10 research outputs found
PENGAWASAN KINERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN BANGGAI KABUPATEN BANGGAI LAUT (Studi Tentang Pengawasan Camat Terhadap Kinerja Aparatur Di Kecamatan Banggai)
This research aims to analyse the Monitoring Performance of Officials at Subdistrict Office of Banggai Laut. This research used 5 informans. They were the secretary of subdistrict head, the officials at subdistrict office, Dodung headman, and community leader. The researcher used purposive technique in choosing the informan. The researcher choosed the informan purposely. The researcher used observation,interview,and documentation as a technique in collecting data. The research result showed that the monitoring performance of officials at subdistrict office of Banggai Laut was not effective. It was proved by the two indicators used, direct monitoring and indirect monitoring. The direct monitoring which was done by the subdistrict head showed that the officials performance was not optimal, as well as the indirect monitoring could not be said run well because there were some officials who had not been able to work with the maximum due to the lack of monitoring by the subdistrict head. Moreover, many of officials did not understand their duties as civil servants well. Public opinions also gave big impact. Public assumed that the subdistrict head performance was less than maximum because the decision-making by the subdistrict head gave less positive impact on society.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PEGAWAI DI KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN
Dalam penyusunan penelitian ini, penulis mengadakan penelitian di Kabupaten Banggai Kepulauan dengan pertimbangan bahwa data dan informasi yang dibutuhkan mudah diperoleh. Penelitian ini sangat relevan dengan pokok permasalahan yang menjadi obyek penelitian dengan waktu penelitian dilaksanakan selama enam bulan. Populasi dalam penelitian  ini adalah pegawai tetap kabupaten Banggai Kepulauan dengan jumlah populasi sebanyak 93 orang. Sampel dalam penelitian menggunakan sampling jenuh atau sensus dengan mengambil seluruh populasi yang akan diteliti sesuai obyek penelitian. Metode analisis yang digunakan dengan menggunakan rumus Y = a+bx.Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai Kabupaten Banggai Kepulauan adalah sebesar 45,0% sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain
DAMPAK WABAH COVID-19 TERADAP AKTIVITAS KARYAWAN DI PERUSAHAAN PT. UTUS OLIMA JAYA
Penelitian ini akan dilaksanakan di Di Perusahaan PT.Utus Olima Jaya yang Bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Dampak Wabah Covid-19 Teradap Aktivitas Karyawan Di Perusahaan PT.Utus Olima Jaya. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik wawancara, teknik Pengamatan/ Observasi, Angket (Kosioner),dan Dokumentasi. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan Karyawan Di Perusahaan PT.Utus Olima Jaya. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik sampling jenuh sehingga sampel penelitian berjumlah 20 Jiwa. Adapun skala yang digunakan untuk mengukur setiap indikator adalah dengan menggunakan skala Likert. Untuk menganalisis dan menguji data penulis menggunakan metode analisis kualitatif yang akan dilakukan berdasarkan statistik deskriptif persentase.Berdasarkan hasil Dampak Wabah Covid-19 Teradap Aktivitas Karyawan Di Perusahaan PT.Utus Olima Jaya. memiliki tanggapan mencapai 90.9%.tanggapan dan termasuk dalam kriteria Sangat baik
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM UPAYA PEMBINAAN MASYARAKAT SUKU LOINANG KOHUMAMA’ON DI DESA OBO BALINGARA KECAMATAN NUHON KABUPATEN BANGGAI
Penelitian ini dilaksanakan di desa Obo Balingara Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai. Dengan tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana peran Pemerintah Desa dalam upaya pembinaan masyarakat suku Loinang Kohumama’on di desa Obo Balingara kecamatan Nuhon kabupaten Banggai. Suku loinang kohumama’on ini bertempat tinggal di dua tempat yaitu pemukiman Kalentong dan Pemukiman Kamiyangon yang pada kedua tempat ini masih dikategorikan sebagai masyarakat Terasing yang itu dapat dibuktikan dengan pola hidup Nomaden (berpindah-pindah) dengan budaya hidup yang masih sangat terbelakang. Sementara itu metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah tipe penelitian kualitatif dan kuantitatif. Dengan sumber data berupa data primer, data sekunder.Tehnik yang digunakan dalam penelitian ini melalui tehnik pengamatan (Observasi), tehnik Kuesioner dan studi Dokumentasi. Adapun populasi dalam penelitian ini sebanyak 684 Orang. penarikan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan rumus Slovin tingkat kesalahan 5% dengan sampel sebanyak 38 Orang. Untuk Metode pengumpulan data dilaksanakan di Pemukiman Warga masyarakat Suku Loinang kohomama’on, kantor Desa, Rumah Pendamping. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa Peran Pemerintah Desa Dalam Upaya Pembinaan Masyarakat Suku Loinang Kohumama’on di Desa Obo Balingara Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai menunjukkan Sangat Setuju dengan rata-rata tanggapan responden 94,45%
