54 research outputs found
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PESISIR PADA PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2014 (STUDI DI KECAMATAN MUARA TIGA KABUPATEN PIDIE)
ABSTRAK FERIADI, PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PESISIR 2016 PADA PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2014 (Studi di Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas syiah kuala(Maimun, MA dan Cut Maya Aprita Sari, S.Sos, M.Soc., Sc) Pemilu presiden tahun 2014, sebagaimana pemilu sebelumnya. Masyarakat pesisir diKecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie memiliki hak yang sama dalam menentukanhak pilih mereka dalam menentukan pemimpin. Mereka memiliki andil sebagai aktorpewujud Indonesia yang demokratis. Meskipun begitu masih banyak catatan polemikyang terjadi dalam masyarakat pesisir pada saat pemilihan presiden tahun 2014.Politik Uang, sikap masyarakat yang apatis, pengetahuan dan pendidikan politik,dirasakan masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk partisipasipolitik masyarakat pesisir serta hambatanya pada pemilihan presiden tahun 2014 diKecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan adalah metode mixmethod. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, ditambahdengan dokumentasi untuk memperoleh data sekunder. Hasil penelitian menunjukkanbahwa bentuk partisipasi politik masyarakat pesisir di Kecamatan Muara TigaKabupaten Pidie pada pemilihan presiden yaitu sebatas ikut dalam pemilihanpemimpin. Tidak ditemukan data yang mengatakan bahwa mereka terlibat padakegiatan menyeluruh pada pemilihan presiden tahun 2014 seperti, kampanye, menjaditimsukses maupun terlibat di partai politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwapartisipasi politik masyarakat pesisir di Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie padapemilihan presiden tahun 2014 bersifat pasif. Ditemukan 4 faktor yang menghambatpartisipasi politik masyarakat pesisir di Kecamatan Muara Tiga Kabupaten Pidie padapemilihan presiden tahun 2014 yaitu: pertama, sikap masyarakat yang apatis terhadappemerintah. Kedua, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Ketiga,faktor rutinitas sehari-hari seperti berkeja di kebun dan nelayan. Keempat, Minimnyapendidikan politik dan pengetahuan masyarakat pesisir, masyarakat hanya taupemilihan itu hanya sekedar mencoblos. Pemerintah memiliki tugas untuk membukacakrawala politik pada masyarakat pesisir, perlu dilaksanakan secara khususpendidikan politik sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat pesisirKecamatan Muara Tiga kabupaten Pidie. Selanjutnya, masyarakat pesisir dalammelakukan pemilihan umum, khusunya pemilihan presiden tahun 2014, serta padapemilihan yang akan datang, agar memilih atas kesadaran sendiri bukan karena faktor material. Kunci : Partisipasi Politik, Masyarakat Pesisir, Pemilu Presiden 2014
Gambaran Pengetahuan Perawat tentang Syok Hipovolemik dengan Penatalaksanaan Awal Pasien di Instalasi Unit Gawat Darurat di RSUD Kota Makassar Tahun 2015
x, 40 hlm.; 28 cm
Persepsi Ulama Kotabaru Tentang Jual Beli Dedak di Pabrik Penggilingan Padi Desa Gedambaan
Penelitian ini dilatarbelakangi seringnya terjadi dalam proses penggilingan
padi dedak halus dikumpulkan pemilik pabrik dan apabila sudah terkumpul
banyak nantinya akan dijual, hal inilah terkadang dianggap remeh oleh
masyarakat padahal masih ada hal lain yang perlu diperhatikan. Tanpa disadari
dedak yang diperjual belikan faktanya masih milik petani dan tidak ada perjanjian
apapun selain perjanjian penggilingan padi saja dan juga tidak ada isyarat apapun
dari petani untuk memberinya kepada pemilik pabrik. Dari uraian masalah
tersebut peneliti tertarik melakukan penelitian dengan meminta persepsi ulama
Kotabaru tentang jual beli dedak di pabrik penggilingan padi Desa Gedambaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ulama Kotabaru
terhadap jual beli dedak di pabrik penggilingan padi Desa Gedambaan dan untuk
mengetahui alasan pendapat ulama Kotabaru terhadap jual beli dedak di pabrik
penggilingan padi Desa Gedambaan.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan yaitu dengan turun langsung ke
lapangan yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kotabaru yakni di Kecamatan
Pulau Laut Sigam dan Kecamatan Pulau Laut Utara. Peneliti melakukan
wawancara terhadap 5 orang ulama dan ulama yang dimaksud yaitu pimpinan
pondok pesantren di wilayah Kotabaru yang berada di Kecamatan Pulau Laut
Sigam dan Pulau Laut Utara.
