1,721,001 research outputs found

    sk

    Full text link

    ASP

    Full text link

    KURIKULUM

    Full text link

    Developing assemblr edu to improve elementary school students’ explanatory text writing

    No full text
    All Indonesians normally master Bahasa Indonesia (BI), but Indonesia’s elementary school students’ learning outcomes for writing explanatory texts in BI are low. This research aims to develop the feasibility of Assemblr Edu in improving students’ ability to write explanatory texts in BI for fifth graders. The research and development (R&D) method with the ADDIE approach was employed. The participants were 30 fifth graders who underwent trial, and series of data collection including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The obtained data were analysed quantitatively and qualitatively. The results show that Assemblr Edu is suitable for development at 95% per cent feasibility. The media was also proven to improve students’ ability to write explanatory text

    Efektivitas Waktu Pembelajaran Penjaskes Sekolah Dasar Secara Daring pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas waktu pembelajaran penjaskes kelas V secara daring pada masa pandemi COVID-19 di SDN Susukan 09 Pagi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kolerasional dengan analisis data kuantitatif asosiatif. Intrumen penelitian ini adalah angket (kuesioner).Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan rumus kolerasi Pearson product moment. Pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability sampling, peneliti memperoleh sampel yang diambil adalah kelas V-A sebanyak 27 peserta didik dan V-B sebanyak 28 peserta didik. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan angket (kuesioner). Data yang terkumpul dianalisa dengan teknik koefisien kolerasi product moment pearson. Penafsiran besaran nilai koefisien kolerasi dilakukan untuk melihat kuat atau tidaknya kolerasi yang terjadi. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t dengan taraf signifikan α = 5% dengan ketentuan jika rhitung > rtabel, maka hipotesis dapat diterima. Setelah melakukan penelitian, penulis mendapat kesimpulan bahwa efektivitas waktu pembelajaran penjaskes secara daring sudah cukup efektif. Hal ini dapat dilihat pada indikator efektivitas waktu dari kedua kelas tersebut yaitu V-A 80,4% dan V-B yaitu 69,2% sehingga pembelajaran penjaskes secara daring pada masa pandemi COVID-19 sudah masuk dalam kategori efektif

    Analisis Metode Critical Thinking Terhadap Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksaan dan evaluasi pengelolaan metode belajar mandiri bagi warga belajar program kesetaraan Kejar Paket C di PKBM Bintang Flobamora Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik sampling purposive digunakan untuk menentukan subyek penelitian yang terdiri dari 2 orang tutor dan 4 orang warga belajar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga belajar belum sepenuhnya dilibatkan dalam tahap perencanaan pembelajaran dan tujuan pembelajaran masih berfokus pada pengembangan kompetensi pengetahuan. Pelaksanaan metode pembelajaran mandiri juga masih belum berhasil sepenuhnya karena warga belajar masih memiliki pemahaman yang keliru mengenai makna belajar mandiri yang sesungguhnya. Evaluasi berupa post test yang dilakukan ternyata hanya mampu mengukur perkembangan aspek kognitif dan belum menyentuh aspek-aspek perkembangan lainnya serta kendala-kendala yang dihadapi selama proses belajar mandiri guna perbaikan ke arah pengembangan yang lebih baik

    Effectiveness of technology-based learning with the Nearpod application

    Full text link
    This study aims to analyse and determine the effect of using technology-based learning media in education, and specifically the Nearpod application in Indonesian schools. Quantitative experimental research has been employed, supplemented by the Kirkpatrick model in evaluating the use of the Nearpod application. There were two classes involved, namely, the experimental and the control class. There were 312 participants divided into two classes, each class with 156 participants. The participants were selected from 78 schools across Indonesia through random sampling. The practical contribution of this research is to create more awareness about technology-based learning media among educators and encourage more schools to use them. Highlighting the importance of media in teaching to improve student learning outcomes in Indonesia is also a key aim. After the introduction of Nearpod in the experimental class, the highest achieved score was 92, while in the control class it was 88. These results indicate a positive influence of technology-based learning media on student outcomes, specifically with the use of the Nearpod application
    corecore