168 research outputs found

    Pengaruh Intensitas Menonton Program Acara Journey di Metro TV dan Channel Youtube Journey Terhadap Minat Berwisata Budaya di Kalangan Mahasiswa JABODETABEK

    Full text link
    Oleh: Febryanto Pada tahun 2015 sampai 2019 jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Program acara Journey di Metro Tv dan channel Youtube Journey merupakan tayangan dokumenter perjalanan yang menggambarkan tema pertualangan ke tempat-tempat wisata budaya di Indonesia dan mancanegara, dan Journey masuk dalam daftar pemenang anugerah pewarta wisata Indonesia 2017 dan 2018. Oleh karena itu, peneliti tertarik ingin mengkaji tayangan program Journey di Metro Tv yang menyajikan perjalanan-perjalanan wisata di daerah nusantara dan mancanegara, memberikan pengaruh pada peningkatan jumlah wisatawan di Indonesia dan di luar Indonesia. Peneliti tertarik ingin mengetahui apakah intensitas menonton Journey berpengaruh terhadap minat berwisata budaya di kalangan mahasiswa Jabodetabek. Ada 3 tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton tayangan Journey di Metro Tv dan channel Youtube Journey di kalangan mahasiswa Jabodetabek, untuk mengetahui minat berwisata budaya di kalangan mahasiswa Jabodetabek, dan untuk mengetahui pengaruh intensitas menonton tayangan Journey Metro Tv dan channel Youtube Journey terhadap minat wisata budaya di kalangan mahasiswa Jabodetabek. Teori penelitian ini menggunakan teori Stimulus, Organisme, Responde (S-O-R). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, metode survei, dan uji regresi linear sederhana. Survei yang dilakukan sebanyak 407 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat intensitas menonton dan minat berwisata budaya di kalangan mahasiswa Jabodetabek yang menonton di Metro Tv dan channel Youtube Journey tergolong sedang. Sedangkan pengaruh intensitas menonton Journey di Metro Tv dan channel Youtube Journey terhadap minat berwisata budaya di kalangan mahasiswa sebesar 32% sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, hasil penelitian dengan hipotesis (H1) terdapat pengaruh intensitas menonton program Journey di Metro Tv dan channel Youtube Journey terhadap minat wisata budaya dapat diterima kebenarannya

    STRATEGI PEMASARAN OBJEK WISATA RODJO TANI TERNAK MELALUI INSTAGRAM DAN FACEBOOK DALAM MEMBENTUK PERSEPSI PENGUNJUNG

    Full text link
    Ichsan Budi Febryanto. 2215500021. Strategi Pemasaran Objek Wisata Rodjo Tani Ternak Melalui Instagram Dan Facebook Dalam Membentuk Persepsi Pengunjung. Dosen Pembimbing I : Diryo Suparto S.Sos, M.Si. Dosen Pembimbing II : Sarwo Edy M.Ikom. Program Studi Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik. Universitas Pancasakti Tegal. Strategi Pemasaran Objek Wisata Rodjo Tani Ternak melalui Instagram dan Facebook dalam Membentuk Persepsi Pengunjung ini dipaparkan dalam wawancara yang dianalisa dengan analisis fenomenologi dari Von Eckartsberg) dengan Teori Proses Selektif Joseph Klapper. Strategi pemasaran yang berdasarkan segmentasi pasar, target pasar, dan positioning ini akan membentuk persepsi pengunjung. Sedangkan persepsi pengunjung itu meliputi persepsi terhadap lingkungan fisik, persepsi sosial, dan budaya mempengaruhi persepsi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penelitian ini yang menggunakan data kualitatif (deskriptif) dengan tujuan untuk mendeskripsikan Strategi Pemasaran Objek Wisata Rodjo Tani Ternak melalui Instagram dan Facebook dalam Membentuk Persepsi Pengunjung. Hasil penelitian yang berupa hasil wawancara ini dipaparkan dengan data deskriptif yang mendiskripsikan Strategi Pemasaran Objek Wisata Rodjo Tani Ternak melalui Instagram dan Facebook dalam Membentuk Persepsi Pengunjung berdasarkan Teori Proses Selektif Joseph Klapper menggunakan analisis vii fenomenologi dari Von Eckartsberg. Dan dokumentasi-dokumentasi untuk melengkapi hasil penelitian ini

    Hubungan Antara Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Negeri 46 Jakarta