Hasil dari penelitian ini pertama, terdapat 3 persepsi ulama Kotabaru
terhadap jual beli dedak di pabrik penggilingan padi Desa Gedambaan yakni
boleh, syubhat (boleh dan tidak boleh) dan haram, ada 3 ulama yang menyatakan
boleh, 1 ulama yang menyatakan syubhat, dan 1 ulama yang menyatakan haram.
Kedua, alasan pendapat ulama tersebut antara lain; hukumnya boleh apabila
apabila adanya indikasi saling ikhlas antara kedua belah pihak, dan adat kebiasaan
dari masyarakat meninggalkan dedaknya. Hukumnya syubhat apabila tidak
adanya perjanjian antara kedua belah pihak bahwa dedaknya diambil pemilik
pabrik, sesuatu yang masih mempunyai manfaat itu menjadi hak seorang pemilik
padi, dan pemilik pabrik tidak boleh mengambilnya. Namun apabila
pemberitahuan atau papan pengumuman yang bertuliskan “dedak menjadi milik
kami” maka boleh dijual. Hukumnya haram apabila dedak yang dijual bukanlah
kepemilikan sempurna oleh pemilik pabrik sehingga syarat sahnya tidak terpenuhi
dengan berlandaskan H.R Ibnu Majah No. 2187 “Janganlah engkau menjual
sesuatu yang bukan milikmu.
DETEKSI LOKASI TITIK API PADA KEBAKARAN HUTAN MENGGUNAKAN COLOUR IMAGE PROSESSING
Banyak kejadian kebakaran hutan menyebabkan gangguan yang cukup nyata karena lokasi titik api yang tidak dapat diketahui dengan cepat. Kesulitan dalam menentukan titik api terletak pada lokasi yang sulit dideteksi dan gangguan asap yang timbul dari kebakaran tersebut. Hal ini menyebabkan pemadam kebakaran hutan sulit sekali mendeteksi lokasi titik api, sehingga tindakan pencegahan tidak dapat dilakukan secara dini. Dengan pengolahan citra digital menggunakan pendekatan pengolahan warna gambar yang dapat memberikan lokasi titik api sehingga analisis dan tindakan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat. Dengan deteksi dini yang dilakukan diharapkan dampak dari kebakaran hutan dapat ditanggulangi dengan cepat, tepat dan akurat. Manfaat yang akan didapat yatiu penanganan penanggulangan kebakaran hutan sehingga tidak meluas dan menyebabkan gangguan
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Tangerang
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Disiplin Kerja Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Badan Pusat Statistik. Kabupaten Tangerang. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja pegawai. Oleh karena itu, kinerja pegawai harus dipantau dengan cermat untuk mencapai tujuan yang optimal. Disiplin kerja yang baik dan pelatihan dapat mempengaruhi kinerja pegawai. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampling jenuh. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 50 orang pegawai Badan Pusat Statistik. kabupaten Tangerang. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan angket.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Disiplin kerja berpengaruh terhadap Pegawai Badan Pusat Statistik.. Kabupaten Tangerang. Hal ini dikarenakan pada variabel disiplin mempunyai nilai t hitung sebesar 5,304 lebih besar dari t tabel sebesar 2,010 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Pelatihan berpengaruh terhadap Pegawai Badan Pusat Statistik. Kabupaten Tangerang. Hal ini dikarenakan pada variabel disiplin mempunyai nilai t hitung sebesar 2,852 lebih besar dari t tabel sebesar 2,010 dan nilai signifikansi sebesar 0,040 lebih kecil dari 0,05. Disiplin kerja dan Pelatihan berpengaruh terhadap Pegawai Badan Pusat Statistik. Kabupaten Tangerang. Hal ini dikarenakan pada variabel disiplin mempunyai nilai F hitung sebesar 45,109 lebih besar dari f tabel sebesar 3,20 dan nilai signifikansi s ebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05.Besarnya pengaruh Disiplin kerja dan Pelatihan berpengaruh terhadap Pegawai Badan Pusat Statistik. Kabupaten Tangerang ini sebesar 82.8% yang berarti kontribusi Kinerja Pegawai dapat dijelaskan oleh variabel independen yaitu Disiplin Kerja dan Pelatihan. Maka selebihnya sebesar 18,2% dijelaskan oleh variable-variabel lain yang tidak diteliti penelitian ini. This study aims to analyse the effect of work discipline and training on the performance of Badan Pusat Statistik.. employees. Tangerang Regency. One of the important factors in the success of an organisation is employee performance. Therefore, employee performance must be monitored carefully to achieve optimal goals. Good work discipline and training can affect employee performance. The method in this study uses quantitative methods. Sampling technique using saturated sampling. The number of samples used in this study was 50 employees of Badan Pusat Statistik. Tangerang district. The data collection method used was a questionnaire.The results of this study indicate that work discipline affects Badan Pusat Statistik. Tangerang Regency employees. This is because the discipline variable