1,721,476 research outputs found

    IMPLEMENTASI METODE TPS (THINK PAIR SHARE) SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA MANDARIN DI SMK NEGERI 1 NGAWI

    Full text link
    Farida Nur Hidayati, 2010. Implementasi Metode TPS (Think Pair Share) Sebagai Solusi Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Mandarin di SMK Negeri 1 Ngawi. Program Studi D3 Bahasa China Fakultas Sastra dan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan laporan Tugas Akhir ini adalah (1) untuk mengetahui bagaimana implementasi metode TPS (Think Pair Share) mampu meningkatkan prestasi siswa mempelajari Bahasa Mandarin di SMK Negeri 1 Ngawi. (2) untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam menerapkan metode TPS (Think Pair Share). Teknik pelaporan yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sampel dalam observasi ini adalah kelas XI TKJ 1 dan XI AK 2 yang berjumlah 73 siswa. Berdasarkan hasil observasi, dapat disimpulkan bahwa : (1) Implementasi metode TPS (Think-Pair-Share) mampu meningkatkan prestasi siswa dalam mempelajari Bahasa Mandarin di SMK Negeri 1 Ngawi. (2) kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan metode TPS (Think-Pair-Share) adalah waktu belajar siswa yang kurang dan kesulitan mengontrol kegiatan pembelajaran tiap pasangan

    Rancangan Kreatif Iklan Sosial Media d PT. Grinta Kreatif Indonesia

    Full text link
    Farida Nur Aini, D1314042, Divisi Kreatif, Rancangan Kreatif Iklan Media Sosial di PT. Grinta Kreatif Indonesia, 2017. Salah satu media komunikasi adalah iklan. Iklan adalah salah satu bentuk pengekspresian dari sebuah ide kreatif, gagasan ataupun imajinasi sebagai sarana promosi untuk perkenalan produk. Penulis melakukan Kuliah Kerja Media (KKM) di PT. Grinta Kreatif Indonesia Jakarta dan memilih divisi kreatif untuk mempelajari cara kerja tim kreatif dan mengetahui tugas-tugas tim kreatif dalam sebuah biro iklan. Tugas tim kreatif adalah menciptakan ide-ide baru, memvisualisasikan konsep iklan yang menarik sehingga orang lain dapat dengan mudah pesan iklan tersebut, menyusun strategi kreatif untuk meningkatkan penjualan produk klien. Dalam pelaksanaan KKM penulis membuat konsep Company Profile dan master breakdown dari klien Swiss-Belhotel Jayapura dan membuat konsep kampanye digital untuk klien Oysget nugget jamur tiram diantaranya, membuat desain banner sosial media, desain logo produk, desain kemasan, mengunggah hasil desain ke Facebook dan instagram. Selain itu, penulis berpartisipasi dalam proses produksi iklan produk kecantikan dari Ristra Klinik dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jayapura. Selama penulis menjalani peran sebagai tim kreatif ada beberapa hambatan yang dialami seperti kurangnya informasi produk dari klien, sehingga harus menemukan solusi untuk mengatasi hambatan tersebut. Selama menjalani KKM di PT. Grinta Kreatif Indonesia, penulis dapat menyimpulkan bahwa sebagai tim kreatif harus mampu merancang konsep iklan yang kreatif, serta dapat memvisualisasikan konsep iklan dalam suatu karya yang indah, kreatif dan inovatif. Kerja sama tim sangat diperlukan dalam departemen kreatif untuk kelancaran dan keberhasilan pekerjaan. Saran yang dapat penulis sampaikan untuk PT. Grinta Kreatif Indonesia adalah kekompakan antar pembimbing magang lebih ditingkatkan lagi agar tidak sering terjadi miss-communication dalam memberi pengarahan

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP BAKTERI YANG DI ISOLASI DARI MAKANAN SEBAGAI MEDIA BELAJAR BIOLOGI BERUPA WEBSITE