UPAYA KEPALA SEKSI PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANGGAI
Penelitian ini di lakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya kepala seksi promosi dan bemberdayaan masyarakat dalam pemberdyaan masyarakat di Kabupaten Banggai. Adapun manfaat dari penelitian ini diharapakan akan dapat menjadi bahan masukan kepada Pemerintahah daerah terkhsus Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dalam program-program pemberdayaan masyarakat. Dalam pengumpulan data teknik yang di gunakan oleh peneliti yaitu dengan menggunkan teknik, Observasi, angket, jenis dan sumber data yang di gunakan peneliti menggunakan data primer dan data sekunder dalam rangka penulisan Penelitian. Popolasi dalam penelitian ini seluruh Pegawai dinas kesehatan sehingga peneliti menggunkan teknik sampel jenuh. Metode pembobotan penulis menggunkan metode skaala liket. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakanan analisis statistic destriktif yaitu mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Definisi operasiaonal dalam penelitian ini adalah melihat variable upaya Kepala seksi dalam Pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Upaya Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dapat beralangsung dengan sangat baik dapat di lihat dari presentasi jawaban responden sebesar 83,1 %
SOSIALISASI ADMINISTRASI UMUM DESA DI DESA LAUWON KECAMATAN LUWUK TIMUR KABUPATEN BANGGAI
Administrasi merupakan salah satu sumber untuk memperoleh data maupun informasi. Pengelolaan administrasi seringkali mengalami kendala terutama dalam hal pengarsipan dan hal tersebut sering terjadi di desa. Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan pemhaman pemerintah desa dalam penataan administrasi umum yang ada di desa Desa Lauwon Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai. Administrasi umum desa yang di gunakan oleh pemerintah desa dalam menata administrasi umum desa. Metode pelaksaan di lakukan melalui observasi, koordinasi dan pelaksanaan kegiatan. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini ini yaitu seluru pemerintah desa dan masyarakat desa Laowon Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai. Hasil pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan keterampilan pemerintah desa dalam meningkatkan pemahaman terhadap penataan administrasi desa sehingga dapat terwujudnya tata administrasi umum yang lebih baik dan rapi.Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan pemhaman terhadap pemerintah desa dan masyarakat di Desa Lauwon Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai. Terhadap administrasi umum desa yang di gunakan oleh pemerintah desa dalam menata administrasi umum desa. Metode pelaksaan yang di lakukan ini metode partisipatif diman kegiatan ini di ikuti seluru pemrintah desa serta masyarakat desa Laowon. Hasil yang di inginkan dalam kegiatan ini adalah meningkatanya pemahama pemrintah desa dan masyarakat terhadap administrasi desa sehingga dapat terwujudnya adminisistrai yang lebih baik
PENGARUH DANA OPERASIONAL KELURAHAN TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI KELURAHAN BARU KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
Tujuan Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui Pengaruh Dana Operasional Kelurahan Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Kelurahan Baru Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi atau pengamatan langsung melalui penyebaran daftar pertanyaan (Kuisioner). Teknik pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Deskriptif Kuantitatif yaitu dengan menggambarkan, menguraikan permasalahan yang ada dilokasi penelitian guna untuk mendapatkan penjelasan terhadap kesempurnaan Skripsi. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kelurahan Baru yang berjumlah 27 orang namun karena populasi yang cukup sedikit sehingga peneliti menggunakan teknik Sampling Jenuh atau sensus dengan jumlah sampel 27 orang yakni jumlah populasi digunakan keseluruhan sebagai sampel penelitian. Analisis data terbukti Koefisien Korelasi (R) 0,751 atau 75,1% sedangkan Koefisien Determinan (R2) adalah 0,564 atau 56,4%, nilai thitung sebesar 5.683 Untuk menentukan ttabel dengan mengunakan tingkat signifikansi α = 0,05 di peroleh ttabel 2.059. Jadi thitung 5.683> ttabel 2.059, sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Dana Operasional Kelurahan (X) terhadap Efektifitas Kerja Pegawai Kelurahan Baru Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai secara parsial dengan persamaan linear adalah Y = 2.104 + 0.569 + e
