196,262 research outputs found

    Kiai Haji Fakhruddin

    No full text
    Buku biografi Kiai Haji Fakhruddin merupakan salah satu hasil pelaksanaan kegiatan Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Proyek tersebut menerbitkannya pada tahun 1981 sebagai catatan pertama.rnBuku ini memuat riwayat perjuangan Kiai Haji Fakhruddin sebagai seorang pejuang yang gigih. Ia seorang tokoh Muhammadiyah yang serba bisa, misal menjadi wartawan, redaktur, ahli agama, muballigh, dan politikus. Semua itu dapat ia capai berkat usahanya sendiri. Ia memang seorang otodidak yang berhasil. Sebagai tokoh Muhammadiyah, ia berhasil membawa kemajuan dan meyakinkan bahwa Muhammadiyah mampu menggerakkan bangsa untuk melawan penjajah.rnMengingat isi buku yang penuh keteladanan ini, persebarannya perlu lebih ditingkatkan terutama kepada generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa. Sementara itu persediaan buku cetakan pertama telah habis disebarluaskan secara instansional.rnUntuk memenuhi permintaan tersebut, pimpinan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional memeberikan kepercayaan kepada Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional untuk melakukan penyempurnaan, perbanyakan, dan persebaran buku ini kepada masyarakat dengan jangkauan lebih luas.rnxiv, 94 hlm. ; 20 cm

    EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN SEJARAH KONTROVERSIAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DI SMA LABSCHOOL JAKARTA

    No full text
    EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN SEJARAH KONTROVERSIAL PADA MATA PELAJARAN SEJARAH INDONESIA DI SMA LABSCHOOL JAKARTA M. Fakhruddin ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi program pembelajaran sejarah kontroversial di SMA Labschool Jakarta yang meliputi aspek antecedents (perencanaan), transaction (proses) dan outcomes (hasil). Metode penelitian yang digunakan adalah metode evaluasi program berdasarkan model Stake dengan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi (pengamatan), wawancara (interview), dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan aspek antecedents yang meliputi kebijakan program, tujuan program, kurikulum, buku pelajaran, sarana prasarana, dan kompetensi guru, menunjukkan bahwa secara umum sangat sesuai standar program. Aspek transaction yang meliputi: perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian sudah menunjukkan sangat sesuai dengan standar program. Untuk pelaksanaan pembelajaran sejarah kontroversial, guru sudah menggunakan strategi pembelajaran sejarah kontroversial secara baik. Aspek outcomes yaitu hasil pembelajaran sangat baik sesuai dengan standar proses yang meliputi penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program pembelajaran sejarah kontroversial dapat dilanjutkan dengan beberapa saran perbaikan. Kata kunci : evaluasi program, pembelajaran sejarah, sejarah kontroversial. INSTRUCTIONAL PROGRAM EVALUATION OF CONTROVERSIAL HISTORY ON HISTORY OF INDONESIA SUBJECT AT LABSCHOOL HIGH SCHOOL JAKARTA M. Fakhruddin ABSTRACT This research aims to conduct an instructional program evaluation of controversial history at Labschool High School Jakarta that includes such aspects as antecedents, transactions, and outcomes. A program evaluation was employed as method of this qualitative research based on Stake model. Data was collected by means of observation, interview, and documentation study. Findings of the research show that the antecedents aspect constituting of program policy, program objective, curriculum, textbook, facilities and infrastructure, and teacher competence have generally been highly appropriate with program standard. Transaction aspect that includes instructional plan, instructional implementation, and instructional assessment have been highly appropriate with program standard. Outcomes aspect namely the instructional outcomes have been very good in compliance with standard of the processes which cover the cognitive, affective, and psychomotoric assessments. Thus, it can be concluded that the instructional program of controversial history can be proceeded following some recommendations. Keywords: program evaluation, history, controversial history

    Makna Ikhlas dalam Tafsir Fakhruddin Ar-Razi dan Ibn Kaṡīr

    No full text
    Konsep ikhlas merupakan nilai fundamental dalam Islam yang telah diinterpretasikan secara mendalam oleh para mufassir, seperti Fakhruddin Ar-Razi dan Ibn Kaṡīr, yang memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman tentang makna dan implementasi ikhlas dalam tradisi tafsir Al-Qur\u27an. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan makna ikhlas dalam tafsir Fakhruddin Ar-Razi dan Ibn Kaṡīr, serta menganalisis implikasi penafsiran mereka terhadap pemahaman kontemporer tentang konsep ikhlas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis komparatif untuk membandingkan interpretasi konsep ikhlas antara Fakhruddin Ar-Razi dan Ibn Kaṡīr. Data yang digunakan berasal dari studi literatur yang mencakup karya-karya tafsir kedua mufassir, serta penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Ar-Razi dan Ibn Kaṡīr sepakat bahwa ikhlas adalah kunci utama dalam pengabdian murni kepada Allah, namun mereka menekankan aspek yang berbeda dalam tafsir mereka. Ar-Razi melihat ikhlas sebagai manifestasi tauhid sejati yang melindungi dari godaan, sementara Ibn Kaṡīr menekankan pemurnian niat dalam ibadah hanya untuk Allah tanpa perantara; Penafsiran makna ikhlas dalam Al-Qur\u27an oleh Fakhruddin Ar-Razi dan Ibn Kaṡīr sama-sama menekankan pentingnya ketulusan hati dan kemurnian niat dalam beribadah kepada Allah, namun Ar-Razi lebih fokus pada aspek teologis dan filosofis, sedangkan Ibn Kaṡīr menyoroti implementasi praktis dan syariat dalam kehidupan sehari-hari; Konsep ikhlas memiliki dampak mendalam dalam kehidupan modern dengan menekankan kemurnian niat kepada Allah, hal ini bisa membantu mengatasi godaan materialisme dan tekanan sosial, serta mendorong dedikasi, integritas, dan hubungan yang tulus dalam konteks profesional dan sosial
    corecore