    No full text
    A. Muhammad Rizky Febryanto, NPM: 201901500610 B. Hubungan Antara Peserpsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Negeri 46 Jakarta. Skripsi: Jakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial: Program Studi Bimbingan dan Konseling: Universitas Indraprasta Persatuan Guru Republik Indonesia, Juli, 2023. C. i – xvi + 5 Bab + 61 halaman D. Kata kunci: Persepsi Peserta Didik, Intensitas Pemanfaatan Layanan E. Penelitian ini bertujuan utuk mendapatkan gambaran hubungan antara persepsi peserta didik terhadap bimbingan dan konseling dan intensitas pemanfaatan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 46 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 76 peserta didik kelas XII. Untuk menganalisis data yang diperoleh dan mengetahui ada tidaknya korelasi antara dua variabel penelitian menggunakan teknik statistik Korelasi Product Moment Pearson. Dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa pada hubungan Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 nilai tersebut < 0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat hubungan antara Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling. Pada angka koefisien korelasi sebesar 0.604, artinya tingkat keeratan hubungan (korelasi) antara variabel Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling adalah sebesar 0.604 atau masuk dalam kriteria kuat. F. Daftar Pustaka: 1. Buku : 19 Buku 2. Jurnal : 5 Jurnal G. Pembimbing: 1. Hengki Satrianta, M.Pd., Kons. (Pembimbing Materi) 2. Dr. Yulma, M.Pd. (Pembimbing Teknik

    Hubungan Antara Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Negeri 46 Jakarta

    No full text
    A. Muhammad Rizky Febryanto, NPM: 201901500610 B. Hubungan Antara Peserpsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Menengah Atas Negeri 46 Jakarta. Skripsi: Jakarta: Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial: Program Studi Bimbingan dan Konseling: Universitas Indraprasta Persatuan Guru Republik Indonesia, Juli, 2023. C. i – xvi + 5 Bab + 61 halaman D. Kata kunci: Persepsi Peserta Didik, Intensitas Pemanfaatan Layanan E. Penelitian ini bertujuan utuk mendapatkan gambaran hubungan antara persepsi peserta didik terhadap bimbingan dan konseling dan intensitas pemanfaatan layanan bimbingan dan konseling di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 46 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 76 peserta didik kelas XII. Untuk menganalisis data yang diperoleh dan mengetahui ada tidaknya korelasi antara dua variabel penelitian menggunakan teknik statistik Korelasi Product Moment Pearson. Dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa pada hubungan Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000 nilai tersebut < 0.05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya terdapat hubungan antara Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling. Pada angka koefisien korelasi sebesar 0.604, artinya tingkat keeratan hubungan (korelasi) antara variabel Persepsi Peserta Didik terhadap Bimbingan dan Konseling dengan Intensitas Pemanfaatan Layanan Bimbingan dan Konseling adalah sebesar 0.604 atau masuk dalam kriteria kuat. F. Daftar Pustaka: 1. Buku : 19 Buku 2. Jurnal : 5 Jurnal G. Pembimbing: 1. Hengki Satrianta, M.Pd., Kons. (Pembimbing Materi) 2. Dr. Yulma, M.Pd. (Pembimbing Teknik

    EVALUASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 4 DAN 5 DALAM MENINGKATKAN SOFT SKILLS MAHASISWA PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN 2020 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    No full text
    Febryanto, Dytto Try. 2024. “Evaluasi Program Kampus Mengajar Angkatan 4 dan 5 dalam Meningkatkan Soft skills Mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran 2020 Universitas Negeri Semarang”. Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran. Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Hengky Pramusinto, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Evaluasi, Program Kampus Mengajar, Soft skills, Mahasiswa Program Kampus Mengajar merupakan kebijakan dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar diluar kampus dan membantu proses pembelajaran siswa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi Program Kampus Mengajar angkatan 4 dan 5 pada Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi Context, Input, Process, Product (CIPP). Informan penelitian ini yaitu koordinator MBKM, mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, dan guru pamong. Sumber data penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif oleh Miles dan Huberman (1994) yang terdiri dari data condensation, data display, dan conclusion drawing or verifying. Hasil evaluasi menunjukkan pada aspek context, Program Kampus Mengajar dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SD dan SMP. Latar belakang Program Kampus Mengajar adalah rendahnya literasi, dan numerasi siswa di tingkat SD dan SMP. Tujuan dari Program Kampus Mengajar untuk memperbaiki kegiatan belajar mengajar, administrasi, dan teknologi. Kebutuhan utama termasuk sosialisasi menyeluruh, kompetensi mahasiswa, dan sarana prasarana yang memadai. Peluang yang ditawarkan meliputi pengembangan keterampilan mahasiswa dan kemitraan perguruan tinggi dengan sekolah. Kemudian pada aspek input menunjukkan bahwa program ini memenuhi kriteria yang ditetapkan dengan baik, melibatkan mahasiswa aktif, dosen pembimbing yang sesuai, dan sarana prasarana yang memadai, meskipun ada kendala akses pada laman MBKM. Selanjutnya anggaran untuk biaya hidup, SPP mahasiswa, dan honor dosen juga telah diterima. Selanjutnya pada aspek process menilai bahwa pelaksanaan kegiatan pra-penugasan, penugasan, dan pasca-penugasan sesuai rencana, namun terdapat kendala seperti jarak, koneksi internet, dan dukungan guru. Terakhir pada aspek product menunjukkan peningkatan soft skills mahasiswa, meliputi kemampuan kepemimpinan, menyelesaikan masalah, kerja sama tim, kreativitas, dan komunikasi. Selain itu, Program Kampus Mengajar berhasil meningkatkan literasi dan numerasi siswa di SD. Kesimpulan penelitian ini evaluasi context menunjukkan latar belakang Program Kampus Mengajar adalah rendahnya literasi, dan numerasi siswa di tingkat SD dan SMP. Evaluasi input menunjukkan bahwa mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan telah memenuhi kriteria, sarana prasarana memadai, dan tersedianya anggaran. Evaluasi process menunjukkan bahwa pelaksanaan sesuai dengan rencana program. Evaluasi product menunjukkan Program Kampus Mengajar berhasil meningkatkan soft skills mahasiswa dan literasi serta numerasi siswa di S

    Design Expert System to Identify Student Talent Based on Personality Type Using Certainty Factor Method in SMP Muhammadiyah Kandis Siak Riau Province

    No full text
    The goal of this research is to create a system design that "can assist parents and teachers in recognizing the talents of their students" based on the child's personality, so that parents and teachers can provide "the right education and learning patterns for students". The author discovers that there is no expert system in SMP Muhammadiyah Kandis to identify children's talents based on personality type using certainty factor methods, and that at SMP Muhammadiyah Kandis, evaluations are still done manually and only to determine intelligence, not to determine student talent. The research method that the author uses is the Research and Development method, where the development method that the author uses is the Waterfall method according to Pressman, which the stages consist of Communication, Planning, Modeling, Construction, Development.‎ Based on the findings of the authors' research, the authors were successful in creating this research product, with the functional suitability test results from two experts obtaining a feasibility value of 100%, which was declared Very Fair, and the compatibility test results obtaining a feasibility value of 100%, which was declared Very Eligible and the feasibility score for the usability test was 86.3%, which was declared Very Eligible, and the feasibility score for the material result test was 81%, which was declared Very Eligible, and the feasibility score for the Indonesian linguistic test was 87.5%, which was declared Very Eligible. The aim of this study is to develop a expert system to identify children's interests and talents that are validated and worthy of being operated.</p

    English I for Biology

    Full text link
    English I for Biology is prepared to provide students with the good practices of English language related to Biology subject. The book is a complete course for Biology Department students with a pre-intermediate level of English. The objectives can be summarized: 1. The book helps students enhance their reading comprehension, writing, and speaking skills since it provides different text types. In addition, this book gives appropriate Biology content to make students familiar with their subject 2. The book provides lecturers and students with well-coordinated and graded material to help them conduct the lesson with good preparation. 3. The book also enables lecturers and students to work entirely from pre-teaching, whilst-activity, and post-activity. Through this book, lecturers and students are expected to have insightful teaching and learning process

    ANALISIS POTENSI SUNGAI TAPUNG UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO

    Full text link
    Kabupaten Kampar merupakan kabupaten yang sedang berkembang. Pertumbuhan penduduk di Kabupaten kampar tepatnya di daerah Tapung telah menyebabkan kekurangan energi listrik, dengan jumlah penduduk sebanyak 403.894 dengan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 1,42% pertahun. Untuk itu perlu adanya pembangunan energi listrik terbarukan khususnya diwilayah pedesaan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan. Energi terbarukan yang dimaksud dalam hal ini adalah PLTMH. Dimana kapasitas daya yang mampu dihasilkan melebihi 100 kw. Metode yang digunakan dalam perhitungan debit menggunakan metode F.J.Mock. dalam perhitungan F.J.Mock dibutuhkan data curah hujan, penguapan, dan daerah tangkapan air. Data curah hujan yang dipakai adalah data curah hujan 10 tahun terakhir, serta metode Penman modifikasi untuk menghitung penguapan. Berdasarkan perhitungan F.J.Mock, dengan menggunakan probabilitas 80% diperoleh debit rencana sebesar 1.09 m3/detik. Saluran pembawa berbentuk trapesium dengan dimensi lebar bawah 1.18 meter, lebar atas 2.37 meter dan tinggi 1 meter. Dari hasil perhitungan didapat pipa penstok dengan panjang 65 meter. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sungai kampar memiliki potensi sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro. Daya yang dihasilkan sebesar 114 mw dengan tinggi jatuh (head) 15 meter

    PERENCANAAN LAPIS TAMBAHAN PERKERASAN JALAN DENGAN METODE HRODI (RUAS JALAN PEKANBARU-BANGKINANG)

    Full text link
    Kondisi jalan yang rusak pada ruas jalan Raya Pekanbaru – Bangkinang (Km 53+130, Km 68+133) yang nampak : patahan halus, kepingan bergelombang dan turunnya permukaan jalan. Semua hal tersebut diakibatkan faktor perlawanan dari pengguna jalan yang dapat mengakibatkan dampak negatif pada pengembangan daerah sekitar. Tulisan ini menjelaskan tentang perencanaan ketebalan lapis permukaan jalan. Proses perencanaan ini menggunakan metode Hot Rolled Overlay Design for Indonesia (HRODI), dimana metode dan garis besar aktivitas perencanaan terdiri dari : pengumpulan data dan analisis data. Hasilnya memperlihatkan bahwa ketebalan lapis permukaan (lapis tambahan) jalan diperoleh hasil yang bervariasi, dimulai dari 3 cm, 7 cm sampai 9 cm adalah campuran HRS (Hot Rolled Sheet) dan ATBL (Asphalt Treated Base Leveling)

    ANALISIS KINERJA KONSULTAN PENGAWAS PADA PROYEK GEDUNG PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN KAMPAR

    Full text link
    Jalan merupakan prasarana infrastruktur dasar yang dibutuhkan manusia untuk dapat melakukan pergerakan dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan. Di Indonesia, penyelenggaraan jalan terbagi atas tiga kewenangan yaitu pemerintah pusat yang berwenang dalam penyelenggaraan jalan nasional dan jalan tol, pemerintah daerah provinsi yang berwenang dalam penyelenggaraan jalan provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota yang berwenang dalam penyelenggaraan jalan kabupaten/kota. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No: 08/PRT/M/2011 tentang Pembagian Subklasifikasi dan Subkualifikasi Usaha Jasa Konstruksi, Pengawas konstruksi adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli yang profesional di bidang pengawasan jasa konstruksi yang mampu melaksanakan pekerjaan pengawasan konstruksi sampai selesai dan diserahterimakan. Penelitian ini bertujuan :1) Mengidentifikasi faktor-faktor pengawasan yang berpengaruh terhadap kinerja konsultan pengawas; dan 2) Mengetahui seberapa besar pengaruh faktor pengawasan terhadap kinerja konsultan pengawas. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisa regresi berganda. Jumlah sampel yang ada adalah 33 konsultan pengawas proyek jalan dan jembatan di Provinsi Riau. Kesimpulan yang diperoleh adalah: 1) Keenam aspek tersebut memberikan pengaruh secara umum terhadap peningkatan atau penurunan Kinerja Konsultan Pengawas proyek jalan dan jembatan di Provinsi Riau; Aspek Mutu, Aspek Biaya, Aspek Kualifikasi Personil dan Aspek Pelaporan memberikan pengaruh signifikan secara khusus terhadap peningkatan atau penurunan Kinerja Konsultan Pengawas proyek jalan dan jembatan di Provinsi Riau; dan Aspek Kuantitas dan Aspek Waktu tidak memberikan pengaruh signifikan secara khusus terhadap faktor yang sama; dan 3) Formula dari penelitian ini adalah Y = 0,165 + 2,097X1 + 0,339X2 - 4,217X3 + 0,786X4 + 1,125X5 + 0,859X6. Pimpinan dan pegawai yang ada di Provinsi Riau harus memperhatikan peran penting dari keenam faktor tersebut dan faktor-faktor lainnya terhadap terhadap peningkatan atau penurunan Kinerja Konsultan Pengawas untuk setiap proyek jalan dan jembatan di Provinsi Riau, dalam rangka menjamin pembangunan daerah ke depan
    corecore