PERANAN PENGURUS BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TERHADAP PENGELOLAAN ASET-ASET BUMDES DI DESA RANTAU JAYA KECAMATAN SIMPANG RAYA KAB. BANGGAI
Penelitian ini akan dilaksanakan di Bumdes Desa Rantau Rantau Jaya Kab. Banggai, yang Bertujuan untuk mengetahui Pernanan Pengurus Bumdes Terhadap Pengelolaan Aset-Aset Bumdes. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik wawancara, teknik Pengamatan/ Observasi, Angket (Kosioner). Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan masyarakat Desa Rantau Jaya yang berjumalah 1928 Jiwa. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan rumus slovin dengan sampel masyarakat yang mengetahui persis Pernanan Pengurus Bumdes Terhadap Pengelolaan Aset-Aset Bumdes Desa Rantau Jaya Kab. Banggai.Deangan Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang.Adapun skala yang digunakan untuk mengukur setiap indikator adalah dengan menggunakan skala Likert. Untuk menganalisis dan menguji data penulis menggunakan metode analisis kualitatif yang akan dilakukan berdasarkan statistik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Pengurus Bumdes Terhadap Pengelolaan Aset Bumdes Desa Rantau Jaya Kecamatan Simpang Raya kabupaten Banggai memiliki tanggapan mencapai 80, 215 % tanggapan dan termasuk dalam kriteria baik
E-Government di Indonesia: Sebuah Analisis Bibliometrik dan Dampaknya pada Pengembangan Kajian Administrasi Publik
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perkembangan dan dampak implementasi e-government di Indonesia melalui analisis bibliometrik, dengan fokus pada pengembangan kajian administrasi publik. Metode penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dengan fokus pada evaluasi literatur terkait e-government di Indonesia. Pencarian dilakukan di database Scopus dengan kata kunci "E-government" dan "Indonesia", menghasilkan 93 dokumen relevan. Data tersebut diproses menggunakan alat analisis Vosviewer untuk pemetaan tren penelitian dan hubungan antar topik. Temuan studi ini menemukan bahwa penelitian terkait e-government di Indonesia menunjukkan evolusi signifikan dan meningkatnya minat dalam memperkuat infrastruktur dan layanan publik digital. Faktor kunci dalam implementasi e-government mencakup kepemimpinan politik yang kuat dan penyesuaian dengan harapan masyarakat, sementara fokus pada tema implementasi e-government dan website pemerintah tetap penting untuk penelitian mendatang guna memahami tantangan dan strategi yang lebih efektif. Oleh karena itu, penelitian lanjutan di bidang ini diharapkan tidak hanya akan memperkuat pemahaman tentang implementasi e-government dan pelayanan publik di Indonesia, tetapi juga akan memberikan landasan yang kokoh bagi pengembangan kajian administrasi publik yang lebih holistik dan berkelanjutan ke depannya
PENGUATAN FUNGSI DAN PEMAHAMAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA LIPULALONGO
Tujuan dan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Desa Lipulalongo terhadap Fungsi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dimana metode pelaksaan dilakukan untuk luaran kegiatan ini yaitu metode partisipasi, yaitu kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat. Adapun pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi pemahaman masyarakat tentang fungsi badan usaha milik desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi, koordinasi dan pelaksanaan kegiatan. Hasil akhir yang diinginkan dari kegiatan ini adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap fungsi badan usaha milik desa. Selain itu kegiatan ini untuk mengantisipasi ketidaktauan masyarakat tentang apa sebenarnya badan usaha milik desa. Sehingga bejalannya kegiatan dan program usaha yang berada di desa tersebut.Tujuan dan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat di Desa Lipulalongo terhadap Fungsi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dimana metode pelaksaan dilakukan untuk luaran kegiatan ini yaitu metode partisipasi, yaitu kegiatan dilaksanakan bersama masyarakat. Adapun pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi pemahaman masyarakat tentang fungsi badan usaha milik desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi, koordinasi dan pelaksanaan kegiatan. Hasil akhir yang diinginkan dari kegiatan ini adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap fungsi badan usaha milik desa. Selain itu kegiatan ini untuk mengantisipasi ketidaktauan masyarakat tentang apa sebenarnya badan usaha milik desa. Sehingga bejalannya kegiatan dan program usaha yang berada di desa tersebut
