1,720,964 research outputs found

    Analisis Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Semua Indah pada Waktunya Karya Eko Hartono

    Get PDF
    Pergolakan batin tokoh utama yang digambarkan dalam novel Semua Indah pada Waktunya karya Eko Hartono terjadi karena tokoh utama ingin menjadi orang kaya dan terkenal, tetapi ia tidak memiliki bekal keterampilan yang memadai dan berasal dari keluarga yang tak mampu. Tujuan dalam penelitian menjelaskan (1) Kepribadian tokoh utama dalam novel Semua Indah pada Waktunya karya Eko Hartono. (2) Mekanisme pertahanan ego tokoh utama dalam novel Semua Indah pada Waktunya karya Eko Hartono. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan penjabaran data melalui deskripsi. Subjek penelitian menggunakan novel berjudul Semua Indah pada Waktunya karya Eko Hartono. Penelitian ini difokuskan pada kajian psikologi sastra yang menganalisis kepribadian tokoh utama dalam novel Semua Indah pada Waktunya yang dikaji dengan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka dan baca catat dengan analisis data berdasarkan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengenai kepribadian tokoh utama berupa struktur kepribadian menunjukkan bahwa terdapat (1) Struktur kepribadian tokoh utama berupa id pada tokoh utama sebanyak 10 data. Struktur kepribadian tokoh utama berupa ego sebanyak 25 data. Struktur kepribadian tokoh utama berupa superego sebanyak 5 data. (2) Mekanisme pertahanan ego yang dibentuk oleh tokoh utama berupa proyeksi, rasionalisasi, represi, dan sublimasi. Simpulan penelitian (1) Struktur kepribadian yang mendominasi tokoh utama adalah ego. (2) Tokoh utama banyak membentuk mekanisme pertahanan represi yaitu melakukan penekanan menuju alam bawah sadar terhadap pikiran yang mengganggu dirinya

    Nilai Sosial Novel Semua Indah pada Waktunya Karangan Eko Hartono dan Relevansi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA

    Get PDF
    Suatu kelompok masyarakat memiliki suatu kesepakatan mengenai berbagai aturan yang harus dipatuhi. Tujuan dari suatu aturan digunakan untuk mewujudkan keteraturan sosial. Kesepakatan itulah yang nantinya disebut sebagai nilai sosial. Karena pada dasarnya nilai sosial merupakan suatu perilaku atau tindakan yang dianggap baik oleh kebanyakan masyarakat. Kajian sosiologi sastra digunakan dalam penelitian ini dikarenakan novel Semua Indah pada Waktunya karya Eko Hartono banyak mengandung unsur-unsur sosiologi sastra khususnya aspek sosial. Sosiologi sastra sendiri berperan mengkaji hubungan antara karya sastra dengan manusia, dalam masyarakat dan proses sosialnya. Masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimana pola interaksi berkaitan dengan nilai sosial yang terjadi antar tokoh dalam novel Semua Indah pada Waktunya karangan Eko Hartono, (2) Bagaimana relevansi hasil penelitian dengan pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini adalah mencari data dan informasi tentang aspek sosial dalam novel Semua Indah pada Waktunya karangan Eko Hartono. Ruang lingkup penelitian termasuk dalam kritik sastra pengkajian sosiologi sastra. Pembatasan masalah yaitu pada aspek sosial. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer yaitu dialog antar tokoh yang berkaitan dengan nilai sosial berupa interaksi sosial dan masalah sosial pada novel Semua Indah pada Waktunya karangan Eko Hartono. Metode pengumpulan data digunakan adalah membaca secara cermat novel Semua Indah pada Waktunya karangan Eko Hartono, menandai data yang berkaitan dengan nilai sosial, memilah dan mencatat data, menyimpulkan hasil. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif sebagai metode utama dalam penelitian ini. Disimpulkan, bentuk nilai sosial yang ditemukan dalam penelitian ini adalah interaksi sosial dan masalah sosial. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar dalam kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasan novel. Dengan memperhatikan isi dan kebahasaan novel, nantinya peserta didik dapat menganalisis novel untuk bisa mengetahui unsur-unsur yang terkandung dalam sebuah novel tersebut

    Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Novel Semua Indah pada Waktunya Karya Eko Hartono dan Implikasinya dalam Pengembangan Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menganalisis maksim kesantunan berbahasa dalam Novel Semua Indah Pada Waktunya dan Implikasinya dalam pengembangan materi pembelajaran Bahasa Indonesia. Dalam prisip kesantunan mengandung enam buah maksim yaitu Maksim Kebijaksanaan, Maksim Kedermawanan, Maksim Penghargaan, Maksim Kesedehanaan, Maksim Permufakatan, dan Maksim Simpati.Serta Implikasinya dalam pengembangan materi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Instrumen penelitian adalah penelitian itu sendiri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata atau teks tuturan dalam novel Semua Indah Pada Waktunya dan implikasi pada pengembangan materi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Sumber data yang diambil dari Novel Semua Indah Pada Waktunya yaitu keseluruhan data yang terkumpul dalam Novel Semua Indah Pada Waktunya karya Eko Hartono yaitu 35 tuturan. Implikasi nya pada materi pembelajaran di jenjang SMP dan SMA

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore