1,720,954 research outputs found

    ABSTRAKSI PENGARUH METODE TATABAHASA DAN TERJEMAH (GRAMMATICAL TRANSLATION METHOD) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA : Studi Deskriptif Kuasi Eksperimental Penerapan Metode Tatabahasa dan Terjemah Pada Kelas X di SMA Negeri 1 Cisarua 2010/2011

    Full text link
    Penyelenggaraan Pembelajaran bahasa asing khususnya bahasa Arab di Sekolah tingkat menengah untuk SMA dan MA, Proses pembelajaran bahasa Arab Lebih ditekankan pada keteramilan serta kemampuan siswa dalam tindak komunikasi dan menyerap ilmu pengetahuan. Selain itu kegiatan pembelajaran yang dirancang berdasarkan kurikulum KTSP. Rumusan masalah yang diangkat pada penelitian ini: Bagaimana kemampuan membaca siswa kelas X.5 SMA Negeri I Cisarua pada kelompok pretes-postes dengan menggunakan metode tatabahasa dan terjemah; Bagaimana kemampuan membaca siswa kelas X.1 SMA Negeri I Cisarua pada kelompok pretes-postes tanpa menggunakan metode tatabahasa dan terjemah (Grammatical / Translation Method); Adakah pengaruh penggunaan metode tatabahasa dan terjemah dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Cisarua tahun pelajaran 2010/2011. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca teks bahasa Arab siswa SMA Negeri 1 Cisarua RSBI Bandung Barat Kelas X.5 tahun dengan diterapkannya Metode Tatabahasa dan Terjemah, dan kemampuan membaca teks bahasa Arab siswa SMA Negeri 1 Cisarua RSBI Bandung Barat Kelas X.1 tanpa diterapkannya Metode Tatabahasa dan Terjemah, dan pengaruh Metode Tatabahasa dan Terjemah dalam meningkatkan kemampuan membaca teks bahasa Arab pada siswa SMA Negeri 1 Cisarua Kelas X.5 tahun pelajaran 2010/2011.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen, dengan data berupa data kuantitatif, dan rancangan dalam penelitian ini dengan teknik Control Group Time Series Design. Pemilihan metode ini disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai, yaitu menguji penggunaan Metode Tatabahasa dan Terjemah dalam pemebelajaran membaca teks bahasa Arab. dan data yang diperoleh terbagi kedalam dua kelompok, yaitu data kualitatif (hasil observasi), dan data kuantitatif (hasil pretes dan postes). Adapun istrumen yang digunakan untuk pengambilan data kuantitatif adalah tes tertulis yang berbentuk tes objektif dengan 5 opsi sebanyak 20 butir soal. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Cisarua RSBI Bandung Barat tahun ajaran 2010/2011 dengan sampel yang dipilih adalah dua kelas dari tujuh kelas yang ada.Berdasarkan data penelitian yang telas dilakukan, ada perbedaan antara siswa yang belajar dengan menggunakan metode tatabahasa dan terjemah dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan metode tatabahasa dan terjemah. Ini dibuktikan dengan data yang diperoleh yaitu rata-rata N-Gain kelas eksperimen = 0,53. Nilai rata-rata ini lebih besar jika dibandingkan dengan rata-rata N-Gain kelas kontrol sebesar = 0,42. Pengolahan data penellitian yang dilakukan penulis dengan menggunakan program SPSS 18.0 for windows Berdasarkan hasil perhitungan di atas, menggunakan tara signifikasi 0,05 (tingkat kepercayaan 95%) dan derajat kebebasan 30 diperoleh 1.70. Dan ttabel 1.70 dan thitung 11.11. dengan demikian jika thitung > dan ttabel, yaitu 11.11 > 0,05 < 1.70 Maka Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, hipotesis yang peneliti ajukan diterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan Metode Tatabahasa dan Terjemah pada pembelajaran membaca teks bahasa Arab dan kemampuan siswa meningkat. Begitu pula hasil observasi memperlihatkan bahwa metode tatabahasa dan terjemah memberikan pengaruh dan respon yang positif

    Kamus dwibahasa ARAB-INDONESIA untuk pembelajar pemula

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan mahasiswa mencari makna, keengganan membuka lamus, karna membutuhkan waktu lama, tidak adanya ruang bagi leksikografi terapan dalam kurikulum, minimnya minat pengajar menyusun kamus dwibahasa bagi pembelajar pemula, padahal kamus berperan pentng bagi pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan penggunaan kamus dwibahasa arab-indonesia, presepsi pengguna, melakukan evaluasi eksternal, dan implikasi pedagonis. metode penelitian yaitu studi kepustakaan serta data kuantitatif sebagai pendukungnya. sumber data berupa 3 kamus arab-indonesia dan 2 kamus indonesia-arab yang memiliki fitur terbaik, infestigasi kuesioner survey pada 173 pengguna, dan wawancara. temuan penelitian menunjukan, 1) pengguna mengalami kesulitan menentukan kepala lemma, aspek morfologi yakni menentukan kata dasar, semantik yaitu sulit mencari padananan makna yang sesuai kontek, tidak akrab dengan fitur kamus, dan 2) lebih dari 50% pengguna merasa kurang efektif menggunakan kamus, sehingga membutuhkan pelatihan, 3) hasil evaluasi menunjukan setiap kamus memiliki karakteristik, tidak semua unsur kamus termuat, meskipun tidak seluruh nilai evaluasi terpenuhi, karena informasi kamus tidak tersaji, terdapat fitur yang bisa dimanfaatkan bagi pengembangan kamus pedagogis, seperti informasi sejarah, ortografi, fungtuasi, cara penggunaan, pelafalan, morfologi, sintaksis, kelengkapan lema, contoh penjelas dan penggunaan, 4) kebutuhan pelatihan penggunaan kamus pada jenjang universitas

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore