1,721,084 research outputs found
NILAI-NILAI ESTETIKA DALAM NOVEL SEKUNTUM RINDU UNTUK IBU KARYA FERYANTO HADI DAN IMPLIKASI TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA
Khabibah, Iis Nur. 2020. “Nilai-nilai Estetika dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi dan Implikasi Terhadap Pembelajaran Sastra di SMA”, Skripsi. Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal.
Pembimbing I Dr. Tri Mulyono, M.Pd
Pembimbing II Afsun Aulia Nirmala, M.Pd
Kata kunci: Nilai-nilai estetika, novel, dan implikasi
Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai estetika yang terdapat pada novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi yang diimplikasikan dalam pembelajaran sastra di SMA. Hasil penelitian dalam novel Sekuntum Rindu untuk Ibu karya Feryanto Hadi dapat mengandung nilai estetika dan dapat dilihat dari gaya bahasa kiasan. Dalam penelitian ini dapat dilakukan dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi memiliki gaya bahasa kiasan yang mengandung estetis. Selain itu tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai estetika dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi dan mendeskripsikan implikasi pembelajaran nilai-nilai estetika yang terkandung dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi di SMA.
Sumber data yang digunakan ialah novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi. Wujud data yang digunakan dalam penelitian ini ialah kata, frase, dan kalimat dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi dapat dilihat dari segi bahasa kiasan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan simak. Teknik analisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif, yang artinya data dilakukan secara menelaah data, menata data dan menemukan kata, frase dan kalimat. Penulis dapat mendeskripsikan nilai estetika dalam novel dan dapat melihat segi gaya bahasa kiasan.
Berdasarkan hasil pembahasan tersebut menemukan segi gaya bahasa kiasan dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi yaitu: (1) personifikasi berjumlah 35 data; (2) simile berjumlah 33 data; (3) metafora berjumlah 7 data; (4) metonimia berjumlah 10 data; (5) alegori berjumlah 2 data; dan (6) sinekdoke berjumlah 6 data. Nilai estetika dalam novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi didominasi oleh gaya bahasa personifikasi yang paling banyak penggunaanya dan alegori yang paling sedikit. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pelajaran sastra di SMA kelas XII KD 3.1 Memahami struktur dan kaidah teks novel baik melalui tulisan maupun lisan.
Dengan demikian novel Sekuntum Rindu Untuk Ibu karya Feryanto Hadi dapat dijadikan sebagai acuan atau referensi dalam kegiatan pembelajaran sastra di SMA. Lewat pembelajaran ini peserta didik dapat mengetahui nilai-nilai positif
E-PRINT Berbasis Web
In this system, printing customers can use online banner and sticker orders via
the Web Browser. Select the menu that is already available on the web. Then, data from
customer orders is sent to the database by means of Internet / network services.
Therefore, it is hoped that this web will be able to help printing customers Order from
home, no need to queue at the place of printing
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP KEANEKARAGAMAN HAYATI DI KELAS X MA NUSANTARA ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON
FERYANTO : Pengaruh Penggunaan Media Video Terhadap Hasil Belajar
Siswa Pada Konsep Keanekaragaman Hayati Di Kelas X Ma
Nusantara Arjawinangun Kabupaten Cirebon.
Pentingnya video sebagai media pembelajaran adalah memiliki kemampuan
untuk memaparkan sesuatu yang rumit atau komplek serta sulit di
jelaskan dengan hanya gambar atau kata-kata saja. Dengan kemampuan ini maka
media video pembelajaran dapat digunakan untuk menjelaskan materi yang secara
nyata. Ada tiga jenis format video yaitu video tanpa sistem kontrol, misalnya
untuk pause, memperlambat kecepatan pergantian frame, zoom in, zoom out dan
lain sebagainya, video dengan sistem kontrol dan video manipulasi langsung,
dimana guru dapat berinteraksi langsung dengan kontrol navigasi.
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengkaji bagaimana hasil belajar siswa
dalam penggunaan video terhadap hasil belajar siswa pada konsep
Keanekaragaman Hayati di kelas X MA Nusantara Arjawinangun. Untuk
mengkaji penggunaan media video berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi
pada konsep keanekaragaman hayati di kelas X MA Nusantara Arjawinangun.
Untuk mengkaji bagaimana respon siswa dengan penggunaan media video pada
konsep Keanekaragaman Hayati di kelas X MA Nusantara Arjawinangun.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data
dilakukan dengan cara memberikan test formatif dan angket pada siswa. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Nusantara Arjawinangun
yang berjumlah 70 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah
purposive sampling yaitu kelas X A dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas
eksperimen dan kelas X B dengan jumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol.
Dari hasil analisis data uji descriptive gain kelas eksperimen dan kelas
kontrol, dari 35 orang sampel gain eksperiment artinya terdapat perbedaan yang
signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperiment dan kelas kontrol.
Penggunaan Media Video berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada konsep
Keanekaragaman Hayati, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain artinya
bahwa Penggunaan Media Video berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
belajar siswa. Berdasarkan interpretasi skor angket respon Pengaruh Penggunaan
Media Video Terhadap Hasil Belajar Siswa kelas eksperimen yang berjumlah 10
item pernyataan pada konsep Keanekaragaman Hayati di kelas X Ma Nusantara
Arjawinangun Kabupaten Cirebon. bahwa mayoritas siswa kelas eksperiment
menyatakan Pengaruh Penggunaan Media Video Terhadap Hasil Belajar Siswa
sangat kuat
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
- …
