu menggunakan ozon (O3) secara terus-menerus atau secara siklik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu pemaparan siklik ozon terbaik sehingga dapat mempertahankan mutu bawang merah. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa perlakuan yang terdiri dari kontrol, siklik ozon selama 20 menit (P1), siklik ozon selama 30 menit (P2) dan siklik ozon selama 40 menit (P3) setiap 6 jam dimulai pada hari ke-0 sampai hari ke-14. Pengamatan bawang merah dilakukan pada hari ke-0 dan hari ke-14 sampai hari ke-34 setiap 2 hari sekali. Adapun parameter pengamatan yang dilakukan adalah susut bobot, kekerasan, warna, kerusakan, pH, uji mikroba dan kadar air. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa parameter pengamatan susut bobot, kekerasan, warna, kerusakan, pH dan uji mikroba tidak berpengaruh nyata terhadap waktu pemaparan siklik ozon namun memiliki pengaruh nyata pada kadar air. Pada parameter tersebut perlakuan P2 memiliki beda nyata dibandingkan perlakuan kontrol, P1 dan P3. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa perlakuan P2 merupakan perlakuan terbaik dengan waktu pemaparan 30 menit. Kata kunci – bawang merah, ozon, siklik, mut

    HUBUNGAN KOMPETENSI PAEDAGOGIS GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH (MTs) DARUL MASHOLEH KECAMATAN HARJAMUKTI KOTA CIREBON (Kajian Kompetensi Paedagogis Guru pada Aspek Evaluasi Hasil Belajar)

    Full text link
    FITRIA DEWI (07410013), Hubungan Kompetensi Paedagogis Guru Dengan Prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Siswa Kelas VII Madrasah Tsnawiyah (MTs) Darul Masholeh Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon (Kajian Kompetensi Paedagogis Guru pada Aspek Evaluasi Hasil Belajar.) Kompetensi paedagogis merupakan salah satu kemampuan guru yang memfokuskan pada kompetensi tertentu berupa pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran. Sentuhan kompetensi paedagogis guru akan mendorong siswa dalam pencapaian hasil belajarnya. Akan tetapi kenyataannya, walaupun guru telah memiliki kompetensi paedagogis, hasil belajar Ulangan Tengah Semester (UTS) Pertama pada mata pelajaran Akidah Akhlak siswa kelas VII MTs Darul Masholeh belum optimal. Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah untuk mengetahui kompetensi paedagogis guru Akidah Akhlak pada aspek evaluasi hasil belajar, untuk mengetahui prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak dan untuk mengetahui hubungan kompetensi paedagogis guru pada aspek evaluasi hasil belajar dengan prestasi belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak siswa kelas VII di MTs Darul Masholeh Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini membahas tentang kompetensi paedagogis guru. Kompetensi paedagogis merupakan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran salah satunya dalam melakukan evaluasi hasil belajar. Kemampuan guru dalam melakukan evaluasi hasil belajar ini diarahkan dapat mendorong peserta didik dalam meningkatkan prestasi belajarnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik, yaitu observasi, wawancara, studi dokumentasi dan penyebaran angket. Kemudian data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan perhitungan prosentase, korelasi Product Moment dan Koefisien Determinasi. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis data, penulis dapat menarik beberapa kesimpulan, yaitu: (1) kompetensi paedagogis guru akidah akhlak pada aspek evaluasi hasil belajar di MTs Darul Masholeh Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon ini sudah baik. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan yang secara kumulatif menunjukkan nilai sebesar nilai 88,43 % dari kriteria yang telah ditetapkan dan hal ini termasuk pada kategori baik; (2) prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VII di MTs Darul Masholeh Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon ini sudah baik. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan yang secara kumulatif menunjukkan nilai sebesar nilai 72,45 dari kriteria yang telah ditetapkan dan hal ini termasuk pada kategori baik; (3) kompetensi paedagogis guru pada aspek evaluasi hasil belajar memiliki hubungan yang sedang atau cukup dengan prestasi belajar pada mata pelajaran Akidah Akhlak siswa kelas VII di MTs Darul Masholeh Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Hal ini berdasarkan perolehan nilai rxy yang mencapai nilai sebesar 0,44; dimana nilai tersebut terletak diantara rentang 0,40 - 0,599 berada pada Interpretasi Korelasi yang sedang atau cukup

    PENGARUH PEMBIAYAAN JUAL BELI, PEMBIAYAAN BAGI HASIL, DAN PEMBIAYAAN SEWA TERHADAP KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH MANDIRI (PERIODE 2015-2019)

    Full text link
    ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Pembiayaan Jual Beli, Pembiayaan Bagi Hasil, dan Pembiayaan Sewa Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri (Periode 2015-2019)” ini ditulis oleh Fitria Dewi, NIM. 17401153295, Pembimbing: Muhammad Aqim Adlan, M.E.I. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya suatu Lembaga keuangan menjaga kinerja keuangannya. Kinerja keuangan bank merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan bank, kinerja keuangan sebagai analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan dengan baik dan benar. Ada pembiayaan yang mempengaruhikinerja keuangan yaitu pembiayaan jual beli, pembiayaan bagi hasil dan pembiayaan sewa. Semakin tinggi nilai rasio ini maka semakin baik kondisi kinerja keuangan bank dan sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menguji pengaruh Pembiayaan Jual Beli Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri. (2) Untuk menguji pengaruh Pembiayaan Bagi Hasil Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri. (3) Untuk menguji pengaruh Pembiayaan Sewa Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri. (4) Untuk menguji pengaruh Pembiayaan Jual Beli, Pembiayaan Bagi Hasil, dan Pembiayaan Sewa Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pengumpulan data melalui data sekunder. Adapun populasi dalam penelitian adalah data laporan selama 20 triwulan dari tahun 2015-2019. Dalam penelitian ini, pengambilan sampel menggunakan pendekatan data berkala (time series) dengan skala triwulan. Teknik Analisis Data menggunakan Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linear Berganda, Uji Hipotesi, dan Uji Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pembiayaan Jual Beli berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri Periode tahun 2015-2019. Artinya apabila Pembiayaan Jual Beli meningkat maka Kinerja Keuangan (ROA) meningkat. (2) Pembiayaan Bagi Hasil berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri Periode tahun 2015-2019. Artinya apabila Pembiayaan Bagi Hasil meningkat maka Kinerja Keuangan (ROA) meningkat. (3) Pembiayaan Sewa berpengaruh negatif signifikan terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri yang diproksikan dengan Return On Asset (ROA) tahun 2015-2019. Artinya semakin kecil nilai rasio Pembiayaan Sewa maka Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri akan naik. (4) Pembiayaan Jual Beli, Pembiayaan Bagi Hasil, dan Pembiayaan Sewa berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah Mandiri tahun 2015-2019. Setiap kenaikan satu-satuan jumlah pembiayan jual beli, Pembiayaan Bagi Hasil dan Pembiayaan Sewa secara simultan akan mempengaruhi kenaikan satu-satuan Kinerja Keuangan begitupun sebaliknya. Kata kunci: Pembiayaan Jual Beli, Bagi Hasil, Sewa, Kinerja Keuanga

    ANALISIS KONEKSI MATEMATIS (Studi Kasus Siswa Kelas VIII MTs Darussalam Kademangan)

    Full text link
    ABSTRAK ARINI, FITRIA DEWI. NIM. 2814133070, 2017 “Analisis Koneksi Matematis (Studi Kasus Siswa Kelas VIII MTs Darussalam Kademangan Blitar)”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Tadris Matematika, IAIN Tulungagung. Pembimbing: Miswanto, M.Pd. Kata Kunci: Koneksi Matematis Ada lima ketrampilan khusus yang harus dikuasai siswa dalam proses pembelajaran matematika yaitu: pemecahan masalah, penalaran, komunikasi, koneksi dan representasi. Koneksi matematis menjadi salah satu bagian penting yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran matematika. Kemampuan koneksi matematis penting dimiliki siswa karena kemampuan tersebut akan membuat pemikiran dan wawasan siswa semakin luas, siswa memandang bahwa matematika adalah suatu keseluruhan yang padu, bukan sebagai materi yang berdiri sendiri-sendiri, siswa dapat mengetahui manfaat matematika di sekolah maupun di luar sekolah. Namun proses kegiatan mengajar yang terjadi dalam sekolah pada umumnya kebanyakan menggunakan metode pembelajaran yang masih didominasi oleh guru yang mengakibatkan siswa cenderung kurang aktif dan mudah bosan pada saat pembelajaran berlangsung yang berakibat pada lemahnya kemampuan koneksi matematis siswa.Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa berkemampuan tinggi di kelas VIII MTs Darussalam Kademangan Blitar, (2) Untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa berkemampuan sedang di kelas VIII MTs Darussalam Kademangan Blitar dan (3) Untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis siswa berkemampuan rendah di kelas VIII MTs Darussalam Kademangan Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitiatif dengan jenis penelitian studi kasus, subjek penelitian adalah 3 siswi kelas VIII-D MTs Darussalam Kademangan Blitar yang terdiri dari subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah berdasarkan nilai tes kemampuan koneksi matematis . Pengumpulan data dari hasil observasi, nilai tes kemampuan koneksi matematis , hasil wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan indikator kemampuan koneksi matematis. Setelah dilakukan analisis data penelitian, didapat hasil sebagai berikut: (1) subjek berkemampuan matematika tinggi memenuhi semua indikator kemampuan koneksi matematis sehingga dapat dikatakan mempunyai kemampuan koneksi matematis yang baik. (2) subjek berkemampuan matematika sedang dapat memahami soal dengan baik, tetapi sebagian masih belum bisa menjelaskan konsep yang digunakan, masih ada yang belum bisa menjelaskan keterkaitan hubungan antar konsep dengan logis, sistematis dan lengkap tetapi dapat mengaitkan matematika dengan kehidupan sehari-hari meski memberikan contoh penerapan secara sederhana. Sehingga dapat dikatakan mempunyai kemampuan koneksi matematis yang cukup. (3) subjek dengan berkemampuan matematika rendah sebagian besar siswa tidak dapat menjelaskan konsep matematika dan hubungan antar konsep matematika tetapi dapat mengaitkan antara masalah pada kehidupan sehari-hari dan matematika
    corecore