82 research outputs found
PERBANDINGAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) MESIN PACKER LAMA DAN MESIN PACKER BARU PADA PACKING PLANT INDARUNG (PPI) PT. SEMEN PADANG
Packing Plant Indarung PT. Semen Padang which located at Jl. Raya Indarung - Padang has an important role to packing the cements. There are two types packer machines on Packing Plant Indarung, it is old packer machine and new packer machine. The objective of this study was to determine the effectiveness comparative of both packer machine types. One of method to measuring effectiveness machine is Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE is composed of three factors, that is Availability, Performance, and Quality. OEE score obtained by multiplying these factors.Result of the research show that Overall Equipment Effectiveness value of the new packer machines is higher than old packer machines. OEE score of the new packer machines is 69,14%. While OEE score of the old packer machines is 76,80%. Therefore, it was concluded that the effectiveness of new packer machine is better than old packer machine.Key Word : OEE, Packing Plant Indarung, PackerMachine, PT. Semen Padan
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PERSEDIAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING
PT. Cahaya Murni Andalas Permai merupakan sebuah industri yang bergerak di bidang furniture, dengan permintaan lebih besar dari produksi. Permasalahan antara lain persedian bahan baku yang ada di gudang kadang tidak mencukupi kebutuhan produksi dan tidak ada jadwal pembelian bahan baku. Semua kegiatan perencanaan kebutuhan bahan baku pada PT. Cahaya Murni Andalas Permai harus ditentukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, untuk itu ditentukan perencanaan dan pengendalian bahan baku dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Tahapan MRP yang dilakukan antara lain : pembuatan Bill Of Material, pembuatan struktur produk, peramalan ( metode siklis dan linier ), Master Production Schedule (MPS), membuat kebutuhan bahan baku dengan menggunakan Lor For Lot. Perencanaan bahan baku yang dibutuhkan peramalan penjualan bulan berikutnya denggan menggunakan metode linier dengan nilai SEE terkecil 96,003. Hasil dan kesimpulan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) ini adalah jumlah permintaan meningkat dari tahun 2018 sebesar 20.930 unit dan pada tahun 2019 sebesar 21654 unit, maka dibutuhkan metode MRP ini untuk merencanakan berapa kebutuhan bahan baku untuk 12 periode kedepannya dengan nilai tiap bulanya dapat ditentukan
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS ( STUDI KASUS PT.GUNUNG NAGA MAS )
Pemilihan supplier adalah hal yang sangat penting yang harus dilakukan dalam aktivitas pembelian dan pemenuhan bahan baku bagi sebuah perusahaan. Pembelian atau pengadaan memiliki nilai penting bagi perusahaan dalam rangka pemenuhan persediaan, baik berupa komponen dan bahan baku yang diperlukan perusahaan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria-kriteria supplier yang sesuai dengan standar perusahaan, serta memilih supplier karton yang baik untuk PT. Gunung Naga Mas. Teknik analisa data yang digunakan adalah AHP. Diperlukan penyusunan struktur hirarki masalah, menghitung Eigenvalue dan Eigenvector, menghitung konsistensi, dan menghitung prioritas. Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwasanya kriteria pertama yang paling berpengaruh dalam pemilihan supplier karton pada PT. Gunung Naga Mas adalah kriteria ketepatan pengiriman didapat hasil bobot 0,247. Prioritas kedua yaitu kriteria kualitas didapat bobot 0,205. Kemudian, kriteria ketiga adalah ketepatan jumlah dengan bobot 0,203. Selanjutnya kriteria layanan pada prioritas keempat dengan bobot 0,196, dan terakhir kriteria harga menjadi prioritas kelima dengan bobot 0,149. Berdasarkan kriteriadalampemilihansupplier pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa PT. Sumatera Kemasindo dinilai sebagai supplier terbaik dengan nilai bobot 0,438. Prioritas selanjutnyaadalahPT. Cahaya Alam Sejatidengan nilai bobot 0,354danprioritasterakhiradalahPT. KKMdengan nilai bobot 0,20
PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIK DAN MENTAL MENGGUNAKAN METODE CVL (CARDIOVASCULAR LOAD) DAN NASA-TLX (NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATION-TASK LOAD INDEX)
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban kerja fisik dan mental yang diterima pekerja di PT. Sumatera Sarana Sekar Sakti pada bagian mekanik armada truk mobil transportir CPO, Crudepalm oil, dengan mempertimbangkan faktor seperti umur, beban kerja yang dialami, subjek penelitian ini adalah seluruh pekerja di stasiun tersebut yang berjumlah 8 orang. Metode analisis yang digunakan untuk mengukur beban kerja fisik pekerja adalah Cardiovascular load (CVL). Sedangkan untuk mengukur beban kerja mental pekerja adalah National Aeronautics and space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Hasil penelitian menunjukan bahwa beban kerja fisik yang paling besar dirasakan oleh tenaga mekanik 7 dengan nilai persentase CVL adalah 51,943%. Sedangkan dari hasil pengukuran beban kerja mental menunjukan bahwa seluruh pekerja termasuk ke dalam kategori tinggi, dengan skor NASA-TLX yang terbesar adalah 74
PEMANFAATAN TURBIN VENTILATOR DAN SISTEM PENCAHAYAAN BARU UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (STUDI KASUS IKM RANDANG KACANG)
Randang Kacang is Small and Medium scale industries engaged in food. This industry have a standard of production, to meet the needs of consumers. This utilized manpower to expedite the process of production. The production process is carried out in the room that have higher temperature. And the production room that has not had a lighting system, workers can lead to carelessness causes accidents, so that workers are not comfortable in working. Therefore we need an increase in Occupational Health and Safety. So workers can work comfortably, healthy and safe during the production process. In this researched need to perform the installation of the turbine ventilator, aiming to stabilize room temperature in the production room, according to the Indonesian National Standard (SNI). Including to design of artificial lighting systems. Utilized TL bulbs (flourescent) in some point in the production process rooms to avoid the worker accidents. Installation of turbine ventilator performed at the top of the roof. At the top of the roof installed 2 turbine ventilator which has a diameter of 60 cm. Turbine ventilator can absorb 200% more air temperature. To reduce lack of lightening sistems utilized 18 watt Philips TL light bulbs (fluorescent) in 28 points according to SNI. Keyword: Accident,Turbine Ventilator, SNI, Lighting System
Penjadwalan Produksi Dengan Metode Campbell Dudek Smith (Cds) Untuk Meminimumkan Total Waktu Produksi (Makespan)
Dalam proses produksinya beberapa operasi kerja memerlukan waktu proses yang sangat lama yang mengakibatkan besarnya waktu proses produksi Perusahaan. Dampaknya ketika penjadwalan yang dilakukan kurang sesuai maka besarnya makespan dalam sistem produksi tersebut akan meningkat. Metode yang digunakan yaitu metode CDS (Campbell Dudek Smith), metode ini ditemukan oleh Campbell, Dudek, dan Smith yang merupakan pengembangan dari aturan Jhonson, untuk mendapatkan urutan pekerjaan metode CDS ini dapat menghasilkan k iterasi (alternatif urutan job) k = m-1 bertujuan untuk menghasilkan waktu produksi yang minimal. Hasil dan kesimpulan dengan menggunakan metode CDS diperoleh nilai makespan minimum dan penjadwalan yang optimal yang terdapat pada iterasi ketiga dengan nilai makespan sebesar 54 hari dan tidak ada pesanan yang terlambat
Percobaan Pembuatan Partikel Board dengan Menggunakan Limbah Pengolahan Kulit Kayu Manis
Pada saat ini perkembangan partikelboard sangat pesat dan bahan baku pembuatan hanya menggunakan satu jenis bahan baku saja yaitu serbuk pengolahan kayu, jadi belum ada kombinasi atau pilihan lain dalam pembuatan partikelboard ini hanya sebatas serbuk kayu saja. Salah satu tren yang akan di kembangkan dari limbah kulit kayu manis yaitu pembuatan partikelboard. Penelitian ini mencoba mengoptimalkan penggunaan limbah pengolahan kulit kayu manis agar limbah ini bisa bernilai ekonomis. Dari hasil penelitian percobaan pembuatan partikelboard dengan menggunakan limbah buang kulit kayu manis bisa dibuat dengan tambahan perekat, dan serbuk kayu. Dan didapatkan partikel board dengan dimensi panjang 27,8cm lebar 19,8cm dan tebal 0,9cm dengan komposisi finechip 170 gram, bijen 300 gram, serbuk kayu 200 gram dan perekat 130 gram
Estimasi Permintaan Air Minum Dalam Kemasan Ayia Cup 240 Ml Pada PT. Gunung Naga Mas
Consumer demand is very important in industrial activities at this time, because the new production process will run if there is demand from consumers. The problem that exists at PT Gunung Naga Mas is that the company produces goods without considering market demand, resulting in increased storage costs and also items that are long stored will be damaged. For this reason, it is necessary to forecast demand with linear trend methods, quadratic trends and exponential trends. From the purpose of the study it can be concluded that the most effective method for predicting demand for drinking water in 240 ml cup packaging at PT. Gunung Naga Mas is a linear trend method with MSE value of 544,291,863 and forecast demand for drinking water products in 240 ml cup packaging at PT Gunung Naga Mas in 2018 which is a total of 1,918,768 boxes. So the Company needs to adjust production capacity in 2018.Permintaan konsumen sangat penting dalam kegiatan industri pada saat ini, karena proses produksi baru akan berjalan apabila ada permintaan dari konsumen. Permasalahan yang ada pada PT Gunung Naga Mas adalah perusahaan memproduksi barang tanpa mempertimbangkan permintaan pasar, sehingga mengakibatkan bertambahnya biaya penyimpanan dan juga barang yang lama disimpan akan mengalami kerusakan. Untuk itu perlu dilakukannya estimasi permintaan dengan metode Trend linear, Trend kuadratik dan Trend eksponensial. Dari tujuan penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa metode yang paling efektif untuk mengestimasi permintaan air minum dalam kemasan cup 240 ml pada PT. Gunung Naga Mas yaitu metode trend linear dengan nilai MSE sebesar 544.291.863 dan estimasi permintaan produk air minum dalam kemasan cup 240 ml pada PT Gunung Naga Mas pada tahun 2018 yaitu totalnya sebesar 1.918.768 dus. Sehingga Perusahaan perlu menyesuaikan kapasitas produksi pada tahun 2018
ANALISIS ISI PESAN EDUKASI SERIAL ANIMASI “RIKO THE SERIES” SEBAGAI NILAI KARAKTER PEDULI SOSIAL ANAK USIA DINI
Technological advances are currently developing very rapidly, especially in the fields of communication and information. Many people still don't realize that there are many social media that provide educational content for teaching materials. YouTube is one of the social media that has become a learning tool, one of which is the YouTube channel Riko The Series. In the animated series Riko The Series there are also several educational messages contained in it, one of which is the Character Value of Social Care. The research method used is a type of discourse analysis research developed by Teun A. Van Dijk, with a qualitative descriptive approach. Researchers will examine the content of educational messages in the animated series Riko The Series which contain social caring character values using Teun A. Van Dijk's discourse analysis model, namely in Episodes 1, 2, 3, 8, and 15. The results of the research and discussion can be drawn conclusions Overall, in Episodes 1, 2, 3, 8, 15 there are social care character values consisting of: a). Help, b). Apologize to each other, c). Caring for Others, d). Remind each other, e). Forgive. Through Teun A. Van Dijk's discourse strategy model, the author finds that the information in each sentence contained in the dialogue of the animated series "Riko The Series" is related to the information in other sentences, and has elements of coherence in it, so that a discourse structure is formed in the form of form and meaning. The characterization also seems to have a strong character. Teun A. Van Dijk's discourse analysis also captured information that the animation "Riko The Series" is one of the animations that has a socially caring character in accordance with the development of social attitudes in early childhood.Kemajuan teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat terutama pada bidang komunikasi dan informasi. Banyak orang yang masih belum menyadari banyak media sosial yang menyajikan konten edukasi untuk bahan pengajaran. Youtube menjadi salah satu media sosial yang sudah menjadi sarana pembelajaran, salah satunya channel Youtube Riko The Series. Pada serial animasi Riko The Series juga terdapat beberapa pesan Edukasi yang terkandung di dalamnya, salah satunya ialah Nilai Karakter Peduli Sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian analisis wacana yang dikembangkan oleh Teun A. Van Dijk, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti akan meneliti isi pesan Edukasi pada Serial Animasi Riko The Series yang terdapat nilai karakter peduli sosial dengan menggunakan model analisis wacana Teun A. Van Dijk yaitu pada Episode 1,2,3,8, dan 15. Hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan secara keseluruhan bahwa pada Episode 1,2,3,8, 15 terdapat nilai karakter peduli sosial yang terdiri atas : a). Tolong-Menolong, b). Saling Meminta Maaf, c). Peduli Sesama, d). Saling Mengingatkan, e). Memaafkan. Melalui strategi wacana model Teun A. Van Dijk, penulis menemukan bahwa, informasi dalam setiap kalimat yang terdapat dalam dialog serial animasi "Riko The Series" berhubungan dengan informasi dalam kalimat lainnya, serta memiliki unsur-unsur koherensi di dalamnya, sehingga terbentuklah struktur wacana berupa bentuk dan makna. Penokohannya juga terlihat memiliki karakter yang kuat. Analisis wacana Teun A. Van Dijk juga menangkap informasi bahwa, animasi "Riko The Series" merupakan salah satu animasi yang memiliki karakter peduli sosial sesuai dengan perkembangan sikap sosial anak usia dini
IDENTIFIKASI KENDALA PADA PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN THEORY OF CONSTRAIN (TOC) DALAM MENGOPTIMALKAN KAPASITAS PRODUKSI PDAM GUNUNG PANGILUN
Padang Water Company, Gunung Pangilun Branch is a provider of clean water for the community in the Padang city, especially the downtown part. In carrying out its duties, the Padang Water Company, Gunung Pangilun Branch has several problems that often occur. One of them is the high value of water loss that is in production, causing low value of water sales. This research uses the Theory Of Constrain (TOC) method used as a problem solving approach. TOC is used to identify constraints that become a constrain in the production process. In calculating the capacity used data sales forecasting water and after the calculation of capacity for each workstation there are 2 workstations that have a bottleneck, in the Workstation 2 and Workstation 3. This makes the company need to focus on making repairs in two working stations that have a bottleneck
- …
