59 research outputs found
Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan
The general objective of this research is to test how the influence of leadership style to job satisfaction. And to find the dominant leadership style in international Bank. To obtain this data ,Questiamains is used and spreading them to 54 respondent which are employees of International Bank. The method to analyze data is used Single Regression Analysis and Anova with Post Hoc Pairwise Multiple Comparisons. This research indicates that there is a relationship between leadership style and Job satisfaction. And the dominant leadership style in international Bank is task-oriented leadership style
Pengaruh Karakteristik Kepemimpinan Kharismatik (Model Conger-kanungo) terhadap Tipe Kepemimpinan Lainnya
The general objective of this research is to determine the indicator characteristics in Conger —Kanungo model that can be use to scale charismatic leadership in internasional bank in Jakarta, and to analyze influence of charismatic leadership characteristics in Conger — Kanungo model to another leadership style. According to the research, the result all characteristics in Conger-Kanungo model can be use to scale charismatic leadership. There are influence from charismatic leadership (Conger-Kanungo Model) to all another leadership style. This is show relationship between characteristics charismatic with Task-Oriented Leadership, relationship between environmental sensitivity, vision and articulation with participative leadership, relationship between vision and articulation, sensitivity to member needs to people oriented leadership dan relationship between sensitivity to member needs, vision and articulation with Bass Charisma Scale
LEADERSHIP DAN ORGANIZATIONAL CULTURE: PENGARUHNYA TERHADAP LEARNING ORGANIZATION DAN EMPLOYEE\u27S JOB SATISFACTION
The purpose of this study is to investigate the relationship among Leadership, Organizational culture, the operation of Learning organization and Employee\u27s job satisfaction. The result obtained from 224 respondents which are selected using purposive sampling and analyzing using Structural Equation Modeling from AMOS. This research indicate that the various operation extents of Learning organization have significant difference under the dimensions of Leadership, Organizational culture and the operation of Learning organization. Leadership has significantly and positively influence Learning organization, Organizational culture is not signifantly effect on Leadership, both Leadership and Learning organization have a significantly positive effect on Employee\u27s job satisfaction. One more finding is Organizational culture is not significantly has an effect to employee\u27s job satisfaction.Keywords: Leadership, Organizational culture, Learning organization, Job satisfactio
PENGARUH GHRM, TASK-RELATED PRO-ENVIRONMENTAL BEHAVIOR, PROACTIVE PRO-ENVIRONMENTAL BEHAVIOR, GREEN INNOVATION PRACTICES TERHADAP ENVIRONMENTAL PERFORMANCE
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis pengaruh positif Green Human Resources Management, Task-Related Pro-Environmental Behavior, Proactive Pro-Environmental Behavior, Green Innovation Practices terhadap Environmental Performance di rumah sakit provinsi Banten dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan serta kuesioner yang disebarkan secara online melalui media google form dan diukur dengan skala likert. Sampel sebanyak 160 orang ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menunjukkan GHRM, Task-Related Pro-Environmental Behavior, Proactive Pro-Environmental Behavior, GIP berpengaruh positif terhadap Environmental Performance. Implikasi manajerial dalam peneltian ini perlu memperhatikan beberapa variabel agar penerapannya dapat berjalan efektif dan meningkatkan environmental performance. Serta keterbatasan yang dimiliki yaitu penelitian ini hanya dilakukan di rumah sakit daerah Banten dan saran lebih lanjut dalam temuan ini telah dibahas untuk memantau praktik GHRM, ProEnvironmental Behavior, dan GIP yang mempengaruhi Environmental Performance karyawan.