    Full text link
    Skripsi dengan judul “Uji Efektivitas Antibakteri Minyak Cengkeh (Syzygium aromaticum) Terhadap Bakteri yang di Isolasi dari Makanan Sebagai Media Belajar Biologi Berupa Website” ini dtulis oleh Farida Nur Jana, NIM. 126208202083, pembimbing Muhammad Iqbal Filayani, M.Si. Kata Kunci: Antibakteri minyak cengkeh, bakteri makanan, uji efektivitas, website. Makanan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap manusia untuk bertahap hidup. Sebaliknya, makanan tersebut mungkin saja menjadi penyebab terjaginya keracunan manusia. Sebagai alternatif pemecahan dalam pengelolaan makanan yaitu dengan memanfaatkan bahan alami yang aman dikonsumsi manusia, misalnya ekstrak minyak cengkeh yang memiliki fungsi sebagai antibakteri. Oleh karena itu penelitian ini dilator belakangi, minimnya informasi mengenai antibakteri minyak cengkeh (Syzygium aromaticun) yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada makanan yang kemudian dikembangan menjadi produk berbasis website, agar masyarakat umum dapat mengakses produk tersebut. Tujuan penelitian ini diantaranya: 1) Untuk mendeskripsikan efektivitas antibakteri minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri yang diisolasi dari makanan. 2) Untuk mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berupa website tentang uji efektivitas antibakteri minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri yang diisolasi dari makanan. 3) Untuk mengetahui keefektifan media pembelajaran berupa website tentang uji efektivitas antibakteri minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri yang diisolasi dari makanan. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian campuran yaitu eksperimen dan Research and Development (R&D). Penelitian eksperimen dilakukan dengan menghitung zona hambat antibakteri minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan perlakuan 50%, 75%, 100%, kontrol (+) dan kontrol (-). Sedangkan penelitian Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil berupa: 1) zona hambat antibakteri minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap bakteri yang diisolasi dari makanan menunjukkan bahwasanya pada perlakuan 50% memiliki interpretasi daya hambat termasuk kategori kuat. Perlakuan 75%, 100% dan kontrol (+) Amoxicillin trihydrate memiliki interpretasi daya hambat termasuk kategori sangat kuat. Sedangkan pada kontrol (-) aquades memiliki interpretasi daya hambat termasuk kategori lemah. 2) Produk yang dikembangkan ialah media pembelajaran berupa website melalui software wordpress yang terdiri dengan berbagai menu, diantaranya selayang pandang, absensi, materi, uji efektvitas minyak cengkeh, pengujian hipotesis penelitian, quiz, diskusi, video, kumpulan referensi, glosarium, game, dan profis penulis. 3) Berdasarkan hasil penilaian dari validator ahli materi sebesar 82,35%, ahli media 89,5%, dan uji kepraktisan yang diberikan kepada mahasiswa Tadris Biologi diperoleh nilai persentase sebesar 92,5%. Sehingga rata-rata dari ketiga penilaian tersebut sebesar 88,11% yang dapat dinyatakan bahwasanya produk pembelajaran berupa website termasuk kategori sangat valid dan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Kemudian untuk media pembelajaran berupa website juga dinyatakan efektif untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa berdasarkan uji Wilcoxon dengan nilai sebesar 0,000 yang berarti nilai ini lebih kecil dibandingkan nilai signifikansi 0,05

    STRATEGI PEMBELAJARAN GURU AL-QUR’AN HADIST DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN di MTs DARISSULAIMANIYYAH TRENGGALEK

    Full text link
    Farida Nur Azizah. NIM. 126201201010. Strategi Pembelajaran Guru AlQur’an Hadist dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di MTs Darissulaimaniyyah Trenggalek. Skripsi. Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Pembimbing: Dr. Hj. Indah Komsiyah, M. Pd. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Guru, Al-Qur’an Hadist, dan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pentingnya kemampuan membaca Al-Qur’an yang harus dimiliki oleh setiap muslim, hal ini karena Al-Qur’an merupakan kitab umat islam sekaligus sebagai pedoman hidup. Oleh karena itu pentingnya strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik, agar peserta didik dapat membaca Al-Qur’an secara lancar dan sesuai dengan tajwid dan makhorijul huruf yang benar. Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana Strategi Pembelajaran Guru Al-Qur’an Hadist dalam meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur’an di MTs Darissulaimaniyyah Trenggalek? (2) Bagaimana Strategi Pembelajaran Guru Al-Qur’an Hadist dalam meningkatkan ketepatan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid di MTs Darissulaimaniyyah Trenggalek? (3) Bagaimana Strategi Pembelajaran Guru Al-Qur’an Hadist dalam meningkatkan kesesuaian membaca dengan makhorijul huruf di MTs Darissulaimaniyyah Trenggalek? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan lokasi di MTs Darissulaimaniyyah Trenggalek. Teknik pengumpulan kasus data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya pengecekan keabsahan data adalah kepercayaan, keteralihan, dan kebergantungan. Hasil penelitian skripsi ini adalah (1) Strategi Pembelajaran Guru AlQur’an Hadist dalam meningkatkan kelancaran membaca Al-Qur’an adalah melalui program sorogan yang dilakukan setiap pagi hari sebelum pembelajaran dimulai, dalam program sorogan ini peserta didik maju satu persatu untuk membaca Al-Qur’an dihadapan guru langsung, (2) Strategi Pembelajaran Guru Al-Qur’an Hadist dalam meningkatkan ketepatan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah ilmu tajwid adalah dengan cara guru menunjuk peserta didik secara acak untuk mencari hukum tajwid dalam suatu ayat Al-Qur’an, (3) Strategi Pembelajaran Guru Al-Qur’an Hadist dalam meningkatkan kesesuaian membaca dengan makhorijul huruf adalah peserta didik terlebih dahulu memperhatikan gerakan bibir guru saat memberikan contoh. Sambil guru menunjukkan gambar pengucapan makhorijul huruf yang baik dan benar agar mudah untuk peserta didik pahami. Kemudian guru menguji dan memperhatikan bagaimana gerakgerik bibir peserta didik ketika melafalkan huruf hijaiyah, apakah sudah sesuai dengan makhorijul huruf atau belum

    ANALISIS TERJEMAHAN KELOMPOK NOMINA DALAM NOVEL TWILIGHT KARYA STEPHENIE MEYER

    Full text link
    Farida Nur Aini. NIM: S131108003. 2016. Analisis Terjemahan Kelompok Nomina dalam Novel Twillight Karya Stephenie Meyer (Pendekatan Linguistik Sistemik Fungsional). Tesis. Pembimbing I: Prof. Drs. M.R. Nababan, M.Ed, M.A, Ph.D., Pembimbing II: Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed, Ph.D. Minat Utama Linguistik Penerjemahan, Program Studi S2 Linguistik, Program Pascasarjana, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konfigurasi kelompok nomina berstruktur kompleks dalam novel Twilight dan terjemahannya, mendeskripsikan teknik penerjemahn yang digunakan, mendeskripsikan kualitas terjemahan dari aspek keakuratan dan keberterimaan, serta mendeskripsikan dampak konfigurasi kelompok nomina dan teknik penerjemahan yang digunakan terhadap tingkat kualitas terjemahannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kasus terpancang. Data dalam penelitian ini adalah kelompok nomina berstruktur kompleks dalam novel Twillight dan terjemahannya serta data penilaian kualitas terjemahan oleh rater. Sumber data berupa novel Twillight karya Stephenie Meyer serta terjemahannya dan kuesioner yang berisi penilaian kualitas terjemahan oleh rater. Analisis data menggunakan metode etnografi milik Spradley yang terdiri dari analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial dan analisis tema budaya. Hasil analisis terhadap 281 data menunjukkan bahwa 24 data (8,5%) tidak mengalami perubahan struktur unsur pembentuknya dan 257 data (91,5%) mengalami perubahan. Selain itu, ditemukan 5 varian penggunaan teknik penerjemahan yaitu 93 varian tunggal, 126 varian kuplet, 53 varian triplet, 8 varian kuartet dan 1 varian kuintet. Frekuensi total penggunaan teknik penerjemahan ialah 807 dengan rincian kesepadanan lazim 501 kali, variasi 125 kali, transposisi 40 kali, reduksi 29 kali, peminjaman murni 28 kali, eksplisistasi 21 kali, generalisasi 21 kali, modulasi 17 kali, partikularisasi 16 kali, kreasi diskursif 5 kali, serta adisi, literal, deskripsi, kompensasi masing-masing 1 kali. Dari aspek kualitas, 257 data (92,5%) dinyatakan akurat, 23 data (7,1%) kurang akurat, dan 1 data (0,4%) tidak akurat. Penilaian kebertetimaan menunjukkan 277 data (98,6%) berterima dan 4 data (1,4%) kurang berterima. Perubahan struktur dipengaruhi oleh penggunaan teknik penerjemahan dan teknik penerjemahan berpengaruh terhadap kualitas terjemahan. Teknik reduksi dan kreasi diskursif berpengaruh negatif terhadap kualitas sedangkan teknik lainnya dalam temuan berpengaruh positif terhadap kualitas. Kata kunci: kelompok nomina, perubahan struktur, novel Twillight, teknik penerjemahan, kualitas terjemahan ii ABSTRACT Farida Nur Aini. NIM: S131108003. 2016. An Analysis of Nominal Group Translation in Twillight Novel by Stephenie Meyer (Translation Study based on Systemic Functional Linguistics). Thesis. Supervisor I: Prof. Drs. M.R. Nababan, M.Ed, M.A, Ph.D., Supervisor II: Prof. Drs. Riyadi Santosa, M.Ed, Ph.D. Postgraduate Program in Linguistics, Majoring in Translation Studies. Sebelas Maret University Surakarta. This research is aimed at describing the configuration of complex-strutured nominal groups in Twillight novel and its translation, describing the translation techniques applied, describing the translation quality in the aspects of accuracy and acceptability, and describing the impact of configuration of complex-strutured nominal groups and translation techniques applied toward the translation quality in the aspects of accuracy and acceptability. This research is a descriptive qualitative and categorized as embedded research. The data in this research are complex-strucutred nominal groups in Twillight novel and its translation and responses obtained from the raters. The sources of data are Twillight novel by Stephenie Meyer and its translation and the questionnaires to measure the translation quality. The data analysis conducted using ethnography method proposed by Spradley which consists of four steps: domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis and cultural theme analysis. The analysis of 281 data shows that there are 12 nominal group classifications based on the component of its structure. It also shows that 24 data (8,5%) out of 281 does not undergo changes in its structure while 257 data (91,5%) exprerience structural changes. In addition, there are five combinations of translation technique. They are single variant (93 data), couplet variant (126 data), triplet variant (53 data), quartet variant (8 data) and quintet variant (1 data). The total frequency of the translation technique application are 807 times. The details are as follows: established equivalent 501 times, variation 125 times, transposition 40 times, reduction 29 times, pure borrowing 28 times, explicitation 21 times, generalisation 21 times, modulation 17 times, particularisation 16 times, discursive creation 5 times, addition 1 time, literal 1 time, descripsion 1 time and compensation 1 time. Menawhile, in the translation quality assessment, there are 257 data (92,5%) translated accurately, 23 data (7,1%) translated less accurately, and 1 data (0,4%) translated inaccurately. In terms of acceptability, there are 277 data (98,6%) identified as acceptable translation and 4 data (1,4%) identified as less acceptable translation. The structural changes were affected by the use of translation techniques and it affects the transaltion quality. Reduction and discursive creation techniques give negative impacts to the translation quality while other techniques give positive impacts. Key words: nominal group, Twillight novel, translation technique, translation quality

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods
    corecore