1,722,429 research outputs found
8° Tombeau Fatmah Khâtoun
Bahgat Ali, Casanova Paul, Herz Max, Zarb J. 8° Tombeau Fatmah Khâtoun. In: Comité de Conservation des Monuments de l'Art Arabe. Fascicule 24, exercice 1907, 1908. p. 12
Hubungan Sikap Kebersihan Diri Santri dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Annur Fatmah Desa Belik Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto
ABSTRAK Rosiyanto, Aprilia. 2012. Hubungan Sikap Kebersihan Diri Santri dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Annur Fatmah Desa Belik Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Endang Suarsini, M.Ked, (II) Drs. Masjhudi, M.Pd. Kata Kunci: sikap kebersihan diri, kejadian skabies, pesantren Annur Fatmah Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei dan menimbulkan gatal pada penderitanya. Sekitar 70% santri Pesantren Annur Fatmah saat ini sedang menderita skabies. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan kajian mengenai hubungan sikap kebersihan diri santri dengan kejadian skabies. Penelitian ini dilaksanakan untuk lima tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan antara memakai handuk bergantian dengan kejadian skabies di Pesantren Annur Fatmah, mengetahui hubungan antara memakai pakaian bergantian dengan kejadian skabies di Pesantren Annur Fatmah, mengetahui hubungan antara memakai alat sholat bergantian dengan kejadian skabies di Pesantren Annur Fatmah, mengetahui hubungan antara tidur bersama dan berhimpitan dalam satu tempat dengan kejadian skabies di Pesantren Annur Fatmah, dan mengetahui upaya pencegahan skabies oleh santri. Penelitian ini merupakan penelitian survei epidemiologik analitik dengan pendekatan case control. Subjek penelitian ini adalah santri Pesantren Annur Fatmah. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dan didapat sampel sebanyak 44 responden (subjek kasus 22 santri dan subjek kontrol 22 santri) di Pesantren Annur Fatmah. Data penelitian yang diperoleh merupakan hasil observasi langsung dan hasil pengisian kuisioner. Kuisioner telah disusun terdiri atas pertanyan-pertanyaan mengenai memakai handuk bergantian, memakai pakaian bergantian, memakai alat sholat bergantian, serta tidur bersama dan berhimpitan dalam satu tempat. Data hasil kuisioner dianalisis secara statistik menggunakan chi-square dan data hasil observasi dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, diperoleh lima simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, ada hubungan antara memakai handuk secara bergantian dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Annur Fatmah. Kedua, ada hubungan antara memakai pakaian secara bergantian dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Annur Fatmah. Ketiga, tidak ada hubungan antara memakai alat sholat secara bergantian dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Annur Fatmah. Keempat, ada hubungan antara tidur bersama dan berhimpitan dalam satu tempat dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren Annur Fatmah. Kelima, upaya pencegahan skabies oleh santri Pondok Pesantren Annur Fatmah kurang maksimal
Strategi rekruitmen Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Fatmah Kabupaten Cianjur: Studi kasus di KBIH Al-Fatmah Jalan Pertigaan Pasir Hayam Kabupaten Cianjur
Kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) merupakan salah satu organisasi yang berfungsi sebagai media pembantu dalam pelaksanaan Ibadah Haji. Fungsi adanya kelompok bimbingan ibadah haji adalah membantu dalam memberikan pengetahuan kepada para calon jama’ah haji dalam mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Seperti halnya yang dilakukan di kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Al-Fatmah di Kabupaten Cianjur ini. KBIH yang beralamat di Jalan Pertigaan Pasir Hayam Kabupaten Cianjur ini merupakan salah satu KBIH termasyhur di Kabupaten Cianjur bahkan eksistensi KBIH tersebut sudah banyak dikenal diberbagai daerah lain di Provinsi Jawa Barat.
Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui proses pembentukan dan realisasi strategi rekruitmen di kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Al-Fatmah Kabupaten Cianjur. Kedua, untuk mengetahui implementasi strategi KBIH Al-Fatmah dalam meningkatkan rekruitmen calon jama’ah haji. Ketiga, untuk mengetahui efektifitas strategi rekruitmen calon jama’ah haji KBIH Al-Fatmah Kabupaten Cianjur.