Kata kunci: GHRM, Pro-Environmental Behavior, Green Innovation Practices, Environmental Performance
INTEGRASI PENGETAHUAN LINGKUNGAN, SISTEM KERJA KINERJA TINGGI HIJAU, DAN GREEN AMIDEXTERITY TERHADAP KINERJA LINGKUNGAN UKM DI TALAUD
Penelitian ini meneliti pengaruh Environmental Knowledge Integratoin (EKI), Green HighPerformance Work System (GHPWS), Green Ambidexterity (GA) terhadap Environmental Performance (EP) pada UKM di Talaud. Dimana tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh Environmental Knowledge Integratoin (EKI), Green High Performance Work System (GHPWS), Green Ambidexterity (GA) terhadap Environmental Performance (EP) pada UKM serta membantu UKM dalam menghadapi masalah lingkungan Ekologi yang muncul. Dengan menyebarkan Kuesioner kepada karyawan yang bekerja di UKM di Talaud dan terkumpul 120 tanggapan dari survei yang di lakukan. Dari survei serta pengolahan data yang di temukan penelitian ini menunjukan bahwa Environmental Knowledge Integration (EKI) tidak harus mencerminkan tekanan pemangku kepentingan namun tindakan proaktif dalam mengurangi masalah keberlanjutan dalam meningkatkan Environmental Performance (EP), dan dalam hal ini Green High Performance Work System (GHPWS) Diperlukan untuk memperoleh, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan untuk membawa keyakinan dalam nilai nilai hijau ke dalam kerja. Praktik Green High Performance Work System (GHPWS) sangat membantu UKM dalam proses pelatihan, Rekrutmen, seleksi, evaluasi kinerja kompensasi bahkan kebijakan partisipasi karyawan serta untuk mempertahankan proses hijau dan inovasi produk dimana ini dapat meningkatkan Environmental Performance (EP).
Kata Kunci: Environmental Knowledge Integratoin; Green HighPerformance Work System; Green Ambidexterity; Environmental Performance
Pengaruh Antara Organizational Culture, Internal Communication, Job Engagement, Organization Engagement dan Job Satisfaction terhadap Employee Loyalty pada Generazi Y dan Generasi Z
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara budaya organisasi, komunikasi internal, keterlibatan kerja, keterlibatan organisasi dan kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pengumpulan datanya melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang merupakan karyawan Generasi Y dan Generasi Z. Data penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Model (SEM). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi dan internal komunikasi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan variabel keterlibatan kerja dan keterlibatan organisasi mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Serta variabel kepuasan kerja mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan
PENGARUH ENVIRONMENTAL TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR TOWARDS ENVIRONMENT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Environmental Transformational Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior towards Environment pada karyawan perbankan di PT Bank Mandiri Persero Tbk cabang Kebon Jeruk. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh (sensus) kepada 106 karyawan perbankan di PT Bank Mandiri Persero Tbk Cabang Kebon Jeruk dengan menyebarkan kuesioner secara online. Metode analisis data yang digunakan merupakan metode regresi linier sederhana dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Environmental Transformational Leadership berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior towards Environment. Implikasi industri perbankan, manager, dan perusahaan membuat suatu kegiatan pelatihan yang lebih mendalam tentang pekerjaan yang terkait dalam masing-masing bidang para karyawan bank untuk membangun pengetahuan, kemampuan atau proses dalam suatu organisasi untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja berdasarkan pengalaman mereka
PENGARUH OCCUPATIONAL STRESS, ORGANIZATIONAL COMMITMENT, PERSON-ENVIRONMENT FIT TERHADAP TURNOVER INTENTION
Retensi karyawan bukan sekedar faktor pendukung, melainkan fondasi utama bagi keberhasilan suatu organisasi. Tingkat turnover yang tinggi dapat menjadi petanda masalah serius dalam lingkungan kerja, seperti tingkat stres pekerja yang tinggi, komitmen terhadap organisasi yang rendah, dan ketidaksesuaian antara individu dan lingkungan kerja. Fenomena ini tidak hanya mengancam stabilitas organisasi, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan. Penelitian ini berfokus pada Generasi X dan Generasi Y, yang merupakan kelompok karyawan dengan karakteristik dan nilai yang berbeda. Sebanyak 175 responden menjadi sampel penelitian, dan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji hubungan antara occupational stress, organizational commitment, person-environment fit, dan turnover intention. Hasil penelitian mengungkapkan temuan yang signifikan. Occupational stress terbukti memiliki hubungan positif yang signifikan dengan niat untuk berpindah pekerjaan. Artinya, semakin tinggi tingkat stres pekerja, semakin besar kemungkinan karyawan memiliki niat untuk meninggalkan organisasi. Di sisi lain, komitmen terhadap organisasi memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan niat berpindah pekerjaan. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat komitmen terhadap organisasi, semakin rendah kemungkinan karyawan untuk mencari pekerjaan baru. Namun, menariknya, hubungan antara person-environment fit dan turnover intention tidak terbukti signifikan. Meskipun ada kecenderungan negatif, hasil ini menunjukkan bahwa kesesuaian antara individu dan lingkungan kerja mungkin bukan faktor dominan yang memengaruhi keinginan untuk berpindah pekerjaan. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi manajemen sumber daya manusia dalam mengembangkan strategi retensi karyawan yang efektif. Fokus pada mengelola occupational stress dan meningkatkan komitmen terhadap organisasi dapat menjadi langkah kunci dalam mengurangi tingkat turnover yang merugikan. Kata Kunci : Occupational Stress, Organizational Commitment, Person-Environment Fit, Turnover Intentio
ANTESEDEN JOB PERFORMANCE PADA PERUSAHAAN PERTELEVISIAN DI JAKARTA SELATAN
The purpose of this research is to analyze Psychological Well-Being, Job Satisfaction, Managerial Characteristics (Manager's Trust and Support), Work Characteristics (Work Autonomy) and Job Performance among employees in a Television Company in South Jakarta. The sample in this study amounted to 256 employees, the sample collection method was purposive sampling. The instrument test was carried out in the form of validity and reliability tests and used simple linear regression to test the hypothesis. The results obtained from this study indicate that Psychological Well-Being has a positive effect on Job Performance. The implication of television companies and managers making a more in-depth training activities on work related in respective fields of bank employees to build knowledge, skills or processes within an organization to maintain or improve performance based on their experienceTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Psychological Well-Being, Job Satisfaction, Managerial Characteristic (Manager Trust and Support), Work Characteristic (Job Autonomy) dan Job Performance pada karyawan di Perusahaan Pertelevisian di Jakarta Selatan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 256 karyawan, dengan metode pengumpulan sampelnya adalah purposive sampling. Uji instrumen yang dilakukan berupa uji validitas dan uji reliabilitas serta menggunakan simple linear regression untuk uji hipotesis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Psychological Well-Being berpengaruh positif terhadap Job Performance. Implikasi perusahaan pertelevisian dan manager membuat suatu kegiatan pelatihan yang lebih mendalam tentang pekerjaan yang terkait dalam masing-masing bidang para karyawan bank untuk membangun pengetahuan, kemampuan atau proses dalam suatu organisasi untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja berdasarkan pengalaman mereka
Pengaruh Work from Home dan Family Supportive Supervisor Behaviors Terhadap Work-Life Balance dan Job Performance pada Karyawan Perusahaan Ritel di Jakarta Utara
This research was conducted to determine the effect of Work from Home and Family Supportive Supervisor Behaviors on Work-Life Balance and Job Performance in Retail Companies in North Jakarta. This research was conducted using quantitative methods with Structural Equation Model (SEM) analysis. This study produced several findings, firstly, Work from Home has a negative influence on Work-Life Balance. Second, Work from Home has a positive influence on Job Performance. Third, Family Supportive Supervisor Behaviors has a negative influence on Work-Life Balance. Fourth, Family Supportive Supervisor Behaviors has a positive influence on Job Performance. Fifth, Work-Life Balance has a negative influence on Job Performance. This research is expected to provide benefits and insights about the importance of optimally and effectively managing human resources and the importance of the role of Family Supportive Supervisor Behaviors during Work From Home during the COVID-19 pandemic so as not to disrupt employee Work
- …
