8 research outputs found

    Management risiko

    No full text

    Teori pembawa ke putusan

    No full text
    xv.303 hlm 23x14,9 c

    Mempertimbangkan Warisan Arief Budiman

    No full text
    vi, 175 p. ; 20 cm

    Pengaruh Return On Asset, Earning Per Share, dan Debt to Equity Ratio terhadap underpricing harga saham perusahaan yang melakukan IPO (Initial Public Offering) di bursa efek Indonesia pada tahun 2016

    No full text
    Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya masalah yang terjadi dalam pelaksanaan IPO/Go Public di pasar modal yaitu fenomena underpricing. Underpricing terjadi apabila harga penawaran saham di pasar perdana lebih kecil dibandingkan dengan harga penawaran saham di pasar sekunder pada hari pertama. Perbedaan harga ini dikarenakan adanya perbedaan kepentingan antara emiten dengan underwriter dipasar perdana dan adanya permintaan serta penawaran pasar di pasar sekunder. Penelitian ini menggunakan beberapa teori yaitu mengenai manajemen yang dikutip dari Drs. H. Malayu S.P Hasibuan dalam bukunya Manajemen (dasar, pengertian, dan masalah), Return On Asset (X1), Earning Per Share (X2) dan Debt to Equity Ratio (X3) yang di kutip dari Dr. Kasmir dalam bukunya Analisis Laporan Keuangan, Irham Fahmi dalam bukunya Analisis laporan keuangan, dan Fachmi Basyaib dalam bukunya Keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh Return On Asset (ROA) terhadap underpricing, (2) pengaruh Earning per Share (EPS) terhadap underpricing, (3) pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) terhadap underpricing, (4) pengaruh Return On Asset (ROA), Earning per Share (EPS) dan Debt to Equity Ratio (DER)secara simultan terhadap underpricing. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ada 14 perusahaan yang melakukan IPO di BEI pada tahun 2016. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengolahan data menggunakan analisis deskriptif, analisis uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis uji hipotesis dengan menggunakan uji t dan uji F dan koefisien determinasi dengan alat bantu statistik SPSS Versi 25. Hasil analisis data dalam penelitian ini bahwa secara parsial Return On Asset (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap underpricing (Y). Earning Per Share (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap underpricing (Y). Sedangkan Debt to Equity Ratio (X3) berpengaruh signifikan terhadap underpricing (Y). Hasil analisis data secara simultan Return On Asset (X1), Earning Per Share (X2) dan Debt to Equity Ratio (X3) berpengaruh signifikan terhadap Underpricing (Y). Hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,969. Artinya 96,9% variabel dependen underpricing dijelaskan oleh variabel ROA, EPS, DER, dan sisanya 3,1% (100% - 96,9%) dijelaskan oleh variabel lain di luar variabel yang diteliti
    corecore