has a t value of 5.304 greater than the t table of 2.010 and a significance value of 0.000 less than 0.05. Training has an effect on Badan Pusat Statistik. Tangerang Regency employees. This is because the discipline variable has a t value of 2.852 greater than the t table of 2.010 and a significance value of 0.040 smaller than 0.05. Work discipline and training have an effect on Badan Pusat Statistik. employees in Tangerang Regency. This is because the discipline variable has a calculated F value of 45.109 greater than the f table of 3.20 and a significance value of 0.000 smaller than 0.05. The magnitude of the influence of work discipline and training on Badan Pusat Statistik Tangerang Regency employees is 82.8%, which means that the contribution of employee performance can be explained by the independent variable, namely work discipline and training. Then the remaining 18.2% is explained by other variables not examined in this stud
Hubungan Kepribadian Proaktif dengan Resiliensi pada Individu Beranjak Dewasa yang Mempersiapkan Pekerjaan
NATURAL VENTILATION CHARACTERISTICS OF COURTYARD BUILDINGS IN TROPICAL CLIMATE
Master'sMASTER OF SCIENCE (BUILDING SCIENCE
Marketing Promotion Strategy Planning "Café Pondok Miso Khas Riau" Through Instagram
This study examines the promotional strategy planning for Café Pondok Miso Khas Riau through Instagram, aiming to boost consumer awareness. The topic is interesting due to the café's unique offering of traditional Miso from Riau, Indonesia, and the growing importance of social media in modern marketing. The primary problem addressed is the café's lack of brand recognition and ineffective use of social media for promotion, leading to the research question: How can Instagram be utilized to enhance the café's marketing strategy? The novelty lies in focusing on Instagram as the primary promotional tool, an approach not extensively explored for this café type. The research utilizes the SOSTAC model, involving a thorough situation analysis, setting specific objectives, and formulating strategic tactics to boost the café's online presence. Empirical findings suggest that a well-structured Instagram campaign can significantly enhance brand visibility and customer interaction. The conclusion suggests that implementing this strategy can enhance brand awareness and attract more customers, providing a valuable framework for other businesses seeking to optimize their social media marketing efforts
DETEKSI LOKASI TITIK API PADA KEBAKARAN HUTAN MENGGUNAKAN COLOUR IMAGE PROSESSING
Banyak kejadian kebakaran hutan menyebabkan gangguan yang cukup nyata karena lokasi titik api yang tidak dapat diketahui dengan cepat. Kesulitan dalam menentukan titik api terletak pada lokasi yang sulit dideteksi dan gangguan asap yang timbul dari kebakaran tersebut. Hal ini menyebabkan pemadam kebakaran hutan sulit sekali mendeteksi lokasi titik api, sehingga tindakan pencegahan tidak dapat dilakukan secara dini. Dengan pengolahan citra digital menggunakan pendekatan pengolahan warna gambar yang dapat memberikan lokasi titik api sehingga analisis dan tindakan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat. Dengan deteksi dini yang dilakukan diharapkan dampak dari kebakaran hutan dapat ditanggulangi dengan cepat, tepat dan akurat. Manfaat yang akan didapat yatiu penanganan penanggulangan kebakaran hutan sehingga tidak meluas dan menyebabkan gangguan
Pengaruh Pelatihan Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Produksi Pada PT. Alasindo Prima di Tangerang
This study aims to determine the effect of work training and work motivation on employee performance at PT. Alasindo Prima. Job training at PT. Alasindo Prima has a significant influence on employee performance based on employee perceptions as seen from the t test results of tcount 5.079 > ttable 2.000 and sig value (0.00) <0.05. In testing the coefficient of determination Job training has a low influence on employee performance by 55.5% and the remaining 45.5% is influenced by other factors.Work motivation at PT. AlasindoPrima has a significant influence on employee performance as seen from the results of the tcount test, 7.623 > ttable 2.000 and the sig value (0.00) <0.005. In testing the coefficient of determination, work motivation has an influence on employee performance by 70.7% and the remaining 29.3% is influenced by other factors.Training and work motivation at PT. Alasindo Prima has a simultaneous significant effect on employee performance as seen from the results of the F test of Fcount 28.886 > Ftable 2.77 Training and work motivation have an influence on employee performance of 70.9% while the remaining 29.1% is influenced by other factors this is seen in the coefficient of determination test
- …
