1,721,001 research outputs found

    LEADERSHIP DAN ORGANIZATIONAL CULTURE: PENGARUHNYA TERHADAP LEARNING ORGANIZATION DAN EMPLOYEE\u27S JOB SATISFACTION

    No full text
    The purpose of this study is to investigate the relationship among Leadership, Organizational culture, the operation of Learning organization and Employee\u27s job satisfaction. The result obtained from 224 respondents which are selected using purposive sampling and analyzing using Structural Equation Modeling from AMOS. This research indicate that the various operation extents of Learning organization have significant difference under the dimensions of Leadership, Organizational culture and the operation of Learning organization. Leadership has significantly and positively influence Learning organization, Organizational culture is not signifantly effect on Leadership, both Leadership and Learning organization have a significantly positive effect on Employee\u27s job satisfaction. One more finding is Organizational culture is not significantly has an effect to employee\u27s job satisfaction.Keywords: Leadership, Organizational culture, Learning organization, Job satisfactio

    Pengaruh Antara Organizational Culture, Internal Communication, Job Engagement, Organization Engagement dan Job Satisfaction terhadap Employee Loyalty pada Generazi Y dan Generasi Z

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara budaya organisasi, komunikasi internal, keterlibatan kerja, keterlibatan organisasi dan kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pengumpulan datanya melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang merupakan karyawan Generasi Y dan Generasi Z. Data penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Model (SEM). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi dan internal komunikasi tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan variabel keterlibatan kerja dan keterlibatan organisasi mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Serta variabel kepuasan kerja mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan

    PENGARUH ENVIRONMENTAL TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR TOWARDS ENVIRONMENT

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Environmental Transformational Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior towards Environment pada karyawan perbankan di PT Bank Mandiri Persero Tbk cabang Kebon Jeruk. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh (sensus) kepada 106 karyawan perbankan di PT Bank Mandiri Persero Tbk Cabang Kebon Jeruk dengan menyebarkan kuesioner secara online. Metode analisis data yang digunakan merupakan metode regresi linier sederhana dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Environmental Transformational Leadership berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior towards Environment. Implikasi industri perbankan, manager, dan perusahaan membuat suatu kegiatan pelatihan yang lebih mendalam tentang pekerjaan yang terkait dalam masing-masing bidang para karyawan bank untuk membangun pengetahuan, kemampuan atau proses dalam suatu organisasi untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja berdasarkan pengalaman mereka

    PENGARUH OCCUPATIONAL STRESS, ORGANIZATIONAL COMMITMENT, PERSON-ENVIRONMENT FIT TERHADAP TURNOVER INTENTION

    Full text link
    Retensi karyawan bukan sekedar faktor pendukung, melainkan fondasi utama bagi keberhasilan suatu organisasi. Tingkat turnover yang tinggi dapat menjadi petanda masalah serius dalam lingkungan kerja, seperti tingkat stres pekerja yang tinggi, komitmen terhadap organisasi yang rendah, dan ketidaksesuaian antara individu dan lingkungan kerja. Fenomena ini tidak hanya mengancam stabilitas organisasi, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan. Penelitian ini berfokus pada Generasi X dan Generasi Y, yang merupakan kelompok karyawan dengan karakteristik dan nilai yang berbeda. Sebanyak 175 responden menjadi sampel penelitian, dan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda digunakan untuk menguji hubungan antara occupational stress, organizational commitment, person-environment fit, dan turnover intention. Hasil penelitian mengungkapkan temuan yang signifikan. Occupational stress terbukti memiliki hubungan positif yang signifikan dengan niat untuk berpindah pekerjaan. Artinya, semakin tinggi tingkat stres pekerja, semakin besar kemungkinan karyawan memiliki niat untuk meninggalkan organisasi. Di sisi lain, komitmen terhadap organisasi memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan niat berpindah pekerjaan. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat komitmen terhadap organisasi, semakin rendah kemungkinan karyawan untuk mencari pekerjaan baru. Namun, menariknya, hubungan antara person-environment fit dan turnover intention tidak terbukti signifikan. Meskipun ada kecenderungan negatif, hasil ini menunjukkan bahwa kesesuaian antara individu dan lingkungan kerja mungkin bukan faktor dominan yang memengaruhi keinginan untuk berpindah pekerjaan. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi manajemen sumber daya manusia dalam mengembangkan strategi retensi karyawan yang efektif. Fokus pada mengelola occupational stress dan meningkatkan komitmen terhadap organisasi dapat menjadi langkah kunci dalam mengurangi tingkat turnover yang merugikan. Kata Kunci : Occupational Stress, Organizational Commitment, Person-Environment Fit, Turnover Intentio

    Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja Karyawan

    No full text
    The general objective of this research is to test how the influence of leadership style to job satisfaction. And to find the dominant leadership style in international Bank. To obtain this data ,Questiamains is used and spreading them to 54 respondent which are employees of International Bank. The method to analyze data is used Single Regression Analysis and Anova with Post Hoc Pairwise Multiple Comparisons. This research indicates that there is a relationship between leadership style and Job satisfaction. And the dominant leadership style in international Bank is task-oriented leadership style

    ANTESEDEN JOB PERFORMANCE PADA PERUSAHAAN PERTELEVISIAN DI JAKARTA SELATAN

    Full text link
    The purpose of this research is to analyze Psychological Well-Being, Job Satisfaction, Managerial Characteristics (Manager's Trust and Support), Work Characteristics (Work Autonomy) and Job Performance among employees in a Television Company in South Jakarta. The sample in this study amounted to 256 employees, the sample collection method was purposive sampling. The instrument test was carried out in the form of validity and reliability tests and used simple linear regression to test the hypothesis. The results obtained from this study indicate that Psychological Well-Being has a positive effect on Job Performance. The implication of television companies and managers making a more in-depth training activities on work related in respective fields of bank employees to build knowledge, skills or processes within an organization to maintain or improve performance based on their experienceTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Psychological Well-Being, Job Satisfaction, Managerial Characteristic (Manager Trust and Support), Work Characteristic (Job Autonomy) dan Job Performance pada karyawan di Perusahaan Pertelevisian di Jakarta Selatan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 256 karyawan, dengan metode pengumpulan sampelnya adalah purposive sampling. Uji instrumen yang dilakukan berupa uji validitas dan uji reliabilitas serta menggunakan simple linear regression untuk uji hipotesis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa Psychological Well-Being berpengaruh positif terhadap Job Performance. Implikasi perusahaan pertelevisian dan manager membuat suatu kegiatan pelatihan yang lebih mendalam tentang pekerjaan   yang   terkait   dalam   masing-masing   bidang   para   karyawan   bank   untuk membangun pengetahuan, kemampuan atau proses dalam suatu organisasi untuk mempertahankan atau meningkatkan kinerja berdasarkan    pengalaman mereka

    Pengaruh Antara Psychological Capital Dan Work From Home Terhadap Job Satisfaction Dan Job Performance Pada Karyawan Perusahaan Properti di Jakarta

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pengaruh Psychological Capital, Work From Home, Job Satisfaction terhadap Job Performance pada karyawan perusahaan properti di Jakarta. Partisipan dalam penelitian ini, yang terdiri dari total sampel 129 karyawan properti di Jakarta. Dalam penelitian ini, non-probability sampling digunakan bersamaan dengan strategi purposive sampling, sedangkan dalam pengujian hipotesis dengan structural equation model (SEM) sebagai alat analisis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukan bahwa Psychological Capital berpengaruh positif terhadap Job Satisfaction, Work From Home berpengaruh terhadap Job Satisfaction dan Job Satisfaction berpengaruh positif terhadap Job Performance. Implikasi bagi manajer SDM khususnya Perusahaan Properti di Jakarta untuk memperhatikan Psychological Capital serta mengukur efektivitas kebijakan Work From Home mereka selama masa pandemic untuk meningkatkan Job Satisfaction dan Job Performance terhadap karyawan perushaan. Kontribusi asli dari penelitian ini terletak pada kuesioner yang telah disesuaikan dengan perubahan yang disebabkan oleh COVID-19

    Pengaruh Karakteristik Kepemimpinan Kharismatik (Model Conger-kanungo) terhadap Tipe Kepemimpinan Lainnya

    No full text
    The general objective of this research is to determine the indicator characteristics in Conger —Kanungo model that can be use to scale charismatic leadership in internasional bank in Jakarta, and to analyze influence of charismatic leadership characteristics in Conger — Kanungo model to another leadership style. According to the research, the result all characteristics in Conger-Kanungo model can be use to scale charismatic leadership. There are influence from charismatic leadership (Conger-Kanungo Model) to all another leadership style. This is show relationship between characteristics charismatic with Task-Oriented Leadership, relationship between environmental sensitivity, vision and articulation with participative leadership, relationship between vision and articulation, sensitivity to member needs to people oriented leadership dan relationship between sensitivity to member needs, vision and articulation with Bass Charisma Scale

    Pengaruh Employee Job Satisfation, Employee Green Commitment terhadap Green Creativity, Green Competitive Advantage pada PT Bank Rakyat Indonesia di Jakarta Selatan

    Full text link
    penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Employee Job Satisfaction, Employee Green Cominment, Green Creativity, Green Competitive Advantage pada pt bank rakyat indonesia di jakarta selatan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Employee Job satisfaction, Employee Green Cominment, Green Creativity, dan untuk variabel dependen dalam penelitian ini adalah Green Competitive Advantage. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan data yang dipakai yaitu data primer yang diperoleh langsung dari hail penyebaran kuesioner serta diukur menggunakan Skala Likert. Penelitian in dilakukan di PT Bank Rakyat Indonesia dengan jumlah responden sebanyak 250 responden. Teknik analisis data menggunakan AMOS. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian diolah menggunakan program AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Employee Job Satisfaction (X1), Employee Green Cominment (X2), memiliki pengaruh positif terhadap Green Creativity (X3) memiliki pengaruh yang positif terhadap variabel Green Competitive Advantage (Y)

    PENGARUH PERCEIVED RISK ASSOCIATED WITH COVID-19 DAN WORKPLACE SAFETY MANAGEMENT TERHADAP WORKPLACE ANXIETY MELALUI VARIABEL MEDIATOR PERCEIVED JOB INSECURITY PADA KARYAWAN START-UP DI DKI JAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived risk associated with COVID-19 dan workplace safety management terhadap workplace anxiety melalui variable mediator perceived job insecurity. Pandemi COVID-19 memberikan imbas terhadap aktivitas bisnis start-up di Indonesia. Penelitian ini penting, dalam rangka menganalisis kondisi karyawan start-up yang hingga kini bekerja di era new normal. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 karyawan yang berasal dari start-up yang bergerak di berbagai industri. Uji hipotesis dalam penelitian ini mengunakan SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perceived job insecurity memiliki peran mediasi bagi perceived risk associated with COVID-19 dan workplace safety management terhadap workplace anxiety. Diperoleh hasil bahwa perceived risk associated with covid-19 berpengaruh secara positif terhadap workplace anxiety dengan adanya mediasi perceived job insecurity. Sedangkan, pengaruh negatif ditunjukkan oleh workplace safety management terhadap workplace anxiety yang juga dimediasi oleh perceived job insecurity
    corecore