Penelitian ini dilandasi oleh sebuah anggapan bahwa untuk mengukur keberhasilan dan kesuksesan sebuah organisasi bisa dilihat dari minat atau respon dari berbagai pihak, selain itu pula dapat diukur dengan sebesar apa jumlah orang yang bergabung dalam organisasi tersebut. Dan dalam prosesnya strategi rekruitmen menjadi salah satu hal fundamental yang harus diperhatikan dan disusun secara rapi oleh ti oprasional sebuah organisasi apa lagi sekelas kelompok bimbingan ibadah haji yang memang objek utama sebuah KBIH tiada lain adalah para calon jama’ah haji atau calon jama’ah umroh.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data, observasi, dan wawancara.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah strategi rekruitmen calon jama’ah haji yang dipergunakan di KBIH Al-Fatmah meliputi beberapa hal, diantaranya dengan cara memaksimalkan semua program bimbingan, mulai dari bimbingan selama di tanah air seperti manasik haji dan juga bimbingan sekaligus pendampingan selama di tanah suci. Selain itu pula salah satu program unggulan yang juga menjadi strategi rekruitmen dalam KBIH ini adalah penyediaan program manasik haji terlama dalam satu tahun yang mencapai angka 28 kali pelaksanaan. Hal ini ditujukan agar para calon jama’ah haji mampu memahami dan mengerti secara mendalam tentang pelaksanaan ibadah haji di tanah suci nantinya. Dari program-program yang ada inilah yang akhirnya menjadi buah bibir dimasyarakat sehingga para calon jama’ah haji di Kabupaten Cianjur banyak yang mempercayakan bimbingan manasik hajinya di KBIH Al-Fatmah.
Hasil temuan di atas, strategi rekruitmen calon jama’ah haji kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) Al-Fatmah bisa dibilang sangat fenomenal dengan jumlah para calon jama’ah haji yang masuk terus bertambah dari tahun ketahunnya dan ini baik untuk dijadikan percontohan untuk KBIH lainnya
Secure data integration systems
As the web moves increasingly towards publishing data, a significant challenge arises when integrating data from diverse sources that have heterogeneous security and privacy policies and requirements. Data Integration Systems (DIS) are concerned with integrating data from multiple data sources to resolve users' queries. DIS are prone to data leakage threats, e.g. unauthorised disclosure or secondary use of the data, that compromise the data's confidentiality and privacy. We claim that these threats are caused by the failure to implement or correctly employ confidentiality and privacy techniques, and by the failure to consider the trust levels of system entities, from the very start of system development. Data leakage also results from a failure to capture or implement the security policies imposed by the data providers on the collection, processing, and disclosure of personal and sensitive data.This research proposes a novel framework, called SecureDIS, to mitigate data leakage threats in DIS. Unlike existing approaches that secure such systems, SecureDIS helps software engineers to lessen data leakage threats during the early phases of DIS development. It comprises six components that represent a conceptualised DIS architecture: data and data sources, security policies, integration approach, integration location, data consumers, and System Security Management (SSM). Each component contains a set of informal guidelines written in natural language to be used by software engineers who build and design a DIS that handles sensitive and personal data.SecureDIS has undergone two rounds of review by experts to confirm its validity, resulting in the guidelines being evaluated and extended. Two approaches were adopted to ensure that SecureDIS is suitable for software engineers. The first was to formalise the guidelines by modelling a DIS with the SecureDIS security policies using Event-B formal methods. This verified the correctness and consistency of the model. The second approach assessed SecureDIS's applicability to a real data integration project by using a case study. The case study addressed the experts' concerns regarding the ability to apply the proposed guidelines in practice
Teori dan penerapan : media komunikasi, informasi, dan edukasi gizi/ Fatmah
x, 173 hal.: ill.; tab.; 24 cm
- …
